NAMA: Han Damaila Kirana Sita
NPM: 2217011055
KELAS: A
PRODI: Kimia
Analisis Kasus
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban: Artikel ini menunjukkan keadaan penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia pada tahun 2019 yang tergolong masih buruk karena memiliki berbagai permasalahan, seperti pelanggaran HAM di masa lalu yang perlu diselesaikan, adanya keterbatasan dalam beragama dan berekespresi, serta diskriminasi gender. Artikel ini juga memberikan informasi terkait pentingnya peran aktif masyarakat sipil dan langkah nyata dalam menjamin perlindungan HAM melalui suatu komitmen sehingga memberikan pandangan mengenai hal tersebut. Berdasarkan analisis pada artikel tersebut, dapat dilihat bahwa artikel menyatakan penegakan HAM yang perlu diperhatikan karena memiliki beberapa tantangan pada aspek keadilan. Adanya keterbatasan bagi sipil dapat berpengaruh pada komitmen tersebut sehingga dibutuhkan keterlibatan masyarakat sipil. Selain itu, ratifikasi perjanjian internasional juga dapat menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan harapan akan perlindungan HAM yang lebih baik.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah adanya ratifikasi perjanjian HAM internasional yang dilakukan oleh Indonesia sehingga menunjukkan komitmen secara internasional. Penegakan HAM juga sangat penting dan membutuhkan kesadaran untuk terus melakukan perbaikan. Peran masyarakat dan mahasiswa juga menjadi faktor penting dalam mendukung perlindungan HAM.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban: Analisis demokrasi Indonesia dari pandangan nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia menekankan bahwa demokrasi di Indonesia berasal dari nilai-nilai budaya seperti musyawarah, yang mengutamakan diskusi dan saling menghargai pendapat untuk mencapai mufakat. Hal tersebut dapat menjadi contoh praktik dalam demokrasi yang saling menghormati satu sama lain. Namun, apabila kepentingan lain yang bersifat individu diutamakan terlebih dahulu, tentunya dapat menghapus nilai-nilai budaya asli Indonesia, seperti hilangnya konsep musyawarah dalam penyelesaian masalah.
Demokrasi Indonesia yang berdasarkan prinsip Ketuhanan yang Maha Esa menekankan bahwa pelaksanaan dan konsep demokrasi harus sesuai dengan nilai-nilai agama. Prinsip ini menjamin hak asasi yang dilaksanakan sesuai dengan nilai kemanusiaan dan moral. Akan tetapi, prinsip ini juga dapat disalahartikan, misalnya dalam bentuk diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan demokrasi tetap sejalan dengan etika dan moral yang baik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban: Praktik demokrasi di Indonesia saat ini masih sering kali belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945, yang menjadi landasan dalam penegakan Hak Asasi Manusia. Contohnya yaitu dapat dilihat dengan adanya pembatasan dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi terkait HAM, serta munculnya tindakan diskriminatif. Kondisi ini mencerminkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam Pancasila dan UUD NRI 1945, sehingga diperlukan upaya yang lebih serius dalam menegakkan HAM dengan menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban: Kondisi ini tidak dapat dibenarkan dan harus direspons dengan serius. Anggota parlemen seharusnya mewakili rakyat dan mengutamakan kepentingan masyarakat secara nyata. Mereka harus mampu menyuarakan aspirasi rakyat serta menjalankan tanggung jawabnya dengan benar. Tindakan yang mengatasnamakan suara rakyat namun justru menjalankan agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat merupakan penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, saya memandang kondisi ini sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan penuh kesadaran dan kesungguhan, karena sangat penting untuk mencermati dan menindak perilaku yang tidak pantas.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban: Kekuasaan yang dimiliki dapat berdampak langsung pada masyarakat karena berkaitan dengan prinsip hak asasi manusia dalam konteks demokrasi saat ini. Dampak negatif muncul ketika kekuasaan dijalankan tanpa tujuan yang jelas. Prinsip hak asasi manusia di era demokrasi, menunjukkan bahwa setiap individu memiliki hak dan kebebasan yang harus dihormati. Menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat untuk kepentingan pribadi dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Demokrasi seharusnya menghormati hak setiap individu, sehingga jika kekuasaan yang bersifat kharismatik digunakan untuk tujuan yang tidak jelas, hal tersebut bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia dalam demokrasi pada saat ini.
