Kiriman dibuat oleh F. Riska Elisa 2213053249

PKn SD 4I -> TUGAS

oleh F. Riska Elisa 2213053249 -
Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249

Adapun perbedaan antara teori belajar dan teori pembelajaran dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Teori Belajar:
Teori belajar berfokus pada proses internal individu dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Teori ini lebih menekankan pada perubahan perilaku yang terjadi pada tingkat individu. Contoh teori belajar yang terkenal adalah teori behaviorisme yang dikemukakan oleh Ivan Pavlov dan Burrhus Skinner. Menurut teori ini, seseorang belajar melalui rangsangan eksternal dan respon perilaku yang timbul sebagai hasil dari rangsangan tersebut.

Contoh: Ketika seorang anak belajar untuk mengendarai sepeda, teori belajar akan fokus pada perubahan perilaku anak tersebut melalui latihan dan pengalaman langsung dengan sepeda. Perubahan perilaku ini adalah indikasi bahwa proses belajar telah terjadi.

2. Teori Pembelajaran:
Teori pembelajaran melibatkan interaksi sosial dan konteks lingkungan dalam proses pembelajaran. Teori ini berpendapat bahwa pembelajaran terjadi melalui interaksi dengan orang lain, penyampaian informasi, dan pengalaman yang bersifat sosial. Contoh teori pembelajaran yang terkenal adalah teori konstruktivisme yang dikemukakan oleh Jean Piaget. Menurut teori ini, individu membangun pengetahuan mereka melalui pengalaman langsung dengan dunia sekitarnya.

Contoh: Dalam konteks pembelajaran di kelas, teori pembelajaran akan berfokus pada interaksi antara guru dan siswa serta penerapan strategi belajar yang melibatkan diskusi kelompok, kerja tim, dan kolaborasi. Proses pembelajaran ini melibatkan konstruksi pengetahuan oleh siswa melalui pengalaman dan refleksi dalam konteks sosial yang terstruktur.

Secara singkat, teori belajar menekankan perubahan perilaku individu akibat dari rangsangan eksternal, sedangkan teori pembelajaran menekankan interaksi sosial dan konstruksi pengetahuan dalam konteks sosial.

PKn SD 4I -> Tugas 2

oleh F. Riska Elisa 2213053249 -
Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249

Menurut saya materi pembelajaran yang cocok untuk materi PKN SD kelas rendah
yaitu
1. Materi mengenai pengenalan negara
2. Materi nilai dasar kehidupan
3. Materi mengenai pahlawan
4. Materi nilai kebangsaan

Sedangkan materi pembelajaran yang cocok untuk materi PKN SD kelas tinggi yaitu :

1. Materi tentang sistem pemerintahan
2. Materi mengenai demokrasi
3. Materi mengenai lingkungan hidup
4. Materi mengenai sejarah perkembangan budaya

PKn SD 4I -> Forum Diskusi

oleh F. Riska Elisa 2213053249 -
Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249

Menanamkan civic participation dalam lingkungan sekolah dasar bisa dilakukan melalui beberapa cara:

1. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang Interaktif :
Membuat pembelajaran PKn lebih interaktif dan memasukkan aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif, seperti diskusi kelompok, permainan peran, atau proyek berbasis masyarakat lokal.

2. Proyek Berbasis Komunitas
Mengadakan proyek-proyek yang melibatkan siswa dalam kegiatan nyata di komunitas mereka, seperti membersihkan lingkungan, mengunjungi panti jompo, atau mengumpulkan donasi untuk kegiatan sosial.

3. Pengembangan Keterampilan Kepemimpinan
Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan melalui kegiatan seperti mengorganisir acara sekolah, menjadi pengurus kelas, atau memimpin kelompok diskusi.

4. Partisipasi dalam Pengambilan Keputusan:
Melibatkan siswa dalam proses pengambilan keputusan di sekolah, seperti memilih perwakilan kelas atau memberi masukan untuk meningkatkan lingkungan belajar.


Contoh konkretnya, sekolah dapat mengadakan proyek kebersihan lingkungan di sekitar sekolah. Siswa-siswa dapat dibagi menjadi kelompok dan diberi tanggung jawab untuk membersihkan area tertentu secara berkala. Selama proses ini, mereka dapat belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak positif dari partisipasi aktif dalam masyarakat. Kemudian, mereka bisa mempresentasikan hasil kerja mereka kepada teman-teman sekelas dan masyarakat sekolah, sehingga memperoleh apresiasi dan dukungan yang dapat meningkatkan motivasi mereka untuk berpartisipasi lebih aktif lagi di masa depan.