“Bayangkan sebuah SMA akan mengajarkan Hukum Newton secara e-learning. Guru ingin siswa mampu menjelaskan hubungan gaya dan gerak, membaca diagram gaya, serta menerapkan Hukum II Newton pada persoalan sederhana.
Siswa akan belajar melalui kelas virtual. Sebagian dapat mengikuti pertemuan video secara langsung, sedangkan sebagian lain lebih sering belajar lewat ponsel pada waktu yang berbeda. Guru memiliki beberapa pilihan: mengunggah video penjelasan, menggunakan simulasi, memberi latihan soal, membuka forum diskusi, atau membuat kuis daring.
Sebelum memilih media dan menyusun aktivitas, guru perlu merancang kurikulumnya: capaian apa yang dituju, materi apa yang perlu dipelajari terlebih dahulu, kegiatan apa yang membantu siswa mencapai capaian itu, dan bagaimana guru akan menilai pemahaman mereka.
Jika kalian diminta membantu guru tersebut, bagaimana kalian menyusun jalur belajar Hukum Newton agar tujuan, materi, kegiatan, media, dan penilaiannya saling mendukung?”
Pertanyaan pemantik
- Standar atau capaian pembelajaran fisika apa yang perlu menjadi acuan saat merancang pembelajaran Hukum Newton?
- Setelah capaian ditentukan, tujuan belajar apa yang perlu dirumuskan agar kemajuan siswa dapat diamati?
- Materi apa yang sebaiknya dipelajari lebih dahulu sebelum siswa menerapkan Hukum Newton pada persoalan?
- Kegiatan apa yang dapat membantu siswa memahami diagram gaya dan hubungan antara gaya, massa, serta percepatan?
- Media mana yang paling tepat untuk mendukung tiap kegiatan—video, simulasi, forum diskusi, latihan, atau kuis? Apa fungsi media itu dalam membantu belajar?
- Bagaimana guru dapat memeriksa apakah penilaian yang dipilih benar-benar mengukur capaian yang dituju?
- Bagaimana rancangan dapat tetap digunakan oleh siswa yang koneksi internet atau waktu belajarnya terbatas?