Posts made by Dwi Harianti 2213053295

Nama : Dwi Harianti
NPM : 2213053295
Kelas : 3 F

Analisis Jurnal 2

PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK USIA DINI

Dalam jurnal tersebut menjelaskan bahwa pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan warga negara yang berkepribadian tinggi dan berakhlak mulia, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas tinggi. terlebih mengingat kekhawatiran saat ini tentang moral dan akhlak. Perlunya penanaman nilai-nilai moral, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat secara keseluruhan. Pada masa usia dini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak. Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945, Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain. Adapun nilai-nilai moral yang bersifat relativistic dikategorikan sebagai moral kesopanan, seperti berbicara secara sopan, hormat kepada orang yang lebih tua, tidak bertamu pada jam istirahat dan sebagainya. Di dalam nilai moral juga terdapat batasan-batasan berlakunya nilai tersebut. Batasan-batasan tersebut di antaranya :
1. nilai universal, berlaku bagi seluruh umat manusia bilamana dan dimanapun seperti hak asasi manusia.
2. Nilai partikular yakni hanya berlaku bagi sekelompok manusia tertentu atau dalam kesempatan tertentu, misalnya nilai sebuah tutur kata.
3. Nilai abadi, yakni berlaku kapanpun dan dimanapun seperti kebebasan beragama.

Pada masa usia dini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak. Di dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat menggunakan berbagai metode yaitu metode bermain, bercerita, pemberian tugas dan bercakap- cakap, penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, pada jalur pendidikan non formal cara penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti dan kegiatan penutup.
Nama : Dwi Harianti
NPM : 2213053295
Kelas : 3 F

Analisis Jurnal 1

PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT

Jurnal tersebut membahas tentang Penanaman nilai-nilai moral yang sudah mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan, maka dalam hal ini penanaman nilai-nilai moral ini diharapkan anak-anak mempunyai moral yang baik dimasa yang akan datang, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.

Berdasarkan hasil analisis data, dapat dikemukakan sebagai berikut.
Pertama, guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa dengan cara menyisipkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggung jawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan ke semua mata pelajaran yang diajarkan. Kedua, siswa kebanyakan tidak berbohong kepada guru karena menanamkan nilai kejujuran. Ketiga, hubungan siswa dengan teman-temannya pun baik. Keempat, untuk memperdalam ilmu agama siswa selain agama di sekolah juga belajar di tempat pengajian dan TPA.

Dari jurnal tersebut, dapat kita ditarik kesimpulan bahwa penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut sebagian besar sudah baik karena guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya mengetahui nilai-nilai yang harus ditanamkan. Kemudian menanamkan nilai-nilai moral kesemua mata pelajaran, memberi nasehat setiap hari, guru menjadi panutan siswa, melalui lingkungan sekolah dan kerja sama dengan orang tua. Di samping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.
Nama : Dwi Harianti
NPM : 2213053295
Kelas : 3 F

Analisis Video 2

Pendidikan Moral di Sekolah Dasar

Dalam vidio dijelaskan mengenai pengertian pendidikan moral, yaitu usaha yang dilakukan untuk merubah sikap perilaku peserta didik agar mampu berinteraksi terhadap lingkungannya.

Tahap-tahap perkembangan moral:
1. usia 6-12 bulan
2. usia 12-18 bulan
3. usia 18-30 bulan
4. usia 30-36 bulan
5. usia 3-4 tahun
6. usia 4-6 tahun
7. usia 7-8 tahun
8. usia 9-11 tahun
9. usia 12-15 tahun
10. dewasa muda usia 20-40 tahun
11. dewasa tengah usia 40-65 tahun
12. dewasa tua usia 65 tahun

Implikasi Perkembangan Sosial dan Pribadi Anak dalam KBM di Sekolah Dasar

Implikasi Identitas Gender di Sekolah Dasar

Permasalahan serta solusi perkembangan moral anak sekolah dasar:
1) Hilangnya kejujuran.
Cara mengatasinya dapat dilakukan dengan mengajarkan anak lebih percaya diri dan mengajarkan betapa pentingnya sikap jujur.
2) Hilangnya rasa tanggungjawab
Solusinya dengan mengajarkan pentingnya tanggungjawab dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan seperti memberikan PR, menjaga ketertiban kelas dan sebagainya.
3) Rendahnya disiplin
Cara mengatasinya yaitu sekolah harus meningkatkan kedisiplinan dan peraturan yang ada di sekolah.
4) Kurang bisa bekerjasama
Pendidik bisa mengatasinya dengan melaksanakan pembelajaran yang dapat meningkatkan kerjasama, seperti membentuk kelompok diskusi
5) Mengambil hak orang lain
Solusinya dengan membiasakan peserta didik agar bisa menerima apa yang dimilikinya dan tidak mengambil hak orang lain.
Nama : Dwi Harianti
NPM : 2213053295
Kelas : 3 F

Analisis Video 1

Pendidikan Moral Tanggung Jawab Diri dalam Keluarga

Dalam vidio dijelaskan dan juga dicontohkan mengenai tanggung jawab anak dalam lingkup keluarga.

Tanggungjawab Saya dalam Keluarga
1. Mendengarkan nasihat ayah
Kita sebagai anak harus mendengarkan nasihat ayah, karena ayah tau mana yang baik dan buruk untuk kita.
2. Membantu Ibu
Menjadi anak yang bertanggung jawab dengan membantu ibu, misalnya mengelap cermin dan menyajikan makanan.
3. Menemani kakak
Hendaknya jika pergi keluar rumah bersama kakak supaya menghindari hal yang membahayakan, misalnya penculikan.
4. Menjaga keselamatan adik
Selalu mengajak bermain dan memperhatikan keselamatan adik dengan tidak meninggalkan nya sendirian.

Kepentingan dan Tanggungjawab dalam Keluarga
1. Hubungan Keluarga menjadi erat
2. Keselamatan keluarga terjamin, jika tidak ada ibu bapak hendaknya mengunci pagar.
3. Meringankan tugas Keluarga
4. Membanggakan Keluarga
Nama : Dwi Harianti
NPM : 2213053295
Kelas : 3 F

Analisis Jurnal 2

“Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial”
Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Saat ini, banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.

Tujuan PKM sendiri adalah memberikan pemahaman terkait degradasi
moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Dalam pelaksanaannya peserta didik akan mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Dengan program PKM ini menjadikan para generasi muda memiliki bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Karna seharusnya peserta didik harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik.