Kiriman dibuat oleh Syefara Raissa Ramadhan

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video-2

oleh Syefara Raissa Ramadhan -
Video 2

Nama : Syefara Raissa Ramadhan
Npm : 2215061012

Video tersebut menceritakan sejarah bagaimana Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaannya akibat kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II yang disebabkan oleh pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki yang memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan, tetapi juga menyadarkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disalah gunakan sebagai senjata perang. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan misi mencapai perdamaian dunia, bukan untuk perang. Oleh karena itu, Indonesia sebagai negara yang lahir pasca Perang Dunia Kedua berkomitmen terhadap Pancasila yang menjadi pedoman pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, demi terciptanya perdamaian dunia.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video-1

oleh Syefara Raissa Ramadhan -
Video 1

Nama : Syefara Raissa Ramadhan
Npm : 2215061012

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan nilai-nilai etika Pancasila. Dalam video tersebut terdapat industri pakaian yang membuang sampah sembarangan tanpa mengolahnya terlebih dahulu sehingga dapat merusak lingkungan sekitar. Selain itu, jika sampah dibuang begitu saja tanpa diolah akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal ini menyebabkan warga berduyun-duyun menyembunyikan sampahnya. Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh pabrik adalah mengolah sampah terlebih dahulu dan kemudian membuangnya dengan aman agar tidak menimbulkan keresahan.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

oleh Syefara Raissa Ramadhan -
Nama: Syefara Raissa Ramadhan
NPM : 2215061012

Saat ini, banyak perspektif yang menyebabkan perubahan dan kemajuan dunia yang dilakukan melalui 2 ukuran, yaitu ruang dan waktu tertentu, disebut globalisasi. Globalisasi terjadi di semua bidang kehidupan. Globalisasi memberdayakan munculnya berbagai hasil yang dapat dibayangkan sehubungan dengan perubahan dunia yang akan terjadi. Dampak globalisasi dapat mengevakuasi berbagai penghalang yang dapat menyebabkan dunia menjadi lebih terbuka, pada saat itu membuat sudut pandang yang tidak terpakai yang dapat berdampak besar dan buruk. Perbaikan segala aspek kehidupan pun berjalan seiring dengan kemajuan inovasi, yang sekali lagi juga memberikan perubahan yang sangat besar. Melihat realita di masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan Pancasila yang dipengaruhi oleh perkembangan inovasi data melainkan masyarakat itu sendiri. Pancasila adalah warisan yang tidak biasa dari para pencetus negara yang menyinggung nilai-nilai luhur.
Selanjutnya, penting untuk membangun kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi imperatif dan kekritisan Pancasila dalam kehidupan masyarakat, khususnya mahasiswa melalui mata kuliah Peningkatan Identitas Pancasila. Ilmu pengetahuan dan inovasi terus menjadi bagian terpenting dalam memberdayakan kemajuan suatu bangsa karena permintaan dan kebutuhan manusia yang terlalu berkembang di segala bidang. Inovasi adalah penerapan imajinasi manusia sehubungan dengan instrumen dan bahan, dan ditampilkan dalam kerangka bahan yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia. Berdasarkan penelusuran dari catatan harian, disimpulkan bahwa kesamaan responden memiliki kemajuan identitas Pancasila yang besar, juga membuktikan bahwa kesamaan responden dalam pemikiran ini mampu menjawab kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi dengan baik. Kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang ada dimanfaatkan untuk mendorong pegangan belajar, untuk pertukaran dan melakukan perdagangan serta berbagai hal positif lainnya.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video

oleh Syefara Raissa Ramadhan -
Nama: Syefara Raissa Ramadhan
NPM : 2215061012

Berdasarkan video yang saya tonton dapat disimpukan bahwasanya,
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan. IPTEK dapat berdampak positif serta negatif. Pancasila merupakan rumusan dan pendoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Dan perkembangan IPTEK saat ini sangat cepat. Seperti dasar Ketuhanan Yang Maha Esa yang bagi bangsa indonesia adalah mutlak dan jika mengikuti pandangan dari dunia barat maka ilmu yang dipelajari dan jadi rujukan pada cendikiawan sepertinya berjalan berlawanan.

Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK seperti:
- Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan tujuannya dan akibatnya.
- Sila Kemanusiaan yang adil dan beradap
memberikan dasar moralitas ke manusia dan pengembangan IPTEK harus bersikap beradap karena iptek adalah hasil budaya manusia yang beradap dan bermoral.
- Sila Persatuan Indonesia
Mengimplemasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa sera keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
- Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis yang berarti setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengambangkan IPTEK dan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandungkan.
- Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
menginpelmentasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam manusia dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya






Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal

oleh Syefara Raissa Ramadhan -
Nama : Syefara Raissa Ramadhan
NPM: 2215061012

Analisis soal 2
A. Pemerintahan yang dibangun dimasa lalu tetap dipertahankan dan menjadi akar masalah pemerintahan dan birokrasi sehingga mengancam demokratisasi sehingga terjadi persimpangan antar etika dan paradigma pemerintahan semakin mencuat dan menghadapkan diri pada problematika etik. Kondisi birokrasi dan pemerintahan Indonesia terdapat penyimpangan paradigma pemerintahan dan pelanggaran kode etik jajaran birokrat. Banyaknya keluhan dan laporan masyarakat menyayangkan sikap aparatur pemerintah yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Sehingga nilai-nilai pancasila terhadap sistem etika pada perilaku politik masihlah kurang dalam pelayanan masyarakat seperti pada sila ke-4 terlihat adanya penyimpangan, dimana suara masyarakat yang jarang didenger oleh pemerintahpemerintah. Pada sila ke-5 terlihat penyimpangan yang dilakukan pemerintah terhadap masyarakat yang terlihat berat sebelah dan terkadang memihak pengusaha dibanding masyarakat kecil. Hal ini juga berkaitan dengan sila ke-2, dimana hukum terlihat tajam ke bawah dan tumpul ke atas dan melihat kejamnya pemerintah terhadap rakyat kecil dengan melakukan korupsi, lemahnya tanggung jawab dan responsibilitas membuat masyarakat tidak lagi percaya terhadap pemerintah.

B. Etika generasi muda disekitar lingkungan sekitar masih memegang nilai-nilai etika yang diajarkan orang tua dari kecil. Sangat sedikit perbedaan sikap akibat perkembangan zaman terhadap teknologi yang semakin canggih seperti penggunaan handphone dalam bersosial media. Dalam hal ini banyaknya minus dalam bersikap terutama penggunaan sosial media yang dinilai tidak mencerminkan etika bangsa. Contohnya seperti komentar mengenai SARA hingga perseteruan yang bisa saja memecahkan persatuan bangsa. Ini sangatlah berbahaya maka dari itu perlunya pendidikan pancasila dalam nilai-nilai etika khususnya bersosial media seperti etika dalam berkomunikasi, menghindari penyebaran SARA, pornografi dan aksi kekerasan, serta bersikap kritis. Hal ini begitu penting mengingat riset dalam laporan Digital Civility Index (DCI), di mana disebutkan bahwa netizen Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 dalam survei tingkat kesopanan bermedia sosial. Hal inj membuat miris karena tidak sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang dikenal sopan dan