གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rizka Selviana Putri 2213053254

Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Nama Jurnal : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN TEORI KOHLBERG
Vol dan No : 6 . 2
Halaman : 131-145
Tahun Terbit : 2019
Penulis : Enung Hasanah

ANALISIS JURNAL

Jurnal di atas menjelaskan tentang moralitas dan pendidikan moral dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi luar dan dari sisi jalan dilihat dari sisi luar moralitas mengatur cara bergaul dengan orang lain dan dari dalam mengatur cara bergaul dengan diri sendiri dengan kata lain pendidikan moral diperlukan sekaligus sebagai kontrol kondisi sosial dan sarana yang sangat diperlukan untuk okulasi diri. Oleh karena itu pembentukan moral anak dijadikan sebagai salah satu tujuan dasar dari pendidikan formal selain itu masyarakat semakin sadar bahwa lingkungan dan masyarakat memainkan peran penting untuk melatih anak tentang norma-norma malam dan sosial yang mengatur kehidupan manusia.
Bagi seorang pendidik sangat penting untuk memahami perkembangan moral peserta didiknya menurut Duska dan Whelan (1984) bahwa kemahiran mengukur tahap-tahap penalaran moral hanya akan dicapai dengan memahami secara seksama deskripsi deskripsi tentang tahap termasuk kemampuan mengaplikasikan deskripsi diskripsi tersebut pada jawaban-jawaban dari anak.
Teori kohlberg mengenai perkembangan moral secara formal disebut kognitif duelopmental theory of moralization yang berakar pada karya piaget. asumsi utama piaget adalah bahwa pikiran dan perasaan berkembang secara paralel dan keputusan moral merupakan proses perkembangan kognisi secara alami.
Selain itu jurnal tersebut menganalisis tentang data menggunakan teori perkembangan moral kohlberg yang hasilnya yaitu anak-anak usia 11 sampai 12 tahun memang masih berada pada tahap pra konvensional tahap setengah yang dominan diikuti tahap 2 dan 2/3 yang cenderung ingin melakukan sesuatu karena takut dihukum dalam hasil penelitian sederhana ini responden yang berusia 11 sampai 12 tahun cenderung baru memasuki tingkat 1 tahap 1 meskipun pada kasus tertentu mungkin saja ada pengecualian yang pada usia 11 sampai 12 bisa saja berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi

KELEBIHAN JURNAL : jurnal di atas berisikan tabel yang memudahkan pembaca mengerti hasil dari penelitian yang telah penulis tulis selain itu juga jurnal tersebut sangat amat membahas inti dari permasalahan yang ada sehingga pembaca dapat langsung mengerti tentang teori Kohlberg
KEKURANGAN JURNAL: jurnal tidak memiliki tujuan serta penulis tidak menulis pembahasannya tetapi hanya menulis pendahuluan saja
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Nama Jurnal : PENDIDIKAN NILAI MORAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF GLOBAL
Vol dan No : 2 . 2
Halaman : 209 - 219
Tahun Terbit : 2009
Penulis : Sudiati

ANALISIS JURNAL
Jurnal di atas menjelaskan bahwa pendidikan nilai moral merupakan tuntutan dan sekaligus kebutuhan pada tataan global bagi umat manusia sebagai pengejawantahan hidup bersama, berbangsa, dan bernegara dalam hubungannya dengan tataan global yang diwarnai dengan berbagai permasalahan yang bersifat luas, kompleks, dan mendunia.
Selain itu juga jurnal ini menjelaskan tentang isu pendidikan nilai moral yang terjadi di 4 negara yaitu Indonesia, Malaysia, India, dan Cina. 4 negara itu dapat mewakili karakteristik bangsa dengan latar belakang ideologi yang berbeda Indonesia merupakan negara Pancasila yang mayoritas Islam India merupakan negara federal yang tetap mempertahankan nilai-nilai agama sebagai nilai universal Malaysia merupakan representasi negara yang memiliki bangsa mayoritas Islam sebagai negara Indonesia sedangkan Cina merupakan perwakilan negara sosialisasi komunis. Dan hasil dari penelitian tersebut perbedaan yang ada disebabkan oleh adanya perbedaan ideologi bangsa walaupun demikian negara-negara itu memberikan penekanan pendidikan nilai moral pada nilai etik moral terutama dalam hal nilai-nilai yang bersifat asasi manusia, universal dan global jadi dapat disimpulkan bahwa setiap negara memiliki nilai moral yang berbeda-beda.
Jurnal tersebut juga membahas tentang cara mengimplementasikan pendidikan nilai moral kepada peserta didik. Cara agar peserta didik memiliki nilai moral yang baik yaitu salah satunya pentingnya peran pendidik untuk menuntut mereka dan memberikan contoh yang baik misalnya jika peserta didik dituntut berperilaku jujur maka pendidik harus berperilaku jujur juga tidak mengajarkan kebohongan dan bertutur kata yang baik karena para pendidik seperti orang tua guru dan para pembimbing harus konsisten dalam memperlakukan moral karena peserta didik tumbuh dan berkembang mengikuti model perilaku para pendidik mereka akan melakukan apa yang dilakukan dan dikatakan oleh pendidik sehingga peran pendidik sangat amatlah penting untuk membentuk nilai moral yang ada di dalam peserta didik.

