Nama: Shakina Aura Ayudistia
Npm: 2213053066
Kelas: 2A
Tugas analisis soal pertemuan 5
1. Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
Jawaban: Hal positif yang saya dapatkan setelah membaca artikel tersebut adalah saya menjadi mengetahui bahwa apabila suatu UU di mohonkan untuk di uji maka MK dapat memutuskan untuk membatalkan UU yang di mohonkan untuk di uji tersebut. Apa yang harus di benahi dari konsep berbangsa dan bernegara di artikel di atas adalah, dengan selalu menjaga hak-hak warga negara secara progresif dan tidak merugikan rakyat untuk kedepannya. Dan apabila mau meresivi sesuatu itu selalu dipertimbangkan kedepannya akan merugikan negara tersebut atau tidak.
2.Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
Jawaban: Konstitusi itu pada hakikatnya merupakan hukum dasar yang tertinggi dan menjadi dasar berlakunya peraturan perundang-undangan lainnya yang lebih rendah, para penyusun atau perumus Undang-Undang Dasar selalu menganggap perlu menentukan tata cara perubahan yang tidak mudah. Arti penting konstitusi bagi suatu negara adalah menjadi pedoman yang mengatur jalannya pemerintahan, pembatasan kekuasaan, dan menjamin hak asasi manusia agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang. Pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang karena konstitusi membatasi kekuasaan.
3. Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Jawaban: contohnya adalah dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat kasus korupsi, yang telah merugikan negara dan masyarakat negara tersebut, sangat layak untuk mendapatkan hukuman secara maksimal agar kedepannya tidak ada kasus serupa yang terulang kembali dan pejabat negara yang lain itu sadar akan dampak dari penyimpangan konstitusional yaitu korupsi, sehingga mereka tidak berani untuk melakukan sesuatu yang menyimpang apabila mengetahui hukuman yang akan diberikan atau pernah diberikan kepada pelaku penyelewengan
Npm: 2213053066
Kelas: 2A
Tugas analisis soal pertemuan 5
1. Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
Jawaban: Hal positif yang saya dapatkan setelah membaca artikel tersebut adalah saya menjadi mengetahui bahwa apabila suatu UU di mohonkan untuk di uji maka MK dapat memutuskan untuk membatalkan UU yang di mohonkan untuk di uji tersebut. Apa yang harus di benahi dari konsep berbangsa dan bernegara di artikel di atas adalah, dengan selalu menjaga hak-hak warga negara secara progresif dan tidak merugikan rakyat untuk kedepannya. Dan apabila mau meresivi sesuatu itu selalu dipertimbangkan kedepannya akan merugikan negara tersebut atau tidak.
2.Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
Jawaban: Konstitusi itu pada hakikatnya merupakan hukum dasar yang tertinggi dan menjadi dasar berlakunya peraturan perundang-undangan lainnya yang lebih rendah, para penyusun atau perumus Undang-Undang Dasar selalu menganggap perlu menentukan tata cara perubahan yang tidak mudah. Arti penting konstitusi bagi suatu negara adalah menjadi pedoman yang mengatur jalannya pemerintahan, pembatasan kekuasaan, dan menjamin hak asasi manusia agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang. Pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang karena konstitusi membatasi kekuasaan.
3. Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Jawaban: contohnya adalah dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat kasus korupsi, yang telah merugikan negara dan masyarakat negara tersebut, sangat layak untuk mendapatkan hukuman secara maksimal agar kedepannya tidak ada kasus serupa yang terulang kembali dan pejabat negara yang lain itu sadar akan dampak dari penyimpangan konstitusional yaitu korupsi, sehingga mereka tidak berani untuk melakukan sesuatu yang menyimpang apabila mengetahui hukuman yang akan diberikan atau pernah diberikan kepada pelaku penyelewengan