Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130
A. Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : JIPSINDO
2. Vol : 6
3. No : 2
4. Halaman : 131-145
5. Tahun Terbit : September 2019
6. Judul Jurnal : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN
TEORI KOHLBERG
7. Nama Penulis : Enung Hasanah
B. Analisis Jurnal
1. Judul
Judul jurnal ini sudah sesuai dengan isi jurnal, yang berjudul PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN
TEORI KOHLBERG
2. Penulis
Penulisan nama sudah benar karena ditulis tanpa gelar.
3. Korespondensi
Dalam jurnal ini nama dari penulis dilengkapi dengan enung.hasanah@mp.uad.ac.id
4. Abstrak
Bagian abstrak ditulis menggunakan 2 bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Sudah bagus karna ditulis menggunakan 2 Bahasa.
5. Pendahuluan
Membahas mengenai hal substantif pendidikan karakter dan pembentukan karakter pada periode kanak-kanak adalah umumnya menjelaskan dan menganalisis tentang konsep moral (Arthur, 2003:26). moralitas dan pendidikan moral dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi luar dan dari sisi dalam dilihat dari luar moralitas mengatur cara bergaul dengan orang lain, dan dari dalam mengatur cara bergaul dengan diri sendiri maka pendidikan moral diperlukan sekaligus sebagai kontrol kondisi sosial dan sarana sangat diperlukan untuk aktualisasi diri.
6. Pembahasan
Jurnal ini membahas teori Kohlberg, yang mengidentifikasi beberapa masalah filosofis mendasar yang mendasari studi perkembangan moral, seperti pertanyaan tentang definisi konstruk yang adil secara budaya. Teori Kohlberg mengenai perkembangan moral secara formal disebut cognitive-dvelopmental theory of moralization yang berakar pada karya Piaget.
teori ini membahas juga tentang perkembangan moral dibagi menjadi tiga level yang mana masing-masing level dibagi menjadi beberapa tahap.
level 1.moralitas pro konvensional
-tahap 1 : Ketaatan dan hukuman
-tahap 2 : Individualisme dan pertukaran
Level 2 moralitas konvensional
-tahap 3 : hubungan interpersonal
-tahap 4 : menjaga ketertiban sosial
Level 3 moralitas paska-konvensional
-tahap 5 : kontrak sosial dan hak perorangan
-tahap 6 : prinsip universal
7. Metode penelitian
ada jurnal ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif yaitu tertarik pada kepercayaan orang, pengalaman dan sistem makna dari perspektif orang-orang responden dalam penelitian sederhana ini adalah siswa yang berusia antara 11 sampai 12 tahun.
8. Hasil penelitian
pada bagian hasil penelitian penulis menyertakan hasil angket yang diberikan kepada 10 orang responden, yang mana mereka memiliki perkembangan moral seperti apa yang dikemukakan oleh Kohlberg (1968) bahwa pada usia tersebut termasuk pada tahap 1.
9. Simpulan
pada bagian kesimpulan penulis mengatakan anak-anak usia 11 sampai 12 tahun memang masih berada pada tahap pra konvensional tahap 1/2 yang dominan diikuti tahap 2 dan 2/3 yang cenderung ingin melakukan sesuatu karena takut dihukum meskipun pada kasus tertentu mungkin terdapat pengecualian yaitu pada usia 11 sampai 12 tahun berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi.
10. Daftar Pustaka
Pada bagian daftar Pustaka sudah di cantumkan dengan jelas referensi bacaanya, yang menggunakan 10 sumber.
NPM : 2213053130
A. Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : JIPSINDO
2. Vol : 6
3. No : 2
4. Halaman : 131-145
5. Tahun Terbit : September 2019
6. Judul Jurnal : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN
TEORI KOHLBERG
7. Nama Penulis : Enung Hasanah
B. Analisis Jurnal
1. Judul
Judul jurnal ini sudah sesuai dengan isi jurnal, yang berjudul PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN
TEORI KOHLBERG
2. Penulis
Penulisan nama sudah benar karena ditulis tanpa gelar.
3. Korespondensi
Dalam jurnal ini nama dari penulis dilengkapi dengan enung.hasanah@mp.uad.ac.id
4. Abstrak
Bagian abstrak ditulis menggunakan 2 bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Sudah bagus karna ditulis menggunakan 2 Bahasa.
5. Pendahuluan
Membahas mengenai hal substantif pendidikan karakter dan pembentukan karakter pada periode kanak-kanak adalah umumnya menjelaskan dan menganalisis tentang konsep moral (Arthur, 2003:26). moralitas dan pendidikan moral dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi luar dan dari sisi dalam dilihat dari luar moralitas mengatur cara bergaul dengan orang lain, dan dari dalam mengatur cara bergaul dengan diri sendiri maka pendidikan moral diperlukan sekaligus sebagai kontrol kondisi sosial dan sarana sangat diperlukan untuk aktualisasi diri.
6. Pembahasan
Jurnal ini membahas teori Kohlberg, yang mengidentifikasi beberapa masalah filosofis mendasar yang mendasari studi perkembangan moral, seperti pertanyaan tentang definisi konstruk yang adil secara budaya. Teori Kohlberg mengenai perkembangan moral secara formal disebut cognitive-dvelopmental theory of moralization yang berakar pada karya Piaget.
teori ini membahas juga tentang perkembangan moral dibagi menjadi tiga level yang mana masing-masing level dibagi menjadi beberapa tahap.
level 1.moralitas pro konvensional
-tahap 1 : Ketaatan dan hukuman
-tahap 2 : Individualisme dan pertukaran
Level 2 moralitas konvensional
-tahap 3 : hubungan interpersonal
-tahap 4 : menjaga ketertiban sosial
Level 3 moralitas paska-konvensional
-tahap 5 : kontrak sosial dan hak perorangan
-tahap 6 : prinsip universal
7. Metode penelitian
ada jurnal ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif yaitu tertarik pada kepercayaan orang, pengalaman dan sistem makna dari perspektif orang-orang responden dalam penelitian sederhana ini adalah siswa yang berusia antara 11 sampai 12 tahun.
8. Hasil penelitian
pada bagian hasil penelitian penulis menyertakan hasil angket yang diberikan kepada 10 orang responden, yang mana mereka memiliki perkembangan moral seperti apa yang dikemukakan oleh Kohlberg (1968) bahwa pada usia tersebut termasuk pada tahap 1.
9. Simpulan
pada bagian kesimpulan penulis mengatakan anak-anak usia 11 sampai 12 tahun memang masih berada pada tahap pra konvensional tahap 1/2 yang dominan diikuti tahap 2 dan 2/3 yang cenderung ingin melakukan sesuatu karena takut dihukum meskipun pada kasus tertentu mungkin terdapat pengecualian yaitu pada usia 11 sampai 12 tahun berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi.
10. Daftar Pustaka
Pada bagian daftar Pustaka sudah di cantumkan dengan jelas referensi bacaanya, yang menggunakan 10 sumber.