Kiriman dibuat oleh Ngusman Aris 2213053202

Nama : Ngusman Aris
NPM : 2213053202
Kelas : 2A
Post Test

Pancasila sebagai fundamental norma dan ideologi bangsa menimbulkan kesadaran bahwa pancasila mengandung nilai-nilai yang menjadi landasan fundamental dalam penyelengaraan negara. Salah satu landasan pokok sebagai cerminan
penyelengaraan negara berupa pemilu
terdapat pada sila keempat dalam Pancasila tersebut adalah nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.

Penerapan nilai-nilai pancasila sila keempat untuk kehidupan demokrasi
dalam pilkada di Indonesia dapat digunakan dengan mengutamakan musyawarah dan mengambil keputusan untuk kepentingan
bersama. Parameter sila keempat sebagai sumber nilai yaitu termaktub dalam UUD 1945 BAB VIIB Pemilihan Umum pasal 22E, didalam peraturan tersebut tidak menjelaskan pemilihan umum yang mengandung tata nilai pancasila sila keempat hanya saja menjelaskan prosedur standart pemilihan umum kepala daerah di
Indonesia. Masalah terjadi didalam pemilihan umum kepala daerah yang paling fundamental yaitu salah satunya kampanye. rasa tanggung jawab menimbulkan problem dimasa mendatang dan yang paling berbahaya yaitu merusak demokrasi.
Nama: Ngusman Aris
NPM : 2213053202
Kelas : 2A
Pretest

Analisis Perkembangan Demokrasi Di Indonesia
1. Perkembangan Demokrasi Masa
Revolusi Kemerdekaan, dimana demokrasi pada masa pemerintahan revolusi kemerdekaan sangat terbatas.

2. Perkembangan demokrasi parlementer (1945-1959), dimana pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia, karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia. Namun kenyataannya demokrasi parlementer dikatakan gagal, karena:
-dominannya politik aliran,
sehingga membawa konsekuensi
terhadap pengelolaan konflik
-Basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah
-Persamaan kepentingan antara presiden. Soekarno dengan kalangan Angkatan Darat, yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang berjalan.

3. Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959-1965), dimana politik pada masa ini diwarnai oleh tolak ukur yang kuat antara kegiatan politik yang utama pada saat itu.

4. Perkembangan Demokrasi Pada Masa Orde Baru, dimana pada masa ini di 3 tahun awal kekuasaan didistribusikan kepada rakyat, namun setelah 3 tahun tersebut terdapat banyak campur tangan dan kemudian diambil alih oleh abri, pemerintah, dan lainnya.

5. Perkembangan Demokrasi Pada Masa Reformasi (1998- Sekarang), dimana pada masa ini demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi Pancasila.