Weekly outline
General
Deskripsi Singkat MK
Mata kuliah Instalasi E-Learning pada program studi S1 Pendidikan Fisika bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan platform e-learning yang efektif dan interaktif. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip dasar e-learning, analisis kebutuhan pembelajaran, integrasi multimedia, serta evaluasi efektivitas pembelajaran. Melalui Studi Kasus, Pendekatan Praktis dan berbasis proyek, mahasiswa diajak untuk berkolaborasi dalam tim, menghasilkan materi pembelajaran yang inovatif, dan meningkatkan keterampilan komunikasi serta presentasi dalam konteks pendidikan fisika.Bahan Kajian / Materi Pembelajaran
- Pengantar E-Learning
- Prinsip Pembelajaran dalam E-Learning
- Analisis Kebutuhan Pembelajaran
- Desain dan Pengembangan Konten Pembelajaran
- Integrasi Multimedia dan Teknologi
- Platform E-Learning
- Evaluasi E-Learning
- Kolaborasi dan Komunikasi dalam E-Learning
- Etika dan Kebijakan dalam E-Learning
- Tantangan dan Solusi dalam Implementasi E-Learning
RPS MK Instalasi E-Learning
Pertemuan 1 (Bahan Kanjan: Pengantar E-Learning)
“Bayangkan kalian menjadi guru fisika di sebuah SMA. Kalian akan mengajarkan topik gerak lurus. Sebagian siswa hadir di kelas, sementara sebagian lainnya belajar dari rumah. Ada siswa yang memiliki koneksi internet stabil, tetapi ada juga yang hanya mengandalkan ponsel dan kuota terbatas. Kalian mengunggah materi dan video ke sebuah platform agar semua siswa dapat belajar.
Beberapa hari kemudian, kalian mendapati bahwa ada siswa yang hanya membuka materi tanpa memahami grafik gerak, ada yang belum mengerjakan latihan, dan ada pula yang bingung harus bertanya kepada siapa. Apakah menyediakan materi secara daring saja sudah cukup untuk disebut pembelajaran e-learning yang efektif?”
Pertanyaan pemantik:
- Menurut kalian, apa yang membuat kegiatan belajar tadi disebut e-learning? Apakah cukup dengan mengunggah PDF atau video?
- Bagaimana guru dapat membantu siswa memahami grafik gerak lurus secara daring, sekaligus mengetahui apakah mereka sudah paham?
- Apa yang perlu dipertimbangkan ketika siswa memiliki perangkat dan akses internet yang berbeda-beda?
- Media atau teknologi apa yang cocok untuk mengajarkan gerak lurus? Mengapa?
- Apa bedanya belajar menggunakan teknologi dengan pembelajaran yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi?
mari kita diskusikan pertanyaan-pertanyaan di atas pada ruang virtual ini!
Penghubung ke materi:
“Situasi tadi menunjukkan bahwa e-learning bukan sekadar memindahkan materi ke internet. Guru juga perlu memikirkan tujuan pembelajaran, kebutuhan siswa, cara menyajikan konsep fisika, interaksi, dan evaluasi. Hari ini kita akan mengenal prinsip dasar e-learning dan penerapannya dalam pembelajaran fisika, sekaligus membahas RPS dan kontrak perkuliahan.”
- Silakan mahasiswa dapat mengumpulkan tugas kelompok melalui menu ini.
teman-teman mahasiswa silakan selesaikan studi kasus dengan analisis literatur sesuai dengan format berikut.
Link: https://docs.google.com/document/d/1cn9OpSTpkVRBd9yDIeUYOclWmTFGCohi/edit
Pertemuan 2
Bahan Kajian : Prinsip Pembelajaran dalam E-Learning
Indikator Pembelajaran:- Mahasiswa dapat menjelaskan dan mengidentifikasi standar pendidikan fisika yang relevan, serta bagaimana kurikulum e-learning yang disusun sesuai dengan standar tersebut.
- Mahasiswa mampu menyusun struktur kurikulum e-learning yang mencakup tujuan pembelajaran, materi, metode pengajaran, dan evaluasi yang jelas dan sistematis.
- Mahasiswa dapat mengintegrasikan berbagai media dan teknologi yang sesuai dalam kurikulum e-learning untuk mendukung pembelajaran fisika yang interaktif dan menarik.
Narasi pemantik
“Bayangkan sebuah SMA akan mengajarkan Hukum Newton secara e-learning. Guru ingin siswa mampu menjelaskan hubungan gaya dan gerak, membaca diagram gaya, serta menerapkan Hukum II Newton pada persoalan sederhana.
Siswa akan belajar melalui kelas virtual. Sebagian dapat mengikuti pertemuan video secara langsung, sedangkan sebagian lain lebih sering belajar lewat ponsel pada waktu yang berbeda. Guru memiliki beberapa pilihan: mengunggah video penjelasan, menggunakan simulasi, memberi latihan soal, membuka forum diskusi, atau membuat kuis daring.
Sebelum memilih media dan menyusun aktivitas, guru perlu merancang kurikulumnya: capaian apa yang dituju, materi apa yang perlu dipelajari terlebih dahulu, kegiatan apa yang membantu siswa mencapai capaian itu, dan bagaimana guru akan menilai pemahaman mereka.
Jika kalian diminta membantu guru tersebut, bagaimana kalian menyusun jalur belajar Hukum Newton agar tujuan, materi, kegiatan, media, dan penilaiannya saling mendukung?”
Pertanyaan pemantik
- Standar atau capaian pembelajaran fisika apa yang perlu menjadi acuan saat merancang pembelajaran Hukum Newton?
- Setelah capaian ditentukan, tujuan belajar apa yang perlu dirumuskan agar kemajuan siswa dapat diamati?
- Materi apa yang sebaiknya dipelajari lebih dahulu sebelum siswa menerapkan Hukum Newton pada persoalan?
- Kegiatan apa yang dapat membantu siswa memahami diagram gaya dan hubungan antara gaya, massa, serta percepatan?
- Media mana yang paling tepat untuk mendukung tiap kegiatan—video, simulasi, forum diskusi, latihan, atau kuis? Apa fungsi media itu dalam membantu belajar?
- Bagaimana guru dapat memeriksa apakah penilaian yang dipilih benar-benar mengukur capaian yang dituju?
- Bagaimana rancangan dapat tetap digunakan oleh siswa yang koneksi internet atau waktu belajarnya terbatas?
“Bayangkan sebuah SMA akan mengajarkan Hukum Newton secara e-learning. Guru ingin siswa mampu menjelaskan hubungan gaya dan gerak, membaca diagram gaya, serta menerapkan Hukum II Newton pada persoalan sederhana.
Siswa akan belajar melalui kelas virtual. Sebagian dapat mengikuti pertemuan video secara langsung, sedangkan sebagian lain lebih sering belajar lewat ponsel pada waktu yang berbeda. Guru memiliki beberapa pilihan: mengunggah video penjelasan, menggunakan simulasi, memberi latihan soal, membuka forum diskusi, atau membuat kuis daring.
Sebelum memilih media dan menyusun aktivitas, guru perlu merancang kurikulumnya: capaian apa yang dituju, materi apa yang perlu dipelajari terlebih dahulu, kegiatan apa yang membantu siswa mencapai capaian itu, dan bagaimana guru akan menilai pemahaman mereka.
Jika kalian diminta membantu guru tersebut, bagaimana kalian menyusun jalur belajar Hukum Newton agar tujuan, materi, kegiatan, media, dan penilaiannya saling mendukung?”
Pertanyaan pemantik
- Standar atau capaian pembelajaran fisika apa yang perlu menjadi acuan saat merancang pembelajaran Hukum Newton?
- Setelah capaian ditentukan, tujuan belajar apa yang perlu dirumuskan agar kemajuan siswa dapat diamati?
- Materi apa yang sebaiknya dipelajari lebih dahulu sebelum siswa menerapkan Hukum Newton pada persoalan?
- Kegiatan apa yang dapat membantu siswa memahami diagram gaya dan hubungan antara gaya, massa, serta percepatan?
- Media mana yang paling tepat untuk mendukung tiap kegiatan—video, simulasi, forum diskusi, latihan, atau kuis? Apa fungsi media itu dalam membantu belajar?
- Bagaimana guru dapat memeriksa apakah penilaian yang dipilih benar-benar mengukur capaian yang dituju?
- Bagaimana rancangan dapat tetap digunakan oleh siswa yang koneksi internet atau waktu belajarnya terbatas?
Pertemuan 3
Banah Kajian: Analisis Kebutuhan Pembelajaran
Indikator Pembelajaran:- Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan menjelaskan kebutuhan pembelajaran spesifik siswa berdasarkan karakteristik dan tingkat pemahaman mereka terhadap materi fisika.
- Mahasiswa mampu menganalisis konteks lingkungan belajar, termasuk faktor sosial, budaya, dan teknis, yang mempengaruhi efektivitas penggunaan e-learning dalam pembelajaran fisika.
- Mahasiswa dapat memberikan rekomendasi strategi pembelajaran e-learning yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks yang telah dianalisis, termasuk jenis media dan metode yang tepat untuk digunakan.
- Analisis Kebutuhan Pembelajaran
Pertemuan ke 4
Bahan Kajian : Desain dan Pengembangan Konten Pembelajaran
Indikator pembelajaran
- Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan memilih alat serta teknologi yang sesuai untuk pengembangan prototipe platform e-learning, berdasarkan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
- Mahasiswa mampu merancang antarmuka pengguna (user interface) yang intuitif dan menarik untuk prototipe platform e-learning, dengan mempertimbangkan pengalaman pengguna (user experience) yang baik.
- Mahasiswa dapat mengembangkan prototipe yang berfungsi dengan baik, termasuk kemampuan untuk menyajikan materi, mengelola interaksi pengguna, dan melakukan.
Silakan perwakilan mahasiswa untuk mengumpulkan tugas kelompok pada menu berikut.
Pertemuan 5
Bahan Kajian: Merancang konten pembelajaran yang interaktif dan menarik untuk materi fisika.
Indikator Penilaian:
- Mahasiswa dapat menyusun konten pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran fisika, memastikan bahwa setiap elemen materi mendukung pemahaman konsep yang diinginkan.
- Mahasiswa mampu mengintegrasikan berbagai media interaktif (seperti simulasi, video, dan kuis) dalam konten pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi proses belajar yang lebih aktif.
- Mahasiswa dapat menunjukkan kreativitas dalam menyajikan konten pembelajaran, menggunakan metode dan pendekatan inovatif yang menarik bagi siswa, seperti gamifikasi atau proyek berbasis kolaborasi.
Silakan perwakilan mahasiswa untuk mengumpulkan tugas kelompok pada menu berikut.
Pertemuan 6
Bahan Kajian: Mengintegrasikan elemen multimedia (video, audio, gambar) ke dalam materi pembelajaran e-learning
Indikator Penilaian:
- Mahasiswa dapat memilih dan menjelaskan elemen multimedia (video, audio, gambar) yang relevan dan sesuai dengan materi pembelajaran fisika, memastikan bahwa setiap elemen mendukung pemahaman siswa.
- Mahasiswa mampu mengintegrasikan elemen multimedia secara efektif ke dalam struktur konten e-learning, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang koheren dan menarik.
- Mahasiswa dapat menganalisis dan mengevaluasi dampak penggunaan elemen multimedia terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan di masa mendatang.
Silakan perwakilan mahasiswa untuk mengumpulkan tugas kelompok pada menu berikut.
Pertemuan 7
Bahan Kajian: Menggunakan alat dan aplikasi e-learning untuk menyampaikan materi dan mengelola kelas virtual
Indikator Penilaian:- Mahasiswa dapat menunjukkan penguasaan dalam menggunakan berbagai alat dan aplikasi e-learning (seperti Google Classroom, Moodle, Zoom, dll.) untuk menyampaikan materi pembelajaran secara efektif.
- Mahasiswa mampu mengelola kelas virtual dengan baik, termasuk mengatur jadwal, berinteraksi dengan siswa, memberikan umpan balik, dan memfasilitasi diskusi kelompok secara online.
- Mahasiswa dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan cara yang menarik dan interaktif, menggunakan fitur-fitur aplikasi e-learning seperti berbagi layar, pengenalan multimedia, dan alat penilaian (quizzes, polling).
Silakan perwakilan mahasiswa untuk mengumpulkan tugas kelompok pada menu berikut.
Ujian Tengah Semester
Silakan mahasiswa mengumpulkan tugas project pembuatan LMS untuk pembelajaran fisika yang menjadi tolok ukur UTS
- This week
Pertemuan 9
Silahkan download dan pelajari bahan kuliah LMS berikut dan silahkan aktif dalam diskusi melalui forum
- Salah satu pendukung e-learning adalah Learning Management System (LMS). Sudah banyak platform LMS yang dapat dikembangkan oleh instruktur/guru untuk memfasilitasi pembelajaran. Diskusikan bagaimana peran dan peluang LMS dalam mendukung capaian pembelajaran yang telah ditetapkan dalam berbagai strategi pembelajaran E-Learning?
Pertemuan 10
Kumpulkan tugas pengembangan platform e-learning sampai pertemuan 13
Pertemuan 11
Perkuliahan kita pada kesempatan ini fokus pada bagaimana menata sejumlah Sumber belajar/Bahan ajar/Media ajar akan di akses oleh siswa baik secara sinkronus atau asinkronus. Sumber Belajar : E-book, E-Modul, Video guru atau pakar yang bisa menjadi sumber belajar siswa, Video tentang fenomea/fakta yang dikategorikan sebagai sumber belajar misalnya video PLTA dsb. Bahan Ajar : E-LKPD, E-Handout, E-modul Media Ajar: Slide Presentasi (PPT dll), Multimedia Sumber belajar/bahan ajar/media silahkan dikumpulkan pada menu tugas. Kumpulkan file dan linknya di sini.
Pertemuan 12
Perkuliahan kita pada kesempatan ini fokus pada bagaimana menata asesmen dengan sejumlah aplikasi gamification seperti google form, quizziz, Kahoot, dan Mentimeter yang akan di akses oleh siswa baik secara sinkronus atau asinkronus.
disain asesmen dengan sejumlah aplikasi gamification seperti google form, quizziz, Kahoot, dan Mentimeter yang akan di akses oleh siswa baik secara sinkronus atau asinkronus silahkan dikumpul di sini
Ayok diskusikan bagaimana pentingnya peran asesmen gamification dalam pembelajaran Fisika
Pertemuan 13
Bahan Kajian: Evaluasi E-Learning
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menyusun instrumen evaluasi untuk menilai hasil belajar siswa dalam konteks e-learning.
Indikator Pembelajaran:- Mahasiswa dapat merumuskan tujuan evaluasi yang jelas dan terukur, sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai oleh siswa dalam pembelajaran e-learning.
- Mahasiswa mampu menyusun berbagai jenis instrumen evaluasi, seperti kuis, tugas, dan rubrik penilaian, yang relevan untuk menilai hasil belajar siswa dan sesuai dengan karakteristik e-learning.
- Mahasiswa dapat melakukan validasi dan uji coba terhadap instrumen evaluasi yang disusun, termasuk pengujian terhadap keandalan dan validitas, serta melakukan revisi berdasarkan umpan balik yang diterima.
Silakan mahasiswa mengumpulkan tugas Kelompok pada menu yang tersedia
Pertemuan 14
Silahkan pelajari bagaimana menyiapkan web meeting secara sinkronus dengan Google meet
Pertemuan 15
Materi ini akan membimbing kalian untuk dapat mengolah data hasil ujian/kuis/asesmen menggunakan GC
Pertemuan 16
UAS: Kumpulkan link pembelajaran Asinkronus dg Durasi selama 10 menit dengan menggunakan LMS GC yang dibuat masing2