Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249
Setalah saya menyimak video yang berjudul "Peran Pendidik SD dalam Menanamkan Pendidikan Nilai dan Moral melalui PPKN" yang dapat saya simpulkan yaitu :
Kesadaran moral memiliki fungsi yaitu mengarahkan anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam sekolah atau masyarakat. Akibat dari tidak di bekali nya nilai moral pada anak akan memunculkan masalah moral yaitu seperti tidak patuh, keras kepala dan nakal. Hal ini membuat orang tua dan pendidik menjadi kualahan.
Belakangan ini gejala kemerosotan moral sedang tumbuh dengan cepat, usaha menanggulangi kemerosotan moral telah banyak di lakukan baik dari lembaga keagamaan, pendidikan, sosial maupun instansi pemerintah .
Maka dari itu pensosialisian pendidikan moral sangat penting dilakukan kepada seluruh peserta didik karena pendidikan moral ini berperan dalam memajukan sekolah, bangsa maupun negara dalam membentuk karakter kepribadian peserta didik. Karena kepribadian karekteristik peserta didik yang baik akan menciptakan generasi yang baik pula.
Adapun pentingnya pendidikan PPKN dalam Pendidikan Nilai dan Moral yaitu
1. Pembangunan watak atau karakter.
2. Secara makro, sebagai wahana sosial-pedagogis pencerdasan kehidupan bangsa.
3. Acuan penerapan keberhasilan pendidikan moral di sekolah.
4. Jawaban untuk menuju pendidikan moral yang baik.
Peranan yang harus di lakukan pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui mata pelajaran PPKN dapat dilakukan dengan pendekatan yaitu
1. Pendekatan Indoktrinasi, pendekatan ini membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi dewasa, untuk itu perlu ditanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini melalu interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Dalam pendekatan ini pendidik dianggap telah memiliki nilai-nilai keutamaan yang dengan tegas dan konsisten ditanamkan kepada peserta didik.
2. Pendekatan klarifikasi nilai yiatu secara tidak langsung pendidik menyampaikan kepada peserta didik mengenai benar atau salah,baik atau buruk namun peserta didik diberi kesempatan menyampaikan nilai dengan caranya sendiri.
3. Memberi teladan atau contoh , seorang pendidik hendaknya dapat memberikan sritauladan atau contoh dalam bidang moral.
4. Pembiasan dalam perilaku, penanaman moral biasanya dilakukan dalam banyak pembiasaan tingkah laku dalam kegiatan belajar mengajar, seperti mungca salam da berdoa.
NPM : 2213053249
Setalah saya menyimak video yang berjudul "Peran Pendidik SD dalam Menanamkan Pendidikan Nilai dan Moral melalui PPKN" yang dapat saya simpulkan yaitu :
Kesadaran moral memiliki fungsi yaitu mengarahkan anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam sekolah atau masyarakat. Akibat dari tidak di bekali nya nilai moral pada anak akan memunculkan masalah moral yaitu seperti tidak patuh, keras kepala dan nakal. Hal ini membuat orang tua dan pendidik menjadi kualahan.
Belakangan ini gejala kemerosotan moral sedang tumbuh dengan cepat, usaha menanggulangi kemerosotan moral telah banyak di lakukan baik dari lembaga keagamaan, pendidikan, sosial maupun instansi pemerintah .
Maka dari itu pensosialisian pendidikan moral sangat penting dilakukan kepada seluruh peserta didik karena pendidikan moral ini berperan dalam memajukan sekolah, bangsa maupun negara dalam membentuk karakter kepribadian peserta didik. Karena kepribadian karekteristik peserta didik yang baik akan menciptakan generasi yang baik pula.
Adapun pentingnya pendidikan PPKN dalam Pendidikan Nilai dan Moral yaitu
1. Pembangunan watak atau karakter.
2. Secara makro, sebagai wahana sosial-pedagogis pencerdasan kehidupan bangsa.
3. Acuan penerapan keberhasilan pendidikan moral di sekolah.
4. Jawaban untuk menuju pendidikan moral yang baik.
Peranan yang harus di lakukan pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui mata pelajaran PPKN dapat dilakukan dengan pendekatan yaitu
1. Pendekatan Indoktrinasi, pendekatan ini membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi dewasa, untuk itu perlu ditanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini melalu interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Dalam pendekatan ini pendidik dianggap telah memiliki nilai-nilai keutamaan yang dengan tegas dan konsisten ditanamkan kepada peserta didik.
2. Pendekatan klarifikasi nilai yiatu secara tidak langsung pendidik menyampaikan kepada peserta didik mengenai benar atau salah,baik atau buruk namun peserta didik diberi kesempatan menyampaikan nilai dengan caranya sendiri.
3. Memberi teladan atau contoh , seorang pendidik hendaknya dapat memberikan sritauladan atau contoh dalam bidang moral.
4. Pembiasan dalam perilaku, penanaman moral biasanya dilakukan dalam banyak pembiasaan tingkah laku dalam kegiatan belajar mengajar, seperti mungca salam da berdoa.
Tujuan dari mata pelajaran PPKN adalah
1. Memberikan pengetahuan dan menanamkan nilai-nilai moral Pancasila
2. Membangun watak dan karakter anak yang baik.
3. Mengunggah kesadaran anak didik sebagai warga negara