Teknik dalam menyusun draf wawancara untuk sejarah lisan adalah sebagai berikut:
Tentukan tujuan wawancara. Apa yang ingin Anda ketahui dari narasumber? Apakah Anda ingin mengumpulkan informasi tentang peristiwa sejarah tertentu, pengalaman hidup narasumber, atau perspektif narasumber tentang suatu isu?
Pilih narasumber yang tepat. Siapa yang paling tepat untuk diwawancarai tentang topik yang Anda pilih? Pastikan narasumber memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan topik wawancara.
Pelajari topik wawancara. Pelajari sebanyak mungkin tentang topik wawancara agar Anda dapat mengajukan pertanyaan yang tepat dan mendalam.
Susun daftar pertanyaan. Susun daftar pertanyaan yang akan Anda ajukan kepada narasumber. Pertanyaan harus jelas, singkat, dan lugas. Hindari mengajukan pertanyaan yang sugestif atau mengarahkan.
Urutkan pertanyaan. Urutkan pertanyaan dari yang umum ke yang spesifik. Anda juga dapat mengurutkan pertanyaan berdasarkan tema atau kronologi.
Tulis pertanyaan tambahan. Selain daftar pertanyaan utama, Anda juga dapat menyiapkan pertanyaan tambahan untuk diajukan kepada narasumber jika diperlukan.
Tentukan tujuan wawancara. Apa yang ingin Anda ketahui dari narasumber? Apakah Anda ingin mengumpulkan informasi tentang peristiwa sejarah tertentu, pengalaman hidup narasumber, atau perspektif narasumber tentang suatu isu?
Pilih narasumber yang tepat. Siapa yang paling tepat untuk diwawancarai tentang topik yang Anda pilih? Pastikan narasumber memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan topik wawancara.
Pelajari topik wawancara. Pelajari sebanyak mungkin tentang topik wawancara agar Anda dapat mengajukan pertanyaan yang tepat dan mendalam.
Susun daftar pertanyaan. Susun daftar pertanyaan yang akan Anda ajukan kepada narasumber. Pertanyaan harus jelas, singkat, dan lugas. Hindari mengajukan pertanyaan yang sugestif atau mengarahkan.
Urutkan pertanyaan. Urutkan pertanyaan dari yang umum ke yang spesifik. Anda juga dapat mengurutkan pertanyaan berdasarkan tema atau kronologi.
Tulis pertanyaan tambahan. Selain daftar pertanyaan utama, Anda juga dapat menyiapkan pertanyaan tambahan untuk diajukan kepada narasumber jika diperlukan.