Kiriman dibuat oleh Devina Oktika Sari

Komunikasi C genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Devina Oktika Sari -
Nama: Devina Oktika Sari
NPM: 2255031043
Kelas: Paralel (Man A)

Jurnal yang berjudul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa" yang ditulis oleh Ida Bagus Brata pada tahun 2016. Jurnal ini berisi bahwa Indonesia sudah menjadi sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural sejak awal berdirinya dan mengandung masalah legitimasi kultural.Namun,atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban untuk memelihara dan mendidik masyarakat agar mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas
budaya masing-masing itu sendiri dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis Indonesialain.

Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai. Kearifan lokal juga merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Itulah kenapa kearifan lokal menjadi salah satu identitas budaya bangsa, yang menjadikan suatu bangsa Indonesia memiliki jati diri juga berpengaruh pada watak serta karakter masyarakat

Komunikasi C genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Devina Oktika Sari -
Nama: Devina Oktika Sari
NPM: 2255031043
Kelas: Paralel (Man A)

Hasil analisa saya dari video tersebut menjelaskan tentang Identitas Nasional yang dimana Identitas Nasional merupakan hal yang mendasari suatu negara dan menggambarkan siapa diri kita sebenarnya. Identitas Nasional memiliki peranan penting untuk menjaga keutuhan bangsa. Identitas Nasional memiliki 4 unsur,yaitu:
1). Suku Bangsa
2). Agama
3). Kebudayaan dan,
4). Bahasa

Identitas Nasional Indonesia tercantum Konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945 dalam pasal 35&36C. Identitas Nasional juga memiliki jati diri sebagai yaitu; Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih , Lagu Indonesia Raya, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila sebagai falsafah, UUD 1945, NKRI, Wawasan Nusantara dan Kebudayaan Daerah.
Maka dari itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus memantapkan wawasan Nusantara kita dan lebih mengenal serta memahami apa Identitas negara kita yang sebenarnya.

Komunikasi C genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

oleh Devina Oktika Sari -
Nama: Devina Oktika Sari
NPM: 2255031043
Kelas: Paralel (Man A)

Disini saya akan menganalisis salah satu jurnal yang berjudul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani" yang ditulis oleh Aulia Rosa Nasution pada tahun 2016. Jurnal ini memiliki latar belakang dengan tujuan untuk membangun karakter suatu bangsa melalui pendidikan kewarganegaraan dalam konteks pendidikan nasional. Yang dimana hal ini sudah lama diterapkan agar setiap masyarakat Indonesia dapat sadar kembali akan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan yang dimana hal tersebut dapat menerapkan demokrasi, hak asasi manusia (HAM) dan masyarakat madani,sebagai unsur yang hilang dalam pendidikan kewarganegaraan model lama.
Selain itu juga,yang saya lihat dari jurnal ini ialah untuk membangun karakter suatu bangsa melalui pendidikan kewarganegaraan dalam konteks pendidikan nasional. Namun hal ini bukan suatu yang baru, khususnya di Indonesia. Hal ini sudah lama diterapkan agar setiap masyarakat Indonesia dapat sadar kembali akan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan yang dimana hal tersebut dapat menerapkan demokrasi, hak asasi manusia (HAM) dan masyarakat madani,sebagai unsur yang hilang dalam pendidikan kewarganegaraan model lama.
Menurut sejarahnya juga pendidikan kewarganegaraan (Civics) berasal dari pendidikan tentang kewarganegaraan (Citizenship).Hal lain juga yang menjadi fokus dari Pendidikan Kewarganegaraan (Civics) adalah mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab dengan pengertian mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dan kesiapan mereka menjadi bagian warga dunia (Global Society).Pendidikan Kewarganegaraan memiliki berbagai aspek dalam membangun karakter (Character
Building) bangsa Indonesia yang antara lain:
a) membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
b) menjadikan warga negara Indonesia yang cerdas, aktif, kritis dan demokratis, namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa;
c) mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab.