Students often focus more on earning "points" on the assessment criteria (rubric) than on delving into the essence of the topic itself. In your opinion, do highly detailed grading criteria help you learn more effectively, or do they actually limit your creativity in exploring the material? Provide one example of a situation (based on experience or imagination) where understanding the grading criteria changed the way you approached an assignment.
Discussions started by Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.
Students often focus more on earning "points" on the assessment criteria (rubric) than on delving into the essence of the topic itself. In your opinion, do highly detailed grading criteria help you learn more effectively, or do they actually limit your creativity in exploring the material? Provide one example of a situation (based on experience or imagination) where understanding the grading criteria changed the way you approached an assignment.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi

Forum ini disediakan untuk berdiskusi. Silahkan kelompok yang presentasi hari ini untuk mengupload makalah, PPT dan hasil Notulensi di forum ini. Terima kasih
Dalam pelaksanaannya pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi edukasinya:
1. Keaslian (Authenticity):
Pembelajaran harus berhubungan dengan pengalaman nyata siswa.
2. Kebermaknaan:
Siswa harus mengerti mengapa mereka mempelajari topik tersebut.
3. Keterkaitan:
Adanya hubungan yang jelas antara konsep satu dengan yang lain, bukan sekadar tempelan.
4. Kemandirian:
5. Mendorong siswa untuk mencari tahu sendiri (inkuiri) daripada sekadar menerima informasi.