Rangkuman dari ppt
Dimulai dari pengertian, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula, kalimat efektif juga memiliki ciri-ciri sendiri seperti : kelogisan, kepaduan, kesejarahan, kehematan, kevariasian dan kefokusan. Pertama adalah kelogisan kalimat sebagai kalimat yang ditulis dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan atau kaidah yang berlaku, kedua ada kepaduan yang merupakan hubungan yang padu dalam kalimat antara kata atau kelompok kata sehingga memiliki kesatuan pikiran dan koherensi yang baik, ketiga ada kesejajaran yang merupakan kalimat yang memiliki kesamaan bentuk, makna, dan perincian sehingga memudahkan pemahaman, kempat yaitu yang merupakan adalah pemakaian kata yang cermat dan menghindari penggunaan kata mubazir, selanjutnya kevariasian berarti kalimat-kalimat yang digunakan perlu memperhatikan kevariasian kalimatnya, dan yang terakhir ada kefokusan yang berarti perhatian pada bagian kalimat tertentu. Sebuah kata yang biasanya diletakkan pada awal kalimat adalah sala satu contoh kata yang harus diperhatikan.
Rangkuman dari
video
Kalimat efektif meerupakan suatu kalimat yang memiliki akurasi tinggi dalam hal penyampaian gagasan, pesan, perasaan, pikiran kepada pembaca atau pendengar, dengan kata lain kalimat efektif merupakan persatuan dari lingual yang diberikan dari seorang penulis atau pembicara kepada seorang pembaca atau pendengar dan dapat dimengerti apa yang disampaikan pennulis atau pembicara . Kalimat efektif sangat penting agar orang lainn dapat meresap dan mengerti apa yang kita sampaikan. Ada beberapa aspek dari kalimat efektif itu sendiri, aspek-aspek berikut yaitu keutuhan, kesejarahan, kefokusan, kehematan, kelogisan, dan keariasian, aspek-aspek tersebut penting untuk dikuasai agar kita dapat membuat suatu kalimat menjadi kalimat yang efektif. Untuk penjelasan yang pertama adalah aspek keutuhan yang merupakan kesepadanan struktur yang harus dimiliki suatu kalimat dengan contoh "Dia pergi meninggalkan saya.", Kedua adalah kesejajaran yaitu suatu kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam suatu kalimat dengan contoh "Perusahaan harus mengkaji kebijakan dalam mengambil keputusan untuk menyejahterakan karyawan.", Ketiga ada kefokusan, yaaitu penegasan atau penekanan kepada idee pokok kalimat dengan contoh seperti " Buku itu sudah saya baca.", Keempat adalah kehematan, kehematan adalah penanggalan kata-kata mubazir dalam kalimat seperti " Ibu ke pasar untuk membeli beras." Menjadi " Ibu ke pasar membeli beras.", Kelima adalah kecermatan yang berarti kalimat tidak bersifat ambigu atau memiliki makna lebih dari satu, selanjutnya ada kevariasian yang dapat dilakukan dengan mengubah struktur kalimat, diksi, atau gaya bahasa, dan yang terakhir adalah kelogisan yang berarti kalimat dapat dimengerti atau kalimat tersebut masuk akal.