FORUM pertanyaan

FORUM pertanyaan

FORUM pertanyaan

Number of replies: 31

berikan tanggapan kalian mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill.. silahkan ditanggapi....

In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Annisa Salsabina Rahmadhani -
Nama : Annisa Salsabina Rahmadhani
NPM : 2113053014
Kelas : 3C

Menurut pendapat saya mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill.

1. Hardskill, merupakan keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur atau hardskill adalah keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Umumnya, hardskill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Jadi ijazah, sertifikat pelatihan, atau penghargaan adalah contoh alat untuk mengukur seberapa kamu menguasai hard skill tertentu.

2. Softskill, adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja. Soft skill bisa dipelajari melalui kursus atau pelatihan. Tapi, karena soft skill adalah kepribadian dasar dari seseorang atau bawaan, maka cara terbaik untuk meningkatkannya adalah dengan banyak berinteraksi dengan orang lain dan mengamati lingkungan sekitar.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Resti Umi Melinda -
tanggapan saya berdasarkan soal diatas berdasarkan pendepat The Balance Careers, kemampuan hard skill merupakan suatu hal yang penting untuk dimiliki setiap orang, terlebih ketika orang tersebut memasuki dunia kerja. Namun, selain harus menguasai berbagai kebutuhan akademik, setiap orang juga harus memiliki kemampuan soft skill yang tidak kalah penting.

Hard Skill sendiri lebih berorientasi pada pengembangan IQ atau Intelligence Quotient dimana berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan ini merupakan sebuah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, maupun keterampilan teknik dalam mengembangkan IQ atau Intelligence Quotient yang berhubungan dengan bidang yang ditekuninya. Hard Skill dapat dinilai dari dua cara yaitu, test secara teknikal dan juga praktikal. Kemampuan Hard skill dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah bisnis yang dijalankan. Hal ini dikarenakan, sebagian besar pekerjaan yang ada dalam ranah bisnis memerlukan posisi profesional yang mengharuskan adanya latar pendidikan dan keahlian di suatu bidang.

Seperti contohnya, ketika kamu membuka sebuah bisnis dibidang desain grafis, penting untuk memiliki karyawan yang mampu mengoperasikan berbagai aplikasi desain, serta memiliki kreativitas tinggi yang dapat membantu perusahaan untuk berkembang lebih besar dan mendapatkan client di kemudian hari.

Sof skill
Soft skill adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu secara alami yang mencakup kecerdasan, baik emosional maupun sosial, komunikasi atau berinteraksi dengan individu lain, dan semacamnya. Dalam hal ini, soft skill adalah karakter bawaan individu. Adapun kemampuan soft skill mencakup pada hal-hal sebagai berikut.

Kecerdasan Emosi (Emotional Intelligence)
Kepemimpinan (Leadership)
Komunikasi (Communication)
Berpikir Kritis (Critical Thinking)
Penyelesaian Masalah (Problem Solving)
Menyelesaikan Konflik (Conflict Resolution)
Manajemen Waktu (Time Management)
Keterampilan Manajemen (Management Skill)
Keterampilan Berbisnis (Business Skill)
Negosiasi (Negotiation)
Kerja Sama (Teamwork)
Bekerja di Bawah Tekanan (Working under Pressure)
Mengatasi Individu yang Sulit (Handling Difficult People)

Manfaat pertama yang didapatkan seseorang dengan memiliki kemampuan ini adalah, mendukung dan mendorong profesionalisme yang ada dalam diri seseorang ketika mengerjakan sesuatu baik tugas yang diberikan hingga usaha yang sedang dijalankan. Dengan memiliki sikap profesionalisme ini dapat memberikan nilai tambah serta kesan positif bagi orang yang melihat.
Manfaat kedua yang didapatkan seseorang dengan memiliki kemampuan ini adalah, mampu menambah nilai penciptaan jasa yang ada dalam diri seseorang, sehingga orang tersebut memiliki nilai tambah yang membuatnya menonjol dari orang yang ada disekitarnya dalam cara yang positif.
Manfaat ketiga yang didapatkan seseorang dengan memiliki kemampuan ini adalah, mampu membantu dalam meningkatkan nilai ekonomis dalam menciptakan suatu barang atau melakukan suatu barang. Hal ini dikarenakan dengan memiliki kemampuan ini, kamu dapat menciptakan suatu barang yang mungkin saja memiliki nilai jual yang tinggi serta mampu mengerjakan tugas secara efektif dan juga efisien.
Manfaat keempat yang didapatkan seseorang dengan memiliki kemampuan ini adalah, secara tidak langsung dengan memiliki kemampuan ini memiliki kemungkinan untuk kamu meningkatkan atau menambah pendapatan. Karena memiliki berbagai kemampuan dan keterampilan, kamu dapat memanfaatkannya untuk berbagai hal lain yang dapat menguntungkan secara ekonomis.
Manfaat kelima yang didapatkan seseorang dengan memiliki kemampuan ini adalah, mampu mendukung usaha seseorang walaupun hanya dalam ruang lingkup pribadi. Karena memiliki keterampilan lain, segala pekerjaan yang kamu lakukan akan lebih efisien dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by miftahu rahman -
Nama : Miftahu Rahman
NPM : 2113053092

Menurut pendapat saya tentang perbedaan kriteria nilai hard skill Dan soft skill
Soft skill dapat kita lihat Dari IQ yang dimiliki seseorang sedangkan hard skill ialahh IQ Dari tingginya nilai IQ yang mana IQ sendiri merupakan sesuatu yang sudah ada sejak manusia itu lahir yang diberikan oleh sang pencipta.
Hard skill ini lebih bersifat objektif karena nilai nya diukir dengan pencapain seseorang dalam pendidikan, pekerjaan, bidang-bidang tertentu yang di capainya sedangkan soft skill lebih ke subjektif dapat dilihat Dari seorang karyawan yang sedang mencari pekerjaan baru yang sesuai dengan keahliannya atau soft skill nya. Hard skill lebih keperkerjaan teknis sedangkan soft skill keahlian yang berkaitan dengan kepribadian seseorang.
Contoh soft skill Dan hard skill
Soft skill
-kemampuan berkomunikasi, Hal ini karena tidak semua orang bisa berkomunikasi dengan baik kepada lawan bicaranya.
- berpikir kritis orang yang dengan pemikiran ini merupakan seseorang yang analisis Dan jarang orang bisa melakukannya tanpa terbiasa.

Hard skill
-kemampuan berbahasa asing Hal ini menjadi keunggulan bagi seseorang yang bisa melakukannya karena Hal ini memiliki Teknik dalam mempelajarinya Dan tidak semua orang bakat dalam Hal ini.
-kemampuan membaca, menulis, menghitung matematika, Dan lain sebagai nya yang mana keterampilan teknis untuk melakukan pekerjaan spesifik yang dapat dipelajari Dan diukur.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Farhan Iqbal Pratama -
Nama : Farhan Iqbal Pratama
NPM : 2113053196
Kelas : 3C

Sebelumnya, izin untuk memberikan tanggapan terkait perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill.
Kita ketahui bahwa hardskill dan softskill saling berdampingan dalam membentuk pribadi seseorang dengan segala kepandaian dalam mengaplikasikan suatu ilmu. Menurut saya,;
1. Hardskill lebih berfokus pada keahlian seseorang dalam suatu bidang, sedangkan softskill lebih berfokus pada kepribadian seseorang.
2. Hardskill dapat dilihat dari kemampuan seseroang dalam suatu pekerjaan, seperti dia bekerja sebagai programing, otomatis hardskill yang ia butuhkan berupa cakap dalam menggunakan aplikasi programing. Sedangkan, softskill dapat dilihat dari kemampuan orang menginterpretasikan kemampuan hardskill.
3. Hardskill yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda disesuaikan dengan jenis pekerjaannya. Sedangkan, softskill akan selalu dibutuhkan dalam pekerjaan tanpa adanya pembeda di setiap pekerjaan.
4. Hardskill dapat dipelajari melalui pendidikan formal, kursus dll. Namun, softskill dipelajari melalui sebuah pengalaman yang membawa diri seseorang menjadi lebih upgrade.
5. Hardskill berupa keterampilan khusus yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Sedangkan, softskill berupa atribut pendukung atau kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan.
6. Hardskill menentukan pengetahuan dan keterampilan seseroang, seperti pandai berbahasa asing. Sedangkan, softskill menentukan kualitas pribadi seseroang, seperti komunikasi, sifat kepemimpinan, berpikir kritis, dll.

Sejatinya sebagai manusia, kita perlu melatih hardskill diri kita, namun juga meng-upgrade softskill diri kita. Kita tidak akan bisa mengembangkan hardskill kita tanpa kita memiliki softskill yang baik. Biasanya, softskill lah yang lebih dilihat oleh orang terlebih dahulu meskipun hardskill juga dibutuhkan.

Sekian tanggapan dari saya.
Terima kasih.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by NEGI TITIN WIDYANINGTIUS -
Nama : Negi Titin widyaningtius
Npm :2113053167
Kelas : 3C

Menurut pendapat saya mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill yaitu

hard skill adalah keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Hard skill adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur. Umumnya, hard skill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Misalnya, untuk pekerjaan Network Engineer, maka hard skill yang harus dimiliki adalah paham standar OSI Layer 7, subnetting IP, routing, switching, dan lainnya. Tapi, kalau kamu mau melamar pekerjaan lain, misalnya Akuntan, Graphic Designer, Copywriter, maka hard skill yang dibutuhkan pasti berbeda.

Sedangkan Soft skill adalah kemampuan yang erat kaitannya dengan kepribadian seseorang dan nantinya menunjukkan bagaimana orang itu mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam dunia kerja, soft skill sangat penting untuk diketahui dan diperhatikan. Karena apabila seorang karyawan kurang dalam hal ini maka bisa mempengaruhi kinerja tim dan perusahaan.

Perbedaan mendasar antara soft skill dan hard skill terletak pada bagaimana orang mendapatkan dan menggunakannya pada pekerjaan.

Hard skill biasanya didapatkan melalui edukasi atau pelatihan spesifik. Layaknya seperti kompetensi dalam mengoperasikan mesin, suatu software, ataupun alat-alat lain.

Sedangkan soft skill lebih kepada sifat/ atribut kepribadian yang selalu kita kembangkan.

Soft skill mungkin bisa dipelajari, namun tidak dengan cara belajar layaknya mengenyam bangku kuliah, namun dengan lebih banyak berinteraksi dengan orang lain serta melatih kepekaan terhadap lingkungan.

Contoh soft skill itu seperti bagaimana kita mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, dan berfikir kritis

Terimakasih
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Winda.l eriska -
nama : winda eriska
npm ; 2113053079

Hard skill adalah sebuah keahlian yang diperoleh karna telah menempuh suatu pendidikan, kursus, atau pelatihan.
Contoh nya seorang calon penjahit yang mengikuti pelatihan Agar ia memiliki pengetahuan yang lebih luas guna menambah wawasannya
Soft skill cenderung kearah bagaimana cara untuk berkomunikasi dan memiliki cara berfikir yang cepat dan kritis baik dalam bidang pekerjaan atau dalam kegiatan lainnya atau seseorang yang memiliki kepekaan terhadap lingkungan.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Dhea Ajeng Pradana -
Nama : Dhea Ajeng Pradana
NPM : 2113053277

Menurut pendapat saya perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill, yaitu :
1. Soft Skill dapat diartikan sebagai kemampuan yang berkaitan dengan kepribadian seseorang. Soft skill ini akan menunjukkan bagaimana kita nantinya bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitar kita. Di tempat kerja soft skill ini sangat penting diperhatikan, karena jika soft skill kamu kurang baik maka bisa berpengaruh terhadap kinerja tim atau perusahaan. Sedangkan,

2. Hard Skill sendiri lebih dekat kaitannya dengan kemampuan bekerja kita. Hard skill tersebut sangat spesifik, dan biasanya berhubungan dengan bidang pekerjaan yang hendak dilamar. Hard skill tersebut bisa dipelajari, dievaluasi, dan diukur. Jadi hard skill seseorang dapat dibandingkan dengan hard skill yang lain, karena memang dapat dinilai berdasarkan kemampuannya.
Perbedaan keduanya terletak pada beda sifat dan kaitan berbeda.
1. Beda Sifat
Hard skill bersifat lebih objektif karena dibuktikan melalui ijazah dan sertifikat, sementara soft skill lebih subjektif karena dibuktikan oleh karyawan yang bertugas mencari pekerja baru. Hard skill bisa dibilang hal yang menonjol dari pelamar pekerjaan, khususnya di saat wawancara kerja karena menjadi tahap yang menentukan lolos tidaknya seseorang mendapat kerja.
2. Kaitan Berbeda
Hard skill lebih ke pekerjaan teknis yang dipakai saat kerja, sementara soft skill merupakan keahlian yang berkaitan dengan kepribadian seseorang. Sementara soft skill merupakan keahlian yang berkaitan dengan kepribadian seseorang.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Yuninda Putri -
Yuninda Putri
2113053045

Tanggapan saya mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill yaitu :
1. Perbedaan cara mendapatkannya

Hard skill biasanya didapatkan melalui edukasi atau pelatihan spesifik. Layaknya seperti kompetensi dalam mengoperasikan mesin, suatu software, ataupun alat-alat lain. Sedangkan soft skill lebih kepada sifat/ atribut kepribadian yang selalu kita kembangkan. Soft skill mungkin bisa dipelajari, namun tidak dengan cara belajar layaknya mengenyam bangku kuliah, namun dengan lebih banyak berinteraksi dengan orang lain serta melatih kepekaan terhadap lingkungan. Contoh soft skill itu seperti bagaimana kita mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, dan berfikir kritis

2. Hard skill bersifat measurable, Soft skill bersifat intangible

Kemudian, hard skill sifatnya measurable dan bisa dijelaskan menggunakan angka atau yes/no kriteria. Sedangkan soft skill biasanya bersifat intangible atau susah untuk diukur dengan angka dan biasanya dijelaskan menggunakan skala kualitatif

3. Hard skill bisa dibuktikan, soft skill tidak

Selain itu juga, perbedaan lainnya adalah hard skill bisa dibuktikan, sedangkan soft skill tidak. Anda bisa mencantumkan pada CV bahwa memiliki hard skill tertentu yang didukung dengan bukti dokumennya, sementara soft skill hanya dapat disampaikan bahwa Anda memiliki kemampuan tertentu tanpa ada dokumen pendukung sebagai buktinya. Hard skill bisa dikatakan sebagai pengetahuan teknikal sedangkan soft skill adalah keseluruhan perilaku Anda selama di tempat kerja.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by WAHYU RINGGIT KUNCORO -
Nama : Wahyu Ringgit Kuncoro
Npm : 2113053037

Izin menanggapi Bapak

perbedaan antara hardskill dan juga soft skill itu sendiri yaitu hardskill bisa dibuktikan sementara sedangkan softskill tidak.
untuk hardskill yaitu kemampuan yang dapat diukur . contohnya melalui latihan, pengulangan, dan pendidikan. Seperti keterampilan menulis dan kemampuan dalam membaca.

untuk soft skill yaitu sebagai kemampuan-kemampuan yang tidak dapat terlihat dan harus dimiliki atau diperlukan untuk mencapai kesuksesan, sebagai contoh kemampuan seseorang berkomunikasi, kejujuran atau integritas, keterampilan kepemimpinan serta kemampuan dalam berpikir kritis dan menganalisis.

Terima kasih.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by DWI OKTAVIANINGSIH -
Nama: Dwi Oktavianingsih
NPM: 2113053208

Kriteria Nilai Hardskill
Hard skill biasanya didapatkan melalui edukasi atau pelatihan spesifik. Penilaian Hardskill adalah penilaian yang cenderung menilai seseorang berdasarkan kemampuan kerja. Penilaian hard skill dilihat dari tingginya nilai IQ. Kriteria dari nilai hard skill yaitu hard skill bersifat measurable dan dapat dijelaskan menggunakan angka atau seperti ijazah dan sertifikat. Penilaian hard skill bisa dibuktikan dan dapat dilihat

Kriteria Softskill , merupakan penilaian yang dilihat dari kepribadian seseorang. Penilaian softskill dapat dilihat dari besaran EQ. Soft skill bersifat intangible atau susah untuk diukur dengan angka dan biasanya dijelaskan menggunakan skala kualitatif.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Niken Azzahra -
Nama : Niken Azzahra
Npm : 2-53053032
Kelas : 3C

Menurut pendapat saya mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill.

Hard skill adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur. Umumnya, hard skill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Nah, ijazah, sertifikat pelatihan, atau penghargaan adalah contoh alat untuk mengukur seberapa kamu menguasai hard skill tertentu. Selain menunjukkan seberapa kemampuan kamu terhadap suatu hard skill berdasarkan nilai, ijazah dan sertifikat juga merupakan bukti yang nyata kalau kamu memang benar-benar menguasai hard skill tersebut.

soft skill adalah atribut pribadi atau bisa juga disebut kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Soft skill, lebih menunjukkan bagaimana cara kamu berinteraksi dengan orang lain.

Kalau hard skill adalah kemampuan yang spesifik, soft skill sifatnya lebih general. Maksudnya, soft skill adalah kemampuan yang dibutuhkan oleh pekerjaan apapun. Misalnya, komunikasi, manajemen waktu, motivasi, kecerdasan emosional, dan lainnya. Apapun pekerjaanmu, pasti perlu kemampuan komunikasi, manajemen waktu, kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan soft skill lainnya untuk mendukung kinerja mereka.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by ADELBERTUS GADING ANANTA PUTRA -
Nama: Adelbertus Gading Ananta Putra
Npm: 2113053023

Hard skill merupakan aspek kognitif yang bisa dipelajari secara formal, seperti pengetahuan atau teori tentang sesuatu, kecakapan teknis dalam mengoperasikan suatu alat, dan lain-lain.

Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by WAHANA TRI ADHASARI -
Nama : Wahana Tri Adhasari
NPM : 2113053209
Kelas 3 C

1. Hardskill
Hardskill merupakan sebuah kemampuan manusia yang dapat diukur dari jenjang pendidikan yang mereka peroleh. kemampuan ini dapat dimiliki seseorang dengan dipelajari, dan ditingkatkan dengan pendidikan, latihan, serta pengulangan. Setiap manusia memiliki hard skill yang berbeda-beda, tergantung dengan kursus, pendidikan formal, atau program training yang ditempuh. Sehingga hardskill lebih mengarah kepada kemampuan yang dapat kita ukur melalui sebuah nilai, gelar, dan sertifikat.

2. Softskill
Sedangkan softskill lebih mengarah kepada kepribadian manusia tentang bagaimana mereka dapat berpikir kritis, berkomunikasi, kesabaran, kepemimpinan, etika kerja, hingga mengambil keputusan.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by ERMA TITIS NIKMAH -
Nama: Erma Titis Nikmah
Npm: 2153053014
Kelas: 3C

pada dasarnya soft skills merupakan kemampuan yang sudah melekat pada diri seseorang, tetapi dapat dikembangkan dengan maksimal dan dibutuhkan dalam dunia pekerjaan misalnya komunikasi dan kepemimpinan sebagai pelengkap dari kemampuan hard skills. Soft skill sangat diperlukan untuk kecakapan hidup seseorang dan juga merupakan kunci menuju hidup yang lebih baik. Soft skill yang penting dumuluku oleh seorang siswa dalam proses pembelajaran yaitu kemampuan berkomunikasi, kejujuran, integritas, kemampuan bekerja sama, dan etos kerja yang baik.

Hard skill merupakan pengetahuan dan keterampilan misalnya mampu berbahasa asing, hard skill dapat dipelajari dan lebih terukur dan dapat dibuktikan dengan sertifikat. Keberadaan antara hard skills dan soft skills sebaiknya seimbang, seiring, dan sejalan.

In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Farida Julia Saputri -
Nama : Farida Julia Saputri
NPM : 2113053073
Kelas : 3C

Hard skill adalah suatu kemampuan yang memiliki ciri khas tertentu, salah satunya mudah dinilai. Biasanya hard skill dapat dipelajari, baik dalam pelajaran sekolah, membaca buku, pelatihan dan lainnya. Hard skill mengacu pada kecerdasan intelegensi atau kemampuan intelektual.

Sedangkan soft skill adalah kemampuan yang memiliki ciri khas sulit untuk dinilai. Beberapa hal yang masuk dalam kemampuan ini adalah berpikir kritis, sabar, komunikasi baik, etika kerja, kepemimpinan serta pengambilan keputusan. Biasanya, soft skill identik dengan kecerdasan emosional (EQ), empati serta kemampuan interpersonal.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by LAELA NUR VAZRIYAH -
Nama : Laela nur vazriyah
NPM : 2113053186
Kelas : 3C
Izin memberikan tanggapan mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill.

Soft skill adalah seperangkat kemampuan atau ketrampilan selain keterampilan teknis dan akademis (Hard skill) yang dimiliki oleh seseorang untuk mampu mengelola dirinya sendiri (intrapersonal skill) maupun untuk berinteraksi dengan orang lain (interpersonal) atau dengan bahasa sederhana dapat dikatakan bahwa soft skill itu meliputi dua kecerdasan yaitu kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial.

Hard skill yaitu lebih beriorientasi mengembangan intelligence quotient (IQ). Dari pengertian tersebut apat dipahami bahwa Hard skill merupakan kemampuan menguasai ilmu pengetahuan yang telah dipelajarinya dan keterampilan teknis yang sesuai dengan bidangnya. Misalnya, peserta didik yang sudah belajar fiqih tentang bab “shalat” maka ia bisa mengerjakan shalat.

Secara sederhana, soft skill dan hard skill dapat dikatakan sebagai semua sifat yang menyebabkan berfungsinya hard skill yang dimiliki. Soft skill dapat menentukan arah pemanfaatan hard skill. Jika seseorang memilikinya yang baik, maka ilmu dan keterampilan yang dikuasainya dapat mendatangkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi pemiliknya dan lingkungannya. Sebaliknya, jika seseorang tidak memiliki soft skill yang baik, maka hard skill dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Maka dari itu Sangat penting soft skill dan hard skill untuk di tanamkan di sekolah dasar hingga perguruan tinggi , karena keterampilan ini sangat dibutuhkan untuk beradaptasi dengan lingkungan, dapat bekerja sama dengan orang lain, menampilkan hasil yang terbaik dan mencapai cita-cita mereka dengan mengimbangi hard skill. dengan soft skill ini juga peserta didik bisa mengontrol diri, seperti mengontrol emosinya, makanya soft skill ini sangat penting.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by RAFITRI PRIHATINI -
Nama: Rafitri Prihatini
Npm: 2113053133
Kelas: 3C

Soft skill adalah kemampuan yang erat kaitannya dengan kepribadian seseorang dan nantinya menunjukkan bagaimana orang itu mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Keahlian ini dikembangkan dari nilai maupun prinsip yang penerapannya berupa keterampilan khusus dan tertentu. Contoh dari kemampuan softkill yaitu seperti kemampuan bernegosiasi, public speaking, dan berinteraksi dengan orang lain.
Sementara itu hard skill adalah sebuah kemampuan yang didapatkan setiap orang melalui berlatih dan juga menempuh jenjang pendidikan. Hard skill biasanya mengacu pada skill sebagaimana yang didefinisakan oleh Random House Dictionary (dalam Robles, 2012), yaitu kemampuan yang berasal dari pengetahuan,kemampuan praktis, atau kecerdasan untuk melakukan sesuatu dengan baik; kompetensi dalam melakukan sesuatu; keahlian atau keterampilan yang membutuhkan latihan tertentu.
 
Hard skill dan soft skill memiliki perbedaan dimana hard skill sendiri merupakan keahlian yang dapat diukur dan dikuantifikasi. Kemampuan ini juga bisa didapatkan melalui belajar, dll. Sedangkan soft skill lebih bersifat subjektif, identik dengan kecerdasan emosional (EQ), empati dan kemampuan interpersonal.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by MUTIA RAHMA AULIA -
Nama: Mutia Rahma Aulia
NPM: 2113053136
Kelas: 3C

Menurut pendapat saya mengenai perbedaan kriteria nilai hardskill dan sofskill, yaitu:
Hard skill merupakan aspek kognitif yang bisa dipelajari secara formal, seperti pengetahuan atau teori tentang sesuatu, kecakapan teknis dalam mengoperasikan suatu alat, dan lain-lain. Contoh hardskil seperti nilai rapor, nilai ujian, prestasi akademik yang lain, IP dan IPK.

Soft skill sendiri merupakan sifat/ atribut kepribadian yang selalu kita kembangkan.
Contoh soft skill itu seperti bagaimana cara mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, dan berfikir kritis
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by IRMANDA FRAHANI -
Assalamu'alaikum warahmatullahi warahmatullahi
Sebelumnya izin memperkenalkan diri
Nama : Irmanda Frahani
Npm : 2113053124
Kelas : 3C

Izin memberikan tanggapan mengenai soal diatas

Hard skill adalah keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Misalnya, untuk pekerjaan Network Engineer, maka hard skill yang harus dimiliki adalah paham standar OSI Layer 7, subnetting IP, routing, switching, dan lainnya. Tapi, kalau kamu mau melamar pekerjaan lain, misalnya Akuntan, Graphic Designer, Copywriter, maka hard skill yang dibutuhkan pasti berbeda.
Hard skill adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur. Umumnya, hard skill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Nah, ijazah, sertifikat pelatihan, atau penghargaan adalah contoh alat untuk mengukur seberapa kamu menguasai hard skill tertentu. Selain menunjukkan seberapa kemampuan kamu terhadap suatu hard skill berdasarkan nilai, ijazah dan sertifikat juga merupakan bukti yang nyata kalau kamu memang benar-benar menguasai hard skill tersebut.

soft skill adalah atribut pribadi atau bisa juga disebut kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Soft skill, lebih menunjukkan bagaimana cara kamu berinteraksi dengan orang lain.

Perbedaan hard skill dan soft skill adalah
Hard skill
1. Pengetahuan dan keterampilan yang spesifik, misalnya programming dan mampu berbahasa asing.
2. Dapat dipelajari dan lebih terukur
3. Bisa dibuktikan dengan ijazah, sertifikat, atau penghargaan


Soft skill
1. Kualitas pribadi seseorang, misalnya komunikasi dan ketrampilan
2. Bersifat pribadi dan subjektif. Lebih sulit untuk diukur.
3. Sulit untuk dibuktikan karena terikat dengan karakteristik setiap individu

Terima kasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by ANNISA NATHANIA -
Annisa Nathania
2153053040

Hard skill juga dinamakan sebagai technical skill atau kemampuan teknis. Sebuah kemampuan atau keterampilan yang memiliki sifat bisa terlihat secara langsung serta dipraktikkan.
Hardskill adalah berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam menguasai teknologi, ilmu pengetahuan, serta keterampilan teknis sesuai bidang ilmunya. hard skill merupakan kemampuan yang dapat dipelajari.

softskill adalah sebuah atribut pribadi. Ada juga yang mengistilahkannya sebagai kemampuan interpersonal atau lebih mirip seperti sebuah bakat, namun dalam bentuk berbeda. Ini merupakan sebuah kemampuan non-teknis yang tumbuh secara alami dalam diri seseorang.

Seseorang yang memiliki keahlian dalam kepemimpinan, komunikasi, serta sosialisasi menunjukkan bahwa orang tersebut mempunyai soft skill. Selain itu, atribut soft skill juga berkaitan dengan perilaku, motivasi, kebiasaan, sikap, serta karakter.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Fitri Cahya Karnain -
Nama : Fitri Cahya Karnain
Npm : 215305303r
Kelas :3C

Apabila soft skill lebih erat kaitannya dengan kepribadian seseorang, maka hard skill cenderung pada kemampuan bekerja seseorang. Namun, keduanya sama-sama dibutuhkan dalam bidang pekerjaan, karyawan dengan kedua sifat ini dinilai mampu bekerja dengan baik dan bagus.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Diah Widianingsih -
Nama: Diah Widianingsih
NPM: 2113053171
Kelas: 3C


Hard skill merupakan kriteria yang mengacu pada kecerdasan intelegensi atau kemampuan intelektual.
Hard skill merupakan aspek kognitif yang bisa dipelajari secara formal, seperti pengetahuan atau teori tentang sesuatu, kecakapan.


Soft skill cenderung bersifat lebih abstrak dibanding hard skill. Soft skill dapat dipelajari, tetapi tidak dengan metode formal seperti sekolah atau kuliah. Hal ini bisa dipelajari melalui lebih banyak melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain, atau juga melalui praktik kepekaan sosial sehingga individu nantinya dapat menerapkannya pada perilaku yang memengaruhi kemampuan soft skill mereka. Meskipun soft skill yang dimiliki mengalami peningkatan atau perkembangan, hal ini sulit untuk diukur dan dibuktikan kerena bersifat personal dan subyektif.
contoh soft skill :
1. Berpikir kreatif 2. Berpikir kritis 3. Kolaborasi dan kerja sama tim 4. Komunikasi
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by SHERLITA NUR AZIZAH -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, sebelumnya izin memperkenalkan diri,
Nama: Sherlita Nur Azizah
NPM: 2113053232
Kelas: 3C

Izin memberikan tanggapan,
Perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill yaitu:
Hardskill :
1. Pengetahuan dan keterampilan yang spesifik. Misalnya, programming dan mampu berbahasa asing.
2. Dapat dipelajari dan lebih terukur.
3. Bisa dibuktikan dengan ijazah, sertifikat, atau penghargaan.

Softskil :
1. Kualitas pribadi seseorang. Misalnya komunikasi dan kepemimpinan.
2. Bersifat pribadi dan subjektif. Lebih sulit untuk diukur.
3. Sulit untuk dibuktikan karena terkait dengan karakteristik setiap individu.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by HASNI SEPTIANI -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Hasni Septiani
NPM :2113053097
Kelas :3C
Izin memberikan tanggapan
Hard skill adalah kemampuan yang didapat dari program pendidikan, pelatihan atau pengulangan terus menerus sehingga punya keahlian tertenu. Sedangkan soft skill merupakan kemampuan yang berkembang dari besaran kecerdasan emosional.
Hard skill dapat dibuktikan melalui praktik atau kinerja langsung, maka soft skill dapat dibuktikan dari pihak pewawancara atau tim di perusahaan. Misalnya bila kamu memiliki keahliah di bidang akuntansi, berarti kamu mempunyai hard skill dalam bidang pencatatan keuangan. Namun, bisa saja kurang memiiki soft skill komunikasi dan lain-lain.
Setiap orang tentu memiliki hard skill dan soft skill masing-masing yang bisa saja berbeda dengan orang lain.

Bila hard skill merupakan hal yang dipelajari di bangku sekolah atau kuliah, maka soft skill berkaitan dengan watak, atau kepribadian yang sulit diubah. Namun, bukan berarti kamu tidak dapat memiliki soft skill yang menonjol. Soft skill dapat ditingkatkan dengan motivasi dan mengikuti seminar atau workshop yang membantu upaya peningkatan tersebut, misalnya kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan lain-lain.

Dominasi pekerjaan sesuai bidang memang lebih menonjol sebab kebutuhan pekerja professional di lapangan cukup tinggi. misalnya kamu punya hard skil menulis, maka bisa bekerja sebagai seorang penulis digital, copywriting, editor, dan lain-lain.

Jika hard skil dibutuhkan untuk memenuhi kriteria pekerjaan di lapangan langsung maka soft skill bisa membantu meningkatkan potensi kariermu. Misalnya kamu bekerja sebagai penerjemah yang ahli bahasa asing, maka soft skill komunikasi yang baik bisa menjadi media untuk menarik minat dan kepercayaan klien.
Contoh hard skill sangat beragam seperti kemampuan penerjemahan, keampuan komputer, kemampuan akuntansi, kemampuan pemasaran, dan lain-lain. Sedangkan contoh soft skill antara lain komunikasi, negosiasi, punya tekad dan pantang menyerah, rasa percaya diri, dan masih banyak contoh lainnya.

