Nama : Kinanti Dyah
Kelas : 3F
NPM : 2213053015
Para siswa SD Negeri di Gelar, Kabupaten Sikka, tampaknya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Sekolah di dusun terpencil ini menghadapi tantangan besar, terutama karena kekurangan ruang kelas. Mereka bahkan harus menggunakan teras sebagai ruang kelas karena hanya memiliki enam ruangan, di mana lima di antaranya digunakan sebagai kelas dan satu untuk ruang guru.
Keadaan ini semakin memburuk karena tidak ada ruang perpustakaan, bahkan jaringan telekomunikasi pun belum tersedia di wilayah tersebut. Selama pandemi, ketika pemerintah mendorong pembelajaran dari rumah, sekolah ini kesulitan melaksanakannya. Para siswa harus berjalan kaki hingga dua kilometer setiap hari untuk bisa belajar di sekolah.
Kekurangan ruang belajar juga membuat beberapa kelas harus dilaksanakan di luar ruangan, dengan risiko terganggu oleh cuaca buruk. Selain itu, kurangnya fasilitas seperti atap di luar ruangan membuat kondisi belajar menjadi sulit, terutama saat hujan atau panas terik.
Harapan mereka sangat sederhana: pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih untuk membangun setidaknya satu ruang kelas tambahan. Dengan adanya fasilitas yang memadai, para siswa di Gelar dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman. Semoga pemerintah segera menyadari kebutuhan ini dan memberikan solusi yang tepat untuk mendukung pendidikan di daerah tersebut.
Kelas : 3F
NPM : 2213053015
Para siswa SD Negeri di Gelar, Kabupaten Sikka, tampaknya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Sekolah di dusun terpencil ini menghadapi tantangan besar, terutama karena kekurangan ruang kelas. Mereka bahkan harus menggunakan teras sebagai ruang kelas karena hanya memiliki enam ruangan, di mana lima di antaranya digunakan sebagai kelas dan satu untuk ruang guru.
Keadaan ini semakin memburuk karena tidak ada ruang perpustakaan, bahkan jaringan telekomunikasi pun belum tersedia di wilayah tersebut. Selama pandemi, ketika pemerintah mendorong pembelajaran dari rumah, sekolah ini kesulitan melaksanakannya. Para siswa harus berjalan kaki hingga dua kilometer setiap hari untuk bisa belajar di sekolah.
Kekurangan ruang belajar juga membuat beberapa kelas harus dilaksanakan di luar ruangan, dengan risiko terganggu oleh cuaca buruk. Selain itu, kurangnya fasilitas seperti atap di luar ruangan membuat kondisi belajar menjadi sulit, terutama saat hujan atau panas terik.
Harapan mereka sangat sederhana: pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih untuk membangun setidaknya satu ruang kelas tambahan. Dengan adanya fasilitas yang memadai, para siswa di Gelar dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman. Semoga pemerintah segera menyadari kebutuhan ini dan memberikan solusi yang tepat untuk mendukung pendidikan di daerah tersebut.