FORUM JAWABAN POST TEST

FORUM JAWABAN POST TEST

Number of replies: 51

https://vclass.unila.ac.id/pluginfile.php/1302872/mod_forum/post/1585573/Jurnal%20Integrasi%20Nasional.pdf

In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Nouval Septian Arrahman -
Nama : Nouval Septian Arrahman
Kelas : Paralel (Man B)
Npm : 2256031036

Deskripsi untuk merumuskan identitas bangsa Indonesia yang tepat bukanlah hal yang pekerjaan yang mudah. Diakui realitas sosial bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan kebudayaannya dari masing masing daerah, Sejauh ini masih terjadi perbedaan kepemahan terhadap suku bangsa.

Multikulturalisme juga dapat dimaknai sebagai sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa kelompok-kelompok etnik atau budaya (ethnic & cultural group) dapat hidup Damai dan berdampingan dalam prinsip co existenceyang ditandai dengan kesediaan menghormati budaya lain.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by M. Alfarizki Mulyawan Mulyawan -
NAMA : M. Alfarizki Mulyawan
NPM : 2256031026
KELAS : Paralel (Man B)

Merujuk uraian yang telah dikemukakan tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.
Kearifan lokal yang dimiliki daerah- daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Aliya Thufaila Soeripto -
Nama: Aliya Thufaila Soeripto
NPM: 2256031006
Kelas: Paralel ( Man B)
Menurut jurnal yang telah saya baca sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa.
Dengan menyitir pandangan beberapa ahli ilmu kemasyarakatan bangsa asing yang menganggap semboyan “ Bhineka Tunggal Ika” sesungguhnya masih lebih merupakan suatu cita-cita yang masih harus diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia daripada sebagai kenyataan yang benar-benar hidup di dalam masyarakat. Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman.

Pantaslah motto “Bhinneka Tunggal Ika” menjadi bingkai dalam memahami isi (nilai) kebudayaan ini. Berkaitan dengan tujuan inilah sangat penting dipupuk rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia. Kebudayaan tradisional menjadi mitos sebagai sosok kebudayaan yang arif. Mitos itu sesungguhnya mengusung kelestarian dan jagadhita. Namun secara realitas di tengahtengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan. Kearifan lokal yang dimiliki daerahdaerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Mercy Aprilia Vabora -
Nama : Mercy Aprilia Vabora
NPM : 2256031028
Kelas : Paralel (MAN B)

Dari jurnal Kearifan Lokal Pelekat Bangsa bisa disumpulkan bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua
komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.Kearifan lokal yang dimiliki daerahdaerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat
dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Lusi Susanti -
Nama: Lusi Susanti
Npm: 2256031048
Kelas: Paralel (Man B)

Hasil analisis Jurnal “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa”
Kearifan lokal merupakan unsur budaya yang harus digali, dipelajari dan direvitalisasi karena esensinya begitu penting dalam memperkuat pondasi identitas (jati diri). bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masingmasing. Multikulturalisme dapat diartikan sebagai suatu keyakinan yang menyatakan bahwa kelompok etnis atau budaya dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip koeksistensi yang ditandai dengan kesediaan untuk menghormati budaya lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.

In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Clarinta Shakyra Attaliah ir -
Nama : Clarinta Shakyra Attaliah ir
NPM : 2256031023
Kelas : Paralel (MAN A)

Hasil analisis Jurnal “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa”

kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi. Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit. dilupakan. Namun sering dalam kenyataan dapat disaksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, bahkan tidak jarang menjadi masalah krusial yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks ini kebijakan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal terjebak pada persoalan politik tanpa aplikasi yang nyata. Kearifan lokal yang dimiliki daerah- daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Salsa Salsa Fadhila -
Nama: Salsa Fadhila
Npm : 2256031003
Kelas : Man A (paralel)

Berbicara tentang jatidiri bangsa atau identitas suatu kelompok etnik tertentu tampaknya dapat ditelusuri dari tradisi yang dimiliki oleh kelompok etnik bersangkutan (Giddens, 2003). Sehubungan dengan itu, maka pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan pembahasan terhadap persoalan kesadaran kolektif lokal yang merefleksikan identitas suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi sangat relevan diangkat kepermukaan seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pandangan Mundardjito (1986:41) bahwa kearifan lokal terbina secara kumulatif, terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah.

