Posts made by Rafa Lola Amanda 2213053245

Nama : Rafa Lola Amanda
NPM : 2213053245

Dalam perkembangan yang pesat ini siswa harus terampil dalam kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Salah satu cara yaitu dengan dibantu perkembangan moral, dalam hal ini Indonesia sudah dimudahkan dimana Indonesia memiliki masyarakat yang religius sehingga mengutamakan nilai moral.dewasa Pendidikan moral bisa diajarkan sejak kanak-kanak agar menjadi kebiasaan dan selalu diingat ketika sudah beranjak dewasa.

Moralitas sendiri bisa dilihat dari dua sisi, yaitu dari luar (cara bergaul, bersosialisasi) dan dari dalam (dengan diri sendiri (mengontrol emosi)). Dalam teori Kohlberg ini psikolog harus dihadapi dengan relativisme (moral berbeda dengan budaya).

Menurut piaget, moral adalah perkembangan antar pikiran dengan perasaan secara paralel. Sedangkan menurut ahli psikologi, moral merupakan proses psikologi dan sosial. Namun sesuai dengan teori Kohlberg sendiri siswa yang berusia 11-12 tahun memiliki moral tahap 1 yaitu menjalankan aturan karena takut akan hukuman.

Jadi dari jurnal ini diketahui bahwa teori Kohlberg hampir memenuhi kata benar. Teori Kohlberg masih terjadi dia era perkembangan zaman ini.
Nama : Rafa Lola Amanda
NPM : 2213053245

Perkembangan globalisasi melahirkan banyak keuntungan dan juga kerugian, keuntungan yang didapat adalah berkembangnya teknologi sehingga memudahkan pasar global, kerjasama antar negara dan masih banyak lagi. Namun perkembangan globalisasi juga memiliki kerugian bagi negara yang kurang maju atau kalah bersaing, di lain bal juga banyak kasus-kasus kejahatan, kriminalitas, penyebaran narkotika yang terjadi disebabkan perkembangan globalisasi.

Dahulu sekitar tahun 1945-an bangsa Eropa belum memiliki nilai-nilai mereka lebih sering berperang, namun setelah peperangan muncul peradaban baru dimana terjadi benturan antar nilai keagamaan.

Menurut saya pemikiran toffler sangat baik, Indonesia harus bisa membaca tantangan global ke depan terutama dalam bidang pendidikan dan mempertahankan keanekaragaman dan kebudayaan yang dimiliki. Sehingga pemuda Indonesia bisa meneruskan bangsa dengan baik. Selain itu peserta didik juga harus diajarkan mengenai nilai-nilai baik nilai moral maupun nilai kehidupan sehingga hal-hal melenceng tidak terjadi dan adab bisa tetap di kokohkan.

Jika melihat pendidikan di Indonesia, menurut saya kurikulum tidak harus di ganti setiap tahunnya karena akan menyulitkan guru dan siswa beradaptasi dengan kurikulum baru tiap tahunnya. Hal ini bisa di solusikan dengan pengajaran kepada guru mengenai bagaimana mendidik dan cara mengetahui didikan yang cocok untuk peserta didik, sehingga guru bisa menyesuaikan kemampuan peserta didik. Dan guru bisa menggunakan metode afiyah yaitu siswa lebih aktif dalam pembelajaran ketimbang gurunya. Sedangkan di negara India pendidikan nilai-nilai ilmiah, sosial, kewarganegaraan lebih diutamakan dibanding nilai keagamaan sendiri, ini kurang efektif karena akan lebih baik jika nilai-nilai tersebut seimbang. Lalu di Malaysia pendidikan nilai sudah cukup bagus sedangkan di China pendidikan nilai masih sama dengan pendidikan di Indonesia meskipun lebih bagus dari di Indonesia.

Konsep pendidikan nilai moral yang bisa di tiru adalah penggabungan konsep kohlberg, john p miller, dan capra.
Nama : Rafa Lola Amanda
NPM : 2213053245

Berdasarkan video yang telah saya tonton, dapat disimpulkan masih banyak siswa yang memiliki moral sangat rendah bahkan mungkin tidak memiliki moral sama sekali.

Dari pernyataan ibu kpi saya sangat tidak setuju, menurut saya meskipun terjadi hal tidak baik ataupun permasalahan di rumahnya guru harus tetap turun tangan sebagai orang tua kedua, apalagi di sekolah sudah diberikan guru khusus menangani masalah murid yaitu guru BK (bimbingan konseling). Ketika melihat hal tidak wajar dari seorang peserta didik guru bk bisa langsung mengajak berkonsultasi dan menyelesaikan masalah peserta didik tersebut. Jika diketahui bahwa masalah berasal dari rumah atau orang tua peserta didik, guru bisa mengajak kedua orang tua didik berkonsultasi di sekolah dan membantu dalam menyelesaikan masalah anaknya tersebut. Orang tua peserta didik juga perlu di beritahu untuk membatasi tontontan peserta didik, karena banyak tontonan tidak baik seperti film pembunuhan, psikopat, film pembulian dan film-film tidak baik lainnya yang harus di filter Sehingga peserta didik tidak mengikuti hal-hal tidak baik tersebut. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Pengurangan masalah-masalah dalam video tersebut juga bisa dengan pengajaran nilai moral dalam mata pelajaran seperti keagamaan, IPS, PPKN, dan mata pelajaran lainnya
Nama : Rafa Lola Amanda
NPM : 2213053245

Dari video yang saya dapati bahwa ada seorang bernama kohlberg yang membagi perkembangan moral dalam 6 tahap, tahap pertama adalah nilai moral yang paling sederhana dimana kita mengikuti peraturan sekitar untuk menghindari hukuman. tahap kedua adalah nilai moral yang didasarkan oleh untung tidaknya apa yang kita lakukan. Tahap ketiga adalah menjaga sikap terutama dalam bersosialisasi sehingga tidak menimbulkan keributan ataupun pertengkaran. tahap keempat adalah tahap dimana kita yang membuat peraturan dan kita yang menegakkan peraturan, sikap bijaksana dengan menegakkan peraturan adalah semata pikiran kita apabila peraturan tidak dipatuhi maka keadaan akan kacau. Tahap ke lima yaitu dimana seseorang tidak bisa melihat secara pasti sebuah kasus, namun hak tersebut harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada. Tahap keenam adalah tahap dimana seseorang melakukan apapun yang dianggap benar meskipun bertentangan dengan hukum. Menurut saya heinz tidak perlu mencuri obat, ia bisa pergi ke bank untuk meminjam uang lebih sehingga bisa membeli tanpa mencuri.
Dari keenam tahapan tersebut menurut saya, tahap 1,3, 4 dan 5 yang bisa dicontoh. Tahap 2 tidak bisa dicontoh karena dia hanya melakukan kebaikan ketika merasa diuntungkan, bagaimana jika ia melihat seorang dicuri namun karena berfikir tidak untung maka dia tidak membantu itu tidak mencirikan nilai moral sama sekali. Lalu tahap terakhir tidak bisa dicontoh karena ia melakukan apapun tanpa melihat hukum maupun baik buruknya.