Kiriman dibuat oleh Firman Bintang Partogi Situmorang

Nama : Firman Bintang Partogi Situmorang
NPM : 2217051080
Kelas : B

Pada Vidio "Perkembangan Demokrasi Di Indonesia" dapat saya analisis yaitu :
- Perkembangan Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan ( Demokrasi pada masa pemerintahan revolusi kemerdekaan sangat terbatas )
- Perkembangan Dekomokrasi Parlementer (1945 - 1959) ( Pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi )
- Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959 - 1965) ( Politik pada masa ini diwarnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik )
- Perkembangan Demokrasi Dalam Pemerintahan Orde Baru
- Perkembangan Demokrasi Pada Masa Reformasi (1998 sampai dengan sekarang )
Nama : Firman Bintang Partogi Situmorang
Npm : 2217051080
Kelas : B

dari jurnal tersebut dapat saya simpulkan dan saya analisis bahwa,
jurnal Penelitian Politik nomor ini menyajikan 6 artikel yang membahas topik-topik yang terkait dengan isu elektora :
1. Artikel pertama yang ditulis oleh Efriza, “Penguatan Sistem Presidensial dalam Pemilu Serentak 2019,” mencoba menjelaskan mengenai dinamika koalisi dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan sekaligus menjelaskan upaya koalisi dalam pemilu serentak 2019.
2. Artikel berikutnya, “Upaya Mobilisasi Perempuan Melalui Narasi Simbolik ‘EmakEmak Dan Ibu Bangsa’ Pada Pemilu 2019”. Artikel yang ditulis oleh Luky Sandra Amalia ini membahas upaya mobilisasi suara perempuan dilakukan melalui penyematan label ‘emakemak’dan ‘ibu bangsa’.
3. artikel “Netralitas Polri Menjelang Pemilu Serentak 2019” yang ditulis oleh Sarah Nuraini Siregar menganalisa secara khusus netralitas Polri dalam proses pemilu 2019. Terdapat dua pertimbangan atas ulasan ini. Pertama, karena Polri mengemban fungsi keamanan dan ketertiban umum dalam masyarakat; termasuk dalam hal ini menjaga keamanan pemilu 2019.
4. Artikel selanjutnya membahas tentang “Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019” yang ditulis oleh R. Siti Zuhro yang membahas tantangan konsolidasi demokrasi dalam pemilupresiden (pilpres) 2019..
5. Artikel selanjutnya membahas mengenai “Menelaah Sisi Historis Shalawat Badar : Dimensi Politik Dalam Sastra Lisan Pesantren” ditulis oleh Dhuroruddin Mashad. Tulisan ini membahas mengenai tradisi lisan pesantrens alah satunya Shalawat Badar yang ternyata memperlihatkan karakateristiknya yang beda, yakni tampil kental dengan nuansa politik.
6. review buku karya Ni’matul Huda dan M. Imam Nasef, “Penataan Demokrasi & Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi”. Review yang ditulis Sutan Sorik mengulas buku yang ditulis oleh Ni’matul Huda dan M. Imam Nasef tentang Demokrasi dan Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi.
Nama : Firman Bintang Partogi Situmorang
Npm : 2217051080
Kelas : B

dari vidio tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa.

Demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang memungkinkan setiap individu memiliki suara yang sama pentingnya dalam mengambil keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka. Dalam demokrasi, semua warga negara diberi kesempatan untuk terlibat secara langsung atau melalui perwakilan dalam membuat dan mengembangkan hukum yang mengatur masyarakat. Ini memungkinkan setiap individu untuk merasa dihargai dan memiliki peran aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri dan komunitas mereka. Demokrasi juga menciptakan kesempatan untuk mendorong ide-ide inovatif dan solusi kreatif untuk masalah-masalah sosial yang kompleks. Jadi, dengan demokrasi, keputusan yang diambil bukan hanya milik penguasa atau elit, tetapi merupakan hasil dari partisipasi kolektif dan kolaborasi seluruh warga negara.

Demokrasi memang seringkali menjadi gaduh karena melibatkan banyak suara dan pandangan yang berbeda dalam pengambilan keputusan. Namun, demokrasi bertahan dan menjadi pilihan banyak negara karena adanya beberapa alasan:
1. Pemerintahan yang lebih adil dan responsif: Dalam sistem demokrasi, kekuasaan tidak terpusat pada satu individu atau kelompok kecil, melainkan dibagi dan dikontrol oleh warga negara secara keseluruhan. Hal ini mendorong pemerintah untuk lebih responsif dan memperhatikan kepentingan seluruh warga negara.
2. Melindungi hak asasi manusia: Demokrasi juga terkait erat dengan perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan berbicara. Karena semua orang memiliki hak yang sama, demokrasi dapat memastikan bahwa kebebasan sipil dan politik dipertahankan dan dihormati oleh pemerintah.
Selamat pagi, izin memperkenalkan diri
Nama : Firman Bintang Partogi Situmorang
NPM : 2217051080

Saya ingin bertanya terkait materi paragraf yg telah di presentasikan oleh kelompok 7. Berikut adalah pertanyaan saya :
Apa saja jenis paragraf, jelaskan setiap jenis paragraf tersebut dan berikan satu contoh dari jenis paragraf tersebut misalnya kalian berikan contoh ( kalimat deduktif nah kenapa kalimat ini disebut kalimat deduktif)