Sementara Poespowardojo (dalam Astra, 2004:114) secara tegas menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal yaitu :
1. mampu bertahan terhadap budaya luar.
2. memiliki kemampuan mengakomodasi unsur- unsur budaya luar.
3. mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli.
4. mampu mengendalikan,
5. mampu memberikan arah pada perkembangan budaya.
Karena itu kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Tasya Putri Andini -
Nama: Tasya Putri Andini
NPM: 2256031009
Kelas: Paralel ( Man A)

Menurut jurnal yang telah saya analisis kembali bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Savina Azzahra -
Nama : Savina Azzahra
NPM : 2256031052
Kelas : Paralel / MAN B

Diakui realitas sosial bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masing- masing. Ada yang mengatakan bahwa di Indonesia terdapat sekitar 300 suku bangsa (Hildred Geerts, 1981; Poerwanto, 2003), bahkan ada yang menyebutkan jauh lebih banyak dari jumlah tersebut. Melalatoa (1997) mencatat tidak kurang dari 520 suku bangsa di Indonesia dengan berbagai kebudayaannya.
Multikulturalisme merupakan sebuah formasi sosial yang membukakan jalan bagi dibagunnya ruang- ruang bagi identitas yang beragam dan sekaligus jembatan yang menghubungkan ruang-ruang itu untuk sebuah integrasi (Sparingga, 2003). Paham multikulturalisme ini muncul sebagai reaksi dari semakin kuatnya cengkeraman globalisasi yang cenderung menyatukan dunia (budaya) menjadi satu di bawah pengaruh ideologi kapitalisme atau modernisme.

Bangsa Indonesia memiliki beraneka budaya di dalamnya, seperti: budaya Jawa, Sunda, Madura, Minang, Batak, Makasar, Bugis, Toraja, Manggarai, Sikka, Sumba, Bali, Sasak dan lain-lain yang hidup berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain.
Poespowardojo (dalam Astra, 2004:114) menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1) mampu bertahan terhadap budaya luar;
2) memiliki kemampuan mengakomodasi unsur- unsur budaya luar;
3) mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli;
4) mampu mengendalikan
5) mampu memberikan arah pada perkembangan budaya.
Sehingga, kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Muhammad Faza Azhar -
Nama : Muhammad Faza Azhar
NPM : 2256031051
Kelas : Paralel (MAN A)

Kearifan lokal adalah unsur budaya yang harus digali, dipelajari dan direvitalisasi karena esensinya yang begitu penting dalam memperkuat pondasi identitas (jati diri). bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dengan kebudayaannya masing masing. Multikulturalisme dapat diartikan sebagai suatu keyakinan yang menyatakan bahwa kelompok etnis atau budaya dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip koeksistensi yang ditandai dengan kesediaan untuk menghormati budaya lain. Oleh sebab itu perlu adanya pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

ada banyak kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan banyak juga yang bisa diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Taufik Hidayah -
Nama : Taufik Hidayah
Npm : 2256031001
Kelas : Paralel/ MAN A

Dalam era globalisasi, permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional menjadi semakin relevan. Hal ini terjadi karena banyaknya perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi. Dalam konteks ini, kearifan lokal memiliki peran yang sangat penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa. Dengan mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal, bangsa Indonesia dapat memperkuat identitas nasionalnya, sehingga mampu menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan yang muncul di era kesejagatan ini. Namun, kearifan lokal tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk menolak perkembangan dan kemajuan globalisasi. Sebaliknya, kearifan lokal dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai global yang relevan, sehingga dapat memperkuat bangsa dan memajukan kemajuan sosial dan ekonomi.

Dalam konteks ini, peran pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas nasional. Pemerintah dapat memfasilitasi program revitalisasi kearifan lokal, termasuk melalui pemberian dukungan dana dan fasilitas untuk program-program tersebut. Selain itu, masyarakat juga harus terlibat aktif dalam melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal, termasuk melalui kegiatan-kegiatan budaya, seni, dan tradisional. Dengan cara ini, bangsa Indonesia dapat mempertahankan identitas nasionalnya dan memperkuat fondasi jatidiri bangsa, sehingga mampu menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan di era kesejagatan ini.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Ayesa Bintang Maharani -
Nama : Ayesa Bintang Maharani
NPM : 2256031007
Kelas : Paralel (MAN A)

Dari hasil analisis saya tentang jurnal "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa"
Kearifan lokal sendiri adalah unsur budaya yang harus digali, serta dipelajari karena penting untuk memperkuat pondasi identitas bangsa indonesia yang memiliki kebudayaan dan ciri khas masing-masing.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah bangsa Indonesia sangat banyak dan beragam. Itu karena disetiap daerah memiliki kebudayaan masing-masing.

Dalam pandangan mundardjito (1986:41) bahwa kearifan lokal terbina secara kumulatif, dan terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah.

Kearifan lokal yang dimiliki adalah contoh dari keberagaman budaya indonesia. maka dari itu, kearifan lokal yang dimiliki, menjadi asset kekayaan kebudayaan indonesia yang bisa memperkuat jatidiri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy
2256031038
Paralel MAN B

Menurut jurnal kearifan budaya lokal perekat identitas bangsa. kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi. Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Namun sering dalam kenyataan dapat disaksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, bahkan tidak jarang menjadi masalah krusial yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Shelli Fidia Desshilfa -
Nama: Shelli Fidia Desshilfa
NPM: 2256031015
Kelas: Paralel/ Man A
Hasil analisis Jurnal “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa”
disumpulkan bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua
komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.
kearifan lokal terbina secara kumulatif, terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by aditiya - -
Nama : Aditiya
Npm : 2256031024
Kelas : Paralel (Man B)

Hasil analisis saya adalah Kearifan lokal menjadi salah satu identitas budaya bangsa, yang menjadikan suatu bangsa Indonesia memiliki jati diri juga berpengaruh pada watak serta karakter masyarakat. Kearifan lokal dipahami dari segi kata terdiri dari kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan, dan juga lokal (local) atau setempat, Kearifan lokal dapat dipandang sebagai identitas bangsa, terlebih dalam konteks Indonesia yang memungkinkan kearifan lokal bertransformasi secara lintas budaya yang pada akhirnya melahirkan nilai budaya nasional.
Kearifan lokal tersebut menjadi penting dan bermanfaat hanya ketika masyarakat lokal yang mewarisi sistem pengetahuan itu mau menerima dan mengklaim hal itu sebagai bagian dari kehidupan mereka. Dengan cara mewarisi pengetahuan scara turun temurun, kearifan lokal dapat disebut sebagai jiwa dari budaya lokal.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by M Farhan -
Nama : M Farhan
Npm : 2256031031
Kelas : Paralel / Man A

Hasil analisis saya adalah Merujuk uraian yang telah dikemukakan tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.
Kearifan lokal yang dimiliki daerahdaerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Bintang Cornelia Fatihah Putri -
Nama: Bintang Cornelia Fatihah PutriP
NPM: 2256031012
Kelas: Paralel/ MAN B

Deskripsi untuk merumuskan identitas bangsa Indonesia yang tepat bukanlah pekerjaan mudah. Diakui realitas sosial bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masing- masing. Sejauh ini masih terjadi perbedaan pemahaman dalam mengartikan konsep suku bangsa, sehingga berapakah tepatnya jumlah suku bangsa di Indonesia.

Ada yang mengatakan bahwa di Indonesia terdapat sekitar 300 suku bangsa (Hildred Geerts, 1981; Poerwanto, 2003), bahkan ada yang menyebutkan jauh lebih banyak dari jumlah tersebut. Melalatoa (1997) mencatat tidak kurang dari 520 suku bangsa di Indonesia dengan berbagai kebudayaannya.

Secara konsepsual kearifan lokal merupakan bagian dari kebudayaan. Haryati Subadio (1986:18-19) mengatakan kearifan lokal (local genius) secara keseluruhan meliputi, bahkan mungkin dapat dianggap sama dengan cultural identity yang dapat diartikan dengan identitas atau keperibadian budaya suatu bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by elvira gita maharani -
Nama : Elvira Gita Maharani
NPM : 2256031010
Kelas : Paralel ( MAN B)

Analisis jurnal KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain.

Kearifan lokal yang dimiliki daerah- daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat
luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by 2256031039 081368682807 -
Nama : Erlangga prastya suwandi
Npm : 2256031039
Kelas :Paralel (Man A)

Menurut jurnal yang telah saya analisis kembali bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by KMS. Rafhansa Dwi Kassanadi -
NAMA : KMS. Rafhansa Dwi Kassanadi
NPM : 2256031033
KELAS : Paralel (Man A)

Indonesia sebagai negara bangsa yang multi etnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Dalam konteks ini kebijakan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal terjebak pada persoalan politik tanpa aplikasi yang nyata.

Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa karakteristik yang dapat dikenali sebagai sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk sebagaimana yang telah dikemukakan oleh van den Berghe yakni:
(1) terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok yang sering kali memiliki kebudayaan atau lebih tepat sub kebudayaan, yang berbeda satu sama lainnya;
(2) memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer;
(3) kurang mengembangkankonsesus di antara para anggota masyarakat tentang nilai-nilai sosial yang bersifat dasar;
(4) secara relatif seringkali terjadi konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya;
(5) secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi;
(6) adanya dimensi politik oleh suatu kelompok di atas kelompok-kelompok yang lain.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Berkat Ramadhoni -
Nama : Berkat Ramadhoni
NPM : 2256031008
Kelas : Paralel ( MAN B)

Disini saya akan menganalisis jurnal yang berjudul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa"

Identitas masa dan ruang mempunyai
makna penting dalam permasalahan
kebudayaan. Bagi sebuah negara modern
seperti Indonesia, bukan hanya berwujud
sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa. Identitas seseorang ditentukan oleh keanggotaannya di dalam berbagai kesatuan
sosial.
Seseorang adalah berasal dari suku
Bugis dengan kebudayaan Bugisnya,
sehingga dapat dikatakan ia mempunyai
identitas Bugis, dan demikian seterusnya
terhadap suku Dani, Amukme, Tugutil, Jawa,
Bali, Manggarai dan lain-lain.

