གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ ALYA RIFA DWI PANGESTU 2213053152

Nama : Alya Rifa Dwi Pangestu
Npm : 2213053152
Kelas : 3/I

Peran pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai moral melalui ppkn
Kesadaran nilai moral mengarahkan anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dlam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun dimasyarakat.Pendidikan moral sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik dalam mmbentuk karakter peserta didik.Pentingnya PPKN dalam pendidikan nilai dan moral yaitu membangun watak dan karakter peserta didik,secaraq makro pkn juga merupakan wahana sosial pedagogis pencerdasan kehidupan bangsa,acuan penerqapan keberhasilan pendidikan moral disekolah,dan jembatan untuk menuju pendidika moral yang baik.
Nama : Alya Rifa Dwi Pangestu
NPM : 2213053152
Kelas : 3/I

Teori Kohlberg dikenal sebagai teori yang mengukur tingkatan moral seseorang. Kohlberg mengidentifikasi beberapa masalah filosofis mendasar yang mendasari studi perkembangan moral, seperti pertanyaan tentang definisi konstruk yang adil secara budaya. Kohlberg tidak memusatkan perhatian pada tingkah laku moral, artinya apa yang dilakukan oleh seorang indivdu tidak menjadi pusat pengamatannya. Mengamati tingkah laku tidak menunjukan banyak mengenai kematangan moral. Kohlberg juga tidak memusatkan perhatian pada pernyataan (statement) seseorang, apakah dia mengatakan sesuatu hal benar atau salah. Penelitian Kohlberg menunjukan bahwa bila penalaran-penalaran yang diajukan oleh seseorang mengapa ia mempunyai pertimbangan moral tertentu atau melakukan tindakan tertentu diperhatikan, maka akan tampak jelas adanya perbedaan-perbedaan yang berarti dalam pendangan moral orang tersebut.
Nama : Alya Rifa Dwi Pangestu
NPM : 2213053152
Kelas : 3/I

Isu pendidikan nilai moral yang terjadi di empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, India, dan Cina. Empat negara itu dapat mewakili karakteristik bangsa dengan latar belakang ideologi yang berbeda. Indonesia Pendidikan nilai di Indonesia disadari atau tidak masih belum banyak menyentuh pemberdayaan dan pencerahan kesadaran dalam perspektif global. Pendidikan nilai di India tampak lebih populer dibandingkan dengan di negara lain. Dalam pendidikan nasional India, pendidikan nilai dikembangkan sebagai usaha untuk meningkatkan kesadaran nilai ilmiah, sosial, dan ke- warganegaraan yang tidak secara khusus dikembangkan melalui satu sudut pandangan agama. Pendidikan nilai di Malaysia dilakukan di sekolah dasar dan pengembangannya dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Dalam tradisi Cina, pendidikan memiliki hubungan erat dengan kewajiban moral. Pertimbangan moral adalah penilaian mengenai benar dan baiknya sebuah tindakan. Akan tetapi, tidak semua penilaian mengenai baik dan benar merupakan pertimbangan moral. Banyak di antara tindakan yang justru merupakan penilaian terhadap kebaikan atau kebenaran, estetis, teknologis atau bijak. Berbeda dengan penilaian terhadap kebijakan atau estetika, penilaian moral cenderung bersifat universal, inklusif, konsisten, dan didasarkan pada alasan-alasan yang objektif, impersonal, atau ideal.
Nama ; Alya Rifa Dwi Pangestu
NPM : 2213053152
Kelas : 3/I

Degradasi moral adalah turunnya atau merosotnya akhlak remaja karena disebabkan dari berbagai hal yaitu dari faktor ekstern dan faktor intern.Dari video tersebut siswa menganiaya gurunya hingga meninggal dunia. Degradasi moral generasi bangsa saat ini disebabkan karena lemahnya mental yang terbentuk sejak dini, serta kurang adanya peran orang tua dalam membimbing dan mendidik mereka, sehingga membentuk karakter yang kurang baik bagi mereka. Maka, untuk mengatasi degradasi moral ada upaya yang harus dilakukan yaitu salah satunya dengan menanamkan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sedini mungkin.