KELEBIHAN JURNAL: Jurnal di atas sangat terperinci dan memberikan contoh yang mudah dipahami untuk para pembaca selain itu juga jurnal di atas membuat perbandingan antara negara satu dan yang lainnya sehingga pembaca dapat mengetahui perbedaan-perbedaan yang ada
KEKURANGAN JURNAL : jurnal di atas tidak memiliki abstrak yang berupa bahasa Indonesia dan kurangnya tujuan dari jurnal tersebut untuk apa
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM: 2213053254

Dari video yang telah saya tonton dengan judul degradasi moral pelajar zaman modern di mana di dalam video tersebut dijelaskan bahwa ada seorang anak yang menganiaya gurunya hingga tewas. Berita tersebut sangat amat menyedihkan karena di mana posisi anak tersebut masih di bawah umur dan sangat amat miris karena anak zaman sekarang tidak memiliki nilai moral yang baik dan kurangnya sopan santun di dalam diri mereka kepada orang yang lebih tua. Pendapat psikolog di dalam video tersebut menurut saya benar karena faktor yang paling utama ada di dalam diri anak tersebut di mana mereka tidak bisa mengendalikan kepribadian dan sikap impulsif maupun emosi yang ada di dalam diri mereka sendiri, selain itu peran orang tua guru sangat amatlah penting dalam membentuk sebuah moral dan kepribadian anak tersebut kita sebagai orang tua harus memantau anak kita baik itu lingkungan sekolah ataupun lingkungan sekitar mereka sehingga mereka bergaul dengan orang-orang yang baik yang mengakibatkan tumbuhnya sikap baik di dalam diri anak tersebut jika kita tidak memantau dan tidak mendidik mereka maka mereka akan merasa bebas dan tidak bisa mengendalikan emosi di dalam diri mereka sendiri
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254


Video di atas menjelaskan tentang 6 tahap perkembangan moral menurut Kohlberg
Menurut Kohlbert ada tiga level dalam perkembangan moral setiap level memiliki dua tahap dan seluruhnya yaitu 6 tahap
- Level 1 PRA-KONVENSIONAL yang terdiri dari tahap 1 yaitu menghindari hubungan tahap 2 keuntungan dan minat pribadi
- Level 2 KONVENSIONAL yang terdiri dari tahap 3 yaitu menjaga sikap orang baik tahap keempat yaitu memelihara peraturan
- Level 3 PASCA-KONVENSIONAL yang terdiri dari tahap 5 yaitu orientasi kontrak sosial dan tahap terakhir yaitu prinsip etika universal

- Tahap 1 menghindari hukuman yaitu tahap bagi seseorang memiliki alasan untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu karena untuk menghindari hukuman seperti ketika dia ketakutan untuk ditilang polisi
- Tahap 2 keuntungan dan minat pribadi yaitu tahap yang tindakannya dilakukan dengan memperhitungkan apa yang akan didapatkan olehnya contohnya seperti kita yang membantu seseorang tetapi kita juga ingin orang tersebut membalas perilaku kita
- Tahap 3 menjaga sikap orang baik yaitu tahap memikirkan bagaimana kesepakatan sosial yang ada dan pendapat orang lain terhadapnya contohnya ketika ada pertengkaran ia berpikir untuk tidak melakukannya karena orang baik tidak akan melakukan pertengkaran
- Tahap 4 memelihara peraturan yaitu jika peraturan tidak ada yang mematuhi maka keadaan akan menjadi kacau karena peraturan harus selalu dipatuhi contohnya ketua kelas yang mengatur kelasnya agar tidak ribut ketika melaksanakan ujian
- Tahap 5 orientasi kontrak sosial yaitu setiap orang memiliki latar belakang dan situasi berbeda tidak ada absolut atau pasti ketika melihat sebuah kasus dan hak-hak individu harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada contohnya mencuri supaya tidak mati kelaparan berbeda dengan mencuri supaya kaya
- Tahap 6 prinsip etika universal yaitu tahap yang menggambarkan prinsip internal seseorang yang melakukan hal yang dianggapnya benar walaupun bertentangan dengan hukum yang ada contohnya seperti seseorang yang ingin melakukan apapun agar menyelamatkan orang yang ingin ia selamatkan