Assalamualaikum wr wb. Perkenalkan, nama saya Thia Rahma Elfariyani dengan NPM 2115041066 izin bertanya, berdasarkan keasliannya, hadist dibagi dalam beberapa tingkatan. Nah, maksud dari tingkatan-tingkatan ini apa, dan bagaimana atau adakah efek yang serius diantara keempatnya jika ada diantara kita yang mengamalkan hadist dengan tingkatan paling bawah, yaitu hadist maudu? terimakasih.
Kiriman dibuat oleh Thia Rahma Elfariyani
PAI Genap TeKim -> Forum diskusi -> Diskusi -> Re: Al-Qur'an
oleh Thia Rahma Elfariyani -
waalaikumsalam, izin membantu menjawab yaa. jadi, hal ini masih menjadi perkara khilafiyah di antara para ulama, tapi mayoritas membolehkannya. Ini karena aplikasi Alquran digital tidak dianggap sebagai mushaf Alquran sungguhan.
Pendapat ini diperkuat oleh cerita Syeikh Hussaimin rahimahullah yang pernah ditanya oleh seseorang tentang kebolehan membawa HP yang didalamnya ada aplikasi Alquran ke kamar mandi. Kemudian Syeikh Hussaimin pun membolehkannya.
Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad dalam ceramah singkatnya membagi hukum membaca Alquran di HP saat haid menjadi dua jenis. Pertama, dibolehkan dengan syarat untuk mengulang hafalan atau murojaah. Kedua, diperbolehkan bagi guru tahfidz di pesantren atau sekolah Islam.
Namun, bagi guru tahfidz, hanya diperbolehkan membacanya dengan cara dipotong atau dipangkas. Tidak boleh membaca ayat Alquran secara utuh sama seperti orang yang suci secara zahir (tidak berhadas) yaa..
Pendapat ini diperkuat oleh cerita Syeikh Hussaimin rahimahullah yang pernah ditanya oleh seseorang tentang kebolehan membawa HP yang didalamnya ada aplikasi Alquran ke kamar mandi. Kemudian Syeikh Hussaimin pun membolehkannya.
Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad dalam ceramah singkatnya membagi hukum membaca Alquran di HP saat haid menjadi dua jenis. Pertama, dibolehkan dengan syarat untuk mengulang hafalan atau murojaah. Kedua, diperbolehkan bagi guru tahfidz di pesantren atau sekolah Islam.
Namun, bagi guru tahfidz, hanya diperbolehkan membacanya dengan cara dipotong atau dipangkas. Tidak boleh membaca ayat Alquran secara utuh sama seperti orang yang suci secara zahir (tidak berhadas) yaa..
PAI Genap TeKim -> Forum diskusi -> Diskusi -> Re: Al-Qur'an
oleh Thia Rahma Elfariyani -
waalaikumsalam, Seseorang boleh membaca al-Qur’an tanpa wudhu bila bacaannya secara hafalan karena tidak ada yang mencegah Rasulullah shallallahu ‘alaihii wa sallam membaca al-Qur’an selain kondisi junub. Beliau pernah membaca al-Qur’an dalam kondisi berwudhu dan tidak berwudhu. Hal ini juga merupakan kesepakatan para imam kaum muslimin bahwa orang yang dalam kondisi berhadats kecil ataupun besar tidak boleh menyentuh mushaf kecuali ditutup dengan pelapis, seperti mushaf tersebut berada di dalam kotak atau kantong, atau dia menyentuhnya dilapisi baju atau lengan baju.
PAI Genap TeKim -> Forum diskusi -> Diskusi -> Re: Al-Qur'an
oleh Thia Rahma Elfariyani -
waalaikumsalam, izin menjawab yaa. jadi kalau ada orang yang berhadats kecil dan wanita haid ingin membaca Al-Quran maka dilarang menyentuh mushhaf atau bagian dari mushhaf, dan ini adalah pendapat empat madzhab, Hanafiyyah (Al-Mabsuth 3/152), Malikiyyah (Mukhtashar Al-Khalil hal: 17-18), Syafi’iyyah (Al-Majmu’ 2/67), Hanabilah (Al-Mughny 1/137). Bagi mereka yang sedang dalam haid juga boleh beralih mendengar Al-Quran melalui CD atau Youtube yang membolehkan mereka mengingat kembali dan mengulang hafalan mereka.
PAI Genap TeKim -> Perkenalan -> Perkenalan -> Re: Perkenalan
oleh Thia Rahma Elfariyani -
Assalamualaikum pak, perkenalkan nama saya Thia Rahma Elfariyani dengan NPM 2115041066, saya alumni dari SMAN 1 MARTAPURA. Motto saya adalah, tidak ada yang tidak mungkin selagi kita terus bersama Allah SWT.