Kearifan lokal yang dimiliki daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat
luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan
keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak
di antaranya yang dapat diangkat sebagai
asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat
dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai
modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Annisa Syifa Malabbi -
Nama : Annisa Syifa Malabbi
Npm : 2256031044
Kelas : Paralel/MAN B

Kearifan lokal merupakan hal yang perlu di gali karena keberadaanya sangat penting untuk memperkuat pondasi identitas. Dengan banyak nya suku ras agama yg menjadi salah satu ide titas bangsa, rakyat berkewajiban untuk hidup dengan keanekaragaman tanpa menghilangkan identitas budaya masing-masing. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

Karifan lokal yang sangat banyak itulah yang menunjukan keberagaman jenisnya. Banyak yang dapat diangkat sebagai aset kekayaan kebudayaan bangsa dan bisa sebagai perekat sekaligus modal untuk memperkokoh identitas diri.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Della Julia Sari -
Nama : Della Julia Sari
NPM : 2256031005
Kelas : Man A (paralel)

Kajian tentang permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional dalam era globalisasi sangat relevan diwacanakan. Kenyataan ini seiring dengan berbagai Perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan hampir dalam segala aspek kehidupan. Tuntutan yang demikian sering memicu permasalahan krusial, sehingga dapat mengancam keutuhan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pertanyaan yang muncul adalah apakah nilai-nilai budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa masih relevan untuk direvitalisasi dalam menghadapi berbagai permasalahan di era kesejagatan ini.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Erren Erren Anandito Okminosa -
Nama : Erren Anandito Okminosa
NPM : 2256031056
Kelas : Paralel Man B
kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi. Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit. dilupakan. Namun sering dalam kenyataan dapat disaksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, bahkan tidak jarang menjadi masalah krusial yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Muhammad Tazqi Dziaulhaq -
Nama : Muhammad Tazqi Dziaulhaq
NPM : 2256031045
Kelas : Paralel A
Multikulturalisme juga dapat diartikan sebagai keyakinan bahwa kelompok etnis atau budaya dapat hidup damai dan berdampingan dalam prinsip koeksistensi yang ditandai dengan keinginan untuk menghormati budaya lain.Berkaitan dengan uraian yang disampaikan, nampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan menjadi bangsa yang multikultural, yang dilandasi oleh seluruh komponen bangsa ini memiliki kewajiban untuk melestarikan dan mendidik masyarakat agar dapat hidup bersama dalam keberagaman.
. tanpa mereka kehilangan identitas budayanya sendiri dan dapat menjamin kehidupan budaya orang/suku lain.
Multikulturalisme dapat diartikan sebagai keyakinan bahwa kelompok etnis atau budaya dapat hidup damai dalam prinsip hidup berdampingan yang ditandai dengan keinginan untuk menghormati budaya lain.
Oleh karena itu, pembelajaran yang tepat sangat diperlukan agar budaya damai merusak budaya kekerasan yang sering terjadi.
Oleh karena itu, pembelajaran yang tepat sangat diperlukan agar budaya damai merusak budaya kekerasan yang sering terjadi.
Memang kearifan lokal daerah-daerah di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat beragam, menunjukkan jenis yang sangat beragam.
Banyak di antaranya yang dapat digambarkan sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat jati diri bangsa.
Memang, sebagai negara-bangsa multi-etnis dan multikultural, Indonesia memiliki masalah dengan legitimasi budaya sejak awal.
Banyak di antaranya yang dapat ditempatkan secara selektif sebagai aset warisan bangsa dan digunakan baik sebagai semen maupun sebagai modal untuk memperkuat jati diri/identitas bangsa.
Banyak di antaranya yang dapat ditempatkan secara selektif sebagai aset warisan bangsa dan digunakan baik sebagai semen maupun sebagai modal untuk memperkuat jati diri/identitas bangsa.
Menurut makalah tersebut saya menganalisa kembali bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan menjadi bangsa yang multikultural, yang berdasarkan itu semua bagian bangsa ini memiliki kewajiban untuk melestarikan dan mencerdaskan masyarakatnya agar dapat hidup bersama dalam keberagaman tanpa harus sendiri-sendiri.
Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang tepat agar budaya damai dapat meruntuhkan budaya kekerasan yang sering terjadi.
Memang kearifan lokal daerah-daerah di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat beragam, dengan jenis yang sangat beragam.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Rauzhan Masagus rauzhan athaya -
Nama : Masagus Rauzhan Athaya
NPM : 2256031004
Kelas : MAN B/Paralel
Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA

Kearifan lokal merupakan pendoman hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai cara kehidupan yang berbentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat lokal dalam mengatasi berbagai masalah yang muncul dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Kearifan lokal menjadi salah satu identitas nasional sebab Identitas nasional adalah rasa memiliki terhadap suatu negara atau bangsa. Selain itu kearifan budaya lokal dapat diciptakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti seni budaya, adat, bahasa, serta sistem nilai dan agama. Pentingnya kearifan budaya lokal juga diperjelas dalam rangka menjaga macam-macam budaya di Indonesia, serta membangun rasa saling menghargai dan toleransi sesama masyarakat indonesia.