NPM: 2217011055
KELAS: A
PRODI: Kimia
Analisis Kasus
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban: Artikel ini menunjukkan keadaan penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia pada tahun 2019 yang tergolong masih buruk karena memiliki berbagai permasalahan, seperti pelanggaran HAM di masa lalu yang perlu diselesaikan, adanya keterbatasan dalam beragama dan berekespresi, serta diskriminasi gender. Artikel ini juga memberikan informasi terkait pentingnya peran aktif masyarakat sipil dan langkah nyata dalam menjamin perlindungan HAM melalui suatu komitmen sehingga memberikan pandangan mengenai hal tersebut. Berdasarkan analisis pada artikel tersebut, dapat dilihat bahwa artikel menyatakan penegakan HAM yang perlu diperhatikan karena memiliki beberapa tantangan pada aspek keadilan. Adanya keterbatasan bagi sipil dapat berpengaruh pada komitmen tersebut sehingga dibutuhkan keterlibatan masyarakat sipil. Selain itu, ratifikasi perjanjian internasional juga dapat menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan harapan akan perlindungan HAM yang lebih baik.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah adanya ratifikasi perjanjian HAM internasional yang dilakukan oleh Indonesia sehingga menunjukkan komitmen secara internasional. Penegakan HAM juga sangat penting dan membutuhkan kesadaran untuk terus melakukan perbaikan. Peran masyarakat dan mahasiswa juga menjadi faktor penting dalam mendukung perlindungan HAM.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban: Analisis demokrasi Indonesia dari pandangan nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia menekankan bahwa demokrasi di Indonesia berasal dari nilai-nilai budaya seperti musyawarah, yang mengutamakan diskusi dan saling menghargai pendapat untuk mencapai mufakat. Hal tersebut dapat menjadi contoh praktik dalam demokrasi yang saling menghormati satu sama lain. Namun, apabila kepentingan lain yang bersifat individu diutamakan terlebih dahulu, tentunya dapat menghapus nilai-nilai budaya asli Indonesia, seperti hilangnya konsep musyawarah dalam penyelesaian masalah.
Demokrasi Indonesia yang berdasarkan prinsip Ketuhanan yang Maha Esa menekankan bahwa pelaksanaan dan konsep demokrasi harus sesuai dengan nilai-nilai agama. Prinsip ini menjamin hak asasi yang dilaksanakan sesuai dengan nilai kemanusiaan dan moral. Akan tetapi, prinsip ini juga dapat disalahartikan, misalnya dalam bentuk diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan demokrasi tetap sejalan dengan etika dan moral yang baik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban: Praktik demokrasi di Indonesia saat ini masih sering kali belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945, yang menjadi landasan dalam penegakan Hak Asasi Manusia. Contohnya yaitu dapat dilihat dengan adanya pembatasan dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi terkait HAM, serta munculnya tindakan diskriminatif. Kondisi ini mencerminkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam Pancasila dan UUD NRI 1945, sehingga diperlukan upaya yang lebih serius dalam menegakkan HAM dengan menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban: Kondisi ini tidak dapat dibenarkan dan harus direspons dengan serius. Anggota parlemen seharusnya mewakili rakyat dan mengutamakan kepentingan masyarakat secara nyata. Mereka harus mampu menyuarakan aspirasi rakyat serta menjalankan tanggung jawabnya dengan benar. Tindakan yang mengatasnamakan suara rakyat namun justru menjalankan agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat merupakan penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, saya memandang kondisi ini sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan penuh kesadaran dan kesungguhan, karena sangat penting untuk mencermati dan menindak perilaku yang tidak pantas.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban: Kekuasaan yang dimiliki dapat berdampak langsung pada masyarakat karena berkaitan dengan prinsip hak asasi manusia dalam konteks demokrasi saat ini. Dampak negatif muncul ketika kekuasaan dijalankan tanpa tujuan yang jelas. Prinsip hak asasi manusia di era demokrasi, menunjukkan bahwa setiap individu memiliki hak dan kebebasan yang harus dihormati. Menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat untuk kepentingan pribadi dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Demokrasi seharusnya menghormati hak setiap individu, sehingga jika kekuasaan yang bersifat kharismatik digunakan untuk tujuan yang tidak jelas, hal tersebut bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia dalam demokrasi pada saat ini.