Posts made by Muhammad Raihan Amin

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video-1

by Muhammad Raihan Amin -
Nama : Muhammad Raihan Amin
NPM : 2215061056

Video tersebut berjudul “Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai” dan diunggah Kompas TV pada 20 September 2019. Jawa Tengah. Hal ini dilakukan warga karena mengeluhkan limbah dari pabrik-pabrik tersebut mencemari kawasan dan menimbulkan masalah bagi warga sekitar. Warga pun meminta aparat desa untuk segera menutup enam pabrik tersebut.
Tingkah laku pabrik yang tidak bertanggung jawab ini merupakan contoh penyalahgunaan perkembangan teknologi. Produsen tidak memperhitungkan kondisi yang berlaku saat menjalankan perusahaannya. Bahkan pernyataannya yang tidak tahu bagaimana menangani limbah pabrik menunjukkan bahwa sejak awal ia telah mempertimbangkan setiap aspek industri yang ingin dibangunnya, dalam artian sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Orang-orang melakukan hal yang benar dengan mencoba memperjuangkan hak-hak mereka. Warga juga menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam memperjuangkan hak-haknya dengan terus berkonsultasi dan berhubungan dengan penguasa. Untuk memimpin industri yang merupakan bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita harus terus menerapkan nilai-nilai Pancasila.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Raihan Amin -
Nama : Muhammad Raihan Amin
Kelas : PSTI D
NPM : 2215061056

Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakekatnya adalah sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila menjadi pedoman atau landasan bagi bangsa Indonesia untuk melihat realitas alam semesta, manusia, masyarakat, berbangsa dan bernegara, makna hidup, dan landasan bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi persoalan hidup dan dalam kehidupan untuk dipecahkan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu landasan teoritis (dan normatif) bagi pengelolaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penetapan tujuan; dan nilai intrinsik dari tujuan iptek didasarkan pada nilai-nilai spiritual kepribadian dan moralitas manusia. Pancasila sebagai filsafat ilmu memiliki makna memberdayakan manusia untuk berpikir secara rasional tentang masalah-masalah dasar kehidupannya dengan menggunakan bahasa, pemahaman, dan argumentasi universal. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan dasar pemikiran dan kesadaran. Berlawanan dengan pemikiran tersebut, pengembangan ilmu pengetahuan yang dilandasi nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, dan damai.

=> implikasi sila pertama ketuhanan yang maha esa dalam perkembangan ilmu pengetahuan adalah bahwa dalam perkembangan ilmu pengetahuan sangat penting menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuan berpikirnya, karena tidak semua yang ada di alam ini dapat dicapai melalui pemikiran manusia, dari kemampuan yang terbatas ini manusia harus kembali kepada Sang Pencipta.

=> implikasi sila kedua kemanusiaan adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah mengarahkan dan mengarahkan ilmu pengetahuan. Sains dikembalikan pada misi awalnya, yaitu untuk kemanusiaan, bukan hanya untuk kelompok, golongan tertentu. Tuntutan kemanusiaan yang adil dan beradab juga menjadi landasan moral bahwa orang yang mengembangkan ilmu pengetahuan harus beradab. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian dari proses kebudayaan manusia yang beradab dan bermoral.

=> implikasi sila ketiga persatuan indonesia dalam pembangunan ilmu pengetahuan adalah menyadarkan bangsa Indonesia bahwa nasionalisme bangsa Indonesia adalah karena sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, persatuan dan kesatuan bangsa . dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Oleh karena itu, ilmu pengetahuan dan teknologi harus dapat berkembang untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dan dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan masyarakat Indonesia dengan masyarakat internasional.

=> implikasi sila keempat bagi pengembangan iptek harus menjadi dasar demokrasi pembangunan iptek. Dengan kata lain, setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, setiap ilmuwan harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta bersikap terbuka, yaitu. H. terbuka terhadap kritik/evaluasi atau perbandingan dengan hasil teori lain.

