གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Christin ananta putri 2213053061

Christin Ananta Putri
2213053061

Pendidikan moral di sekolah harus mendapat perhatian serius untuk membangun generasi berkualitas bagi negara. Meskipun peran utama pendidikan moral anak terletak di tangan orang tua, namun guru di sekolah juga memegang peranan penting dalam pendidikan moral yang dibutuhkan siswa. Sekolah adalah lingkungan mikrosistem. Bronfenbrenner (1979: 22) menyatakan bahwa mikrosistem adalah suatu pola aktivitas, peran dan hubungan antar individu yang dialami oleh seseorang yang tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan tertentu yang mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu lingkungan hidup di mana individu tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya. seperti keluarga, teman, sekolah, tetangga. Sekolah yang baik adalah sekolah yang peduli dan fokus pada pendidikan moral atau pendidikan nilai di samping kegiatan pengajaran ilmu lainnya. Pendidikan moral di sekolah penting dilakukan agar guru dan seluruh warga sekolah dapat memberikan pendidikan moral secara komprehensif. Unsur lain yang tak kalah pentingnya dalam pendidikan moral di sekolah adalah beragamnya isi, metode, dan penilaian yang komprehensif. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, dimana guru berperan utama dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif untuk mencapai hasil yang optimal, yaitu pengembangan nilai-nilai moral pada diri siswa agar menjadi generasi muda yang berkualitas.
Christin Ananta Putri
2213053061

Berdasarkan video diatas yang berjudul "PENDEKATAN PENTAHELIX PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL" saya dapat mengambil kesimpulan bahwa Nilai artinya memberikan harga pada suatu konsep yang dihadapi. Sedangkan Moral (Morse) berarti kebiasaan-kebiasaan yang berulang-ulang oleh sekelompok orang. Adapun beberapa pendekatan pentahelix yaitu:
1. Pemerintah
2. Masyarakat/komunitas
3. Akademisi
4. Pengusaha/pemilik modal
5. Media
Herman (1972) mengemukakan bahwa "...value is neither taught nor cought, it is learned." Yang berarti bahwa substansi nilai tidaklah semata-mata ditangkap dan diajarkan.
Nilai harus ditangkap, dicerna, kemudian diinternalisasikan dan dibakukan di dalam diri kita. Bagaimana menilai kualitas seseorang tersebut dilihat dari penerapan nilai di dalam dirinya.
Adapun aliran Dalam pengajaran nilai yaitu sebagai berikut:
1.) Aliran relativisme adalah nilai tidak bisa diajarkan karena hakikat nilai bersifat relatif, subjektif, temporer, dan situasional.
2.) Aliran kebebasan (value free) adalah nilai tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri.
Penanaman dan penerapan nilai ini sangat penting bagi kehidupan seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Christin Ananta Putri
2213053061

Peran pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai moral melalui ppkn
Kesadaran nilai moral mengarahkan anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dlam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun dimasyarakat.Pendidikan moral sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik dalam mmbentuk karakter peserta didik.Pentingnya PPKN dalam pendidikan nilai dan moral yaitu membangun watak dan karakter peserta didik,secaraq makro pkn juga merupakan wahana sosial pedagogis pencerdasan kehidupan bangsa,acuan penerqapan keberhasilan pendidikan moral disekolah,dan jembatan untuk menuju pendidika moral yang baik.