Analisis Jurnal 2
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239
Praktik pendidikan nilai dan moral dapat menjadi salah satu cara dalam menangani karakter bangsa yang menurun. Maraknya berita tentang penipuan, perampokan, pembunuhan yang juga pelaku dari kasus seperti itu banyak juga dilakukan oleh anak-anak yang masih dibawah umur menunjukkan indikasi bahwa moralitas dan karakter bangsa yang menurun. Pendidikan nilai dan moral secara komperensif dapat menjadi suatu cara yang dapat berfungsi untuk meningkatkan karakter serta moralitas bagi peserta didik. isi pendidikan nilai harus komprehensif, meliputi semua pemsalahan yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan. nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai pertanyaan-pertanyaan yang mengenai etika secara umum. Kedua, metode pendidikan nilai juga harus komprehensif, termasuk didalamnya inkulkasi (penanaman) nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasi muda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan keputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan- keterampilan hidup yang lain. Generasi muda membutuhkan peran orang dewasa dalam hal itu baik itu peran orangtua, guru maupun masyarakat sekitar. Pendidikan moral disekolah juga sudah seharusnya dapat dilakukan dengan baik. Guru yang berperan sebagai pendidik harus memiliki moralitas yang baik sehingga dapat dicontoh oleh generasi muda.
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239
Praktik pendidikan nilai dan moral dapat menjadi salah satu cara dalam menangani karakter bangsa yang menurun. Maraknya berita tentang penipuan, perampokan, pembunuhan yang juga pelaku dari kasus seperti itu banyak juga dilakukan oleh anak-anak yang masih dibawah umur menunjukkan indikasi bahwa moralitas dan karakter bangsa yang menurun. Pendidikan nilai dan moral secara komperensif dapat menjadi suatu cara yang dapat berfungsi untuk meningkatkan karakter serta moralitas bagi peserta didik. isi pendidikan nilai harus komprehensif, meliputi semua pemsalahan yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan. nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai pertanyaan-pertanyaan yang mengenai etika secara umum. Kedua, metode pendidikan nilai juga harus komprehensif, termasuk didalamnya inkulkasi (penanaman) nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasi muda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan keputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan- keterampilan hidup yang lain. Generasi muda membutuhkan peran orang dewasa dalam hal itu baik itu peran orangtua, guru maupun masyarakat sekitar. Pendidikan moral disekolah juga sudah seharusnya dapat dilakukan dengan baik. Guru yang berperan sebagai pendidik harus memiliki moralitas yang baik sehingga dapat dicontoh oleh generasi muda.