Posts made by Nova Nova Atika Royani

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Berdasarkan artikel tersebut dapat diketahui bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang penting serta memiliki peran dalam pembentukan karakter yang diharapkan mampu menghasilkan siswa yang ideal dan memiliki mental yang kuat dalam mengatasi segala bentuk tekanan dan masalah yang ia hadapi di kemudian hari. Dalam hal ini pkn bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa sebagai warga negara, dimana seorang guru haruslah berkualitas dan profesional guna mewujudkan tujuan dan harapan yang ingin dicapai.
Secara umum, materi pkn teriri atas 4 dimensi, diantaranya pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge), keterampilan kewarganegaraan (Civics Skills), serta nilai-nilai kewarganegaraan (Civics Values).
Ada banyak faktor yang menyebabkan kemampuan siswa tidak dapat berkembang, salah satunya ialah ada karna faktor guru dan cara mengajarnya.
Memperhatikan permasalahan di atas, sudah selayaknya dilakukan suatu inovasi dalam pembelajaran PKn. Inovasi yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Metode simulasi adalah cara menyajikan pengalaman belajar dengan menggunakan situasi imitasi untuk memahami konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan ini dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lainnya adalah dapat menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai masalah sosial dalam pembelajaran.
Keberhasilan pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode pembelajaran yang ditentukan oleh guru. Karena dengan menyajikan pembelajaran dengan cara yang menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, sebaliknya jika pembelajaran disajikan dengan cara yang tidak menarik akan membuat motivasi belajar siswa menjadi rendah. Untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, upaya yang harus dilakukan guru adalah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran. Dengan metode pembelajaran yang tepat diharapkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar sehingga hasil belajar dapat meningkat.

Terimakasih ibu..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Berdasarkan pemaparan video tersebut dimana membahas mengenai penilaian hasil belajar dapat kita simpulkan bahwa sebagai seorang guru hendaknya mempunyai beberapa landasan, diantaranya:
a) UU No.20 Tahun 2003 yakni mengenai Sistem Pendidikan Nasional
b) UU No.32 Tahun 2013 yakni mengenai Perubahan SNP, PP 19, 2005
c) Permendikbud No.54 Tahun 2013 yakni mengenai Standar Kompetensi Lulusan
d) Permendikbud Nomor 57, 58, 59, 60 Tahun 2014 yakni mengenai Kurikulum 2013
e) Permendikbud No.53 Tahun 2015 yakni mengenai Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Menengah
f) Permendikbud No.36 Tahun 2018 yakni mengenai Perubahan atas Permendikbud No.59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMA/MA.
Penilaian hasil belajar oleh pendidik merupakan proses pengumpulan informasi atau data tentang hasil belajar siswa dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis untuk menyatukan proses kemajuan dan peningkatan sedang belajar. pembelajaran melalui penugasan dan evaluasi hasil belajar. Sedangkan penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan adalah proses pengumpulan informasi atau data tentang hasil belajar siswa ditinjau dari aspek pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis berupa penilaian akhir dan ujian sekolah/madrasah.
Penilaian memiliki fungsi dan peran terhadap berlangsungnya proses kegiatan belajar mengajar dimana sebagai pengontrol, pengetahuan hasil belajar, dan evaluasi bagi guru terhadap proses kegiatan belajar mengajar yang berlangsung apakah cukup sesuai, ataukah masih ada yang harus diperbaiki, serta bagaimana tercapainya proses dan tujuan pembelajaran.
Cakupan penilaian yang dapat dilakukan oleh pendidik seperti aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang mana dalam aspek ini pendidik memberikan nilai kepada peserta didik mulai dari materi awal hingga materi akhir yang diajarkan, pendidik disini dapat dikatakan menjadi pemandu wisata yang membantu dari awal hingga akhir pembelajaran, maka ada satuan pendidikan yang hanya menilai aspek pengetahuan dan aspek keterampilan.
Teknik penilaian yang dilakukan yakni melalui 3 aspek, diantaranya aspek sikap/afektif (melalui observasi peserta didik dalam proses pembelajaran baik dari guru terhadap peserta didik maupun penlaian antar teman), aspek pengetahuan/kognitif (melalui tes baik tertulis maupun lisan), serta aspek keterampilan/psikomotorik (melalui kinerja, proyek, dan portofolio).

Terimakasih ibu..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Materi 1 : Variasi Penilaian dan Model Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar
Berdasarkan artikel yang ada pada vclass, diketahui bahwa dalam mengajarkan pendidikan kewarganegaraan yang tentunya menggunakan model-model yang terlah dirancang dengan sedemikian rupa berdasarkan lingkungan sekolah dan kondisi peserta didik. Dalam pemilihan model hendaknya dapat bervariasi dan beragam guna meningkatkan potensi dalam pemenuhan penilaian dari berbagai aspek baik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Bukan hanya menggunakan penilaian tertulis namun juga dapat dengan berbagai jenis model lainnya seperti proyek, wawancara, maupun portofolio. PKn merupakan mata pelajaran yang membahas dan membelajarkan mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kehidupan sehari-hari. Pada kondisi saat ini kurikulum yang digunakan ialah kurikulum 2013 diimana pembelajaran dilaksanakan secara terintegrasi menjadi sebuah tema tertentu yang dikembangkan dalam kompetensi yang menjadi sebuah penilaian bagi peserta didik.
Pendidikan Kewarganegaraan mengarahkan peserta didik untuk menjadi warga negara Indonesia yang baik. Untuk menjadi baik tentunya tidak hanya pengetahuan yang dimiliki siswa, tetapi juga keterampilan dan sikap yang tepat. Selain itu PKn dapat dijadikan sebagai wadah pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki banyak perbedaan suku, ras dan agama.
Selain dikembangkan dalam pelajaran agama, pendidikan karakter juga dikembangkan dalam pelajaran PKn. Siswa harus dapat memahami dan memiliki karakter warga negara yang baik, seperti mematuhi peraturan perundang-undangan dan memahami aturan hukum dan konsekuensi yang berlaku ketika mereka melanggar aturan tersebut. Ketika siswa hanya memahami aturan tanpa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, maka akan menjadi masalah yang serius.
Maka melihat kondisi yang terjadi maka model pembelajarajn yang digunakan hendaknya dapat bermakna, bersifat holistik, serta otentik dan aktif bagi peserta didik. Salah satu model yang banyak digunakan ialah model Webbed dimana model pembelajaran ini mengajarkan tema tertentu yang berkecenderungan dapat melalui penyampaian beberapa mata pelajaran.

Materi 2 : PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR PPKn BERBASIS GOOGLE FORM KELAS IV SDN KOMPLEK KENJERAN II
Berdasarkan artikel yang ada pada vclass, diketahui bahwa pada kondisi pandemi covid-19 menjadikan kondisi baru yang membawa perubahan sehingga menjadikan pembelajaran tidak dapat dilaksanakan secara langsung dan tatap muka. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan tersebut melalui dalam jaringan (DARING). Namun agar terciptanya situasi pembelajaran yang kondusif hendaknya kinerja yang diberikan oleh pihak penyelenggara pendidikan dapat seimbang antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah daerah beserta jajaran berkoordinasi dengan stage holder pendidikan melaksanakan kebijakan secara model daring.

Materi 3 : KONSEP DAN PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN PKN DI SD DAN MI
Berdasarkan artikel yang ada pada vclass, diketahui bahwa dalam mengajarkan pendidikan kewarganegaraan yang tentunya memiliki peran dan fungsi yakni sebagai pendidikan hukum, pendidikan politik, serta pendidikan kewarganegaraan. Penilaian merupakan siati proses dilakukan dengan sistematis mulai dari pengumpulan, analisis, dan interpretasi informasi dan data untuk menentukan sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam penilaian ada empat unsur pokok, yaitu (1) Objek yang akan dinilai ( menentukan objek yang akan dinilai), (2) Kriteria sebagai tolak ukur (membuat/menentukan kriteria ukuran), (3) Data tentang objek yang dinilai (mengumpulkan data baik melalui tes maupun non-tes, serta (4) Pertimbangan keputusan ( membuat keputusan/judgment).

Terimakasih ibu..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ibu
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Hasil analisis:
Materi 1 : Model Desain Pembelajaran Tematik Terpadu Kontekstual Untuk Meningkatkan Kebermaknaan Belajar Siswa SD
Di dalam makalah tersebut membahas mengenai pemberlakuan dan pengimplementasian kurikulum 2013 pada jenjang sekolah dasar dimana pembelajaran yang dilaksanakan secara terintegrasi dan terpadu berdasarkan berbagai mata pelajaran yang dijadikan 1 tema sehingga dalam pelaksanaan lebih efektif dan efisien.
Pembelajaran ini biasa disebut sebagai pembelajaran tematik. Tema yang digunakan juga lebih dekat dan relate bagi peserta didik karena menggunakan tema yang ada dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Dengan adanya pembelajaran yang terintegrasi dan kontekstual/nyata dalam kehidupan peserta didik akan menjadikan pembelajaran lebih bermakna dan mudah diterima oleh peserta didik.
Pembelajaran tematik berdasarkan pada apa yanng telah dipaparkan oleh piaget dimana siswa usia sekolah dasar merupakan tahap usia siswa operasional konkret sehingga guru harus dapat mengkonkretkan pembelajaran yang abstrak hingga mudah dipahami oleh peserta didik. Oleh karenanya guru dituntut untuk dapat kreatif dan inovatif terutama saat ini kita sedang ada pada era 4.0 dimana perkembangan teknologi berkembang dengan pesat hingga kita harus dapat menyesuaikan perkembangan tersebut.
Dalam implementasi Kurikulum 2013, pada umumnya pemerintah hanya menetapkan pedoman, kemudian guru merancang sendiri pembelajarannya. Rambu-rambu yang ditetapkan oleh pemerintah adalah Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Tema dan Subtema, serta buku guru dan siswa. Buku guru adalah buku yang digunakan sebagai pedoman guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.
Buku guru memuat informasi tentang model dan strategi pembelajaran yang digunakan sebagai acuan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran. Buku siswa adalah buku yang digunakan sebagai pedoman untuk kegiatan pembelajaran. Buku siswa juga digunakan untuk melakukan kegiatan dalam proses pembelajaran yang diarahkan agar siswa lebih aktif mengikuti proses pembelajaran melalui mengamati, menanya, menalar, mencoba, berdiskusi dan meningkatkan kemampuan komunikasi baik antar teman maupun dengan gurunya. Guru dapat mengembangkan atau memperkaya rancangan buku guru dan siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Materi 2 : ANALISIS DESAIN PEMBELAJARAN PKN DI SD/MI KELAS TINGGI
Berdasarkan artikel yang ada pada vclass, diketahui bahwa dalam mengajarkan pendidikan kewarganegaraan yang tentunya diimplementasikan guna menjadikan peserta didik mengetahui segala hal yang meliputi pada diri dan negara. Tentunya juga diharapkan adanya pembelajaran yang dapat menjadikan siswa menerapkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-harinya. Contohnya yakni menerapkan nilai-nilai yang terkandung pada pancasila serta menunjukan identitas dirinya sebagai warga negara. Namun dalam pelaksanaannya tentunya dibutuhkan pembelajaran yang efektif dan efisien agar tujuan awal yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal. Dalam hal ini guru sebagai pendidik harus dapat mendesain pembelajaran dengan sedemikian rupa yang mencakup pada aspek-aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik agar pembelajaran menjadi holistik dan dapat diterapkannya nilai-nilai mata pelajaran PKn dengan baik.
Desain Pembelajaran PKN di SD/MI Kelas Tinggi, 1) menggunakan media visual, 2) metode tanya jawab, 3) penggunaan media gambar, 4) penggunaan multimedia, 5) pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, 6) model course review horay dengan penggunaan power point, 7) penggunaan media pembelajaran, 8) penggunaan metode diskusi, 9) strategi pembelajaran aktif tipe crossword puzzle.

Terimakasih ibu..