Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249
Di zaman modernisasi dan globalisasi melalui sosial media berbagai macam informasi yang kita temui menjadikan tolak ukur dalam pemikiran dan perilaku kita. Ada informasi positif dan informasi negatif, sebagai generasi muda kita dituntut untuk mengikuti zaman tapi disisi lain kita harus mampu melihat mana yang baik dan buruk untuk kita, karena kita generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini.
Maraknya kasus-kasus yang kita lihat di media sosial dan televisi, menggambarkan perilaku manusia saat ini dan juga menggambarkan perilaku generasi muda saat ini. Permasalahan-permasalahan sosial seperti pembunuhan, pembullyan, pelecehan seksual, narkoba, penistaan agama, tawuran bahkan pembunuhan terhadap orang tua ini merupakan polemik yang memprihatinkan. Etika dan moral merupakan pedoman bagi setiap manusia.
Secara etimologi berasal dari bahasa latin yaitu "Mos" secara jamak yaitu "Mores" yang artinya kebiasaan atau adat.
Kemudian dalam kamus bahasa Indonesia moral diterjemahkan sebagai aturan kesusilaan mengenai baik-buruk, salah maupun benar. Sedangkan etika menurut Drs. H. Burhanuddin Salam menyatakan bahwasanya etika cabang ilmu filsafat yang membicarakan tentang nilai dan norma membentuk perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu etika dan moral sangat berkesinambungan.
Adapun terdapat 3 persamaan etika dan moral yaitu
1. Etika dan moral mengacu pada ajaran tentang perbuatan tingkah laku dan sifat seseorang.
2. Etika dan moral merupakan prinsip atau aturan hidup manusia.
3. Etika dan moral bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang untuk mengembangkan potensi tersebut perlu adanya pendidikan pembiasaan dan keteladanan serta dukungan lingkungan dari keluarga sekolah dan masyarakat.
Secara berkesinambungan dalam membahas etika dan moral yang paling dasar adalah keluarga karena keluarga merupakan kelompok yang paling utama bagi manusia. Pada kehidupan keluarga inti terdapat berbagai macam aturan yang terkandung didalamnya nilai-nilai itu seperti keagamaan sopan santun, kejujuran dan lain sebagainya. Meskipun kadangkala penerapan nilai itu mengalami kesulitan atau hambatan akan tetapi nilai-nilai itu kiranya sangat mendukung suatu keluarga dalam mempersiapkan dan mewujudkan sumberdaya yang berkualitas. Etika dan moral sering kita abaikan Contohnya seperti tidak pamit dan mencium tangan kepada orangtua sebelum pergi keluar rumah, tidak meminta maaf kepada orang tua bila melakukan kesalahan, tidak membantu ibu dalam melakukan pekerjaan rumah, tidak bertutur kata dengan lembut dan sopan kepada orang tua, membantah orangtua, tidak saling menghormati dan menghargai, berbohong kepada orang tua, tidak mendengarkan nasehat orang tua.
Dalam pengembangan etika dan moral perlu adanya dukungan dari pendidikan salah satunya sekolah. Sekolah merupakan aspek terpenting dalam menanamkan etika dan moral karena di sekolah ada tata tertib yang mengontrol siswa melihat kondisi sekolah saat ini dampak dari pandemi covert 19 pemerintah mengalihkan proses pembelajaran di rumah, bukan hal yang mudah melakukan pembelajaran di rumah tapi kita bisa mengantisipasi dan bisa mengurangi kesulitan itu dengan cara mengikuti aturan dalam proses pembelajaran daring. Tata cara melakukan pembelajaran daring sesuai dengan nilai dan norma yang paling utama yaitu sopan , banyak sekali siswa-siswi melupakan aturan berkomunikasi dengan baik saat pembelajaran daring misalkan lupa mengucapkan salam, lupa memperkenalkan diri, berkata seperti teman kepada guru, tidak mengikuti pembelajaran online. Hal ini banyak sekali ditemukan, seharusnya sebagai siswa lebih peka terhadap proses pembelajaran online, memiliki rasa tanggungjawab atas tugasnya sebagai siswa. Contoh etika berkomunikasi dengan baik dalam proses pembelajaran daring yaitu
1. Perhatikan waktu ketika ingin menghubungi bapak atau ibu guru. Pilihlah waktu saat pembelajaran daring hindari waktu ibadah istirahat dan tidak menghubungi terlalu sering .
2. Menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan mudah dimengerti oleh guru jadi jangan hubungi seperti teman walaupun kalian dekat dengan guru tersebut yang
3. Awali dengan salam-salam, hal ini merupakan bentuk menghormati orang lain dan ibadah. Contohnya bagi muslim Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh bagi non-muslim bisa menggunakan kata selamat pagi atau selamat siang dan contoh yang tidak baik hanya mengucapkan Halo pagi siang bahkan p.
4. Ucapkan kata maaf untuk menunjukkan sopan santun kita bisa mengucap kata-kata maaf karena kita tidak tahu Apa kesibukan bapak atau ibu guru. Contohnya Mohon maaf Bapak atau Ibu mengganggu waktunya.
5. Perkenalkan diri secara lengkap, perkenalkan diri kalian dengan menyebutkan nama lengkap dan kelas. Lalu gunakan nama asli dalam akun kalian hindari nama samaran untuk memudahkan bapak atau ibu guru dalam proses penilaiannya.
6. To the point , sampaikan tujuan kalian dengan jelas dan tidak bertele-tele.
7. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih. Etika berkomunikasi dalam satu grup chat atau video dengan sama gunakan nama asli di akun sosial media kalian, tampilkan foto asli di grup chat atau ampilkan wajah saat video, hindari pembicaraan diluar topik pembelajaran keempat bicara dan komentar yang baik dan sopan