Sinyal Putus: Bisakah Semua Siswa Tetap Belajar?

Sinyal Putus: Bisakah Semua Siswa Tetap Belajar?

Sinyal Putus: Bisakah Semua Siswa Tetap Belajar?

Number of replies: 0


“Bayangkan kalian menjadi guru fisika di sebuah SMA. Kalian akan mengajarkan topik gerak lurus. Sebagian siswa hadir di kelas, sementara sebagian lainnya belajar dari rumah. Ada siswa yang memiliki koneksi internet stabil, tetapi ada juga yang hanya mengandalkan ponsel dan kuota terbatas. Kalian mengunggah materi dan video ke sebuah platform agar semua siswa dapat belajar.

Beberapa hari kemudian, kalian mendapati bahwa ada siswa yang hanya membuka materi tanpa memahami grafik gerak, ada yang belum mengerjakan latihan, dan ada pula yang bingung harus bertanya kepada siapa. Apakah menyediakan materi secara daring saja sudah cukup untuk disebut pembelajaran e-learning yang efektif?”

Pertanyaan pemantik:

  1. Menurut kalian, apa yang membuat kegiatan belajar tadi disebut e-learning? Apakah cukup dengan mengunggah PDF atau video?
  2. Bagaimana guru dapat membantu siswa memahami grafik gerak lurus secara daring, sekaligus mengetahui apakah mereka sudah paham?
  3. Apa yang perlu dipertimbangkan ketika siswa memiliki perangkat dan akses internet yang berbeda-beda?
  4. Media atau teknologi apa yang cocok untuk mengajarkan gerak lurus? Mengapa?
  5. Apa bedanya belajar menggunakan teknologi dengan pembelajaran yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi?

mari kita diskusikan pertanyaan-pertanyaan di atas pada ruang virtual ini!