གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Selfi Yudia Ellsa Agustina 2213053305

Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F

Analisis video 3
Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga
pertama fungsi agama, nilai moral nya: keimanan, ketakwaan, kejujuran bersyukur, kepedulian, tanggung jawab, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab
kedua fungsi sosial budaya, nilai moralnya: gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebanggaan
ketiga fungsi cinta kasih, nilai moral: empati, keakraban, keadilan pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab
ke empat fungsi perlindungan, nilai moral: pemaaf, tanggap dan ketabahan
ke lima fungsi reproduksi, nilai moral: bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan
ke enamfungsi sosialisasi dan pendidikan, nilai moral: percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab dan bekerja sama
ke tujuh fungsi ekonomi, nilai moral: hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan
ke delapan fungsi pemeliharaan lingkungan, nilai moral: kebersihan dan kedisiplinan
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 2213053305
Kelas: 3F

analisis video 2

dari video tersebut dapat dilihat bahwa siswa tersebut tidak memiliki sopan santun dan moral yang baik. dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan moral sangat penting dan harus ditanamkan sejak dini agar anak memiliki kesadaran yang kuat akan moral. karena pendidikan moral ini akan sangat mempengaruhi perilaku anak baik dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F

Pentingnya Pendidikan Moral untuk Anak Sekolah Dasar

Pengertian pendidikan moral
Pendidikan moral adalah suatu proses yang digunakan untuk membentuk kebaikan dan keburukan mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan moral penting untuk ditanamkan pada anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap yang baik di lingkungan sekolah dan keluarga.

Penyebab menurunnya moral pada anak
1. Perundungan di sekolah
perundungan yang dimaksud dalam konteks ini adalah segala jenis perundungan baik secara mental ataupun fisik.
2. Kekerasan secara fisik di keluarga
kekerasan yang dialami anak dirumah juga berpengaruh terhadap moral anak karna pasti anak merasa benci dan tidak mau menuruti perintah orang tuanya.

Cara yang bisa dilakukan untuk kembali meningkatkan moral anak bisa dengan memberikan pesan kepada guru atau siapapun yang dipercaya untuk menasehati anak agar menjadi anak yang lebih baik.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F
Analisis Jurnal 2

PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK USIA DINI
Pendidikan nilai moral pada anak usia dini itu tidak kalah penting dengan pendidikan nilai dan moral orang-orang yang sudah dewasa. Justru pendidikan moral itu ditanamkan dari usia dini. Karena anak usia dini seringkali mencontoh ataupun meniru hal-hal yang dilakukan oleh orang yang lebih dewasa ataupun tua seusianya. Pendidikan moral ataupun akhlak diberlakukan agar senantiasa hidupnya tersusun maupun terstruktur dengan tujuan untuk mengubah sikap menjadi lebih baik dan berguna dan juga bisa berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya.
Pada masa usia dini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak.
Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945.
Banyak metode yang dapat dilakukan untuk menanamkan pendidikan nilai dan moral pada anak usia dini seperti metode ceramah, metode bercerita, metode pemberian tugas, dan lain sebagainya. Tidak hanya menanamkan nilai dan moral pada anak usia dini guru ataupun trend center yang mengajarkan ataupun menanamkan wajib juga menjalankan moral yang baik ataupun sikap yang baik untuk memberikan contoh kepada anak-anaknya yang sedang diajarkan atau yang sedang kita tanamkan sikap maupun nilai dan moral pada dirinya masing-masing.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F
Analisis Jurnal 1

PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT

Dari jurnal tersebut menjelaskan Penelitian ini berupaya mengungkapkan penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, temuan peneliti ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa dengan cara menyisipkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan ke semua mata pelajaran yang diajarkan. Kedua, siswa kebanyakan tidak berbohong kepada guru karena menanamkan nilai kejujuran. Ketiga, hubungan siswa dengan teman-temannya pun baik, keempat, untuk memperdalam ilmu agama siswa selain agama disekolah juga belajar di tempat pengajian dan TPA.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Guru di SD Negeri Lampeuneurut telah menanamkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan. Adapun cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.