Nama = Rumata Artha Uli br. Pardede
NPM = 2207051018
PRODI = D3 Manajemen Informatika
"Analisis yang bisa saya ambil tersebut mengulas artikel tentang konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas konflik tersebut. Dimana menyoroti pentingnya kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional dalam mengatasi konflik dan menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperbaiki hubungan antar kelompok yang mengaitkan konsepsi wawasan nusantara dengan penyelesaian konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konsepsi wawasan nusantara menekankan persatuan dan kesatuan antara berbagai kelompok dan daerah di Indonesia serta menempatkan kerjasama dan perdamaian sebagai metode yang harus diutamakan dalam mencapai tujuan bersama. Konsepsi ini dapat membantu menyelesaikan kesalahpahaman antar kelompok dan meningkatkan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional dalam mengatasi konflik di perbatasan tersebut. Dimana menyatakan bahwa tanpa konsepsi wawasan nusantara, kemungkinan akan memicu konflik dengan negara-negara tetangga. Konsepsi ini juga memberikan kerangka kerja bagi kebijakan luar negeri Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan negara tetangga dan mengelola sumber daya alam dan laut dengan lebih baik. Dalam konteks konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste, konsepsi ini dapat meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Timor Leste serta menjadi dasar untuk memperkuat hubungan dengan negara tetangga lainnya di kawasan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya konflik di masa depan."
NPM = 2207051018
PRODI = D3 Manajemen Informatika
"Analisis yang bisa saya ambil tersebut mengulas artikel tentang konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas konflik tersebut. Dimana menyoroti pentingnya kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional dalam mengatasi konflik dan menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperbaiki hubungan antar kelompok yang mengaitkan konsepsi wawasan nusantara dengan penyelesaian konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konsepsi wawasan nusantara menekankan persatuan dan kesatuan antara berbagai kelompok dan daerah di Indonesia serta menempatkan kerjasama dan perdamaian sebagai metode yang harus diutamakan dalam mencapai tujuan bersama. Konsepsi ini dapat membantu menyelesaikan kesalahpahaman antar kelompok dan meningkatkan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional dalam mengatasi konflik di perbatasan tersebut. Dimana menyatakan bahwa tanpa konsepsi wawasan nusantara, kemungkinan akan memicu konflik dengan negara-negara tetangga. Konsepsi ini juga memberikan kerangka kerja bagi kebijakan luar negeri Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan negara tetangga dan mengelola sumber daya alam dan laut dengan lebih baik. Dalam konteks konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste, konsepsi ini dapat meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Timor Leste serta menjadi dasar untuk memperkuat hubungan dengan negara tetangga lainnya di kawasan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya konflik di masa depan."