Posts made by Tri Maharani 2213053017

Nama : Tri Maharani
Npm : 2213053017
Kelas : 2A
PostTest.

Analisis jurnal tentang semangat bela negara ditengah pandemi covid 19.
Pendidikan kewarganegaraan dan bela Negara itu adalah hal yang sangatlah penting bagi warga Negara karena hal tersebut mencerminkan kecintaan dan setiaan warga Negara kepada negaranya tersebut makna hal tersebut sangatlah penting bagi suatu Negara.


tertuang dalam undang undang dasar 1945 tentang upaya bela Negara
yaitu:
1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menaytakan bahwa semua warga
Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.
2. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap tiap warga
Negara berhak dan berkewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara.
• Undang udang RI nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan negra pasal 9
ayat 1 mengamatkan bahwa “ setiap warga Negara berhak dan wajib ikut
serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam dalam penyelenggaraan pertahanan Negara “. Selanjutnya pada pasal 2 keikutsertaan warga negara dalam upaya bela Negara , sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1.
Dengan Salah satu banyaknya penularan virus civid-19 ini yaitu dengan banyaknya orang tanpa Gejala (OTG) yang sangatlah sulit untuk diantisipasi karena orang tanpa gejala ini Merupakan orang yang sangat sulit terinfeksi covid-19, akan tetapi. OTG ini Bagaikan penyebar maut dan pembunuh yang sangatlah potensial dalam Mengancam irang oerang yang terkena kontak dengannya, terutama kelompok Kelompok yang retan terkena penyakit ( orang yang sudah lanjut usia dengan Penyakit bawaan)
Nama : Tri Maharani
Npm : 2213053017
Kelas : 2A
Pretest

Analisis Vidio Ketahan Nasional
Ketahanan nasional adalah pertahanan suatu bangsa berupa keuletan, keterampilan dan ketanggungan dalam mengembangkan potensi nasional untuk mengahadapi ancaman yang akan datang. Ancaman tersebut akan menyerang integritas, identitas warga negara, kelangsungan hidup, dan akan mengangganggu perjuangan mencapai tujuan nasional. Nah disinilah peran ketahanan nasional yaitu untuk menghadapi ancaman bangsa Indonesia.
Adapun ancaman unsur trigatra:
1. Lokasi dan posisi geografis Indonesia
2. Keadaan dan kekayaan alam Indonesia
3. Kemampuan penduduk.
Ancaman unsur pancagatra:
1. Ideologi
2. Politik
3. Ekonomi
4. Sosial budaya
5. Hankam

Upaya yg harus dilakukan :
1. Rangkaian nilai mampu menampung aspirasi.
2. Demokrasi, keseimbangan input & output.
3. Sarana , modal, TK, teknologi.
4. Tradisi, pendidikan, kepemimpinan.
5. Partisipasi, kesadaran masyarakat.
Terimakasih.
Nama : Tri Maharani
Npm : 2213053017
Kelas : 2A
Post Test



A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Analisis dari artikel tersebut menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa perkembangan positif, situasi HAM di Indonesia masih mengkhawatirkan pada tahun 2019. Hal ini ditunjukkan oleh masih banyaknya masalah HAM yang belum terselesaikan dan bahkan semakin meningkat, seperti pelanggaran HAM berat, diskriminasi berbasis gender, dan penjatuhan hukuman kejam.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah bahwa masih ada harapan dan gerakan-gerakan yang berjuang untuk perbaikan penegakan HAM di Indonesia.


B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dari konsep demokrasi di negara lain. Demokrasi di Indonesia dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya seperti gotong royong, musyawarah, dan mufakat. Prinsip berke-Tuhanan yang Maha Esa di dalam demokrasi Indonesia juga menunjukkan bahwa kepercayaan kepada Tuhan menjadi dasar dan landasan moral dalam menjalankan negara. Namun, tantangan-tantangan yang masih ada harus diatasi dengan tindakan yang konkret dan berkesinambungan agar Indonesia dapat memperkuat demokrasi dan mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.


C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi Indonesia saat ini masih belum sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta belum menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Komisi Nasional HAM mencatat masih banyak pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam yang perlu diperbaiki oleh pemerintah.Beberapa hal yang masih menjadi tantangan tersebut antara lain:
1. Kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia yang masih terjadi di beberapa daerah, seperti di Papua dan Aceh.
2. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem pemerintahan dan kebijakan publik, yang seringkali memunculkan tindakan korupsi dan nepotisme.
3. Terbatasnya akses informasi dan kebebasan berekspresi, seperti di dalam jaringan internet yang masih sering dihadapkan pada sensor dan blokir situs.
4. Kurangnya perlindungan terhadap hak-hak minoritas, termasuk hak-hak perempuan, anak, dan kelompok yang rentan.
Namun, meskipun demikian, terdapat juga beberapa kemajuan dan perbaikan dalam praktik demokrasi Indonesia.


D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya terhadap kondisi ini adalah bahwa hal tersebut sangat merugikan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi. Anggota parlemen yang memperjuangkan kepentingan pribadi dan politiknya sendiri pada akhirnya dapat menimbulkan kecurangan dan korupsi dalam sistem politik, yang mengancam prinsip-prinsip dasar demokrasi seperti transparansi, keadilan, dan akuntabilitas.
Oleh karena itu, saya berharap bahwa anggota parlemen akan selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat dan bertanggung jawab terhadap tugas dan tanggung jawab mereka sebagai wakil rakyat.


E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas dapat menjadi ancaman bagi konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini. Hal ini bertentangan dengan prinsip demokrasi yang mengedepankan kebebasan, persamaan, dan perlindungan hak asasi manusia.Dalam demokrasi dewasa, kekuasaan kharismatik yang memanfaatkan loyalitas dan emosi rakyat harus dikendalikan agar tidak melanggar hak-hak individu dan prinsip-prinsip demokrasi.