Posts made by Juliana Wulandari 2213053291

Nama : Juliana Wulandari
Npm : 2213053291
Kelas : 2A

Analisis jurnal
Judul : Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani
Penulis : Aulia Rosa Nasution Magister Hukum, Universitas Medan Area, Indonesia
Hasil analisis:
Pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu pendidikan yang sangat berperan penting dalam mendidik karakter anak-anak bangsa. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa.Agar anak-anak bangsa Indonesia memiliki rasa demokrasi dan patriotisme yang tinggi, apalagi di era globalisasi seperti saat ini.

Di perguruan tinggi pendidikan kewarganegaraan memiliki dimensi dan orientasi pemberdayaan warga masyarakat melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik demokrasi langsung dalam perkuliahan.
Pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan yang mendorong agar peserta didik mampu berpikir kritis dan sesuai dengan Pancasila.
Nama : Juliana Wulandari
Kelas : 2A
Npm : 2213053291
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI : HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKN

Pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan yang mengajarkan peserta didik agar memiliki sikap cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa dan negara, pendidikan kewarganegaraan juga bertujuan untuk melatih peserta didik agar memiliki sikap yang kritis, demokratis yang sesuai dengan Pancasila.
Pendidikan kewarganegaraan memiliki 2 landasan yakni landasan idealis dan landasan hukum.
Landasan idealis dari pendidikan kewarganegaraan adalah Pancasila, yakni
a. Pancasila sebagai dasar negara
b. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
c. Pancasila sebagai ideologi negara
Sedangkan landasan hukum dari pendidikan kewarganegaraan yaitu :
a. Pembukaan UUD 1945
b. Batang tubuh UUD 1945
c. UU no 20 tahun 1982
d. UU no 20 tahun 2003
e. SK Dirjen DIKTI no 43 tahun 2006
Sumber historis dari pendidikan kewarganegaraan substansinya sudah dimulai sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Sumber sosiologinya yaitu pendidikan kewarganegaraan diperlukan oleh masyarakat untuk memelihara dan mempertahankan eksistensi bangsa dan negara. Sumber politik dari pendidikan kewarganegaraan yaitu dokumen kurikulum kewarganegaraan (1957), civics (1952), kewarganegaraan negara (1968).
Pendidikan kewarganegaraan mendorong agar masyarakatnya menjadi warga yang cerdas dan mempunyai sikap dan pemikiran sesuai dengan Pancasila.
Nama : Juliana Wulandari
NPM : 2213053291
Analisis soal 2
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Pancasila sebagai sistem nilai akan mantap berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademisi dan praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara, telah meyakini kebenaran nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
1. Sila ketuhanan yang maha esa, Berdasarkan sila
pertama ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan,
dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan
maksudnya dan akibatnya apakah merugikan manusia dengan
sekitarnya. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-
dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek
haruslah secara beradab.
3. Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada
bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia
akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan
kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan
dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari
pengembangan iptek secara demokratis.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan
iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam
hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan
Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam dan lingkungannya.
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya semoga pemimpin pemimpin di Indonesia saat ini dan masa mendatang menjadi pemimpin yang lebih bertanggung jawab dan menjadi pemimpin yang mencerminkan nilai Pancasila.
Nama : Juliana Wulandari
NPM: 2213053291
Analisis jurnal
Berdasarkan analisis saya dari jurnal yang berjudul PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGISyarifuddinFakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bimasyarifpps@gmail.com
Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai filsafat ilmu didalam mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tidak sekedar untuk memenuhi hasrat ingin tahu dari manusia yang tidak habis-habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidunya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat.