Kiriman dibuat oleh Nova Nova Atika Royani

PEMBELAJARAN PKN SD KELAS 4D PGSD -> latihan dua

oleh Nova Nova Atika Royani -
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Izin menyampaikan pendapat ibu, dalam penyusunan RPP tentunya sudah dirumuskan secara sistematis dimana diantaranya berisi Kompetensi Inti, Kompentensi Dasar, Indikator Pencapaian, dan lain sebagainya.
1. Kompetensi Inti
Kompetensi utama atau tingkat kemampuan yang harus dimiliki dan dipelajari oleh siswa untuk mencapai standar kompetensi lulusan pada tingkat kelas atau program yang terdiri atas aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Contoh dari kompetensi inti :
a. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
b. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
c. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya dirumah, dan sekolah.
d. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.


2. Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar ialah kemampuan yang harus dimiliki dan dikuasai oleh siswa dalam mata pelajaran tententu yang mengacu pada indikator kompetensi yang ada. Dengan adanya kompetensi dasar ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kognitif, mengembangkan potensi yang dimiliiki siswa, serta memberikan pembelajaran terkait norma dan tanggung jawab sebagai siswa.
Contoh Kompetensi Dasar menggunakan materi muatan bahasa indonesia:
3.4. Menentukan kosakata dan konsep tentang lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat di lingkungan sekitar serta cara menjaga kesehatan lingkungan dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, dan visual, dan/atau eksplorasi lingkungan.
4.4. Menyajikan penggunaan kosakata bahasa Indonesia yang tepat atau bahasa daerah hasil pengamatan tentang lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat di lingkungan sekitar serta cara menjaga kesehatan lingkungan dalam bentuk teks tulis, lisan, dan visual.


3. Indikator Pencapaian
Indikator pencapaian merupakan penjabaran dari kompetensi dasar yang ada dimana perilaku yang dapat diukur dan diobservasi untuk melihat ketercapaian dari kompetensi dasar yakni sebagai acuan penilaian suatu mata pelajaran.
Contoh Indikator pencapaian dengan materi muatan bahasa indonesia :
3.4.1. Menjelaskan kosakata dan konsep tentang lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat di lingkungan sekitar serta cara menjaga kesehatan lingkungan dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, dan visual.
3.4.2. Mengidentifikasi kosakata yang berkaitan dengan lingkungan sehat berdasarkan teks.
4.4.1. Melaporkan hasil pengamatan kosakata bahasa Indonesia yang berkaitan dengan lingkungan sehat.


4. Bagaimana cara merumuskan indikator pencapaian
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan masalah, diantaranya :
-Tidak menggunakan kata yang memiliki makna ganda
-Indikator dirumuskan dari KD yang ada
-Indikator dirumuskan dalam bentuk kalimat yang jelas dan mudah dipahami
-Menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur
-Hanya mengandung satu tindakan dan satu materi.

Ada 6 (enam) langkah menyusun Indikator yang baik, yaitu:
1. Pahami KD.
2. Buat uraian KD.
3. Susun spektrum kemampuan yang harus dikuasai.
4. Susun indikator berjenjang.
5. Jadikan indikator sebagai tindak lanjut pembelajaran.
6. Konsisten pada kompetensi bukan angka.

Terimakasih ibu.

PEMBELAJARAN PKN SD KELAS 4D PGSD -> latihan

oleh Nova Nova Atika Royani -
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Izin menyampaikan pendapat ibu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP merupakan suatu rancangan yang disusun oleh guru secara sistematis dan terstruktur mengenai kegiatan pembelajaran yang berisi tentang materi, KI, KD, Metode, Langkah, hingga penilaian/evaluasi dimana beracuan/dikembangkan berdasarkan silabus. RPP disusun yakni sebagai bahan bagi guru dalam mengajar sehingga guru lebih mudah dalam mentransfer ilmu kepada siswa. Selain itu dengan adanya RPP guru dapat menentukan tujuan target pembelajaran yang ingin dicapai serta melihat keberhasilan siswa dalam belajar.

Dalam penyusunan RPP terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh guru, diantaranya :
1. Memperhatikan Perbedaan Individu Peserta Didik
Mengingat siswa memiliki karakteristik dan gaya belajar yang berbeda-beda tentunya guru juga harus memperhatikan dan menyesuaikan metode, model, strategi, hingga media dan sumber belajar yang akan dipakai nantinya untuk menunjang kegiatan pembelajaran, guru dapat mengkolaborasikannya bisa secara bergantian atau jika bisa dalam waktu yang bersamaan menggunakan model, metode, strategi, media dan sumber belajar tersebut yang disesuaikan dengan siswa yang ada di kelas tersebut.

2. Berpusat pada Peserta Didik
Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang dimana berpusat terhadap peserta didik akan menjadikan siswa lebih mandiri dan kreatif dalam proses pembelajaran yang tentunya tetap dalam pembinaan guru yang bersangkutan.

3. Berbasis Konteks
Dalam hal ini guru dapat memanfaatkan lingkungan sekitar peserta didik sebagai sumber belajar yang berkaitan dengan pembelajaran yang nantinya dapat dikaitkan dengan konteks yang lebih luas.

4. Berorientasi Kekinian
Di era modern seperti ini perkembangan IPTEK semakin pesat sehingga pembelajaran yang kita laksanakan juga harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Dengan ini rancangan pembelajaran akan lebih inspiratif bagi siswa dan guru lain.

5. Mengembangkan Kemandirian Belajar
Dengan siswa lebih mandiri dalam kegiatan pembelajaran maka akan timbul stimulus bagi siswa untuk lebih inisiatif dan percaya diri dalam kegiatan pembelajaran.

6. Memberi Umpan Balik dan Tindak Lanjut Pembelajaran
Selain adanya proses pembelajaran yakni transfer ilmu tentunya harus adanya feedback dari peserta didik juga seperti adanya umpan balik positif, penguatan, remedi, serta pengayaan.

7. Memiliki Keterkaitan dan Keterpaduan antar Kompetensi dan/atau antar Muatan
RPP tentunya disusun dengan sistematis dan saling berkesinambungan antara KI, KD, Indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan, sumber dan media belajar, hingga penilaiannya.

8. Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dengan adanya teknologi dan informasi yang semakin berkembang tentunya akan mempermudah siswa dalam mengakses sumber belajar. Namun guru tetap memiliki peran penting dalam membimbing dan mengarahkan siswa agar dapat mencari dan menemukan segala bentuk sumber belajar yang jelas, benar, dan bertanggung jawab.

Terimakasih ibu.
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Izin menyampaikan pendapat ibu, macam-macam penilaian ada 3 diantaranya penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
1. Penilaian Sikap
Penilaian sikap yakni sebuah penilaian terhadap siswa berupa tingkah laku dan karakter dimana terdiri atas sikap spiritual dan sosial. Pada penilaian sikap ini guru berperan sebagai pembimbing dan membina siswa dalam berperilaku di sekolah melalui penanaman nilai-nilai dan karakter yang termasuk kedalam penilaian sikap.
Sikap spiritual merupakan sikap/tindakan/perilaku siswa berkaitan dengan nilai keimanan dan ketaqwaan serta bagaimana ia bisa menghargai keberagaman yang ada di sekitarnya. Contohnya perilaku syukur, berdoa sebelum dan setelah belajar, toleransi terhadap rekan di sekitarnya, dan lain sebagainya.
Sedangkan sikap sosial yakni sikap/perilaku siswa yang berkaitan dengan nilai-nilai yang ada didalam dirinya dan dapat berpengaruh terhadap orang disekitarnya. Contohnya ialah sikap gotong royong, santun, disiplin, jujur, dan lain sebagainya.

2. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan merupakan penilaian terhadap siswa mengenai pemahaman dan penguasaan ilmu dalam pembelajaran sebelumnya meliputi pengetahuan faktual, kosneptual, dan prosedural dalam proses berfikir siswa.
Dalam hal ini penilaian pengetahuan ini dilakukan guna melihat seberapa jauh siswa paham terhadap materi yang diberikan serta kendala apa sajakah yang dialami oleh siswa sehingga siswa kesulitan belajar. Selain itu juga adanya penilaian ini yakni untuk dijadikan bahan oleh guru mengenai apa evaluasi dan kekurangan yang harus diperbaiki dalam proses pembelajaran.
Penilaian pengetahuan ini seperti Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester, dan Ujian Akhir Semester.

3. Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan merupakan penilaian terhadap siswa berkaitan dengan penerapan dan pengimplementasian dari pengetahuan yang didapat sebelumnya, siswa diharapkan dapat mengaplikasikan segala pemahaman dan pengetahuannya dalam bentuk pekerjaan nyata atau biasa kita sebut sebagai praktek atau bahkan dapat menghasilkan suatu produk tertentu.
Ada 3 macam penilaian keterampilan diantaranya : Praktik, penilaian projek, serta penilaian berbasis portofolio.

Kemudian untuk buku lapor sendiri yakni merupakan suatu buku yang berisi penilaian akhir guru terhadap siswa dan juga sebagai bentuk penghubung komunikasi antar guru dan orang tua siswa mengenai hasil belajar dan pencapaian siswa selama kegiatan pembelajaran yang telah disusun secara sistematis dan terstruktur dalam kurun waktu tertentu. Dengan adanya buku lapor ini diharapkan dapat adanya perubahan dan evaluasi bagi siswa dengan terbimbing oleh guru dan orang tua siswa guna terciptanya kegiatan pembelajaran yang bermakna bagi siswa nantinya.

Terimakasih ibu.