Sebagai negara bangsa yang memiliki banyak suku adat serta budaya Indonesia memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Diskriminasi yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air pada akhirnya telah membuat terjadinya ketimpangan sosial dan konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi sejarah kelam yang sulit dilupakan. Namun sering juga kita dapat saksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, sehingga dapat menjadi masalah besar yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. Dalam hal ini kebijakan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal terjebak pada persoalan politik tanpa aplikasi yang nyata

Berkaitan dengan itu perlu sangat penting pemahaman rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia. Sebagai bangsa yang memiliki sejarah panjang, sehingga tidak dapat dihindari bahwa bangsa Indonesia berada dalam kehidupan dengan beraneka budaya di dalamnya, seperti: budaya dari bermacam-macam suku yang hidup berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain. Dengan berpegang pada prinsip bahwa tidak ada masyarakat dan kebudayaan yang bersifat statis, maka dalam perspektif kultural, secara garis besar masyarakat dan kebudayaan lokal telah bergerak secara dinamis.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by 2156031032_ Muhammad Ramadhany -
Nama : Muhammad Ramadhany

NPM : 2156031032

Kelas : Man A (Paralel)

Bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Kearifan lokal yang dimiliki daerah- daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Banyak juga kebudayaan - kebudayaan dari daerah terpencil yang bisa menjadi suatu aset negara serta untuk membanggakan kebudayaan tersebut.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Siti dhea Mutiara putri -
Nama : Siti Dhea Mutiara Putri
Npm : 2256031050
Kelas : Paralel (Man B)

Jurnal Indentitas Bangsa
KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA
kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional dalam era globalisasi sangat perlu di pelajari, Kenyataan ini seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan hampir dalam segala aspek kehidupan. Dengan demikian sering memicu permasalahan krusial, sehingga dapat mengancam keutuhan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi saat ini.
Selanjutnya, nilai-nilai budaya lokal sebagai penguat identitas bangsa masih relevan untuk direvitalisasi dalam menghadapi berbagai permasalahan di era kesejagatan ini, Tentu saja Kearifan lokal yang di miliki daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Filipa Mutiara Joti Malau filipa -
Nama : Filipa Mutiara Joti Malau
NPM : 2256031053
Kelas. : Paralel


Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.
Kearifan lokal yang dimiliki adalah contoh dari keberagaman budaya indonesia. maka dari itu, kearifan lokal yang dimiliki, menjadi asset kekayaan kebudayaan indonesia yang bisa memperkuat jatidiri bangsa.
Menurut makalah tersebut saya menganalisa kembali bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan menjadi bangsa yang multikultural, yang berdasarkan itu semua bagian bangsa ini memiliki kewajiban untuk melestarikan dan mencerdaskan masyarakatnya agar dapat hidup bersama dalam keberagaman tanpa harus sendiri-sendiri.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Ellen Febriani -
NAMA: Ellen Febriani
NPM: 2256031011
Kelas: Paralel/Man A

Hasil analisis jurnal berjudul Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa yang ditulis oleh Ida Bagus Brata.
Mengacu pada uraian di atas, nampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan menjadi bangsa yang multikultural dan berdasarkan hal tersebut, seluruh komponen bangsa ini memiliki kewajiban untuk melindungi dan melestarikan masyarakat agar dapat hidup bersama dalam keberagaman tanpa kehilangan orisinilitas nilai budayanya.

Maka diperlukan pendidikan yang baik agar budaya damai mendobrak budaya kekerasan yang sering terjadi. Kearifan lokal masyarakat di wilayah NKRI memang kaya dan beragam. Banyak diantaranya yang dapat ditetapkan sebagai kekayaan budaya bangsa dan dijadikan sebagai perekat dan modal untuk memperkuat jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by MUHAMAD ADIPJULIANSYAH -
Nama: Muhammad adipjuliansyah
Npm:2256031027
Kelas:paralel (man A)

Menurut jurnal kearifan budaya lokal perekat identitas bangsa. kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi. Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Namun sering dalam kenyataan dapat disaksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, bahkan tidak jarang menjadi masalah krusial yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Maria Teresa Febiana -
Nama : Maria Teresa Febiana
NPM : 2256031018
Kelas : Paralel (Man B)

kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi.

Dapat disimpulkan bahwa tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Athaya Keyshatara -
NAMA : Athaya Keyshatara
NPM : 2256031016
KELAS : Paralel (MAN B)

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya etnis lain.
Aset kekayaan dan kebudayaan bangsa dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Yeswita Yeswita Rosalina Samosir -
Nama: Yeswita Rosalina Samosir
NPM: 2256031017
Kelas: Paralel (Man A)

Identitas Nasioanal

Identitas Nasional sangat penting karena berguna untuk menjaga keutuhan bangsa karena menjadi jati diri dari suatu bangsa. Identitas nasional memilik empat unsur yaitu
1. Suku Bangsa ( golongan sosial yang sifatnya ada sejak lahir. Di Indonesia sendiri setengah dari penduduknya bersuku Jawa)
2. Agama ( ada lima agama yang terdapat di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Itu sebabnya Indonesia juga dikenal sebagai negara yang agamis)
3. Kebudayaan ( pedoman-pedoman atau tindakan yang dilakukan sesuai dengan lingkungan yang dihadapi)
4. Bahasa ( unsur pendukung identitas suatu bangsa dan sarana interaksi\pemersatu sesama manusia baik secara lisan, tulisan, Gerakan, dan isyarat. Tercantum dalam UUD 1945 Pasal 35 dan 36C) Identitas Nasional yang menunjukan jati diri Indonesia adalah Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Pancasila, Semboyan Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, NKRI, Wawasan Nusantara, Kebudayaan Nasional,
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by M.Akbar Ramdo -
NAMA : M.AKBAR RAMDO
NPM : 2256031029
KELAS : PARALEL (MAN A)

menurut jurnal yang saya telah baca Kearifan lokal menjadi salah satu identitas budaya bangsa, yang menjadikan suatu bangsa Indonesia memiliki jati diri juga berpengaruh pada watak serta karakter masyarakat. Kearifan lokal dipahami dari segi kata terdiri dari kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan, dan juga lokal (local) atau setempat.

Kearifan lokal dapat dipandang sebagai identitas bangsa, terlebih dalam konteks Indonesia yang memungkinkan kearifan lokal bertransformasi secara lintas budaya yang pada akhirnya melahirkan nilai budaya nasional.

Melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal merupakan suatu upaya untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama, meluaskan pengetahuan tentang budaya bangsa, serta merupakan bagian dari upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari arus globalisasi yang tidak lagi dapat dihindarkan dewasa ini.

Kearifan lokal tersebut menjadi penting dan bermanfaat hanya ketika masyarakat lokal yang mewarisi sistem pengetahuan itu mau menerima dan mengklaim hal itu sebagai bagian dari kehidupan mereka. Dengan cara mewarisi pengetahuan scara turun temurun, kearifan lokal dapat disebut sebagai jiwa dari budaya lokal.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Annisa Amanah Juniar -
Nama : An-Nisa Amanah Juniar
Npm : 2256031014
kelas : paralel (Man B)



berdasarkan jurnal yang telah saya baca, kembali bahwa bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tapa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.

ada banyak kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan banyak juga yang bisa diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Yeswita Yeswita Rosalina Samosir -
Yeswita Rosalina Samosir
2256031017
Paralel( Man A)

KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikuktural. Oleh sebab itu masyarakat wajib di didik agar mampu hidup dan memelihara keanekaragam tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan menghargai etnis masyarakat lain. Negara kita yaitu NKRI memang luar biasa dan menunjukkan keragaman jenisnya. Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam wilayah negara sangat sedikit yang dapat dipilih menjadi aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai modal dasar untuk membangun jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Aina Nasywa Audenisa -
Nama : Aina Nasywa Audenisa
NPM : 2256031013
Kelas : Man A

Menurut saya berdasarkan jurnal tersebut sepertinya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang
sangat beragam. Oleh karena itu, semua elemen bangsa ini berkewajiban untuk memelihara serta mendidik warga negaranya untuk dapat hidup bersama dalam keberagaman tanpa harus kehilangan identitas budaya masing-masing dan juga dapat memberi jaminan hidup bagi budaya orang atau etnis lain.Oleh sebab itu dibutuhkan pembelajaran yang tepat supaya budaya kekerasan yang masih banyak terjadi dapat disingkirkan dan digantikan dengan budaya damai.

Kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah yang ada dalam lingkup wilayah NKRI sangat luar biasa banyaknya dan menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai harta kekayaan kebudayaan bangsa. Keberagaman tersebut juga dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk menguatkan identitas atau jati diri bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Radheva Ayu Styorini -
Nama : Radheva Ayu Styorini
Npm : 2256031022
Kelas : Paralel (Man B )

Indonesia adalah negara yang ditakdirkan sebagai negara yang multikultur, oleh karena itu semua komponen yang berada di bangsa ini berkewajiban dalam memelihara dan mendidik masyarakatnya untuk mampu dalam hidup bersama-sama dalam keanekaragaman tanpa perlu kehilangan indentitas dari budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup bagi budaya orang ataupun etnis lain. oleh karena itu masyarakat indonesia perlu pembelajaran yang tepat agar budaya yang sudah ada sejak dahulu tidak tergantikan dengan budaya kekerasan.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah yang berada didalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia amat sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukan keanekaragaman jenisnya. Secara teliti banyak diantaranya yang dapat diangkat sebagai aset dari kekayaan budaya bangsa dan dapat juga dijadikan sebagai modal dasar untuk mempererat identitas atapun jati diri bangsa indonesia.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Nabillah Al Zahra Yuzafalani -
Nama : Nabillah Al Zahra Yuzafalani
Npm : 2256031041
Kelas : Paralel (Man A)

Hasil Analisis saya adalah bahwa didalam jurnal "KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA " saat ini sedang dilakukan upaya-upaya di era globalisasi untuk menyadarkan kembali adat dan fungsi lembaga adat. menggunakan norma-norma budaya daerah untuk menanggapi berbagai Regenerasi budaya lokal yang sebenarnya adalah masalah yang dihadapi. Kearifan lokal dapat dijadikan perekat untuk membangun jati diri bangsa selain mampu menjawab berbagai kesulitan yang akan datang.Dan Indonesia diharuskan menjadi bangsa yang multikultural, maka seluruh aspeknya harus melestarikan dan mencerdaskan masyarakatnya agar mampu hidup berdampingan dalam keragaman tanpa mengorbankan identitas budayanya yang unik dan mampu menjamin kelangsungan budaya bangsa lain. /etnis. Oleh karena itu, pendidikan yang efektif diperlukan untuk merusak budaya kekerasan yang meresap dan menggantikannya dengan budaya damai.

Bagi bangsa kontemporer seperti Indonesia, keragaman kelompok sosial dan sistem budaya, yang tercermin dalam keragaman budaya etnis, merupakan realitas yang mendalam yang melampaui ruang lingkup unit geopolitik sederhana. Berbagai aspek kehidupan manusia telah melahirkan ciri-ciri berbagai bentuk kebudayaan sepanjang perjalanan sejarahnya. Jika Anda melihat sejarah negara ini, Anda dapat melihat liku-liku yang dilalui dalam mengejar komunitas ideal. Tapi betapa menakjubkan nya banyak kearifan lokal yang dapat ditemukan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka dapat digunakan sebagai wadah dan kekuatan pemersatu untuk rasa identitas nasional yang lebih kuat dan diakui sebagai aset budaya bangsa yang signifikan.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Muhammad Basith Fathul Hakim -
Nama : Muhammad Basith Fathul Hakim
NPM : 2256031054
Kelas : Paralel/MAN B


Dari hasil analisis saya kearifan Lokal adalah pedoman hidup dan pengetahuan serta gaya hidup yang berbeda dalam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat lokal untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan mereka. Kearifan lokal merupakan salah satu identitas bangsa karena jati diri bangsa merupakan rasa memiliki terhadap suatu negara atau bangsa. Selain itu, kearifan budaya lokal dapat tercipta dalam berbagai bidang kehidupan seperti seni budaya, adat istiadat, bahasa dan sistem nilai serta agama. Pentingnya kearifan budaya lokal juga digali dalam rangka melestarikan budaya yang beraneka ragam di Indonesia dan membangun rasa saling menghargai dan toleransi di antara masyarakat Indonesia.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan untuk menjadi bangsa yang multikultural, yang berdasarkan itu seluruh komponen bangsa ini memiliki kewajiban untuk melestarikan dan mencerdaskan masyarakat agar dapat hidup bersama dalam keberagaman. , tanpa kehilangan keragamannya, memiliki identitas budayanya sendiri dan dapat menjamin kehidupan budaya bangsa/suku lain.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Farel Ananda -
Nama : Farel Ananda
NPM : 2256031040
Kelas : Paralel (Man B)

Menganalisa jurnal yang berjudul “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa”
Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah bangsa Indonesia sangat banyak dan beragam. Itu karena disetiap daerah memiliki kebudayaan masing-masing. Kearifan lokal sendiri adalah unsur budaya yang harus digali, serta dipelajari karena penting untuk memperkuat pondasi identitas bangsa indonesia yang memiliki kebudayaan dan ciri khas masing-masing.
Berkaitan dengan itu perlu sangat penting pemahaman rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia. Sebagai bangsa yang memiliki sejarah panjang, sehingga tidak dapat dihindari bahwa bangsa Indonesia berada dalam kehidupan dengan beraneka budaya di dalamnya, seperti: budaya dari bermacam-macam suku yang hidup berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain. Dengan berpegang pada prinsip bahwa tidak ada masyarakat dan kebudayaan yang bersifat statis, maka dalam perspektif kultural, secara garis besar masyarakat dan kebudayaan lokal telah bergerak secara dinamis.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Dwi Cahya Ningtyas N.P -
Nama : Dwi Cahya N.P
NPM : 2256031034
Kelas : Paralel (MAN B)

Jatidiri bangsa atau identitas suatu kelompok etnik tertentu tampaknya dapat ditelusuri dari tradisi yang dimiliki oleh kelompok etnik bersangkutan (Giddens, 2003). Sehubungan dengan itu, maka pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan pembahasan terhadap persoalan kesadaran kolektif lokal yang merefleksikan identitas suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi sangat relevan diangkat kepermukaan seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Devina Oktika Sari -
Nama: Devina Oktika Sari
NPM: 2255031043
Kelas: Paralel (Man A)

Jurnal yang berjudul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa" yang ditulis oleh Ida Bagus Brata pada tahun 2016. Jurnal ini berisi bahwa Indonesia sudah menjadi sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural sejak awal berdirinya dan mengandung masalah legitimasi kultural.Namun,atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban untuk memelihara dan mendidik masyarakat agar mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas
budaya masing-masing itu sendiri dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis Indonesialain.

Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai. Kearifan lokal juga merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Itulah kenapa kearifan lokal menjadi salah satu identitas budaya bangsa, yang menjadikan suatu bangsa Indonesia memiliki jati diri juga berpengaruh pada watak serta karakter masyarakat
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Villi Farah Almira -
Nama : Villi Farah Almira
NPM : 2256031002
Kelas : Paralel (Man B)

Hasil menganalisis jurnal yang saya baca “ Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa” Indonesia sudah menjadi sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural sejak awal berdirinya dan mengandung masalah legitimasi kultural. Tetapi, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban untuk memelihara dan mendidik masyarakat agar mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budayanya masing-masing itu sendiri dan mampu memberi jaminan hidup budaya etnis Indonesia.

