izin menjawab miss mungkin yang di maksud oleh sekolah harus menggunakan hijab pada umumnya yg di pakai oleh guru-suru, seperti segi empat dan lainnya.
Posts made by Dera Marsanda putri
Sejarah seni B -> diskusi -> forum diskusi -> Re: forum diskusi
by Dera Marsanda putri -
Nama: Dera Marsanda Putri
Npm: 2213043012
acara cangget merupakan salah satu rangkain begawi adat yang ada di daerah Lampung. Cangget agung dalah acara puncak yang dilaksanakan pada malam hari sebelum dilaksanakan pepadun. cangget merupakan bentuk pertunjukan tari adat yang menjadi sarana bertemunya muli mekhanai di sesat.Cangget dilakukan bersamaan dengan acara pernikahan, maka dapat dikatakan bahwa Cangget jugamerupakan malam bujang gadis sesaat sebelum calon mempelai pria dan wanita melepas masa lajangnya. Menurut masyarakat Lampung,cangget adalah identitas atau jati diri. Cangget dan perkawinan adalah wujud dari penegasan akan identitas kultural orang Lampung sekaligus merupakan simbolisasi proses pelestarian, penguatan, dan penegasan kembali identitas tersebut. Sebagai dimaksudkan sebuah penyelenggaraan panggug tari yang memiliki syarat-syarat, yang menggambarkan keagungan suku persyaratan yang harus dipenuhi dalam Cangget Agung ini adalah sebuah keniscayaan yang harus terselenggara secara pas, kelebihan dan kekurangan baik kualitas maupun kuantitas di sepakati untuk di pahami akan mengurangi, bahkan merusak keagungan acara ini, sehingga upacara ini disebut agung atau cangget agung atau pula tari agung, dikarnakan dalam upacara ini terdapat dalam tari- tari yang dilakukan oleh peserta upacara. Upacara ini oleh masyarakat Lampung Pepadun biasa nya digunakan pada saatt acara begawi adat Lampung atau pengambilan gelar raja diman acara tersebut biasanya berdampingan denga peristiwa perkawinan dengan kata lain secara luas cangget agung adalah Begawi Cakak Pepadun atau pengambilan gelar raja.
Npm: 2213043012
acara cangget merupakan salah satu rangkain begawi adat yang ada di daerah Lampung. Cangget agung dalah acara puncak yang dilaksanakan pada malam hari sebelum dilaksanakan pepadun. cangget merupakan bentuk pertunjukan tari adat yang menjadi sarana bertemunya muli mekhanai di sesat.Cangget dilakukan bersamaan dengan acara pernikahan, maka dapat dikatakan bahwa Cangget jugamerupakan malam bujang gadis sesaat sebelum calon mempelai pria dan wanita melepas masa lajangnya. Menurut masyarakat Lampung,cangget adalah identitas atau jati diri. Cangget dan perkawinan adalah wujud dari penegasan akan identitas kultural orang Lampung sekaligus merupakan simbolisasi proses pelestarian, penguatan, dan penegasan kembali identitas tersebut. Sebagai dimaksudkan sebuah penyelenggaraan panggug tari yang memiliki syarat-syarat, yang menggambarkan keagungan suku persyaratan yang harus dipenuhi dalam Cangget Agung ini adalah sebuah keniscayaan yang harus terselenggara secara pas, kelebihan dan kekurangan baik kualitas maupun kuantitas di sepakati untuk di pahami akan mengurangi, bahkan merusak keagungan acara ini, sehingga upacara ini disebut agung atau cangget agung atau pula tari agung, dikarnakan dalam upacara ini terdapat dalam tari- tari yang dilakukan oleh peserta upacara. Upacara ini oleh masyarakat Lampung Pepadun biasa nya digunakan pada saatt acara begawi adat Lampung atau pengambilan gelar raja diman acara tersebut biasanya berdampingan denga peristiwa perkawinan dengan kata lain secara luas cangget agung adalah Begawi Cakak Pepadun atau pengambilan gelar raja.
Sejarah seni B -> Diskusi -> topik diksusi -> Re: topik diksusi
by Dera Marsanda putri -
nama: dera marsanda putri
npm: 2213043012
Tari Cangget (Pepadun)
1. Sejarah Tari Cangget
Tarian ini merupakan wujud kegembiraan atas kemenangan betan subing saat mengalahkan raja bajau. Tarian Cangget termasuk ke dalam tarian tua yang hadir bahkan pada masa Hindu-Buddha di Lampung.
Jadi dapat dipastikan bahwa tarian ini sudah ada bahkan sebelum masa pendudukan Jepang di Nusantara.
Tari Cangget awalnya dibawakan sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan.
Pada tahun 1942 tepatnya pada masa pendudukan Jepang, tarian ini mulai berkembang di wilayah Lampung. Tarian ini bukan hanya dibawakan untuk upacara pernikahan tetapi juga saat kirab budaya dan ajang lainnya.
Sejak saat itu pula Tari Cangget sering kali menjadi seperti ajang pencarian jodoh. Hal ini dikarenakan banyak muda-mudi Lampung yang akhirnya berkenalan dan menikah berawal dari Tari Cangget.
2. Makna Tari Cangget
Menurut filosofi yang ada, tari adat Cangget memiliki makna sebagai harapan di mana seseorang yang diberi gelar diharapkan dapat menjalankan kewajibannya dan menjadi panutan di lingkungannya. Hingga sekarang tarian ini masih banyak dibawakan pada acara resmi keadatan dan juga acara formal.
3. Fungsi Tari Cangget
Tari Cangget awalnya berfungsi sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan.
Tari Melinting (Sai Batin)
1. Sejarah Tari Melinting
Tari Melinting merupakan sebuah peninggalan dari Kerajaan Melinting yang dulu terletak di Labuhan Meringgai, Lampung Timur. Tari ini pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting II pada abad ke 16 lalu dan merupakan salah satu tarian tertua dari Kerajaan Melinting.
Awalnya, Tari Melinting hanya dipertontonkan pada acara gawi adat Kerajaan Melinting saja, dan hanya orang – orang di lingkungan kerajaan yang mengenalnya. Pada zaman itu, tarian ini hanya boleh dibawakan oleh putera dan puteri Ratu Melinting saja.
Beberapa abad kemudian, tepatnya di tahun 1958, barulah Tari Melinting mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum. Seiring berjalannya waktu, Tari Melinting menjelma menjadi tarian rakyat Lampung.
Hingga saat ini, Tari Melinting kerap ditampilkan pada acara – acara besar seperti upacara penyambutan, perayaan, maupun acara budaya yang diselenggarakan di Lampung.
2. Makna Tari Melinting
Tari melinting memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagian dengan apa yang sudah mereka dapatkan.
3. Fungsi Tari Melinting
Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tarian yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat dilingkungan keratuan.
Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun.
Kebanyakan tarian ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, pertunjukan festival dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung.
Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam melestarikan tarian Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya.
npm: 2213043012
Tari Cangget (Pepadun)
1. Sejarah Tari Cangget
Tarian ini merupakan wujud kegembiraan atas kemenangan betan subing saat mengalahkan raja bajau. Tarian Cangget termasuk ke dalam tarian tua yang hadir bahkan pada masa Hindu-Buddha di Lampung.
Jadi dapat dipastikan bahwa tarian ini sudah ada bahkan sebelum masa pendudukan Jepang di Nusantara.
Tari Cangget awalnya dibawakan sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan.
Pada tahun 1942 tepatnya pada masa pendudukan Jepang, tarian ini mulai berkembang di wilayah Lampung. Tarian ini bukan hanya dibawakan untuk upacara pernikahan tetapi juga saat kirab budaya dan ajang lainnya.
Sejak saat itu pula Tari Cangget sering kali menjadi seperti ajang pencarian jodoh. Hal ini dikarenakan banyak muda-mudi Lampung yang akhirnya berkenalan dan menikah berawal dari Tari Cangget.
2. Makna Tari Cangget
Menurut filosofi yang ada, tari adat Cangget memiliki makna sebagai harapan di mana seseorang yang diberi gelar diharapkan dapat menjalankan kewajibannya dan menjadi panutan di lingkungannya. Hingga sekarang tarian ini masih banyak dibawakan pada acara resmi keadatan dan juga acara formal.
3. Fungsi Tari Cangget
Tari Cangget awalnya berfungsi sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan.
Tari Melinting (Sai Batin)
1. Sejarah Tari Melinting
Tari Melinting merupakan sebuah peninggalan dari Kerajaan Melinting yang dulu terletak di Labuhan Meringgai, Lampung Timur. Tari ini pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting II pada abad ke 16 lalu dan merupakan salah satu tarian tertua dari Kerajaan Melinting.
Awalnya, Tari Melinting hanya dipertontonkan pada acara gawi adat Kerajaan Melinting saja, dan hanya orang – orang di lingkungan kerajaan yang mengenalnya. Pada zaman itu, tarian ini hanya boleh dibawakan oleh putera dan puteri Ratu Melinting saja.
Beberapa abad kemudian, tepatnya di tahun 1958, barulah Tari Melinting mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum. Seiring berjalannya waktu, Tari Melinting menjelma menjadi tarian rakyat Lampung.
Hingga saat ini, Tari Melinting kerap ditampilkan pada acara – acara besar seperti upacara penyambutan, perayaan, maupun acara budaya yang diselenggarakan di Lampung.
2. Makna Tari Melinting
Tari melinting memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagian dengan apa yang sudah mereka dapatkan.
3. Fungsi Tari Melinting
Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tarian yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat dilingkungan keratuan.
Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun.
Kebanyakan tarian ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, pertunjukan festival dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung.
Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam melestarikan tarian Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya.