Forum Analisis Materi

Forum Analisis Materi

Number of replies: 40

Silahkan lampirkan hasil analisis materi tsb pada forum ini, jangan lupa sertakan identitas diri seperti nama dan npm

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Mika Dea Agustin -
Nama : Mika Dea Agustin
NPM : 201503006

Identitas Jurnal
Judul : MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Analisis
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata
pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di
Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng
tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian adalah siswa kelas V semester 2
Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng
tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar dengan dua siklus. Pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini sangat
penting karena jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran bisa sulit tercapai. Pembahasan di atas membuktikan
bahwa penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh guru menjadi siswa yang lebih aktif dalam
pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan
metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat memberikan pengaruh positif
terhadap hasil belajar PKn siswa. Peningkatan ini bisa terwujud akibat
penerapan metode simulasi yang baik pada pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem. Kesimpulan (1) Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II berada pada kategori sedang. (2) Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.

Kelebihan : Materi cukup baik dan jelas dengan adanya presentase pada bagian hasil.
Kekurangan : penggunaan tanda hubung yang tidak benar, penulisan kata yang seharusnya tidak disingkat seperti "yg" seharusnya "yang".

Saran
Saran yang diberikan sama halnya saran pada jurnal yaitu guru hendaknya mengurangi metode ceramah supaya peserta didik tidak cepat bosan dan mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif dan kepala sekolah untuk mengupayakan jika yang mengalami permasalahan mengenai hasil belajar PKn siswa di sekolah yang dipimpinnya, disarankan untuk mengambil suatu kebijakan untuk mengimplementasikan metode simulasi dalam pembelajaran PKn.

Terima kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Dita Khoirunnisa -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Dita Khoirunnisa
NPM : 2013053106

Hasil Analisis
Judul : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra
Jurnal ini membahas peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Melalui metode simulasi, siswa diajak untuk lebih banyak praktek dari pada mendengarkan ceramah guru. Sehingga dalam diri siswa diharapkan berkembang sikap, keterampilan dan nilai-nilai. Penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran dapat menumbuhkan semangat bersosialisasi dalam diri siswa, karena penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran akan mengajak
setiap siswa untuk sering berinteraksi dengan siswa yang lainnya tentunya interaksi yang bersifat positif. Dengan seringnya berinteraksi dengan siswa yang lain hal ini tentu menyebabkan kemampuan bersosialisasi setiap siswa menjadi meningkat. Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala.
Beberapa kendala yang dihadapi adalah:
(a) Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
(b) Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
(c) Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
Adapun cara mengatasi kelemahan metode simulasi dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:
Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi.

Kelebihan : Isi jurnal sudah dituliskan cukup rinci dengan adanya tabel analisis hasil belajar
Kekurangan : penulisan kata yang tidak tepat

Terimakasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Indah Indah Hartini -

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

Nama : Indah Hartini

NPM : 2013053162

Hasil analisis jurnal:

Berdasarkan isi jurnal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penulis ingin menunjukkan peningkatan hasil pembelajaran melalui penggunaan metode simulasi pada mata pelajaran PKn di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin tahun 2010/2011. Hasil penelitian mulanya menyimpulkan bahwa pendidik di sekolah tersebut lebih sering menggunakan metode ceramah dan dianggap kurang efektif dan menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik sehingga diterapkannya metode simulasi ini dan dirasa mampu untuk menarik minat peserta didik dalam belajar. Selain itu juga meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Meskipun demikian terdapat pula beberapa kelemahan yang terjadi dalam metode simulasi ini yaitu:

(a). pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan

(b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan

(c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi

Selain itu terdapat beberapa upaya untuk mengatasi kelemahan pada metode simulasi yaitu:

a. Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi

b. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi

c. Guru harus pandai membaca situasi yang sedang terjadi

kelebihan : jurnal ini memuat informasi yang cukup informatif dan terdapat tabel serta diagram yang dapat membuat pembaca mengetahui hasil dari penelitian

kelemahan : masih banyak tanda spasi yang tidak tepat


terima kasih

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Siti Muthoharoh 2013053114 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : Siti Muthoharoh
NPM : 2013053114

Dalam jurnal “Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011” oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra, jurnal ini berisikan hasil penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011.
Untuk meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam pelajaran PKN di SD, tentunya diperlukan adanya metode pembelajaran yang harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan harus meningkatkan hasil belajar siswa. Namun pada kenyataannya banyak guru di Sekolah Dasar masih banyak menggunakan metode pembelajaran lama/kuno yaitu metode ceramah. Pada metode ini, guru lebih aktif dan siswa hanya pasif mendengarkan. Tentu hal itu sangat membosankan bagi siswa karena siswa hanya mendengar, menyimak, kemudian mencatat nya. Padahal pada saat ini, guru harus lebih kreatif lagi dalam memilih dan menggunakan metode yang tepat bagi siswa agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam pelajaran PKN.
Berdasarkan hasil pengamatan kegiatan pembelajaran yang dilakukan penulis terhadap guru kelas V MI Hasanuddin tahun pelajaran 2010/2011 pada mata pelajaran PKn juga menunjukkan bahwa guru lebih banyak menggunakan metode ceramah ketika mengajar dan mengharapkan siswa untuk diam, dengar, catat dan hafal. Hal ini menyebabkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi monoton dan kurang menarik perhatian siswa. Kondisi seperti itu tidak akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran PKn. Padahal keberhasilan dari pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode belajar yang ditentukan oleh guru. Sebab, dengan penyajian pembelajaran secara menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, sebaliknya jika pembelajaran itu disajikan dengan cara yang kurang menarik, membuat motivasi siswa rendah. Seperti halnya pada Hasil belajar PKn Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin juga tergolong masih rendah. Masih banyak siswa yang nilainya belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65.
Dengan diadakan nya penelitian tersebut, penulis akan mencoba menerapkan metode pembelajaran yang diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas siswa dan berhasil membuat siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai sehingga hasil belajar menjadi meningkat adalah metode simulasi terutama di kelas V MI Hasanuddin tahun pelajaran 2010/2011. Dengan menggunakan metode simulasi siswa langsung dapat mempraktekkan materi yang diajarkan oleh guru, dengan mempraktekan materi yang diajarkan oleh guru, siswa akan lebih mudah untuk mengingat dan memahami apa yang disampaikan oleh guru terkait dengan materi pembelajaran yang diajarkan, serta dapat menumbuhkan semangat bersosialisasi dalam diri siswa, karena penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran akan mengajak setiap siswa untuk sering berinteraksi dengan siswa yang lainnya tentunya interaksi yang bersifat positif.
Akan tetapi, tentu setiap metode pembelajaran tidak bisa dikatakan sempurna, tentu terdapat kekurangan dan kendala. Seperti halnya metode simulasi ini. Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi. Guru harus pandai membaca situasi, ketika pelaksanaan simulasi dalam pembelajaran sudah keluar jalur, seorang guru harus mengingatkan siswa agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini sangat penting karena jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran bisa sulit tercapai. Berdasarkan hal tersebut, dapat terlihat bahwa siswa yang akan lebih aktif daripada guru sehingga memberi pengaruh positif dan berimplikasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pelajaran PKN.

Pada jurnal ini, terdapat kelebihan serta kekurangan. Kelebihan pada jurnal ini yaitu penjelasan pada jurnal sudah menggunakan bahasa yang jelas, mudah dipahami oleh pembaca, serta disertai data penunjang yang mendukung hasil penelitian. Namun, pada jurnal ini juga terdapat kekurangan seperti masih terdapat penulisan yang typo atau tidak sesuai dengan KBBI. Saran kedepannya untuk penulis jurnal, agar bisa lebih diperhatikan lagi tata penulisan jurnalnya.

Terimakasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Ni Luh Putu Suciari -
Nama : Ni Luh Putu Suciari
NPM : 2013053003

Analisis materi pertemuan 15.

Judul materi : Meningkatkan hasil belajar PKn menggunakan metode simulasi pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin tahun ajaran 2010/2011.

Hasil analisis:
Pada materi ini memuat materi tentang Ki Hajar Sewantara yang menyatakan bahwa pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmani peserta didik supaya dapat mamajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan peserta didik yang selaras dengan alam dan masyarakatnya. Pentingnya pendidikan membuat pemerintah di dunia sangat mengutamakan pendidikan pada setiap rakyatnya. PKn disini memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian makan seorang pendidik PKn harus menjadi pendidik yang berkualitas dan profesional sebab jika pendidik tidak berkualitas tentu saja tujuan dalam PKn tidak akan dapat tercapai. Pada materi ini pendidik diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode yang sesuai dengan keadaan serta tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai, tetapi pada saat ini masih banyak pendidik yang menggunakan metode lama pada saat proses pembelajaran dikelas. Metode yang dapat diterapkan seperti metode simulasi sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas V pada Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasen tahun ajaran 2010/2011.pada tahap perencanaan kegiatan dilakukan dengan membuat rencana pembelajaran, menentukan media pembelajaran serta menyiapkan instrument penelitian berupa lembar tes dan lembar analisis hasil belajar peserta didik. Pada penelitian ini memperoleh data berupa hasil belajar peserta didik pada siklus 1 dan siklus 2, melalui evaluasi hasil belajar peserta didik pada siklus 1 diperoleh 4 orang siswa yang mendapat nilai di atas KKM, 8 orang siswa belum tuntas dan rata-rata persentase hasil belajar siswa 55 % termasuk dalam kategori rendah. Melihat hasiI belajar dan tindakan pada siklus I, masih diperlukan adanya perbaikan pada proses pembelajaran. Kendala yang timbul pada siklus I disebabkan karena siswa belum terbiasa dengan situasi pembelajaran yang terbilang baru khususnya di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin. Siswa merasa takut akan kesalahan dalam melakukan simulasi pembelajaran sehingga siswa kehilangan rasa percaya diri untuk melakukan simulasi, siswa merasa takut untuk bertanya apabila menemukan kesulitan, siswa belum terbiasa dengan situasi belajar, sehingga siswa lebih banyak bermain dan lebih banyak untuk menonjolkan individu masing-masing, siswa merasa bingung dalam melaksanakan simulasi pembelajaran bersama kelompoknya. Sebagai tindak lanjut dari situasi diatas, langkah selanjutnya adalah mengadakan upaya perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus II yaitu dengan mnggunakan langkah-langkah yang inovatif untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada siklus I serta meng penyempurnaan dan penanggulangan berbagai masalah yang timbul dalam siklus I. Setelah dilakukan berbagai upaya
di atas, terlihat perubahan ke arah yang lebih baik dalam pembelajaran. Dampaknya, dalam pembelajaran siklus II siswa sangat antusias pelajaran, siswa menjadi lebih serius dalam melakukan simulasi pembelajaran dan semua siswa sudah menunjukkan aktivitas belajar yang positif. merupakan upaya yang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran untuk lebih meningkatkan hasil belajar siswa. Pada tahap simulasi pembelaharan pendidik memfasilitasi peserta didik melakukan simulasi bermusyawarah dan pendidik selalu mengawasi dan mengamati siswa dalam melakukan simulasi pembelajaran, hal ini merupakan tujuan untuk menghindari ketidak seriusan peserta didik dalam melaksanakan simulasi. Penggunaan metode simulasi pada pembelanaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh pendidik menjadi peserta didik yang lebih aktif dalam pembelajaran.

Kesimpulan:
Pada materi ini membahas tentang pentingnya metode simulasi dan dengan diterapkan simulasi pada tiap kelas akan membantu pendidik dalam melaksanakan penilaian pada peserta didik, dan dengan memberikan simulasi pada pembelajaran PKn akan memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar yang akan diperoleh peserta didik.

Kelebihan pada materi ini sudah jelas dan bahasa yang digunakan mudah untuk dimengerti serta kekurangan pada materi ini masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengetikan dan saran yang dapat diberikan semoga penulis kedepannya lebih teliti lagi dalam pelakukan penulisan.

Terima kasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Niken Niken Ayu Saputri -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Niken Ayu Saputri
NPM : 2013053005

Berdasarkan jurnal yang berjudul "Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011" disusun oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa dan Wayan Suwatra. Jurnal ini dapat diambil kesimpulan bahwa dalam penggunaan metode ceramah yang berlebih pada pembelajaran PKn, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar menjadi monoton dan kurang menarik perhatian siswa. Kondisi seperti itu tidak akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran PKn. Akibatnya, nilai akhir yang dicapai siswa tidak seperti yang diharapkan. Dalam pengajaran PKn dilakukan suatu inovasi. Inovasi yang di gunakan yaitu dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu.
 
Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah yaitu:
  1. Dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan.
  2. Dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran.
Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Dalam pembelajaran PKn ini sangat cocok karena banyak hal positif yang didapat oleh siswa melalui penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Salah satu hal positif tersebut adalah siswa langsung dapat mempraktekkan materi yang diajarkan oleh guru, dengan mempraktekan materi yang diajarkan oleh guru, siswa akan lebih mudah untuk mengingat dan memahami apa yang disampaikan oleh guru terkait dengan materi pembelajaran yang diajarkan.

Penggunaan metode simulasi juga dalam pembelajaran dapat menumbuhkan semangat bersosialisasi dalam diri siswa, karena penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran akan mengajak setiap siswa untuk sering berinteraksi dengan siswa yang lainnya tentunya interaksi yang bersifat positif. Dengan seringnya berinteraksi dengan siswa yang lain hal ini tentu menyebabkan kemampuan bersosialisasi setiap siswa menjadi meningkat.

Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Riska Dwi Ayu Triyana -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Riska Dwi Ayu Triyana
NPM : 2013053097

ANALISI MATERI :

Judul materi jurnal “MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011” penulis Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa dan Wayan Suwatra. Jurnal ini membahas tentang peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011.

Keberhasilan dari pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode belajar yang ditentukan oleh guru. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi. Dari penelitian jurnal tersebut disimpulkan bahwa penggunaan metode simulasi dapat meningkatkan hasil belajar PKN pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011.

Kelebihan dan kekurangan : Jurnal penelitian tersebut menggunakan perhitungan dan diagram batang yang dapat menghasilkan persentase peningkatan yang jelas dan diperjelas dengan rinci menggunakan sumber referensi yang lengkap. Namun, pada penulisan abstrak jurnal penulis seharusnya menggunakan format Italic karena merupakan kata asing.

Terima Kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Rinta Renjani 2013053098 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Rinta Renjani
NPM : 2013053098
Izin menjawab Bu,

Judul Jurnal :MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra
Izin Jurnal : Membahas mengenai peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011.
Penerapan metode simulasi pada siswa kelas V MI Hasanuddin Kaliasem pada pelajaran PKn memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II.
Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran.
1. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan.
2. Simulasi juga dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri.
3. Simulasi juga memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis dan yang paling penting adalah simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran.
Kendala yang dihadapi saat penerapan metode simulasi:
a. pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
b. pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
c. faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
Cara mengatasi kelemahan tersebut :
Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi. Guru harus pandai membaca situasi, ketika pelaksanaan simulasi dalam pembelajaran sudah keluar jalur, seorang guru harus mengingatkan siswa agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini sangat penting karena jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran bisa sulit tercapai.

Kelebihan : Dalam Jurnal sudah menjelaskan mengenai metode simulasi dengan sangat jelas, menyebutkan manfaat menggunakan metode tersebut, kelebihan metode simulasi dan bahkan menjelaskan solusi untuk mengatasi kelemahan metode simulasi.
Kekurangan : Masih ada penulisan yang tidak rapih seperti jarak antar kata yang terlalu jauh.

Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Resa Kurnia -
Asslamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : Resa Kurnia
Npm : 2013053071

Pada jurnal berjudul " MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN
METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V
MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN
TAHUN AJARAN 2010/2011" membahas mengenai peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode simulasi yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah hasanuddin kelas V. Pada jurnal disajikan rekapitulasi aktivitas dan hasil belajar siswa dimana terdapat 2 siklus yakni siklus 1 dan siklus 2, pada siklus 1 didapatkan sebanyak 55,00% yang artinya hasil belajar siswa terkategori rendah lalu siklus 2 mengalami peningkatan hasil belajar yakni sebesar 74,00% setelah diterapkan metode simulasi yang berarti bahwa setelah dilakukan penelitian metode ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Meskipun demikian penulis juga menyebutkan, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam
pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala. Beberapa kendala yang
dihadapi adalah: (a). pengalaman yang
diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di
lapangan,
(b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan
pembelajaran menjadi terabaikan.
(c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam
melakukan simulasi.

Kelebihan :
Memuat informasi yang informatif serta diberikan tabel dan diagram yang memudahkan pembaca dalam melihat data yang diperoleh

Kekurangan :
Identitas jurnal kurang lengkap

Terima kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Mutiara Cinta Amanda -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Mutiara Cinta Amanda
NPM : 2013053017

Judul Jurnal : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Hasil Analisis Jurnal :
Pada jurnal tersebut membahas mengenai peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Dengan penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkannya agar peserta didik memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar peserta didik diharapkan akan meningkat. Penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran akan mengajak setiap peserta didik untuk sering berinteraksi dengan peserta didik yang lainnya dan tentunya interaksi yang bersifat positif. Dengan seringnya berinteraksi dengan peserta didik yang lain tersebut tentunya akan menyebabkan kemampuan bersosialisasi setiap peserta didik menjadi meningkat. Dalam penerapan metode simulasi tersebut dilakukan pengawasan oleh guru untuk mengarahkan dan membimbing peserta didik sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti perkelahian atau perselisihan antar peserta didik, dan lain sebagainya.
Penerapan metode simulasi pada peserta didik kelas V MI Hasanuddin Kaliasem pada pelajaran PKn memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun demikian, penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran juga memiliki kekurangan atau kendala. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain adalah: (a). pengalaman yang diperoleh melalui metode simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan, (b) pengelolaan yang kurang baik, di mana sering terjadi simulasi yang dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan. (c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi peserta didik dalam melakukan simulasi. Adapun cara untuk mengatasi kelemahan metode simulasi tersebut dalam pembelajaran, yaitu guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi peserta didik ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada peserta didik, tidak langsung menyalahkan peserta didik ketika salah dalam memerankan adegan simulasi. Guru harus pandai dalam membaca situasi, ketika pelaksanaan simulasi dalam pembelajaran sudah keluar jalur, seorang guru harus mengingatkan peserta didik agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan, hal ini sangat penting karena jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran akan sulit tercapai. Hasil penelitian pada jurnal ini memberikan implikasi bahwa penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar PKn peserta didik. Peningkatan hasil belajar ini dapat terwujud akibat adanya penerapan metode simulasi yang baik pada pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem.

Kelebihan jurnal : isi jurnal sudah cukup rinci dan di dukung dengan tabel dan diagram hasil belajar.
Kekurangan jurnal : Terdapat penulisan daftar pustaka dengan tanda titik (..........) yang seharusnya di tulis nama pengarang, jika tidak ada maka dapat ditulis nama lembaga atau instansi yang menerbitkannya.

Terima kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Fara Nalya Hadhaini -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : Fara Nalya Hadhaini
NPM : 2013053148

Analisis materi

Judul jurnal : MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HADANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011

Penulis jurnal : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

PKn bertujuan
mengembangkan potensi individu warga
negara, dengan demikian maka seorang
guru PKn haruslah menjadi guru yang
berkualitas dan profesional, sebab jika
guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu
sendiri tidak tercapai. Secara garis besar
mata pelajaran Kewarganegaraan
memiliki 3 dimensi yaitu: (1) Dimensi
Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics
Knowledge) yang mencakup bidang
politik, hukum dan moral. (2) Dimensi
Keterampilan Kewarganegara-an (Civics
Skills) meliputi keterampilan partisipasi
dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara. (3) Dimensi Nilai-nilai
Kewarganegaraan (Civics Values)
mencakup antara lain percaya diri,
penguasaan atas nilai religius, norma dan
moral luhur.Melalui
metode simulasi, siswa diajak untuk lebih
banyak praktek dari pada mendengarkan
ceramah guru. Sehingga dalam diri siswa
diharapkan berkembang sikap,
keterampilan dan nilai-nilai. Materi
pelajaran yang akan diajarkan pada
penelitian ini adalah Menghargai dan
menaati keputusan bersama. Alasan
peneliti memilih materi ini adalah penulis
memandang dalam materi ini siswa lebih
banyak mendapat kesempatan untuk
melakukan simulasi pembelajaran
sehingga harapan agar pembelajaran
menjadi lebih menarik dan variatif bisa
terlaksana.
Penerapan metode simulasi dalam
pembelajaran PKn, diharapkan juga agar
siswa memiliki wawasan, sikap, dan
keterampilan kewarganegaraan yang
memadai dan memungkinkan untuk
berpartisipasi secara cerdas dan
bertanggungjawab dalam berbagai
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara dan hasil belajar siswa
diharapkan menjadi meningkat.

Terima kasih
Wassalamualaikum
Warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Nita Yuansari -
Selamat Siang
Nama : Nita Yuansari
NPM : 2013053082

Berdasarkan jurnal Peningkatan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Bagi Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011 oleh Candra Dwi Fathon, Gede Sedanayasa dan Wayan Suwatra. Dari majalah ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode ceramah yang berlebihan dalam pembelajaran politik menyebabkan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik bagi siswa. Kondisi demikian tidak meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami ilmu-ilmu sosial. Oleh karena itu, nilai akhir yang dicapai mahasiswa tidak sesuai dengan harapan. Inovasi diimplementasikan dalam pendidikan kewarganegaraan. Inovasi yang digunakan adalah penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran kewarganegaraan. Metode simulasi adalah cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi yang disimulasikan untuk memahami konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan metode ceramah, yaitu:
Hal ini dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena simulasi memungkinkan siswa untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan.
Mampu meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri siswa serta memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi berbagai masalah pembelajaran sosial.

pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. Simulasi juga dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri. Simulasi juga memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis dan yang paling penting adalah simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran. Ketika siswa sudah bergairah dalam mengikuti pembelajaran, maka hasil belajar siswa menjadi meningkat.

Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala. Beberapa kendala yang dihadapi adalah: 

(a). pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan, 

(b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan. 

(c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.


Terima kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Divana Oriza Sativa 2013053128 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Divana Oriza Sativa
NPM : 2013053128
izin menjawab,

Identitas Jurnal
Judul Jurnal : MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Hasil analisis materi:
Materi yang dibahas dalam jurnal tersebut yakni mengenai metode simulasi yang digunakan pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun ajaran 2010/2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Hasil pengamatan kegiatan pembelajaran terhadap guru kelas V MI Hasanuddin tahun pelajaran 2010/2011 pada mata pelajaran PKn menunjukkan bahwa guru lebih banyak menggunakan metode ceramah ketika mengajar dan mengharapkan siswa untuk diam, dengar, catat dan hafal. Hal ini menyebabkan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) menjadi monoton dan kurang menarik perhatian siswa. Ada banyak faktor yang menyebabkan kemampuan siswa kelas V MI Hasanuddin dalam memahami mata pelajaran PKn rendah. Tetapi yang paling esensial adalah penyimpangan cara pembelajaran PKn itu sendiri. Guru lebih banyak berceramah dibandingkan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan praktek. Keberhasilan dari pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode belajar yang ditentukan oleh guru. Sebab dengan penyajian pembelajaran secara menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, sebaliknya jika pembelajaran itu disajikan dengan cara yang kurang menarik, membuat motivasi siswa rendah. Untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, upaya yang harus dilakukan guru adalah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran.
Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini akan dicoba diterapkan metode simulasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh hasil belajar siswa berupa tes tulis.
Pada penelitian ini data yg diperoleh berupa hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh hasil belajar adalah berupa tes tertulis dari tes yang dilaksanakan pada siklus I dan II dengan menggunakan tes soal berupa 10 butir tes objektif dan 5 butir tes isian terhadap 12 orang siswa dengan skor maksimal 30.
Selanjutnya, didapatlah hasil penelitian yaitu (1).Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II berada pada kategori sedang. (2) Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.

Kelebihan : Materi yang dibahas pada jurnal tersebut sudah cukup baik dan lengkap disertai dengan bukti penelitian berupa data kuantitatif dan diagram yang memudahkan pembaca dalam memahami apa yang disampaikan pada jurnal tersebut
Kekurangan : Masih terdapat beberapa kata yang tidak tepat seperti penyingkatan kata yang seharusnya tidak diperkenankan dalam penulisan jurnal.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Putri Septiana -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama: Putri Septiana

NPM: 2013053105

Identitas jurnal

Judul: Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011

Penulis: Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Pembelajaran PKn sebenarnya mempunyai peran yang sangat penting. Mata pelajaran PKn diharapkan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi. PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Secara garis besar mata pelajaran Kewarganegaraan memiliki 3 dimensi yaitu: (1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge, (2) Dimensi Keterampilan Kewarganegaraan (Civics Skills) dan (3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values).

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang secara umum bertujuan untuk mengembangkan potensi individu warga negara Indonesia, sehingga memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. 

Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh guru menjadi siswa yang lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa. Peningkatan ini bisa terwujud akibat penerapan metode simulasi yang baik pada pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem.

Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi adalah: 

(a) pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan. 

(b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan. 

(c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi. 

Kelebihan: dalam penulisan jurnal ini materi yang diajukan telah tervalidasi dan dibuktikan secara nyata melalui penelitian sehingga dihasilkan data yang akurat. 

Kekurangan: seharusnya dalam penulisan abstrak ditulis miring. 

Terimakasih

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Rahmat Rahmat Agung Dwisarjana -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Rahmat Agung Dwisarjana
NPM : 2013053086

Jurnal yang berjudul “ Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011” disusun oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra. Jurnal tersebut membahas mengenai peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn. Didalam jurnal penulis mengatakan bahwa masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah sehingga membuat pelajaran membosankan. Akibatnya, nilai akhir yang dicapai siswa tidak seperti yang diharapkan. Penulis menyarankan sudah selayaknya dalam pengajaran PKn dilakukan suatu inovasi yaitu, metode simulasi. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki keunggulan dibandigkat metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat.
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan : Penulis menjelaskan materi dengan baik, hasil penelitian yang disajikan disertai dengan data yang valid.
Kekurangan : Masih terdapat beberapa kesalahan dalam penulisan kata.

Terima kasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Ikhsan Kurniawan -
Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh
Nama : Ikhsan Kurniawan
NPM : 2013053164

Izin menjawab,
Materi merupakan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra. Penelitian ini berjudul “Meningkatan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin.

Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( classroom action research ) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus sesuai dengan waktu dan hasil yang ingin dicapai. Penelitian dilanjut pada siklus II karena pada tahap awal refleksi dari 12 siswa, hanya 4 siswa yang lulus KKM. Hal yang menjadi kendala dalam siklus I adalah karena siswa belum terbiasa dengan situasi pembelajaran yang terbilang baru. Langkah selanjutnya adalah mengadakan upaya perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus II yaitu mengupayakan langkah-langkah yang inovatif untuk mengatasi kendala yang terjadi pada siklus I. pada siklus II pembelajaran mengarah pada arah yang lebih baik. Hal tersebut selaras dengan hasil 100% siswa tuntas KKM.
Kelebihan materi ini adalah penyajian hasil penelitian yang jelas dan juga data yang valid.
Kekurangan dari materi ini adalah terdapat beberapa kesalahan dalam penulisan.

Terima kasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Rita Septiana -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Rita Septiana
NPM : 2013053048
Izin menyampaikan hasil analisis materi saya ibuk

ANALISIS MATERI
A. IDENTITAS JURNAL
• Judul Jurnal : Meningkatan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin tahun ajaran 2010/2011
• Nama Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra

B. PEMBAHASAN JURNAL
Jurnal kedua ini membahas terkait metode pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Adapun kata kunci yang terdapat dalam jurnal ini yaitu: metode simulasi dan hasil belajar.
• Pada bagian pendahuluan, penulis menjelaskan bahwa Pembelajaran PKn sebenarnya mempunyai peran yang sangat penting. Mata pelajaran PKn ini diharapkan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat membentuk diri yang beragam dari segi agama, sosio-kultural, bahasa, usia, untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang dilandasi oleh UUD 1945. Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut jelas bagi kita bahwa PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Untuk mencapai tujuan Pendidikan Kewarganegaraan tersebut, maka guru berupaya melalui kualitas pembelajaran yang dikelolanya, upaya ini bisa dicapai jika siswa mau belajar. Dalam belajar inilah guru berusaha mengarahkan dan membentuk sikap serta perilaku siswa sebagai mana yang dikehendaki dalam pembelajaran PKn.
• Namun kenyataannya, berdasarkan hasil pengamatan kegiatan pembelajaran terhadap guru kelas V MI Hasanuddin tahun pelajaran 2010/2011 pada mata pelajaran PKn menunjukkan bahwa guru lebih banyak menggunakan metode ceramah ketika mengajar dan mengharapkan siswa untuk diam, dengar, catat dan hafal. Hal ini menyebabkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi monoton dan kurang menarik perhatian siswa. Kondisi seperti itu tidak akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran PKn. Akibatnya, nilai akhir yang dicapai siswa tidak seperti yang diharapkan. Di kelas V MI Hasanuddin hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn tergolong rendah.
• Olehkarena itu, dengan memperhatikan permasalahan diatas, sudah selayaknya dalam pengajaran PKn dilakukan suatu inovasi. Inovasi yang penulis masukan dalam jurnal adalah dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Adapun yang dimaksud metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Melalui metode simulasi, siswa diajak untuk lebih banyak praktek dari pada mendengarkan ceramah guru. Sehingga dalam penerapan metode simulasi pada pembelajaran PKn, diharapkan agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat, dan siswa juga diharapkan berkembang dalam hal sikap, keterampilan dan nilai-nilai.

• Pada bagian pembahasan, penulis menerangkan tentang proses pembelajaran seorang guru ketika menerapkan metode simulasi. Dimana penggunaan metode simulasi ini pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yang positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. Simulasi juga dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri dan masih banyak dampak positif lainnya. Namun, meskipun begitu bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala. Beberapa kendala yang dihadapi adalah: (a). pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan, (b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan. (c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
• Kesimpulannya ialah penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh guru menjadi siswa yang lebih aktif dalam pembelajaran.

C. KELEBIHAN dan KEKURANGAN
• Kelebihan : penulisan abstrak menggunakan bahasa Inggris dan terjemahan bahasa Indonesia, kemudian banyak mengutip pendapat ahli pada bagian pendahuluan.Selain itu materi juga dijabarkan secara jelas dan penulis juga menyertakan rumusan, keterangan dan tabel dalam menghitung rata-rata hasil belajar.
• Kekurangan : penggunaan bahasa asing pada abstrak tidak dicetak miring, terdapat 1 penyusunan sumber rujukan yang tidak urut, kemudian pada daftar pustaka, terdapat 2 rujukan materi yang bersumber dari web atau blog, seharusnya penulis mencari sumber yang lebih terperinci dan akurat seperti jurnal atau buku.

Terimakasih...
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Roza Melinda Puri 2013053004 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Izin menjawab,
Nama : Roza Melinda Puri
NPM : 2013053004

Hasil Analisis

Judul : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Jurnal ini membahas peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Melalui metode simulasi, siswa diajak untuk lebih banyak praktek dari pada mendengarkan ceramah guru. Sehingga dalam diri siswa diharapkan berkembang sikap, keterampilan dan nilai-nilai. Penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran dapat menumbuhkan semangat bersosialisasi dalam diri siswa, karena penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran akan mengajak
setiap siswa untuk sering berinteraksi dengan siswa yang lainnya tentunya interaksi yang bersifat positif. Dengan seringnya berinteraksi dengan siswa yang lain hal ini tentu menyebabkan kemampuan bersosialisasi setiap siswa menjadi meningkat. Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala.
Beberapa kendala yang dihadapi adalah:

(1).Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan

(2) Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.

(3) Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
Adapun cara mengatasi kelemahan metode simulasi dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:

Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi.

Kelebihan : Subtansi isi jurnal yg sudah baik dan adanya tabel penunjang yang membuat pembaca lebih paham.
Kekurangan : masih ada typo dan paragraf yang tidak konsisten

Terimakasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by M. Zauzi Turseno -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : M. Zauzi Turseno
NPM : 2013053146
Izin menjawab
Mata pelajaran PKn diharapkan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi, Berdasarkan pendapat di atas jelas bagi kita bahwa PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai Berdasarkan uraian di atas peneliti berpendapat bahwa dalam mata pelajaran Kewarganegaraan seorang siswa bukan saja menerima pelajaran berupa pengetahuan, tetapi pada diri siswa juga harus berkembang sikap, keterampilan dan nilai-nilai Untuk mencapai tujuan Pendidikan Kewarganegaraan tersebut, maka guru berupaya melalui kualitas pembelajaran yang dikelolanya, upaya ini bisa dicapai jika siswa mau belajarbelajar, Dalam belajar inilah guru berusaha mengarahkan dan membentuk sikap serta perilaku siswa sebagai mana yang dikehendaki dalam pembelajaran PKn Situasi yang memungkinkan terjadinya kegiatan pembelajaran yang optimal adalah suatu situasi dimana siswa dapat berinteraksi dengan komponen pembelajaran,Komponen-komponen pembelajaran tersebut mempunyai hubungan yang erat antara satu dengan yang lainnya sehingga apabila di antara komponen tersebut ada yang kurang, dapat mempengaruhi suasana pembelajaran Untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang optimal, usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menyiapkan dan merancang komponen pembelajaran secara lengkap, memahami bagaimana siswa belajar, bagaimana informasi yang diterima dapat diproses dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi seperti itu tidak akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran PKn Ada banyak faktor yang menyebabkan kemampuan siswa kelas V MI Hasanuddin dalam memahami mata pelajaran PKn rendah Penggunaan metode ceramah yang berlebih pada pembelajaran PKn, mengakibatkan siswa kelas V MI Hasanuddin bersifat pasif, sehingga hasil belajar menjadi rendah Inovasi yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran.
Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Lutfi Liana Pramesti -
nama : lutfi liana pramesti
npm: 2013053083
izin menyampaikan hasil analisis
1. Nama Artikel : Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011
2. Penulis : Candra Dwi Fathoni , Gede Sedanayasa , Wayan Suwatra
3. Isi Analisis : Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat.
4. Kekurangan dan Kelebihan :
kelebihannya materi sangat jelas dipaparkan dan mencangkup semuanya
Kekurangannya masih banyak penulisan yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa indonesia.
5. Simpulan dan Saran : sarannya dapat dikembangkan khususnya dalam penggunaan metode pembelajaran dalam mata pelajaran PKn, untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dan disarankan bagi peneliti lain yang berminat untuk mengadakan penelitian lebih lanjut tentang metode simulasi dalam bidang ilmu PKn maupun bidang ilmu lainnya, agar memperhatikan kendala-kendala yang dialami dalam penelitian ini sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan dan penyempurnaan

Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Sonnya Adelia -

Assalamualikum Wr.Wb.

Nama : Sonnya Adelia

NPM : 2013053140

Izin menjawab


Hasil analisis jurnal

Berdasarkan isi jurnal dapat disimpulkan bahwa pada tahun ajaran 2010/2011 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kelas V, penulis ingin menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar melalui penggunaan metode simulasi pada mata pelajaran kewarganegaraan. Hasil penelitian pada awalnya mengarah pada kesimpulan bahwa guru sekolah lebih sering menggunakan metode ceramah dan kurang efektif sehingga kegiatan pembelajaran menjadi monoton dan tidak menarik, sehingga digunakan metode simulasi ini dan dirasa cocok untuk merangsang minat siswa. dalam pembelajaran. . Selain itu, kreativitas siswa meningkat karena simulasi memungkinkan siswa untuk bermain peran berdasarkan topik yang disimulasikan. Keunggulan lainnya adalah dapat meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri siswa serta memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi berbagai masalah pembelajaran sosial. Namun, metode simulasi ini juga memiliki beberapa kelemahan yaitu:

  1. . Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu sesuai dan sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan,
  2. Manajemen kurang baik, simulasi sering dijadikan alat pengalih perhatian, sehingga tujuan pembelajaran terlupakan,
  3. Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering mempengaruhi siswa saat melakukan simulasi Selain itu, terdapat beberapa upaya untuk mengatasi kelemahan metode simulasi, yaitu:
  • Guru harus merencanakan skenario simulasi dengan baik dan selalu memantau dan mengontrol siswa saat melakukan simulasi,
  • Selalu dorong siswa dan jangan langsung menyalahkan mereka jika mereka salah memainkan adegan simulasi,
  • Guru harus membaca situasi dengan baik.
Terima kasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Risca Wulantika 2013053147 -
Nama : Risca Wulantika
NPM : 2013053147

Analisis materi
Judul “MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011”
Penulis Candra Dwi Fathoni,Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra
Pembelajaran PKn sebenarnya mempunyai peran yang sangat penting. Mata pelajaran PKn diharapkan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi. Selama ini proses pembelajaran PKn di kelas masih mengunakan paradigma lama dimana guru memberikan pengetahuan kepada siswa secara pasif. PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Secara garis besar mata pelajaran Kewarganegaraan memiliki 3 dimensi yaitu:
(1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge) yang mencakup bidang politik, hukum dan moral
(2) Dimensi Keterampilan Kewarganegara-an (Civics Skills) meliputi keterampilan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values) mencakup antara lain percaya diri, penguasaan atas nilai religius, norma dan moral luhur.
Ada banyak faktor yang menyebabkan kemampuan siswa kelas V MI Hasanuddin dalam memahami mata pelajaran PKn rendah. Tetapi yang paling esensial adalah penyimpangan cara pembelajaran PKn itu sendiri. Guru lebih banyak berceramah dibandingkan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan praktek. Padahal materi pelajaran tidak semua harus dihafal tetapi ada pokok bahasan yang perlu dipraktekkan yang menggambarkan kehidupan sehari-hari. Penggunaan metode ceramah yang berlebih pada pembelajaran PKn, mengakibatkan siswa kelas V MI Hasanuddin bersifat pasif, sehingga hasil belajar menjadi rendah.
Memperhatikan permasalahan diatas, sudah selayaknya dalam pengajaran PKn dilakukan suatu inovasi. Inovasi yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat hasil bahwa Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.

Kelebihan : penelitian yang dilakukan jelas
Kekurangan : identitas jurnal belum lengkap seperti nomor dan tahun jurnal

Terima Kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Vahira Vahira Ronalta Abella -
Nama : Vahira Ronalta Abella

NPM : 2013053149

Izin menjawab



Hasil analisis jurnal:
Berdasarkan isi jurnal dapat disimpulkan bahwa pada tahun ajaran 2010/2011 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kelas V, penulis ingin menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar melalui penggunaan metode simulasi pada mata pelajaran kewarganegaraan. Hasil penelitian pada awalnya mengarah pada kesimpulan bahwa guru sekolah lebih sering menggunakan metode ceramah dan kurang efektif sehingga kegiatan pembelajaran menjadi monoton dan tidak menarik, sehingga digunakan metode simulasi ini dan dirasa cocok untuk merangsang minat siswa. dalam pembelajaran. . Selain itu, kreativitas siswa meningkat karena simulasi memungkinkan siswa untuk bermain peran berdasarkan topik yang disimulasikan. Keunggulan lainnya adalah dapat meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri siswa serta memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi berbagai masalah pembelajaran sosial. Namun, metode simulasi ini juga memiliki beberapa kelemahan yaitu:

. Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu sesuai dan sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan,
Manajemen kurang baik, simulasi sering dijadikan alat pengalih perhatian, sehingga tujuan pembelajaran terlupakan,
Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering mempengaruhi siswa saat melakukan simulasi Selain itu, terdapat beberapa upaya untuk mengatasi kelemahan metode simulasi, yaitu:
Guru harus merencanakan skenario simulasi dengan baik dan selalu memantau dan mengontrol siswa saat melakukan simulasi,
Selalu dorong siswa dan jangan langsung menyalahkan mereka jika mereka salah memainkan adegan simulasi,
Guru harus membaca situasi dengan baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Dinda Wahyu Puspita 2013053137 -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menyampaikan hasil analisis materi
Nama : Dinda Wahyu Puspita
NPM : 2013053137

Materi berbentuk artikel dengan judul "Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011". Materi menjelaskan bahwa pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmani siswa, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan siswa yang selaras dengan alam dan masyarakatnya”. Begitu pentingnnya pendidikan menyebabkan setiap pemerintahan di dunia sangat mengutamakan pendidikan pada setiap rakyatnya. Pendidikan di sekolah dasar, siswa diajarkan sejumlah mata pelajaran, salah satu diantaranya adalah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn
Pembelajaran PKn sebenarnya mempunyai peran yang sangat penting. Mata pelajaran PKn diharapkan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi. Selama ini proses pembelajaran PKn di kelas masih mengunakan paradigma lama dimana guru memberikan pengetahuan kepada siswa secara pasif.
PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Secara garis besar mata pelajaran Kewarganegaraan memiliki 3 dimensi yaitu: (1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge) yang mencakup bidang politik, hukum dan moral. (2) Dimensi Keterampilan Kewarganegara-an (Civics Skills) meliputi keterampilan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values) mencakup antara lain percaya diri, penguasaan atas nilai religius, norma dan moral luhur.
Tujuan PKn untuk setiap jenjang pendidikan yaitu mengembangkan kecerdasan warga negara yang diwujudkan melalui pemahaman, keterampilan sosial dan intelektuan, serta berprestasi dalam memecahkan masalah di lingkungannya. Untuk mencapai tujuan Pendidikan Kewarganegaraan tersebut, maka guru berupaya melalui kualitas pembelajaran yang dikelolanya, upaya ini bisa dicapai jika siswa mau belajar. Dalam belajar inilah guru berusaha mengarahkan dan membentuk sikap serta perilaku siswa sebagai mana yang dikehendaki dalam pembelajaran PKn. Situasi yang memungkinkan terjadinya kegiatan pembelajaran yang optimal adalah suatu situasi dimana siswa dapat berinteraksi dengan komponen pembelajaran. Komponen pembelajaran tersebut terdiri dari satu tujuan pembelajaran, bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat dan sumber, serta evaluasi”. Komponen-komponen pembelajaran tersebut mempunyai hubungan yang erat antara satu dengan yang lainnya sehingga apabila di antara komponen tersebut ada yang kurang, dapat mempengaruhi suasana pembelajaran. Untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang optimal, usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menyiapkan dan merancang komponen pembelajaran secara lengkap, memahami bagaimana siswa belajar, bagaimana informasi yang diterima dapat diproses dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan dari pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode belajar yang ditentukan oleh guru. Sebab dengan penyajian pembelajaran secara menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, sebaliknya jika pembelajaran itu disajikan dengan cara yang kurang menarik, membuat motivasi siswa rendah. Untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, upaya yang harus dilakukan guru adalah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran. Dengan metode pembelajaran yang tepat diharapkan akan meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar sehingga hasil belajar pun dapat ditingkatkan. Salah satu metode pembelajaran yang diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas siswa dan berhasil membuat siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai sehingga hasil belajar menjadi meningkat adalah metode simulasi. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan.
Simulasi juga dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri. Simulasi juga memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis dan yang paling penting adalah simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran.
Ketika siswa sudah bergairah dalam mengikuti pembelajaran, maka hasil belajar siswa menjadi meningkat.
Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala. Beberapa kendala yang dihadapi adalah: (a). pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan, (b) pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan. (c) faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi. Adapun cara mengatasi kelemahan metode simulasi dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:
Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi. Guru harus pandai membaca situasi, ketika pelaksanaan simulasi dalam pembelajaran sudah keluar jalur, seorang guru harus mengingatkan siswa agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini sangat penting karena jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran bisa sulit tercapai.

Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Dhea Ayu Purba Laras -
Izin menjawab bu
Nama : Dhea Ayu Purba Laras
NPM : 2013053119

Analisis Jurnal
Jurnal tersebut berjudul "Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011" dengan penulis Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra.
berdasarkan jurnal tersebut, penulis melakukan penelitian pada siswa kelas V MI Hasanuddin TA 2010/2011 untuk membahas dan mengetahui tentang hasil belajar pembelajaran PKn. Penerapan metode simulasi pada siswa kelas V MI Hasanuddin Kaliasem pada pelajaran PKn memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa.

Kelebihan jurnal : Materi yang disampaikan jelas dan rinci .
Kekurangan jurnal : terdapat tanda baca yang tidak sesuai

Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Lutfi Qurrotul A'yun -
Nama : Lutfi Qurrotul A'yun
NPM : 2013053135

Izin menjawab,
A. Identitas Jurnal
Judul Jurnal : MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra
B. Analisis Jurnal
Tujuan penelitian dari jurnal ini adalah penerapan metode pembelajaran simulasi sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas V pada Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Alasan yang mendasari penelitian adalah ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi siswa dalam kegiatan pembelajaran khususnya pelajaran PKn. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Haanuddin, yang terletak di Banjar Dinas Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Rangkaian kegiatan pada pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada teori Kurt Lewin. Pelaksanaan tindakan kelas pada penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Dalam pelaksanaanya terdapat beberapa kendala yang peneliti hadapi seperti pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan, dll. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, didapatkan bahwa membuktikan bahwa penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh guru menjadi siswa yang lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa. Peningkatan ini bisa terwujud akibat penerapan metode simulasi yang baik pada pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem.

Terima kasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Anggini Mareta -

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : Anggini Mareta

NPM : 2013053046 

Kelas : V D 

Analisis Materi 

Identitas Jurnal

Penelitian ini berjudul “Meningkatan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011”. Jurnal ini ditulis oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin. 

Pembahasan dan Isi

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V di madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.

Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II berada pada kategori sedang. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.

Kelebihan  jurnal ini yaitu ubtansi isi jurnal yg sudah baik dan adanya tabel penunjang yang membuat pembaca lebih paham. Namun, jurnal ini masih memiliki diantaranya adalah masih ada typo dan paragraf yang tidak konsisten 

Terima Kasih. 

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Naila Rahma Kurnia 2013053073 -
Nama : Naila Rahma Kurnia
Npm : 2013053073

Izin menjawab ibu.

Identitas Jurnal
Judul Jurnal : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Hasil Analisis
Jurnal yang berjudul “ Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011” disusun oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra. Jurnal tersebut membahas mengenai peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn. Didalam jurnal penulis mengatakan bahwa masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah sehingga membuat pelajaran membosankan. Akibatnya, nilai akhir yang dicapai siswa tidak seperti yang diharapkan. Penulis menyarankan sudah selayaknya dalam pengajaran PKn dilakukan suatu inovasi yaitu, metode simulasi. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki keunggulan dibandigkat metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn, diharapkan juga agar siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat.
Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala.
Beberapa kendala yang dihadapi adalah:
(a) Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
(b) Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
(c) Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
Adapun cara mengatasi kelemahan metode simulasi dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:
Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi.

Kelebihan : Isi jurnal sudah dituliskan cukup rinci dengan adanya tabel analisis hasil belajar
Kekurangan : penulisan kata yang tidak tepat


Terimakasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Mita Ayuning Tias -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Mita Ayuning Tias
Npm : 2013053034
Izin menjawab
Identitas Jurnal
Judul Jurnal : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra.
Keberhasilan dari pembelajaran
sangat ditentukan oleh pemilihan metode
belajar yang ditentukan oleh guru. Sebab
dengan penyajian pembelajaran secara
menarik akan dapat membangkitkan
motivasi belajar siswa, sebaliknya jika
pembelajaran itu disajikan dengan cara
yang kurang menarik, membuat motivasi
siswa rendah. Untuk menciptakan
pembelajaran yang menarik, upaya yang
harus dilakukan guru adalah memilih
metode pembelajaran yang tepat sesuai
dengan materi pembelajaran. Penerapan metode simulasi dalam
pembelajaran PKn, diharapkan juga agar
siswa memiliki wawasan, sikap, dan
keterampilan kewarganegaraan. Melalui
metode simulasi, siswa diajak untuk lebih
banyak praktek dari pada mendengarkan
ceramah guru. Sehingga dalam diri siswa
diharapkan berkembang sikap,
keterampilan dan nilai-nilai. Penerapan metode simulasi pada siswa kelas V memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa.
Kelebihan jurnal ini yaitu materi didalamnya sudah baik dan adanya tabel penunjang yang membuat pembaca lebih paham.Sedangkan, kekurangannya jurnal ini masih memiliki typo dan paragraf yang tidak konsisten.
Terimakasih.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Ida Farida -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ida Farida
NPM : 2013053051

Hasil Analisis
Judul : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Pada jurnal ini membahas peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Melalui metode simulasi, siswa diajak untuk lebih banyak praktek dari pada mendengarkan ceramah guru.
Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yg positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. Simulasi juga dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri. Simulasi juga memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis dan yang paling penting adalah simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran. Ketika siswa sudah bergairah dalam mengikuti pembelajaran, maka hasil belajar siswa menjadi meningkat.

Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala.
Beberapa kendala yang dihadapi adalah:
1. Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
2. Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
3. Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.

Adapun cara mengatasi kelemahannya adalah guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi. Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi.

Kelebihan : penjelasan isi jurnal sudah cukup jelas dan mencantumkan data yang dapat mendukung hasil penelitian
Kekurangan : masih terdapat penulisan kata yang kurang tepat

Sekian terimakasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Dinda Maharani -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menyampaikan hasil analisis artikel yang telah diberikan ibu,
Nama : Dinda Maharani
NPM : 2013053036

• Identitas Artikel
~ Judul Artikel : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
~ Penulis :
1. Candra Dwi Fathoni
2. Gede Sedanayasa
3. Wayan Suwatra

Materi didalam artikel tersebut menjelaskan bahwa pendidikan ialah suatu daya upaya guna memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmani siswa agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan siswa yang selaras dengan alam dan masyarakatnya karena pendidikan ini sangat penting sebab setiap pemerintahan di dunia akan sangat mengutamakan pendidikan pada setiap rakyatnya.

Terutama sejak usia dini yaitu di sekolah dasar, siswa diajarkan sejumlah mata pelajaran salah satu ialah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn. Pembelajaran PKn dimana pada mata pelajaran PKn ini diharapkan dapat membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi karena selama ini berdasarkan fakta proses pembelajaran PKn di kelas masih mengunakan paradigma lama dimana guru memberikan pengetahuan kepada siswa secara pasif (hanya bersumber dari satu arah saja yakni pendidik).

Pembelajaran PKn disini memiliki tujuan yaitu mengembangkan potensi individu warga negara sehingga sebagai seorang guru nantinya kita harus menjadi guru yang berkualitas dan profesional karena jika guru tidak berkualitas maka tentu saja tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Didalam mata pelajaran kewarganegaraan terbagi menjadi 3 (tiga) dimensi yaitu :
(1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge) yang mencakup bidang politik, hukum dan moral.
(2) Dimensi Keterampilan Kewarganegara-an (Civics Skills) meliputi keterampilan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values) mencakup antara lain percaya diri, penguasaan atas nilai religius, norma dan moral luhur.

PKn bertujuan dalam setiap jenjang pendidikan yaitu mengembangkan kecerdasan warga negara yang diwujudkan melalui pemahaman, keterampilan sosial dan intelektuan, serta berprestasi dalam memecahkan masalah di lingkungannya. Dalam mencapai tujuan Pendidikan Kewarganegaraan tersebut memerlukan upaya guru yang maksimal melalui peningkatan kualitas pembelajaran yang dikelolanya yang bisa dicapai jika siswa mau belajar. Dalam belajar inilah guru berusaha mengarahkan dan membentuk sikap serta perilaku siswa sebagai mana yang dikehendaki dalam pembelajaran PKn.

Dalam hal ini situasi pembelajaran menjadi hak yang penting karena memungkinkan terjadinya kegiatan pembelajaran yang optimal harus diawali dengan situasi pembelajaran yang kondusif dimana siswa dapat berinteraksi dengan komponen pembelajaran. Komponen pembelajaran tersebut terdiri dari satu tujuan pembelajaran, bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat dan sumber, serta evaluasi. Komponen-komponen pembelajaran tersebut mempunyai hubungan yang erat antara satu dengan yang lainnya sehingga apabila di antara komponen tersebut ada yang kurang, dapat mempengaruhi suasana pembelajaran. Usaha yang dapat dilakukan guna menciptakan kegiatan pembelajaran yang optimal adalah menyiapkan dan merancang komponen pembelajaran secara lengkap, memahami bagaimana siswa belajar, serta bagaimana informasi yang diterima dapat diproses dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketercapaian dan keberhasilan dari pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode belajar yang ditentukan oleh guru karena dengan penyajian pembelajaran yang menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, namun sebaliknya jika pembelajaran itu disajikan dengan cara yang kurang menarik, akan membuat motivasi belajar siswa rendah. Upaya yang harus dilakukan oleh guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik ialah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran karena dengan metode pembelajaran yang tepat akan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa sehingga hasil belajar pun akan meningkat. Terdapat salah satu metode pembelajaran yang cukup efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa dan memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan yakni menggunakan metode simulasi.

Dengan adanya penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn diharapkan siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggungjawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta hasil belajar siswa diharapkan menjadi meningkat. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yang positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran karena melalui simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa dengan memberikan kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. Melalui simulasi pula dapat memupuk keberanian dan kepercayaan diri siswa karena setiap siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap siswa memiliki peran sendiri-sendiri sehingga akan memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis karena gairah belajar siswa meningkat dalam proses pembelajaran.

Ketika siswa sudah bergairah dalam mengikuti pembelajaran maka secara otomatis hasil belajar siswa pun akan meningkat. Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran tidak memiliki kekurangan atau kendala terdapat beberapa kendala dalam metode ini antara lain :
(a) Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan.
(b) Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
(c) Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.

Terdapat pula cara mengatasi kelemahan metode simulasi ini dalam pembelajaran yakni :
(a) Guru harus merancang dengan baik skenario simulasi, dan selalu mendampingi dan mengawasi siswa ketika sedang melakukan simulasi.
(b) Selalu memberi motivasi kepada siswa, tidak langsung menyalahkan siswa ketika salah memerankan adegan simulasi.
(c) Guru harus pandai membaca situasi, ketika pelaksanaan simulasi dalam pembelajaran sudah keluar jalur karena seorang guru harus mengingatkan siswa agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini sangat penting sebab jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana, maka tujuan pembelajaran akan sulit tercapai.

Terimakasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Nola Mardiah -
Nama: Nola Mardiah
NPM:2013053168

Identitas Artikel
Judul Artikel: Meningkatkan Hasil Belajar PKn Menggunakan Metode Simulasi pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis: Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Dalam artikel ini dijelaskan mengenai penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 DI Madrasah Ibtidayah Hasanudin. Subjek penelitiann ini adalah siswa kelas V. mata pelajaran PKn merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat membentuk diri yang beragam dari segi agama, sosio-kultural, bahasa, usia, untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang dilandasi oleh UUD 1945. PKn bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai.
Secara garis besar mata pelajaran Kewarganegaraan memiliki 3 dimensi yaitu: (1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge) yang mencakup bidang politik, hukum dan moral. (2) Dimensi Keterampilan Kewarganegara-an (Civics Skills) meliputi keterampilan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values) mencakup antara lain percaya diri, penguasaan atas nilai religius, norma dan moral luhur. (Depdiknas 2003: 4). Dalam mata pelajaran Kewarganegaraan seorang siswa bukan saja menerima pelajaran berupa pengetahuan, tetapi pada diri siswa juga harus berkembang sikap, keterampilan dan nilai-nilai.
Sesuai dengan Depdiknas (2005: 33) yang menyatakan bahwa tujuan PKn untuk setiap jenjang pendidikan yaitu mengembangkan kecerdasan warga negara yang diwujudkan melalui pemahaman, keterampilan sosial dan intelektuan, serta berprestasi dalam memecahkan masalah di lingkungannya. Inobasi dalam mata pelajaran PKn diantaranya adalah menggunakan metode pembelajaran. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode pembelajaran simulasi. Metode simulasi merupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Ada banyak keunggulan dari metode simulasi dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan tersebut yaitu dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lain yaitu dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran. Setelah melaksanakan penelitian dengan menggunakan alay berupa tes tertulis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode simulasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Kelebihan dalam jurnal ini yaitu menggunakan data kuantitatif dalam penelitiannya. Sedangkan kekurangannya adalah penulisan spasi yang belum tepat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Tamam Abdiella Sancari -

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Nama : Tamam Abdiella Sancari

NPM : 2013053176

Judul jurnal : MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011

Penulis jurnal : Candra Dwi Fathoni , Gede Sedanayasa , Wayan Suwatra

Isi jurnal :

Dari hasil pengamatan jurnal pada mata pelajaran PKn menunjukkan bahwa guru lebih banyak menggunakan metode ceramah ketika mengajar dan mengharapkan siswa untuk diam, dengar, catat dan hafal. Hal tersebut  menyebabkan kegiatan pembelajaran terkesan monoton dan kurang menarik perhatian siswa maka dari itu hal tersebut kurang meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam memahami mata pelajaran. Oleh karena itu, dicoba metode simulasi dalam pembelajaran tersebut. Dalam penerapan metode belajar tersebut diperoleh hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II berada pada kategori sedang. Kemudian penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar. Untuk itu diharapkan guru mengurangi metode ceramah dan lebih menggunakan metode yang melibarkan peserta didik agar para peserta didik lebih aktif.

Kelebihan : Materi yang disajiakan lengkap dan kata-kata yang digunakan mudah dipahami

kekurangan : identitas jurnal yang masih kurang

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Alya Syafira -
Nama : Alya Syafira
NPM : 2013053126

Analisis jurnal
Judul : Miningkatan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulai pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Jurnal ini membehas penelitian yang dilakukan penulis tentang peningkatan hasil belajar PKN menggunakan metode simulasi pada siswa kelas V di MI Hasanuddin. Metode yang dipakai dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar dengan dua siklus. Hasil yang didapat dari pengumpulan data adalah pendidik pada MI Hasanuddin sering menggunakan metode ceramah dan dianggap kurang efektif sehingga mengakibatkan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik minat siswa dalam belajar.

Dengan penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat merubah yang awalnya teacher center menjadi student center. Simpulan yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1).Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II berada pada kategori sedang. (2) Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.

Kelebihan dan kekurangan :
Jurnal yang di karang penulis sudah cukup lengkap dan referensi acuan yang digunakan belum cukup banyak baik dari penelitian terdahulu, buku, dll. Tetapi jurna ini tidak terlepas dari kekurang yaitu, paparan materi yang kurang banyak membuat pembaca kurang banyak mendapat pengetahuan dan referensi dari jurnal ini.

Kesimpulan :
Penggunaan metode simulasi pada peserta didik khususnya dalam mata pelajaran PKn kelas V dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by ARIF RAHMAN 2013053069 -

Nama : Arif Rahman

NPM : 2013053069


Dalam Jurnal yang ditulis oleh Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, dan Wayan Suwatra dengan bertajuk“ Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011” ini berfokus pada bagaimana cara meningkatkan kinerja akademik dalam mata pelajaran kewarganegaraan. Penulis jurnal tersebut berpendapat mayoritas pendidik di Indonesia masih menggunakan metode ceramah sehingga bermuara pada membosankannya suasana presentasi di lingkup ruang pembelajaran. Dari situ, akhirnya dampak yang di bawa adalah nilai akhir yang di peroleh peserta didik tidak sesuai dengan harapan pendidik. Berangkat dari permasalahan tersebut, penulis menawarkan sebuah inovasi tentang bagaimana apabila pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode simulasi untuk menghidupkan suasana belajar yang aktif dan menawarkan pengalaman belajar yang berbeda dari metode-metode sebelumnya. Simulasi metupakan cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi imitasi untuk memahami konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki keunggulan dibandingkan metode membaca. Keunggulan ini dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi, siswa memiliki kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan tema yang disimulasikan. Keunggulan lainnya adalah dapat menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk memecahkan berbagai masalah sosial dalam pembelajaran. Penerapan simulasi dalam pembelajaran PKn juga diharapkan siswa memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan kewarganegaraan yang cukup dan memungkinkan mereka untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan masyarakat, negara, dan negara bagian yang berbeda, dan hasil siswa diharapkan meningkat.


Kelebihan : isi dan substansi baik menjadi nilai lebih dari jurnal ini serta dilengkapinya tabel membuat pembaca lebih paham.

Kekurangan : terdapat beberapan kesalahan penulisan dalam paragraf.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Nisa Nisa Rizki El Balqis -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Nisa Rizki El Balqis
NPM: 2013053166

Berdasarkan jurnal yang berjudul Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011 dapat Saya analisis bahwa guru lebih banyak menggunakan metode ceramah ketika mengajar dan peserta didik dibiarkan begitu saja untuk diam, mencatat, dan menghafal. Hal tersebut menyebabkan kegiatan belajar mengajar akan terasa monoton dan kurang menarik bagi peserta didik. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan metode simulasi yang dalam penyajiannya menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Terdapat beberapa keunggulan dari metode simulasi ini, yaitu:
1. Dapat meningkatkan kreativitas peserta didik karena melalui simulasi peserta didik akan diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang akan disimulasikan.
2. Dapat memupuk keberanian dan percaya diri peserta didi, memperkaya pengetahuan, sikap, san keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam pembelajaran.
Terimakasih
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Ferdyansyah 2013053054 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ferdyansyah
NPM : 2013053054
Izin menjawab Bu

Judul Jurnal :MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011
Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra
Izin Jurnal : Membahas mengenai peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011.
Penerapan metode simulasi pada siswa kelas V MI Hasanuddin Kaliasem pada pelajaran PKn memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II.
Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yag positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran.
1. Simulasi dapat merangsang kreativitas siswa karena memberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai tema yang disimulasikan.
2. Simulasi juga dapat memberikan keberanian dan rasa percaya diri siswa karena setiap siswa berada pada halaman yang sama dan setiap siswa memiliki perannya masing-masing.
3 Simulasi juga memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi berbagai situasi sosial yang bermasalah. Yang terpenting, simulasi dapat meningkatkan semangat siswa dalam proses pembelajaran.
Keterbatasan dalam menggunakan metode simulasi:
a Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu memadai dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
b. Manajemen yang buruk, simulasi sering dijadikan sarana hiburan, dan tujuan pembelajaran terabaikan.
c. Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering mempengaruhi siswa saat melakukan simulasi.
Cara mengatasi kelemahan tersebut :
Guru harus merancang skenario simulasi dengan baik dan membimbing serta mengawasi siswa setiap saat saat melakukan simulasi. Selalu berikan motivasi kepada siswa. Jika siswa salah memainkan adegan simulasi, jangan langsung menyalahkan siswa tersebut. Guru harus pandai membaca situasi. Jika simulasi berjalan tidak sesuai dengan pembelajaran, guru harus mengingatkan siswa bahwa simulasi dapat berjalan sesuai rencana. Hal ini sangat penting karena tujuan pembelajaran sulit dicapai jika pelaksanaan simulasi tidak berjalan sesuai rencana.
Kelebihan: Jurnal ini menjelaskan metode simulasi dengan sangat jelas, kelebihan penggunaannya, kelebihan metode simulasi, dan juga solusi untuk mengatasi kelemahan metode simulasi.
Kelemahan: Masih ada beberapa ejaan yang ceroboh. Jarak antar kata terlalu jauh.

Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Arawinda Olatta -
Nama : Arawinda Olatta
NPM : 2013053089

Judul : Meningkatkan Hasil Belajar PKN Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011

Penulis : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

Isi :
Tujuan penelitian pada jurnal ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKN setelah menerapkan metode simulasi pada kelas 5 semester 2 di Madrasah ibtidaiyah Hasanuddin kaliasem, kecamatan Banjar, kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Dari penyajian hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis memberikan gambaran bahwa penerapan metode simulasi pada siswa kelas 5 Madrasah ibtidaiyah Hasanuddin kaliasem pada pembelajaran PKn memberi dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn banyak memberi dampak yang positif terhadap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. Dengan simulasi dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa karena dalam simulasi setiap Siswa memiliki kedudukan yang sama dan setiap Siswa memiliki peran sendiri-sendiri. Penggunaan metode simulasi pada pembelajaran PKn dapat mengubah proses belajar yang didominasi oleh guru menjadi siswa yang lebih aktif dalam pembelajaran.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by ELY LUPITA SARI 2013053133 -
Nama : Ely Lupita Sari
NPM : 203053133

Hasil analisis :

Judul Jurnal : Meningkatkan Hasil Belajar PKN MEnggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011
Penulis Jurnal : Candra Dwi Fathoni, Gede Sedanayasa, Wayan Suwatra

PKN bertujuan mengembangkan potensi individu warga negara, dengan demikian maka seorang
guru PKn haruslah menjadi guru yang berkualitas dan profesional, sebab jika guru tidak berkualitas tentu tujuan PKn itu sendiri tidak tercapai. Secara garis besar mata pelajaran Kewarganegaraan
memiliki 3 dimensi yaitu:
(1) Dimensi Pengetahuan Kewarganegaraan (Civics Knowledge) yang mencakup bidang politik, hukum dan moral.
(2) Dimensi Keterampilan Kewarganegara-an (Civics Skills) meliputi keterampilan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(3) Dimensi Nilai-nilai Kewarganegaraan (Civics Values) mencakup antara lain percaya diri, penguasaan atas nilai religius, norma dan
moral luhur. Untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, upaya yang harus dilakukan guru adalah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran. Dengan
metode pembelajaran yang tepat diharapkan akan meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar sehingga hasil belajar pun dapat ditingkatkan. Salah satu metode pembelajaran yang diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas siswa dan berhasil membuat siswa memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai sehingga hasil belajar menjadi meningkat adalah metode simulasi. Penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat dibuktikan bahwa penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran PKn kelas V MI Hasanuddin
Kaliasem tahun ajaran 2010/2011 dapat meningkatkan hasil belajar.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Materi

by Nova Nova Atika Royani -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163

Berdasarkan artikel tersebut dapat diketahui bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang penting serta memiliki peran dalam pembentukan karakter yang diharapkan mampu menghasilkan siswa yang ideal dan memiliki mental yang kuat dalam mengatasi segala bentuk tekanan dan masalah yang ia hadapi di kemudian hari. Dalam hal ini pkn bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa sebagai warga negara, dimana seorang guru haruslah berkualitas dan profesional guna mewujudkan tujuan dan harapan yang ingin dicapai.
Secara umum, materi pkn teriri atas 4 dimensi, diantaranya pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge), keterampilan kewarganegaraan (Civics Skills), serta nilai-nilai kewarganegaraan (Civics Values).
Ada banyak faktor yang menyebabkan kemampuan siswa tidak dapat berkembang, salah satunya ialah ada karna faktor guru dan cara mengajarnya.
Memperhatikan permasalahan di atas, sudah selayaknya dilakukan suatu inovasi dalam pembelajaran PKn. Inovasi yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran PKn. Metode simulasi adalah cara menyajikan pengalaman belajar dengan menggunakan situasi imitasi untuk memahami konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Metode simulasi memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan metode ceramah. Keunggulan ini dapat lebih meningkatkan kreativitas siswa karena melalui simulasi siswa diberikan kesempatan untuk bermain peran sesuai dengan topik yang disimulasikan. Keunggulan lainnya adalah dapat menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri siswa, memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai masalah sosial dalam pembelajaran.
Keberhasilan pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode pembelajaran yang ditentukan oleh guru. Karena dengan menyajikan pembelajaran dengan cara yang menarik akan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, sebaliknya jika pembelajaran disajikan dengan cara yang tidak menarik akan membuat motivasi belajar siswa menjadi rendah. Untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, upaya yang harus dilakukan guru adalah memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran. Dengan metode pembelajaran yang tepat diharapkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar sehingga hasil belajar dapat meningkat.

Terimakasih ibu..