Bangsa Indonesia memang ditakdirkan untuk menjadi bangsa yang multikultural, yang berdasarkan itu seluruh komponen bangsa ini memiliki kewajiban untuk melestarikan dan mencerdaskan masyarakat agar dapat hidup bersama dalam keberagaman. Mereka dapat digunakan sebagai wadah dan kekuatan pemersatu untuk rasa identitas nasional yang lebih kuat dan diakui sebagai aset budaya bangsa yang signifikan.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Qinthara Shafa Khalisa -
Nama : Qinthara Shafa Khalisa
NPM : 2256031035
Kelas : MAN A

Hasil analisa dari jurnal kearifan budaya lokal perekat identitas bangsa

Kearifan lokal terbina secara kumulatif dan terbentuk secara evolusioner yakni bersifat tidak abadi dan dapat menyusut juga tidak selamanya tampak jelas secara terlihat. Kearifan lokal juga memiliki sifat-sifat yang hakiki yaitu mampu bertahan terhadap budaya luar, memiliki integritasi, mampu mengendalikan, mempu memberikan arah pada perkembangan budaya. Kearifan lokal inj dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dengan bersandar pada filosofi, nilai, dan etika.

Kearifan lokal ini menjadi salah satu bagian dari kebudayaan yakni meliputi keseluruhan juga dianggap sebagai culture identity. Dalam konteks ini kebijakan pelestarian nilai- nilai kearifan lokal terjebak pada persoalan politik tanpa aplikasi yang nyata. Oleh karena itu, kebudayaan bangsa adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya. Negara Indonesia juga merupakan negara yang multikultur maka dari itu wajib bagi warga negaranya untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing- masing.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Salwa ananda Azril -
nama: salwa ananda azril
NPM: 2256031020
Kelas: Paralel (man B)


dalam memahami kebudayaan yang ada di Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa.

dari jurnal yang saya baca bahwa Kearifan lokal merupakan unsur budaya yang harus digali, dipelajari dan direvitalisasi karena esensinya begitu penting dalam memperkuat pondasi identitas (jati diri). Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah yang ada di indonesia terutama dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan berbagai macam keragaman jenisnya. Secara selektif banyak yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai pemikat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Lia Sugriyah -
Nama: Lia Sugriyah
NPM: 2256031025
Kelas: Paralel (MAN A)

Pembahasan yang terdapat pada jurnal yang berjudul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa" ini, menjelaskan bahwa:

Melalui perjalanan sejarah, berbagai proses kehidupan manusia telah melahirkan ciri keanekaragaman bentuk budaya. Diakui realitas sosial bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masing-masing. Kenyataan ini diperkuat oleh aktivitas silang di antara berbagai kelompok etnis, berkat pengaruh persebaran budaya-budaya (agama) besar yang datang ke Indonesia. Dapat disimpulkan, kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki .keragaman. Sangat penting untuk kita memupuk rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia.

Multikulturalisme dapat dimaknai sebagai sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa kelompok-kelompok etnik atau budaya (ethnic and cultural groups) dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip coexistence yang ditandai oleh kesediaan menghormati budaya lain. Bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain.
Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai dan dengan keragaman yang ada dapat menjadikan hal ini sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Zoulthan Berysta Sadewo -
Nama:Zoulthan Berysta Sadewo
NPM : 2256031049
kelas: MAN A

Menurut jurnal yang telah saya baca sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa.
Dengan menyitir pandangan beberapa ahli ilmu kemasyarakatan bangsa asing yang menganggap semboyan “ Bhineka Tunggal Ika” sesungguhnya masih lebih merupakan suatu cita-cita yang masih harus diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia daripada sebagai kenyataan yang benar-benar hidup di dalam masyarakat. Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman

Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang sangat banyak dan menunjukkan keragaman jenisnya. banyak di antaranya dapat diangkat sebagai aset kekayaan budaya bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus modal dasar untuk memperkuat identitas bangsa.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by fitria novriyani -
Nama : Fitria Novriyani
NPM : 2256031021
Kelas : Paralel (Man A)

"Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa"

Kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sangat banyak dan beragam. karena disetiap daerah memiliki kebudayaannya masing-masing.
Kearifan lokal sendiri merupakan unsur budaya yang harus digali, serta dipelajari karena penting untuk memperkuat pondasi identitas bangsa indonesia yang memiliki kebudayaan dan ciri khas masing-masing.
Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Namun sering dalam kenyataan dapat disaksikan adanya tuntutan berlebihan baik dalam skala mikro maupun skala makro, bahkan tidak jarang menjadi masalah krusial yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.
In reply to First post

Re: FORUM JAWABAN POST TEST

by Stephen Yoel -
NAMA : Stephen Yoel
NPM : 2256031055
KELAS : Paralel (Man A)

Merujuk uraian yang telah dikemukakan tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.
Kearifan lokal yang dimiliki daerah- daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.