གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video-1

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
NAMA : SITI FATIHA DIZA RAHMAN
NPM : 2215061084
Analis Video 1
Dalam video yang berjudul " Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai " yang diunggah oleh kompas tv pada 20 September 2019, membertiakan tentang penutupan saluran oembuangan limbah dari 6 pabrik pakaian oelh ratusan warga dari desa Pegaden Tengah, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Penutupan tersebut dilakukan karna warga sudah lama mengeluhkan limbah dari pabrik-pabrik tersebut yang mencemari lingkungan sehingga mengganggu warga sekitar. Warga juga meminta aparat desa untuk menutup keenam pabrik tersebut.
Warga melakukan hal ini karena perilaku yang tidak bertanggung jawab dari pemilik pabrik pakaian tersebut, dan perilaku tersebut merupakan contoh dari penyalahgunaan perkembangan iptek. Pemilik pabrik tidak memikirkan sekitarnya saat membangun usahanya, dan terlihat dari video tersebut bahwa pemilik pabrik tersebut terlihat seperti tidak memperdulikan tentang pembuangan limbah yang ia lakukan secara sembarangan, hal ini patut dikecam dan ada baiknya dibawa ke aparat hukum karena apabila tindakan seperti ini terus terjadi maka hal ini dapat memperburuk kondisi alam dan kesehatan para masyarakat.

Menurut saya, tindakan para warga yang ada pada video tersebut adalah hal yang benar karena dengan dilakukannya protes oleh para warga, akhirnya para pemilik pabrik memikirkan tentang kerusakan yang telah mereka lakukan dan dampaknya pada para warga. Harapannya pihak pabrik yang lain dapat memikirkan mengenai masalah lingkungan dan dapat memikirkan cara agar dapat mengatasi masalah tersebut. Hal ini tidak sejalan dengan nilai-nilai pancasila dimana menyebabkan ketidaknyamanan orang lain. Semoga hal ini dapat diperbaiki kedepannya dengan adanya bantuan IPTEK yang sejalan dengan nilai Pancasila.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
Nama : Siti Fatiha Diza Rahman
NPM : 2215061084

PENGARUH MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN PANCASILA DALAM MENYIKAPI ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.

Di era globalisasi saat ini, terdapat banyak aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya.

Campbel (1950) dalam buku Notoadmodjo (2003, p.29) mengemukakan bahwa sikap adalah “A syndrome of response consistency with regard to social objects”. Artinya sikap adalah sekumpulan respon yang konsisten terhadap obyek sosial. Sementara itu dalam buku Notoatmodjo (2003, p.124) mengemukakan bahwa sikap (attitude) adalah merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus atau obyek.
Perkembangan teknologi menyebabkan perubahan besar dalam kehidupan manusia dalam segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga berdampak besar pada dunia pendidikan. Terutama orang-orang dengan budaya dan adat timur seperti Indonesia. Saat ini di Indonesia kita dapat melihat bahwa dampak perkembangan teknologi sangat mempengaruhi aspek pendidikan di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP) bahkan internet tidak hanya menjangkau masyarakat perkotaan, tetapi masyarakat di pelosok desa juga telah menikmatinya. Hal ini membuat segala informasi yang bernilai positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama dari segi pendidikan.