=> implikasi sila kelima kemanusiaan yang adil dan beradab bagi perkembangan ilmu pengetahuan adalah sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pelaksanaan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri, orang dan orang yang dicintainya. Tuhan, manusia dengan manusia lain, manusia dan masyarakat bangsa dan negara dan manusia dengan lingkungan alamnya

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-2

by Muhammad Raihan Amin -
Nama : Muhammad Raihan Amin
Kelas : PSTI D
NPM : 2215061056

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

=> sila pertama, pancasila berperan sebagai batasan dan acuan dalam mengembangkan iptek. Iptek yang dihasilkan tidak boleh melampaui dan bertentangan dengan nilai-nilai agama.
=> sila kedua, pancasila berperan sebagai dasar dari moralitas dan ham. Iptek yang dikembangkan dan dihasilkan haruslah manusiawi, adil, dan beradab.
=> sila ketiga, pancasila berperan pada saat pengembangan iptek. Ketika iptek dikembangkan haruslah dibarengi dengan rasa nasionalisme dan iptek yang dihasilkan dapat mempersatukan bangsa.
=> sila keempat, pancasila berperan pada saat pengembangan iptek. Ketika iptek dikembangkan harus menghargai perbedaan dan dibarengi dengan sikap musyawarah.
=> sila kelima, dalam mengembangkan harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Seorang pemimpin harus berpegang pada nilai-nilai Pancasila sebagai agama, membuat kebijakan yang berpihak pada semua orang, serta rasional dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Direktur juga merupakan orang yang “mampu” menjalankan tugasnya sebagai direktur. Dan pekerjaan para pemimpin ini tidak akan efektif tanpa kerja sama warga negara yang baik. Warga negara yang baik adalah warga negara yang mentaati aturan negara dengan baik. Warga negara yang baik juga merupakan warga negara yang dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pemimpinnya. Warga negara yang baik juga merupakan warga negara yang mampu mendukung niat baik pemimpinnya. Warga negara juga harus bersatu untuk mencapai satu tujuan, yaitu Indonesia yang maju. Adapun negara Indonesia yang maju juga dapat berkembang dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut, salah satunya adalah hasil karya para ilmuwan. Saya berharap pemerintah mendukung penuh dan menghargai ilmuwan Indonesia untuk memberi manfaat bagi negara ini juga.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-1

by Muhammad Raihan Amin -
Nama : Muhammad Raihan Amin
Kelas : PSTI D
NPM : 2215061056
Materi : Kombinasi Maut Hoaks & Media Sosial Perluas Dampak Negatif

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Menurut saya berita tersebut cukup valid untuk menjelaskan bahwasannya masyarakat Indonesia banyak yang percaya dengan berita hoaks. Berita hoaks menyasar pada seluruh kalangan, baik orang berpendidikan maupun tidak. Solusi saya untuk mengantisipasi dampak negative dari penyebaran hoaks adalah dengan beberapa cara yaitu memeriksa kembali sumber keabsahan berita tersebut, mengikuti akun-akun media sosial yang terpercaya, dan tidak membagikan sembarang informasi di media sosial.

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Menurut saya pengaruh pengembangan selalu memiliki dampak positif dan negatif. Beberapa dampak negatif pasti tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila terutama pada media sosial. Dampak negatif tersebut seperti muda tersebarnya berita hoaks, konten-konten yang mengandung unsur sara, dan lain-lain. Solusi dalam pengembangan iptek yang lebih baik yaitu selain mengembangkan teknologi yang semakin maju tetapi juga memerhatikan dampak negatif yang mungkin terjadi seperti akibat adanya pengembangan media sosial membuat penyebaran informasi hoaks cepat menyebar.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusi dari saya adalah dengan lebih meningkatkan sistem informasi dan teknologi informasi buatan lokal. Contoh dari pengembangan tersebut adalah semakin maraknya start up dan perusahaan lokal di berbagai bidang seperti gojek, bukalapak, tokopedia, dan lain-lain. Dengan meningkatnya sistem informasi dan teknologi informasi tersebut diharapkan dapat mengganntikan produk teknologi dari negara lain. Sehingga, sikap konsumerisme masyarakat Indonesia dapat dialihkan untuk kemajuan bangsa Indonesia itu sendiri.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video

by Muhammad Raihan Amin -
Nama : Muhammad Raihan Amin
NPM : 2215061056
Kelas : PSTI D

Iptek merupakan hasil karya manusia untuk membantu kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Iptek memiliki dampak yang maupun positif. Pada dasarnya pancasila merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Maka dari itu dalam proses pengembangan iptek tersebut haruslah memiliki pedoman dan batasan-batasan. Nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila merupakan pedoman dan batasan yang harus diperhatikan ketika mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pengembangan IPTEK.

Pertama, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. Berdasarkan sila pertama ini, IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan tujuannya dan akibatnya, apakah merugikan manusia dengan sekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian.

Kedua, Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK haruslah secara beradab, karena IPTEK adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral

Ketiga, Sila Persatuan Indonesia, dengan berkembangnya IPTEK dapat meningkatkan persetuan dan kesatuan. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa.

Keempat, Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Hal ini berarti bahwa setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK. Selain itu, dalam pengembangan IPTEK setiap orang juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.

Kelima, Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan IPTEK harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.