Posts made by Deya Aropannisa D 2216031128

Nama : Deya Aropannisa D
NPM : 2216031128
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi

Hasil Analisis Jurnal
SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 ( THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)
oleh Syahrul kemal

Hubungan antara ketahanan nasional dengan bela negara. Bela negara merupakan perwujudan warga negara dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan ketahanan nasional bangsa Indonesia. Keikutsertaan warga negara dalam upaya menghadapi atau menanggulagi ancaman hakaket ketahanan nasional dilakukan dalam wujud upaya bela negara.
Upaya bela negara yang dapat dilakukan selama masa pandemi Covid-19 dengan budaya saling tolong menolong, menghormati orang lain, dan menghargai sesama sudah hadir jauh sebelum masyarakat Indonesia mengenal modernisasi.Masyarakat dapat melakukan bela negara dengan arahan yang jelas, dan juga tindakan yang positif. Tindakan masyarakat yang tidak ikut arahan atau aturan yang positif akan merugikan bagi pribadinya dan tidak melaksanakan hak dan kewajiban warga negara dalam membela Negaranya, apalagi dalam menghadapi Covid-19 ini. Perlu diketahui bukan ego yang didahulukan, namun kepentingan Negaralah dilaksanakan agar menciptakan Negara yang selamat, adil, dan sejahtera. Perlu juga adanya dalam bela Negara dipadukan dengan wawasan dan pengetahuan dari pendidikan kewarganegaraan dengan rasa kepedulian terhadap bangsa dan Negara
Nama : Deya Aropannisa D
NPM : 2216031128
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi

ketahanan nasional adalah keuletan, ketrampilan, ketangguhan dan kemampuan dalam mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ancaman dapat datang dari berbagai sumber yaitu ancaman langsung, luar, dalam dan tidak langsung. Acaman dapat berupa tantangan tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan bagi keutuhan negara. ancaman tersebut menyerang Integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional, sehingga untuk mempertahakan keutuhan nasional maka kita perlu memiliki kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional.
A. Ancaman unsur tri gatra
1. Lokasi dan posisi geografis
2. Keadaan dan kekayaan alam
3. Kemampuan penduduk

B. Ancaman unsur panca gatra
1. Ideologi
2. Politik
3. Ekonomi
4. Sosial- budaya
5. Hankam

Beberapa cara menghadapi ancaman-ancaman tersebut diantaranya:
A. Perwujudan Aspek Alamiah (Tri Gatra)
1. Peningkatan potensi laut dan darat, kemampuan posisi dengan negara tetangga
Negara kita harus mampu untuk berdiplomasi dengan negara tetangga atau negara yang berupaya mengeksploitasi kekayaan yang ada di Indonesia.
2. Sumber daya alam
Perlu membentuk kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam.
3. Peningkatan pendidikan dan pelatihan
Dengan pendidikan dan pelatihan yang baik akan meningkatkan daya saing penduduk dengan tenaga kerja asing.

B. Perwujudan Aspek Sosial (Panca Gatra)
1. Ideologi : Rangkaian nilai yang mampu menampung aspirasi secara ideologi.
2. Politik : Dengan adanya demokrasi merupakan upaya pertahanan dan keamanan dibidang politik. Demokrasi didefinisikan sebagai kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat. Rakyat berhak untuk bersuara dan memilih pemimpin dan wakilnya.
3. Ekonomi : berupa sarana, modal dan teknolog
4. Sosial Budaya : Pertahanan tradisi, contohnya wajib belajar bahasa daerah yang diatur dalam kurikulum pendidikan.
5. Pertahanan dan keamanan : Dengan cara partisipasi dan kesadaran masyarakat.
NAMA : DEYA AROPANNISA D
NPM : 2216031128
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

1. Indonesia sebagai suatu negara republik yang mana masyarakat dan penduduknya memiliki beragam latar belakang yang berbeda sehingga kebudayaannya pun berbeda yang tentunya memiliki ego masing-masing. Penerapan Kebhinekaan memiliki peran penting dalam menjunjung
Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia dengan kekurangan-kekurangan yang ada, namun tetap berupaya dalam terus menegakkan HAM bagi warga negaranya.

2. Pendekatan demokrasi Indonesia juga mencerminkan prinsip gotong royong dan musyawarah, yang merupakan aspek penting dalam budaya Indonesia. Gotong royong mencakup kerjasama dan kepedulian terhadap kepentingan bersama, sementara musyawarah menekankan pada pengambilan keputusan melalui dialog dan konsensus. prinsip "berkeTuhanan yang Maha Esa" dalam demokrasi Indonesia mengakui pentingnya agama dan keyakinan dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun Indonesia memiliki keragaman agama, prinsip ini menegaskan perlunya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika yang diberikan oleh agama, serta mengakui eksistensi dan kebebasan beragama bagi semua warga negara.

3. Secara totalitas praktik demokrasi di Indonesia dikala ini sudah cook dengan dasar negeri kita ialah Pancasila serta UUD Negara Republik Indonesia 1945. Tetapi sayangnya mash ada oknum oknum yang mencemari demokrasi Indonesia.

4. Mereka mungkin menggunakan posisi dan kekuasaan mereka untuk mencapai tujuan pribadi, seperti meningkatkan popularitas,
memperoleh keuntungan finansial, atau memperkuat posisi politik mereka sendiri. Masyarakat yang kurang terlibat dalam proses politik dapat membuat anggota
parlemen merasa bahwa mereka dapat bertindak tanpa pertanggungjawaban. Ketika masyarakat tidak memberikan
sanksi terhadap tindakan yang tidak sesuai dengan kepentingan mereka, anggota parlemen dapat merasa bebas untuk melanjutkan agenda politik mereka sendiri,
sehingga dibutuhkan pemahaman lebih dalam mengenai politik kepada masyarakat agar menjadi lebih aktif dan dapat mengawasi tindakan politik anggota parlemen.

5. Pendalaman rakyat mengenai ideologi Pancasila dan agama masih sangat-sangat lemah, karna kebodohan masyarakat yang
langsung percaya penuh kepada
pemerintah ( tokoh agama, tradisi) dan Kurangnya pemahaman jadi di manfaatkan oleh tokoh politik dengan menggunakan masyarakat untuk tujuan / kepentingan
mereka. Tokoh politik menumbalkan tokoh agama dan tokoh tradisi, syaratnya menyebarkan kepentingan melalui ajaran mereka. pihak yang memiliki kekuasaan lebih tinggi cenderung merasa dirinya mampu melakukan hal apa pun, meski mengorbankan hak orang lain, hal-hal seperti ini sangat di sayangkan sekali