Assalamualaikum Wr.Wb Bu, Mohon maaf yang sebesar besarnya karena baru mengumpulkan tugas pada hari ini, dikarenakan akun Vclass saya baru bisa dibuka lagi hari ini.
Nama : Rizkia Nadia Al Afifah
NPM : 2218011053
Nama : Rizkia Nadia Al Afifah
NPM ; 2218011053
Judul : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI
TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Jurnal : Jurnal Pendidikan
Tahun : 2018
Volume dan halaman : Volume 2 Nomor 2, 29-41
ISI JURNAL
Konsep Dasar Pancasila
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.
pancasila merupakan pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan
baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran
mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan
pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan
serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan
dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam
perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan
dalam setiap berfikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek
kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas dari
nilai-nilai hakiki pengetahuan itu.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan
yang maha esa
Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha
Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk
religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai
pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta
dan menguasai jagad raya. (Toenlie,2014) Dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan,
sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar,
sampai pada pendidikan Tinggi. Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia
perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada
di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan
tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala
sesuatu yang ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan,
manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional,
antara rasa dan akal.
2. Kemanusiaan
yang adil dan beradab
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil
dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan
mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu
untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Sila
kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa
manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Iptek
adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena
itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai
kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan
harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang
angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.
3. Persatuan
Indonesia
Implikasinya dalam pengembangan ilmu
pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa
Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek,
dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena
tidak lepas dari factor kemajuan iptek. Oleh sebab itu, iptek harus dapat
dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan
selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan
masyarakat internasional.
4. Kerakyatan
yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Implikasinya dalam pengembangan
pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam
permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.
Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.
Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan
menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya
terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori
lainnya.
5. Keadilan
Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Implikasi sila ke 5 dalam
pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan
keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam
hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan 41
manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan
alam lingkungannya
HASIL ANALISIS
Pancasila
merupakan pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan
juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam
dan terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung
berabad-abad.
Pancasila
sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan
berpengetahuan bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan dan hasil
pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai
pedoman hidup sehari-hari. Berangakat dari pemikiran tersebut, maka
pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila
diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan
kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.
Implikasi
sila-sila Pancasila dalam Pengembangan IPTEK dapat menjadi pedoman bagi kita
dalam berhubungan dengan tuhan dan manusia sesamanya. Selain itu juga memberi arah dan mengendalikan kita supaya tidak
menyalahgunakan IPTEK.