Posts made by Meyin syabira 2213053185

Nama : Meyin syabira
Npm:2213053185

Pendidikan merupakan sinar pencerahan, membimbing kita melalui lorong kegelapan pencarian. Seperti halnya Martencis Veronica Siregar, seorang relawan muda dari gerakan Indonesia Mengajar yang berdedikasi di sekolah pelosok Kalimantan Utara, ia memberikan perhatian khusus pada dunia pendidikan.

Meskipun berada di daerah terpencil, kesadaran akan pentingnya pendidikan tetap mengemuka. Pendidikan bukan hanya pengetahuan, melainkan fondasi bagi masa depan anak-anak, mencakup sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk meraih kesuksesan.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> FORUM pertanyaan

by Meyin syabira 2213053185 -
Nama : Meyin syabira
Npm:2223053185

Perbedaan antara kriteria nilai hardskill dan softskill adalah sangat signifikan. Hardskill adalah kemampuan yang lebih terukur dan terkait dengan pengetahuan dan keterampilan konkret yang dapat diajarkan, diukur, dan dinilai secara objektif. Contohnya termasuk kemampuan matematika, pemrograman komputer, atau kemampuan berbahasa asing. Di sisi lain, softskill adalah kemampuan yang lebih bersifat subjektif dan tidak selalu mudah diukur. Ini melibatkan aspek interpersonal, seperti komunikasi, kepemimpinan, empati, dan kemampuan bekerja dalam tim. Kriteria penilaian softskill seringkali melibatkan faktor-faktor seperti sikap, perilaku, dan kemampuan beradaptasi, yang sering kali lebih sulit untuk diukur secara kuantitatif. Kedua jenis keterampilan ini memiliki nilai yang sama pentingnya dalam kehidupan profesional, dan kombinasi dari keduanya sering kali menjadi faktor kunci dalam keberhasilan seseorang di dunia kerja.
Nama : Meyin syabira
Npm :2213053185

Jurnal ini mengangkat isu penting mengenai pendidikan moral di sekolah sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkualitas bagi bangsa. Dalam penekanannya, jurnal mengakui peran sentral orang tua dalam mendidik anak-anak mereka, tetapi juga menyoroti kontribusi penting guru di sekolah dalam membentuk karakter moral siswa. Lebih lanjut, jurnal ini mendorong kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk memastikan generasi muda tidak hanya memiliki moral yang baik, tetapi juga tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi. Oleh karena itu, disarankan bahwa pendidikan moral di sekolah harus dirancang secara komprehensif, mencakup aspek-aspek kunci seperti peran pendidik, materi yang diajarkan, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi. Ini menjadi kunci untuk mencapai hasil pendidikan moral yang optimal, sejalan dengan visi pendidikan yang diungkapkan oleh Aristoteles.
Nama : Meyin syabira
Npm:2213053185


Jurnal ini membahas pentingnya pendidikan moral di sekolah sebagai upaya untuk membangun generasi bangsa yang berkualitas. Meskipun orang tua memiliki peran utama dalam mendidik anak-anak mereka, guru di sekolah juga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk moral para siswa. Jurnal ini menekankan bahwa keluarga, sekolah, dan masyarakat harus bekerja sama dalam mendidik generasi muda agar mereka tidak hanya memiliki moral yang baik, tetapi juga kecerdasan intelektual yang tinggi. Jadi, pendidikan moral di sekolah harus dirancang secara komprehensif, mencakup berbagai aspek seperti peran pendidik, materi yang diajarkan, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi. Hal ini diperlukan untuk mencapai hasil pendidikan moral yang optimal, sesuai dengan tujuan utama pendidikan, sebagaimana diungkapkan oleh Aristoteles.
Nama: Meyin syabira
Npm:2213053185



Etika dan moral dalam keluarga serta pembelajaran daring adalah dua aspek penting dalam kehidupan modern. Dalam keluarga, etika dan moral memainkan peran kunci dalam membentuk karakter anak-anak. Orangtua harus menjadi teladan dalam perilaku yang etis dan moral, mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab kepada anak-anak. Selain itu, komunikasi terbuka tentang etika dan moral dalam keluarga membantu anak-anak memahami konsep-konsep ini dengan lebih baik.

Di sisi lain, dalam konteks pembelajaran daring, etika dan moral juga penting. Guru dan siswa perlu mematuhi etika pembelajaran online, seperti menghindari kecurangan akademik dan menghormati privasi orang lain. Penting juga untuk mengajarkan dan mengingatkan siswa tentang perilaku yang etis dalam penggunaan teknologi, seperti berinteraksi secara positif di media sosial dan menghindari perilaku online yang merugikan.

Jadi, baik dalam keluarga maupun dalam pembelajaran daring, etika dan moral memainkan peran sentral dalam membentuk individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap nilai-nilai etis dalam dunia yang semakin terhubung secara digital.