Jika berbicara tentang ideologi atau pancasila yang dianut Indonesia, maka inti permasalahannya adalah apakah perkembangan teknologi informasi mempengaruhi nilai-nilai pancasila yang menjadi pedoman hidup masyarakat Indonesia. . Dilihat dari realitas sosial, khususnya realitas mahasiswa, perkembangan informatika sebenarnya tidak berdampak pada Pancasila, melainkan pada masyarakat itu sendiri, baik atau buruknya Pancasila, tergantung bagaimana masyarakat sebagai pendukung Pancasila. ideologi, merespon perkembangan teknologi informasi bereaksi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memungkinkan masuknya berbagai pengaruh luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka nilai-nilai luhur Pancasila akan runtuh di masyarakat bahkan dihancurkan oleh budaya Barat yang berkembang.
Banyak aspek mengalami perkembangan yang signifikan di era globalisasi ini. Perkembangan yang terjadi tentunya membawa dampak di berbagai bidang. Penyebab utama dari perkembangan tersebut adalah aspek teknologi informasi. Kemajuan teknologi ini telah menyebabkan perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia pendidikan. Akibat dari kemajuan teknologi tersebut, segala informasi yang memiliki nilai positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak, secara perlahan pola hidup dan pola pikir masyarakat mulai berubah, khususnya dalam aspek pendidikan. bila dikaitkan dengan ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia yaitu Pancasila. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemulihan kesadaran kolektif bangsa tentang kedudukan vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat, khususnya mahasiswa melalui mata kuliah Pembinaan Kepribadian Pancasila.
Saat ini banyak perspektif yang menyebabkan perubahan dan kemajuan dunia yang dilakukan melalui 2 dimensi, yaitu ruang dan waktu yang disebut globalisasi. Globalisasi terjadi di segala bidang kehidupan. Globalisasi menciptakan munculnya berbagai hasil yang dapat dibayangkan dengan perubahan dunia yang akan terjadi. Dampak wabah dapat menghilangkan berbagai penghalang yang dapat menyebabkan dunia menjadi lebih terbuka, sekaligus menciptakan perspektif yang tidak terpakai yang dapat berakibat besar dan buruk. Perbaikan di segala aspek kehidupan berjalan beriringan dengan kemajuan inovasi, yang sekali lagi juga memberikan perubahan yang sangat besar. Melihat realita di masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan Pancasila yang dipengaruhi oleh data inovasi pembangunan melainkan masyarakat itu sendiri. Pancasila adalah warisan yang tidak biasa dari para pendiri negara yang berbagi nilai-nilai luhur.
Selanjutnya, penting untuk membangun kembali kesadaran bangsa akan pentingnya dan posisi kritis Pancasila dalam kehidupan masyarakat, khususnya mahasiswa melalui mata kuliah Peningkatan Identitas Pancasila. Ilmu pengetahuan dan inovasi terus menjadi bagian terpenting dalam melengkapi kemajuan suatu bangsa karena tuntutan dan kebutuhan manusia semakin berkembang di segala bidang. Inovasi adalah aplikasi yang menyarankan manusia dengan instrumen dan bahan, dan ditampilkan dalam bentuk bahan yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia. Berdasarkan penelusuran buku harian, disimpulkan bahwa kesamaan responden memiliki kemajuan besar dalam identitas Pancasila, juga membuktikan kesamaan responden dalam pemikiran ini mampu merespon dengan baik kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang ada digunakan untuk mendorong bahan pembelajaran, untuk pertukaran dan perdagangan dan berbagai hal positif lainnya.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
Nama : Siti Fatiha Diza Rahman
NPM : 2215061084

PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN IPTEK

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat, selain memberikan dampak positif seperti memberi kemudahan dalam kehidupan manusia dan masyarakat, juga ditengarai akan menyumbangkan hal-hal negatif yang diperkirakan dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.
IPTEK memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengakses berbagai jenis informasi sehingga informasi tersebut dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Contoh pemanfaatan iptek adalah ketika seseorang ingin mengirim surat, tidak lagi harus menggunakan cara lama dengan pergi ke kantor pos terlebih dahulu. Ia bisa memanfaatkan teknologi sebagai penggantinya, seperti melalui E-mail, SMS, WhatsApp dan teknologi lainnya.
Penyalahgunaan IPTEK akan mengancam eksistensi hidup manusia di masa yang akan datang.
Pada dasarnya, pancasila merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila juga harus dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK agar selalu memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa Indonesia.

