གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Aziyatun Adinda Fitria 2213053239

Analisis Video 2
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Pada video tersebut menjelaskan mengenai penganiayaan seorang guru yang dilakukan oleh para peserta didiknya sendiri hingga membuatnya meninggal dunia. Kasus kekerasan di indonesia sendiri memang cukup tinggi baik yang dilakukan anak-anak sebagai pelaku maupun korban, dalam hal ini untuk melihat sebab penyebab mengapa anak-anak dapat melakukan hal menyimpang seperti itu ialah dengan melihat pola asuhnya sendiri dari dalam keluarga bagaimana orang tua mendidik sang anak dan juga berkaitan bagaimana guru melakukan pengolaan di kelasnya. Dalam pendidik seharusnya memiliki kompetensi kepribadian, sosial, profesional dan pedagogik tetapi pembekalan untuk menjadi guru saat ini tidak sesuai dimana pembekalan dilakukan bersifat pengetahuan sedangkan pembekalan dalam pembenahan prilaku belum menjadi fokus yang utama. Untuk melatih peserta didik dalam mengolah emosinya agar tidak bertindak implusif sangat diperlukan bagi peserta didik agar mereka tidak mengambil tindakan secara gamblang tampa memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya dalam menangani kasus seperti ini maka diperlukannya pendidikan nilai dan moral untuk membenahi dan membangun moralitas para peserta didik tentunya dalam dunia pendidikan untuk mewujudkan hal ini para pendidik harus terlebih dahulu memiliki moralitas yang baik dan mampu untuk mengontrol emosinya dalam menghadapi segala macam sifat anak didik yang berbeda.
Analisis Video 1
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Kohlberg merumuskan tahapan perkembangan moral dikarenakan penelitiannya yang dilakukan diamerika, menurutnya tahap perkembangan moral terdapat 3 level yang dimana dalam 1 level tersebut terdapat juga 2 tahap lainnya
●Tahap 1 Pra Konvensional terdiri dari tahap menghindari hukuman dan keuntungan serta minat pribadi. Pada tahap ini alasan mereka untuk tidak melakukan sesuatu hal yang menurut mereka salah semata-mata hanya karena tidak ingin mendapatkan hukuman dan hanya memperhitungkan apa yang akan dia dapatkan.
●Tahap 2 Konvensional terdiri dari menjaga sikap orang baik dan memelihara peraturan. Dalam kasus ini seseorang menghindari pertengkaran karena memikirkan pendapat orang lain terhadapnya.
●Tahap 3 Pasca-Konvensional terdiri dari orientasi kontrak sosial dan prinsip etika universal. Pada tahap ini seseorang menyadari bahwa tiap orang memiliki latar belakang yang berbeda sehingga hak-hak individu haru dilihat dengan hukum yang ada, sedangkan pada tahap etika universal menggambarkan prinsip internal seseorang dan akan melakukan apapun yg dianggapnya benar walaupun hal tersebut bertentangan dengan hukum yang ada
Analisis Jurnal 2
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Teori Kohlberg merupakan teori yang mengukur tingkatan moral seseorang, dengan membantu perkembangan moral siswa maka hal ini dapat berdampak pada aspek yang menunjang perkembangan kemahiran dalam kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Dalam mengukur tingkatan moral seseorang tidak hanya dapat dilihat melalui tingkah laku mereka saja, melainkan melalui pertimbangan (penalaran) mereka terhadap suatu hal. Penelitian Kohlberg menunjukan bahwa yang membedakan tingkatan moral seseorang dapat dilihat dari alasan apa yang digunakan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Analisis Jurnal 1
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Pendidikan nilai dan moral adalah tuntutan dan juga merupakan salah satu kebutuhan manusia, banyaknya masalah seperti global teroris dan krisis multimedia. Pendidikan nilai dan moral merupakan salah satu cara yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Pendidikan nilai dan moral antar negara dapat memiliki persamaan dan juga perbedaan Hal ini dapat disebabkan karena ideologi yang dianut oleh setiap negara tersebut berbeda-beda tetapi dalam kasus ini pendidikan nilai dan moral ditekankan untuk menanamkan nilai etik moral terutama nilai-nilai yang bersifat asasi manusia, universal, dan global. Untuk membentuk karakteristik warga yang lebih baik yang lebih diperlukan itu adalah pendidikan nilai dan moral bukan hanya sekedar pendidikan agama karena pendidikan agama cenderung terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif), sedangkan pembentukan sikap (afektif) dan pembiasaan (psikomotorik) sangat minim, karena itulah untuk membentuk karakteristik warga yang baik dalam kehidupan bermasyarakat mereka agar hal-hal buruk dapat dihindari diperlukannya penanaman nilai dan moral sosial dalam kehidupan berbangsa.
Analisis video 2
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Pada video tersebut membahas mengenai kekerasan pada lingkungan sekolah, hingga terjadinya pembunuhan antar siswa karena perkelahian yang terjadi. Dari berbagai kasus yang disebutkan terlihat bahwa anak-anak tersebut seperti lepas pemantauan dari pendidik yang ada dilingkungan sekolah tetapi dalam hal ini untuk menghentikan dan mencegah hal ini terjadi bukan hanya pemantauan dari lingkungan sekolah yang diperlukan tetapi juga pemantauan dari pihak orang tua peserta didik diperlukan, bagaimana orang tau menanamkan nilai dan moral yang baik pada anak, dan bagaimana pula guru seharusnya dapat memberikan penanaman moralitas yang baik terutama pada kalangan anak sekolah dasar. Sudah seharusnya orang tau dan pendidik bekerjasama untuk mencegah hal-hal yang tidak diingkan terjadi, bukan hanya salah satu pihak saja yang berperan.