Posts made by Arya Ghaly Mahardika

DDA 2023 -> FORUM TUGAS -> TUGAS -> Re: TUGAS

by Arya Ghaly Mahardika -
Nama: Arya Ghaly Mahardika
Npm: 2214161107

Pembuahan tunggal adalah proses pembuahan yang terjadi hanya sekali, yaitu satu sel seprmatozoid membuahi ovum. Pembuahan tunggal terjadi pada Gymnospermae.
Contoh tumbuhan yang mengalami pembuahan tunggal, misalnya Cemara (Araucaria cunninghamii); Pinus (Curpressus lusitanica); Pakis Haji (Cychas rumphi); Juniper (Juniperus sp.); Melinjo (Gnetum gnemon); dan Damar (Agathis dammara).

Sedangkan pembuahan ganda adalah proses pembuahan yang terjadi dua kali dan melibatkan dua inti sperma.
Tempat terjadinya proses pembuahan ganda yaitu kantung embrio. Pembuahan ganda terjadi pada tumbuhan angiospermae. Disebut pembuahan ganda, karena terjadi dua kali pembuahan.
Sebagai contoh pohon mangga, jeruk, dan semangka.

DDA 2023 -> FORUM TUGAS -> TUGAS -> Re: TUGAS

by Arya Ghaly Mahardika -
Nama: Arya Ghaly Mahardika
Npm:2214161107


• Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
• pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
• Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
• Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
• Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
• Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
• Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
• penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.

PIP AGH 2022 -> TUGAS -> Tugas -> Re: Tugas

by Arya Ghaly Mahardika -
Nama: Arya Ghaly Mahardika
Npm: 2214161107

Lampung sebagai salah satu provinsi di Indonesia memiliki potensi alam dan budaya yang bisa dikembangkan sebagai objek wisata. Potensi tersebut antara lain alam yang indah dan hawa sejuk, dikelilingi oleh kehijauan bukit dan gunung yang banyak ditumbuhi aneka ragam bunga dan pohon. Aneka ragam budayanya juga terlihat unik dan menarik, demikian pula adat istiadatnya. Dengan kondisi demikian maka Lampung bisa dijadikan mata rantai tujuan wisata Masalahnya adalah potensi tersebut belum tergarap sepenuhnya, oleh sebab itu perlu kajian secara mendalam bagaimana potensi dan pengembangannya. Dari hasil identifikasi potensi wisata yang ada di Lampung, maka akan dikaji bagaimana strategi pengembangannya dengan melihat semua komponen produk wisata yakni meliputi atraksi, amenitas, akses, dan ancillary service. Komponen produk wisata kemudian dinilai dengan analisis SWOT (strenghts, weaknesses, opportunities, threats) untuk melihat strategi yang digunakan dalam pengembangan pariwisata. Analisis SWOT digunakan pada data yang tidak menggunakan angka (kualititatif) dan digunakan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan. Dengan demikian yang menjadi ruang lingkup kajian ini adalah : mengungkapkan potensi budaya, termasuk juga potensi alam, religi, dan sejarah; melihat sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pariwisata; sikap dan perilaku masyarakat setempat dalam menyikapi masalah kepariwisataan.