Posts made by Marsya Alifiah_2211011050

Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050

Analisis Jurnal

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasan teoritik dan nilai instrinsik. Pancasila sebagai filsafat ilmu memungkinkan masyarakat dapat memikirkan masalah-masalah dasar
hidupnya secara rasional dengan bahasa, wawasan dan argumentasi yang universal.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
Menanamkan nilai- nilai spiritual, nilai moral dan nilai etik sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing dan juga menumbuhkan
kesadaran beragama dengan menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi segala
larangan Tuhan
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesama manusia, saling mencintai sesama manusia.
3. Persatuan Indonesia
Memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK,
dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
mendasari pengembangan Iptek secara demokratis
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya
dengan dirinya sendiri, dengan Tuhannya, dengan manusia lain, dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia
dengan alam lingkungannya.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050
Kelas: Manajemen A

A. Pancasila sebagai paradigma, artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan diIndonesia.
1. Sila pertama
Melengkapi ilmu pengetahuan menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal.
2. Sila kedua
Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.
3. Sila ketiga
Mengkomplementasikan universalisme dalam sila-sila yang lain,sehingga supra sistem tidak mengabaikan sistem dan sub-sistem.
4. Sila keempat
Mengimbangi otodinamika ilmu pengetahuan dan teknologi berevolusi sendiri dengan leluasa.
5. Sila kelima
Menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat

IPTEK dan Pancasila antara satu dengan yang lain memiliki hubungan yang kohesif. IPTEK diperlukan dalam pengamalan Pancasila, sila ketiga dalam menjaga persatuan Indonesia. Di lain sisi, kita juga harus tetap menggunakan dasar-dasar nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi agar kita dapat tidak terjebak dan tepat sasaran mencapai tujuan bangsa.
sumber: www.academia.edu

B. Saya harap, baik ilmuwan, warga negara, maupun pemimpin negara wajib menjunjung tinggi rasa patriotisme dan nasionalisme. Serta perlu menerapkan nilai-nilai pancasila dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050
Kelas: Manajemen A

A. Menurut saya, apa yang dikatakan oleh Mafindo adalah benar. Tidak ada yang bisa menjamin seseorang kebal terhadap hoaks. Namun, seharusnya orang yang terpelajar dan berpendidikan bisa membedakan mana yang baik dan benar. Untuk mengantisipasi hoaks, kita perlu mencari tahu sumber informasi yang kita dapatkan. Sumber tersebut harus bisa dipercaya, bukan dari ‘katanya’ namun harus sesuai ‘faktanya’.
B. Dengan adanya perkembangan IPTEK, orang-orang bisa dengan mudah mengakses media sosial lewat genggaman masing-masing. Hal ini bisa memicu terjadinya pertengkaran dan konflik melalui media sosial. Bisa terjadi karena adanya komentar negatif di postingan, atau ujaran kebencian online. Solusi untuk pengembangan IPTEK yang lebih baik adalah pengembangan IPTEK harusnya didasari dengan nilai-nilai pancasila, dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks di mana-mana.
C. Sikap konsumerisme menyebabkan pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kerugian pada diri kita. Sebaiknya, pengeluaran yang kita keluarkan tidak melebihi pendapatan kita. Kita juga perlu menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Kita perlu menahan diri dari sikap konsumerisme karena itu hanya merugikan diri kita. Lebih baik, pengeluaran tersebut digunakan untuk keperluan yang lebih mendesak.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050
Kelas: Manajemen A

Analisis Video "Detik-detik Hiroshima & Nagasaki Dibom"

Tanggal 15 Agustus 1975 adalah hari bersejarah di mana Jepang menyerah kepada sekutu yang memberikan peluang bagi bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan. Puncak perang sekutu melawan Jepang adalah pada tanggal 6 Agustus 1975 ditandai dengan dijatuhkannya bom atom ke Hiroshima dan Nagasaki. 140.000 penduduk Hiroshima meninggal dunia. Tiga hari kemudian, bom atom kedua dijatuhkan ke kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Menteri Luar Negeri Jepang saat itu menandatangani surat tanda Jepang menyerah di atas kapal perang AS, peristiwa ini menandai berakhirnya Perang Dunia ke-2 di wilayah Pasifik. Peristiwa ini mengakibatkan kekosongan kekuasaan di wilayah Indonesia, Indonesia pun memproklamasikan kemerdekaannya.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050
Kelas: Manajemen A

Analisis Video "Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai"
Dalam video tersebut, terlihat bahwa pabrik pakaian mencemari sungai. Limbah tersebut menjadikan sungai berbau dan berwarna hitam pekat. Warga desa Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, protes dan meminta menutup saluran pembuangan air agar keenam pabrik tersebut tidak dapat membuang limbah ke sungai lagi. Bau dan warna hitam pekat tersebut diakibatkan pabrik pakaian yang tidak mengolah limbahnya terlebih dahulu, dikarenakan tidak ada alat pengolahan limbah. Saat diwawancara, pemilik pabrik beralasan tidak mengetahui cara mengolah limbah. Dampak yang ditimbulkan dari kesalahan pemilik pabrik tersebut mengakibatkan tercemarnya sungai dan ketidaknyamanan warga yang tinggal di area sekitar sungai.