Ilmu pengetahuan, teknologi, nilai budaya, dan agama memiliki keterkaitan erat yang saling memberikan rambu-rambu dalam pengembangannya. Hubungan keempat hal tersebut dapat ditandai dengan dua kemungkinan, yaitu pertama, pengembangan iptek harus senantiasa didasarkan atas sikap human-religius, hal ini dikarenakan keberadaan IPTEK selalu berdampingan dengan kebudayaan dan agama. Kedua, IPTEK menempatkan nilai agama dan budaya sebagai mitra dalam berdiskusi. Dalam hal ini, pengembangan IPTEK memerlukan faktor eksternal, yaitu budaya, ideologi, dan agama untuk saling bertukar pikiran.
Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK seperti:
- Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan tujuannya dan akibatnya.
- Sila Kemanusiaan yang adil dan beradap
memberikan dasar moralitas ke manusia dan pengembangan IPTEK harus bersikap beradap karena iptek adalah hasil budaya manusia yang beradap dan bermoral.
- Sila Persatuan Indonesia
Mengimplemasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa sera keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
- Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis yang berarti setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengambangkan IPTEK dan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandungkan.
- Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
menginpelmentasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam manusia dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
Nama : Siti Fatiha Diza Rahman
NPM : 2215061084
Analisis Jurnal
Judul Jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan di Indonesia.
Tujuan: Untuk menanamkan nilai-nilai pancasila melalui kontrol sosial oleh media massa untuk menekan kejahatan di Indonesia.
Ringkasan Materi: Media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana dengan memberikan peran pencegahan kejahatan. Pencegahan melalui media massa disarankan karena kebijakan hukum pidana tidak selamanya dapat digunakan sebagai sarana utama menekan kejahatan. Namun, peran dari media massa juga harus disertai dengan pengamalan nilai Pancasila dalam kesadaran diri masing-masing. Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh meida massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada masyarakat masih sering tidak sesuai fakta yang ada oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Seharusnya berita yang beredar harus diteliti kembali sebelum dipercaya. Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang membuat masyarakat menerapkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat terlihat pada kurangnya jiwa patriotik, berkembangnya pribadi individualis, masih tertanamnya kepentingan pribadi, golongan, atau kelompok di atas kepentingan bangsa dan negara.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
NAMA : SITI FATIHA DIZA RAHMAN
NPM ; 2215061084

A. Sistem etika perilaku politik saat ini masih tetap mempertahankan budaya birokrasi pemerintahan lama. Paradigma pemerintahan yang keliru yang tetap dipertahankan ini menjadi salah satu kelemahan kinerja jajaran pemerintah sampai sekarang. Paradigma pemerintahan yang seharusnya dibangun tapi belum terlihat menjadi kelemahan jajaran pemerintah yang dihadapkan dengan polemik etik, paradigma yang seharusnya dibangun tersebut, antara lain:
1. Independence: Independensi seharusnya dikedepankan untuk menunjukan posisi jajaran pemerintah maupun birokrasi agar dapat menjalankan kewajibannya dengan baik. Namun, pada kenyataannya jajaran pemerintah dan birokrasinya belum memiliki independensi dalam struktural maupun sikap sehingga menyebabkan penyalahgunaan dan penyimpangan jabatan yang dapat melahirkan budaya korupsi dalam pemerintahan.
2. Impartially: Terdapat banyak kasus jajaran birokrasi yang tidak memberikan pelayanan adil dan merata, hal ini dapat menyebabkan rasa tidak percaya publik pada jajaran birokrasi dan pemerintah.
3. Integrity: Pemerintah dan jajaran birokrasi seharusnya mengedepankan prinsip integritas yang tersubprinsip pada tindakan jujur, adil, cepat, dan tepat dalam pelayanan.
4. Efficiency: Pemerintah dan jajaran birokrasi sering kali terjebak sikap tidak efisien dalam menjalankan tugasnya seperti melakukan pemborosan dalam membelanjakan anggaran publik dan modus-modus lainnya untuk memperoleh keuntungan pribadi. Seharusnya penyusunan program kerja pemerintah dan birokrasi harus ekstra hati-hati untuk menghasilkan kerja yang efisien, berkelanjutan, berintegritas, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Profesionalism: Kompetensi menjadi kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang kredibel dan profesional.
Sistem etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, hal ini terlihat dari kinerja pemerintah dan jajaran birokrasi yang belum memuaskan. Sistem etika perilaku politik saat ini belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila sila ke-2, ke-4, dan ke-5, karena masih kurangnya pelayanan pemerintah dan jajaran birokrasi yang adil, merata, efisien, kredibel, dan berintegritas.

B. Etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya ada yang mencerminkan dan ada yang tidak, yang berarti masih ada yang mencerminkan etika dan nilai yang dianut bangsa Indonesia. Solusi untuk mengatasi dekadensi moral yang terjadi saat ini bisa dengan memberikan pendidikan karakter, seperti dalam mata kuliah pancasila ini, lalu bisa juga melalui pengawasan dan perhatian orang tua, jadi generasi muda harusnya diajarkan mengenai etika oleh orang tua sejak dini agar dapat tertanam, lalu aktualisasi etika yang baik juga penting, jika sudah terbiasa dengan etika yang baik sejak dini, maka seharusnya sampai dewasa juga bisa tetap beretika baik.