Kiriman dibuat oleh Deya Aropannisa D 2216031128

Nama : Deya Aropannisa D
NPM :2216031128
kelas : Regular B


1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
masyarakat di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste melaporkan bahwa konflik antara Indonesia dan Timor Leste masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Konflik ini dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial dan politik, yang dapat menghambat kemajuan kedua negara. Namun, artikel tersebut juga mencatat bahwa pemerintah Indonesia dan Timor-Leste telah mencoba untuk menyelesaikan konflik ini antara lain melalui dialog, pemetaan regional yang jelas, dan kerja sama orang-ke-orang.
Positifnya dapat diambil dari artikel ini pengetahuan bahwa masalah konflik komunal harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan kerugian bagi kedua negara. Selain itu, upaya pemerintah Indonesia dan Timor-Leste untuk menyelesaikan konflik ini menunjukkan keinginan dan tekad kedua negara untuk mencapai perdamaian dan kerja sama yang lebih baik. Oleh karena itu, artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi negara lain dalam penyelesaian konflik yang ada secara damai dan konstruktif.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jika dilihat dari perspektif sejarah dan geopolitik, perspektif nusantara menjadi pandangan yang sangat penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau. Visi Nusantara sendiri mengacu pada visi strategis yang mengusung ideologi bangsa dan budaya untuk mengintegrasikan wilayah ribuan pulau Indonesia dengan mengutamakan kepentingan nasional lintas wilayah. Konsep ini juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan kesinambungan antar daerah, budaya dan masyarakat Indonesia.
Jika Indonesia tidak memiliki konsep negara kepulauan, maka besar kemungkinan Indonesia mengalami masalah dalam mengintegrasikan wilayah dan budaya di dalamnya. Hal ini dapat memicu konflik internal dan ketidakstabilan politik di seluruh Indonesia, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara. Selain itu, Indonesia juga dapat menghadapi tekanan dan pengaruh eksternal dari negara tetangga yang dapat merugikan kepentingan nasional Indonesia. Konsep insular landscape dapat membantu Indonesia memperkuat kedaulatan dan keamanannya di seluruh wilayah Indonesia. Kesimpulannya, memahami perspektif kepulauan sangat penting bagi Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan keamanan nasional di seluruh wilayah Indonesia. Tanpa konsep itu, Indonesia dapat mengalami masalah dalam mengintegrasikan wilayah dan budaya yang ada, serta terbuka terhadap tekanan dan pengaruh eksternal yang dapat merusak kepentingan nasional Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsep Archipelago Review merupakan visi strategis yang berlandaskan pada kekayaan dan keragaman budaya dan geografi Indonesia. Konsep ini bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam dinamika geopolitik global. Salah satu kelebihan dari konsep ini adalah dapat membantu menghindari konflik, baik internal maupun eksternal.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip konsep nusantara, masyarakat Indonesia dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan stabil. Konsep ini membantu mencegah konflik dan menciptakan negara yang lebih kuat dan bersatu.
NAMA : DEYA AROPANNISA D
NPM : 2216031128
KELAS : REGULER B


Definisi geopolitik yaitu sebuah ilmu penyelenggara yang setiap kebijakannya dikaitkan atau dihubungkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Adapun macam-macam teori dari geopolitik, yaitu :
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Geopolitik memiliki berbagai konsep di setiap negaranya. Di Indonesia, konsep geopolitiknya sendiri menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia.
Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945, Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia merupakan wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD Republik Indonesia. Hakikat dari Wawasna Nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.

Cara pandang bangsa Indonesia terdiri dari :
A. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik
B. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
C. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
D. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.

Kehidupan Bernegara dalam konsep NKRI terdiri atas Konsep NKRI yang dicantumkan pada pasal 1 ayat 1 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang isinya berupa :
" Negara Indonesia adalah negara kesatuan, yang berbentuk republik "

Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kesatuan wilayah Indonesia mencakup :
1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Hukum
3. Kesatuan Sosial-Budaya
4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan

Pada intinya, Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta diantara Benua Asia dan Australia.
NAMA : DEYA AROPANNISA D
NPM : 2216031128
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Pada masa Orde Baru, komunitas Tionghoa Indonesia mengalami diskriminasi dan berjuang mempertahankan hak-hak sipil dan lainnya, termasuk hak politik dan hak pilih, yang dilindungi undang-undang. Perjuangan komunitas ini terbukti berhasil dengan diundangkannya Undang-Undang Kewarganegaraan No. 12 tahun 2006. Salah satu yang menjadi bukti bahwa komunitas ini merupakan bagian dari bangsa indonesia adalah kesamaan dimata hukum dan pemerintahan, sehingga untuk pertama kali DKI, Ibu Kota Jakarta dikomandai oleh etnis Tionghoa yakni Ahok. Berbeda dengan Joko Widodo (Jokowi) yang penuh dengan pendekatan persuasif, Ahok terkenal karena bisa memuntahkan kemarahan pada pejabat yang kerjanya tidak becus. Para pendukungnya percaya dia bisa menggoyahkan birokrasi yang tidak efisien. Meskipun banyak yang meragukan tokoh nonMuslim ini ketika ia terpilih sebagai wakil gubernur pada tahun 2012, gaya tangguh Ahok dan kampanyenya dalam mengusung transparansi di negara yang tingkat korupsinya tinggi seperti Indonesia, telah membantunya memenangkan dukungan publik yang kuat.

Masalah penegakan hukum di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan tetap menjadi perhatian pemerintahan Jokowi saat ini dan berbagai kebijakan hukum diprioritaskan dalam kaitannya dengan penegakan hukum. Sejauh ini, reformasi hukum yang diproyeksikan belum memenuhi harapan rakyat, terbukti dengan tingginya tingkat kejahatan, narkoba, korupsi, asusila dan masalah hukum lainnya seperti pungutan liar yang masih banyak. Karakter masyarakat, khususnya aparat kepolisian dan pejabat di jajaran birokrasi, tidak amanah dan tidak jujur dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan negara, bahkan ketidakpuasan terhadap pendapatan, menjadi penyebab utama tingginya KKN serta permasalahan hukum lainnya.
NAMA : DEYA AROPANNISA D
NPM : 2216031128
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Hukum hadir sebagai lembaga yang mengatur dan menata kehidupan negara serta masyarakat. Namun, dalam kehidupan modern yang terlalu kompleks, hukum alam yang sederhana tidak lagi cukup untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi negara dan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan struktur hukum yang baru agar dapat menjadi landasan bagi kehidupan modern. Kestabilan ekonomi, politik dan hukum yang turut mendukung merupakan kunci keberlanjutan investasi di tengah tantangan itu. Karena seberapa pun menariknya investasi secara nilai keekonomian, namun tanpa adanya stabilitas tersebut para investor sangat mungkin akan memilih keputusan yang lain. Stabilitas dalam konteks penanaman modal (investasi) lebih dari sekadar terjaganya kondisi makro ekonomi dan kepastian hukum. . Itulah sebabnya pembangunan masyarakat madani membuka peluang baru dan sistem hukum tidak terlepas dari pengawasan masyarakat, sehingga masyarakat mulai membentuk lembaga swadaya seperti Indonesia Corruption Watch (IWC), Police Watch, dan MAPPI sebagai upaya untuk mengontrol hukum yang berlaku.