གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Muhammad Abdurrahman Al-Faruq 2215011064

Nama : Muhammad Abdurrahman Al-Faruq
NPM :2215011064

Pendidikan kewarganegaraan merupakan hal yang penting dan harus dipelajari untuk membentuk individu yang baik dalam bermasyarakat. Pendidikan kewarganegaraan juga dapat menjadi sarana dalam berkomunikasi untuk membentuk hubungan yang baik kepada sesama makhluk hidup. Dalam berkewarganegaraan kita diwajibkan untuk mematuhi segala hukum, norma, dan HAM yang berlaku di lingkungan negara agar kita menjadi individu intelektual. Setiap makhluk hidup memiliki hak dan kewajibannya masing masing yang harus dipenuhi, dengan mempelajari pendidikan kewarganegaraan kita dapat membentuk hubungan yang baik kepada sesama.
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar/sumber untuk semua perilaku dan sikap yang ada pada masyarakat Indonesia. Pancasila juga dinilai sebagai pengembangan ilmu yang ada di Indonesia karena merupakan asas penuntun dalam pembangunan perundang-undangan nasional. Artinya, nilai-nilai inti Pancasila merupakan landasan normatif, kerangka acuan dan tolok ukur bagi seluruh aspek pembangunan nasional yang dilaksanakan di Indonesia.
Pancasila. Adapun Nilai-nilai Pancasila:
a) Nilai dasar ( tidak terikat waktu dan tempat yang bersifat abstrak, meliputi cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar yang ditetapkan oleh pendiri)
b. Nilai instrumental (rencana aksi pada waktu dan keadaan tertentu, lebih bersifat kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan zaman, termasuk kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program dalam bentuk hukum dan peraturan yang dikembangkan oleh lembaga pemerintah)
c. Nilai paraktis (interaksi nilai-nilai instrumental dan situasi konkrit pada tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis terkait dengan masalah-masalah sentral masyarakat)

Pancasila juga harus menjadi sumber nilai dan moral dalam pengembangan IPTEK karena tidak terpisahkan dari sila-sila Pancasila yang harus menjadi sumber untuk semua tindakan dan perilaku yang ada pada masyarakat Indonesia. Hal ini dapat ditunjukkan dalam peraturan-peraturan Pancasila, suatu sistem etika, antara lain:
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa (ilmu berpikir rasional antara akal, perasaan dan kehendak)
b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (landasan moral bagi masyarakat dalam pengembangan IPTEK)
c. Sila Persatuan Indonesia (nasionalisme dalam diri bangsa Indonesia terhadap IPTEK sehingga timbul rasa peduli, persaudaraan dan persahabatan antar daerah)
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan (dalam pengembangan IPTEK didasarkan atas kepentingan demokrasi)
e. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. (Perkembangan IPTEK harus mampu menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan masyarakat, diri sendiri, manusia dan Tuhan, manusia lain, manusia dan masyarakat, bangsa serta lingkungan)

Sumber historis, sosiologis, dan politik Pancasila juga sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK. Hal ini dapat ditelusuri kembali pada Pembukaan UUD 1945, alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan masyarakat mengacu pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan yang harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Proses pembangunan kehidupan bangsa dari nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, kesetiakawanan nasional, refleksi dan keadilan diintelektualisasikan dalam pembukaan UUD 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa Indonesia.

Inti dari jurnal tersebut adalah semua kegiatan atau perilaku yang ada dan terjadi di Indonesia haruslah berdasarkan Pancasila karena nilai-nila Pancasila dianggap sebagai pedoman yang sangat penting untuk tatanan kehidupan masyarakat Indonesia.
Pada saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada
perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala
peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan. Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada dimasyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). jika hal tersebut tidak didasari dengan nilai-nilai pengembangan pancasila maka akan banyak dampak negatif yang ditimbulkan seperti dengan adanya kemajuan teknologi memunculkan adanya televisi, dan telepon genggam yang sudah menyebar secara merata di wilayah pedesaan maupun perkotaan, akibatnya segala informasi yang bersifat positiif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan. sehingga memunculkan akar permasalahan dimana nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup masyarakat indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi.
1. Sebagian ada yang sesuai dengan nilai nilai Pancasila,dan sebagian ada yang tidak.Bagi etika politik yang belum sesuai dengan nilai nilai Pancasila,maka bisa kita perbaiki kembali.
Kita harus menyadari bahwa Pancasila sebagai ideologi negara harus ditaati dan setiap perilaku kita harus sesuai dengan nilai nilai Pancasila baik itu etika politik,etika berpakaian,etika bertamu,dan sebagainya.

2. Dizaman sekarang banyak sekali kasus sosial yang berkaitan dengan anak muda, seperti pelecehan seksual, mabuk mabukan, tawuran, dan lain lainnya.
cara mengatasi masalah masalah tersebut dengan memberikan edukasi kepada anak anak muda, dan selalu membuat kegiatan yang positif dilingkungan masyarakat.