Posts made by Auliya Putri

Nama: Auliya Putri
NPM: 2213053128
KELAS: 2A
PRODI: PGSD

PRETEST

KETAHANAN NASIONAL

Ketahanan nasional adalah keuletan, ketrampilan serta ketangguhan suatu bangsa. Tentunya keuletan,ketrampilan serta ketangguhan dipersiapkan untuk mencegah ancaman yang akan datang. Ancaman bersifat langsung, luar,dalam dan tidak langsung. Masyarakat berkewajiban untuk mempertahankan bangsa. Banyak cara yang dilakukan untuk menyerang bangsa,seperti contohnya serangan langsung yaitu Belanda yang langsung menjajah bangsa Indonesia. Kemudian contoh dari luar yaitu Amerika serikat yang ingin menjajah Indonesia, ada juga yang dari dalam negri yaitu oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dan juga ada yang secara tidak langsung yaitu dengan cara ingin menguasai ekonomi bangsa.

Lalu yang harus dilakukan masyarakat itu tentunya harus mempertahankan integritas atau kewibawaan, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional. Kita sebagai masyarakat Indonesia berhak untuk mempertahankan diri sendiri, tentunya untuk mempertahankan diri sendiri dan bangsa harus punya ketahanan agar tidak runtuh karena banyaknya gangguan. Ancaman ada yang namanya ancaman TRIGATRA yaitu ancaman yang merujuk pada kondisi letak geografis Indonesia dan ancaman MANCA GATRA yaitu yang diserang ideologi,politik,ekonomi,sosbud, dan hankam.

Jika perwujudan aspek alamiah TRIGATRA gencar dilakukan yang dapat kita lakukan adalah dengan peningkatan posisi laut dan darat dengan negara tetangga, kesadaran nasional akan melimpahnya sumber daya alam yang bangsa miliki, dan dengan cara meningkatkan pendidikan masyarakat Indonesia.

Dan jika perwujudan aspek sosial MANCA GATRA dilakukan maka masyarakat Indonesia harus menerapkan nilai yang menampung aspirasi, menerapkan demokrasi, meningkatkan ekonomi dan modal, meningkatkan, mengamankan, dan mengembangkan tradisi, pendidikan dan kebudayaan dan yang terakhir yaitu harus berpartisipasi dan memiliki kesadaran dalam masyarakat
Nama: Auliya Putri
NPM: 2213053128
Kelas: 2A
Prodi: PGSD

POST TEST

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Dari artikel diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwasannya HAM diindonesia belum dapat berjalan dengan sempurna, karena masih banyak pihak-pihak yang tak bertanggung jawab yang seolah ingin mengacaukan hal tersebut. Tapi juga kabar baiknya di mata luar negri Indonesia terus disoroti karena Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel diatas yaitu saya dapat mengetahui bahwasanya HAM di Indonesia belum berjalan dengan sebaik-baiknya, karena pastinya bukan hanya saya, banyak orang diluar sana belum terlalu mengerti mengenai masalah seperti ini. Tapi Ketika membaca artikel diatas saya dapat mengerti, ternyata sebenanrnya pelanggaran HAM itu banyak sekali terjadi di sekitar kita contohnya saja kegagaglaan pemerintah dalam menegakan keadilan. Keadilan bisa dibeli dan dibungkam dengan uang mungkin kalimat seperti itu yang cocok untuk menggambarkan kaeadilan diindonesia saat ini

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Demokrasi di Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat atau budaya asli masyarakat indoensia, tentunya hal ini bisa saja terjadi tetapi mungkin akan menimbulkan dampak yang besar bagi bangsa Indonesiai. Karena Demokrasi Pancasila sendiri sejatinya paham demokrasi yang berlandaskan kepada nilai yang terkandung dalam ideologi pancasila, sebagai paham demokrasi yang bersumber dari falsafah hidup yang digali dari kepribadian rakyat Indonesia. Mengapa pada saat ini menerpakan demokrasi Pancasila karena dengan demokrasi Pancasila terdapat nilai-nilai yang terkandung didalamnya sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Jika Demokrasi Indonesia diambil dari nilai nilai adat istiadat pastinya aka nada kesenjangan social, karena di Indonesia terdapat adat istiadat yang bermacam macam dengankeunikannya sendiri. Prinsip demokrasi Indonesia yang berke Tuhanan Yang Maha Esa artinya seluk beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten (sesuai) dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam hal ini tentunya saya snagat setuju karena diindonesia kita memiliki sekitar 7 Agama yang berbeda dan dengan hal ini kita bisa beribadah sesuai dengan aagama yang kita pegang dan tidak mendiskriminasi agamamanapun

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Untuk praktik demorasi di Indonesia saat ini sudah sanagat meningkat sejak tahun 2020 dan juga menjadi Negara Demokrasi Terbesar Ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India. Tentunya hal ini meruapkan salah satu hal yang bisa kita banggakan walaupun memang tidak ada yang sempurna di dunia ini tentunya demokrasi Indonesia tetap ada banyak lubang yang sedang berusaha untuk di hilangkan. Seperti untuk menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia, hal ini belum dapat terealisasikan dengan baik, karena kami masyarakat di Indonesia masi banyak menjumpai tidak tegak nya keadilan di Indonesia.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Sikap saya tentunya sangat miris dan merasa sedih melihat banyaknya aggota parlementer melaksankaan agenda politik sendiri demi mememuaskan ego pribadi. Karena seharusnya mereka ingat bahwa mereka telah dipilih oleh rakyat untuk mewakilkan suara rakyat didepan para petinggi lainya. Tapi hal ini sudah menjadi hal yang sudah diwajarkan, karena kami masyarakat indoneisa saja bila ingin mengkritik para pejabat atas maka penajara di depan mata.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Pihak-pihak yang menggerakan loyalitas dan emosi rakyat dengan tujuan menjadikan rakyat sebagai tumbal yang tidak jelas adalah salah satu prilaku yang tak bermoral. Karena mau mereka mengatas namakan apapaun, mau berakar tradisi atau agama sekalipun merek tidak berhak menumbalkan rakyat untuk tujuan yang tidak jelas arahnya. Seolah-olah mereka oknum-oknum berhati baik, berbudi pekerti padahal mereka hanyalah oknum-oknum yang tidak bertangguang jawab yang hanya bisa mengumpat dibalik perlindungan rakyat. Dalam hal ini sudah bisa dibaca bahwasanya konsep Hak Asasi Manusia tidak diterapkan dan tidak berjalan dengan baik, karena masih banyak ditemukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang masih berkeliaraan kemanapun sesuai keinginan hati mereka, tanpa mau mengetahui bahwa rakyatnya sedang menjerit akibat dari Hak Asasi Manusia yang tidak berjalan dengan baik.
Nama: Auliya Putri
Kelas: 2A
NPM: 2213053128
Prodi: PGSD

KETAHANAN NASIONAL

Ketahanan nasional: Secara Terminologi yaitu bisa dilihat dari wajah ketahananan nasional indoensia, dimensi dan ketahanan nasional berlapis, dan bela negara sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan nasional. Ketahanan nasional juga memiliki banyak dimensi dan konsep berlapis yaitu ketahanan ideologi, ketahanan politik, ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan budaya
: Secara Etimologi yaitu mampu, kuat dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik.

Konsep ketahanan Nasional Berlapis: Ketahanan nasional merupakan kondisi yangh kokoh dan tangguh dari sebuah bangsa, tentu tidak akan terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan- paling bawah yakni lapisan ketahanan diri.
Macam-macam Ketahanan Nasional Berlapis: Ketahanan nasional, Kethanan regional, Ketahanan Diri, Ketahanan Keluarga dan Ketahanan Wilayah
Jika ketahahann nasional ingin terwujud maka harus mewujudkan ketahanan diri terlebih dahulu, kemudian Ketahanan Regional, dan ketahanan Keluarga.
Setiap warga negara berhak untuk turut serta dalam menentykan kebijakan bela negara melalaui lembaga-lembaga perwakilan sesuai dengan yang tertera dalam UUD 1945, dan juga setiap warga negara dapat ikut serta sesuai profinya masing-masing.

Ketahanan nasional segara cara yang dilakukan untuk mempertahakan kedaulatan negara, dan salah satu caranya adalah dengan bela negara. Bela negara juga dapat dilakukan secara militer maupun non militer. Upaya-upaya yang dapat dilakukan u ntuk mewujudkan ketahana nasional:
1. Mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah diindonesia dan juga pemerataan pembangunan di seluruh daerah
2. Upaya yang dilakukan dalam aspek sosial budaya yaitu dengan mewujudkan kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarakat indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
3. Upaya dari aspek Pertanan dan Keamanan yaitu harus mempunyai semangat dan rasa tangguh untuk menghadapi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang mengancam ketahana nasional
4. Upaya yang dari Aspek Ilmu Pengetahuan yaitu penguatan sistem pendidikan, perbaikan sistem pelayanan kesehatan dan meuwjudkan masyrakat yang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Upaya dari Aspek ideologi yaitu mengamalkan pancasila, dan juga menjadikan pancasila sebagai pandangan hidup
5. Upaya dari Aspek Politik yaitu mewujudkan politik yang adil, menjalankan politik dua arah anatra pemerintah dengan masyarakat, meningkatkan kerjasama internasional, megembangkan sistem politik luar negri untuk menjalin kerjasama.