Sekian dan Terimakasih
Waalaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Grace Hanna -
Nama : Grace Hanna
Kelas : 3C
Npm : 2113053287

Hard skill merupakan kemampuan spesifik yang harus dimiliki untuk suatu pekerjaan tertentu. Contohnya :
- desain web
- menulis
- programming komputer
- akuntansi
- menerjemahkan bahasa asing

Sedangkan Soft skill adalah kemampuan yang berhubungan dengan bagaimana seseorang bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.
Contoh :
- Kreativitas.
- Fleksibilitas.
- Tingginya rasa ingin tahu.
- Tingginya selera artistik.
- Kemauan belajar hal baru.
- Pola pikir logis.
- Kemampuan memecahkan masalah.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by JESSICA.AMELIA21 JESSICA.AMELIA21 -
Jessica Amelia Putri
2113053029
3C
menurut saya perbedaan kriteria nilai hard skill dan kriteria soft skill

HARD SKILL
Hard skill merupakan aspek kognitif yang bisa dipelajari secara formal, seperti pengetahuan atau teori tentang sesuatu, kecakapan teknis dalam mengoperasikan suatu alat, dan lain-lain. Pendeknya, saat kamu menuntut ilmu di sekolah atau di kampus, disitulah kamu mengasah hard skill-mu. Saat sekolah, hard skill­-mu tampak pada nilai rapor, nilai ujian, dan prestasi akademik yang lain. Saat kuliah, hard skill tampak pada IP (Indeks Prestasi) disetiap semester dan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) saat kelulusan.

SOFT SKILL
menurut Monster, soft skill adalah hal yang tidak bisa diukur dan tidak ada wujudnya. Hal itu berbeda dengan hard skill yang dapat diukur dan dapat dibuktikan.soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by ICHA KURNIA PUTRI -
Nama : Icha Kurnia Putri
NPM : 2113053052
Kelas : 3C

Soft skill adalah kemampuan yang erat kaitannya dengan kepribadian seseorang dan nantinya menunjukkan bagaimana orang itu mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam dunia kerja, soft skill sangat penting untuk diketahui dan diperhatikan. Karena apabila seorang karyawan kurang dalam hal ini maka bisa mempengaruhi kinerja tim dan perusahaan. Bisa juga disebut sebagai kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam dunia kerja karena memang arahnya ke cara bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain. Soft skill bersifat lebih umum, artinya pekerjaan apa pun pasti membutuhkan keterampilan ini. Termasuk komunikasi, manajemen waktu, motivasi hingga kecerdasan emosional.

Sementara itu hard skill lebih cenderung terhadap kemampuan seseorang dalam bekerja, hard skill sangat spesifik. Biasanya berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilamar, namun kemampuan ini bisa dipelajari, evaluasi dan diukur. Kondisi yang memungkinkan orang satu membandingkan hard skill yang dimiliki dengan orang lain karena dinilai berdasarkan kemampuan. Karena bisa dipelajari, maka kemampuan ini juga mampu dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan hingga sertifikasi. Untuk mengetahui seberapa tinggi kemampuan seseorang dalam hard skill ini salah satunya bisa dilihat dari isi dari ijazah yang didapat. Karena ijazah atau sertifikat bisa membuktikan jika seseorang tersebut memang menguasai hard skill.

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill
Apabila soft skill lebih erat kaitannya dengan kepribadian seseorang, maka hard skill cenderung pada kemampuan bekerja seseorang. Namun, keduanya sama-sama dibutuhkan dalam bidang pekerjaan, karyawan dengan kedua sifat ini dinilai mampu bekerja dengan baik dan bagus. Membuat hal yang dikerjakan bisa sukses dan berhasil, berikut beda soft skill dan hard skill.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by IKA SAEFITRI -
Nama: Ika Saefitri
Npm: 2113053099
Kelas: 3C

Menurut pendapat saya mengenai perbedaan kriteria nilai hard skill dan kriteria softskill yaitu:

Hard skill adalah keterampilan dasar yang umumnya dibutuhkan bagi para pekerja. Pekerja apapun itu yang sifatnya menunjuk pada kemampuan spesifik yang kamu kuasai, hard skill ini bisa diperoleh lewat jalur pendidikan formal. Seperti halnya kita belajar di bangku sekolah.

Contoh:
mengikuti pelajaran di sekolah atau mengikuti kursus atau ekstrakurikuler yang ada di sekolah sesuai dengan minat bakal dan mengikuti kelas online juga termasuk dari hard skill . Bahkan mengikuti magang dan training di sebuah perusahaan.

soft skill salah satu keterampilan lebih merujuk pada kemampuan yang tidak bisa dilihat secara langsung oleh kasat mata, tetapi bisa dirasakan. Soft skill bisa merujuk pada kemampuan berkomunikasi.
Contoh: Kemampuan saat kita sedang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, jika di lingkungan sekolah misal terjadinya musyawarah atau rapat organisasi pada sekolah tingkat SMP/SMA.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by REZA FITRIYANI -
Nama : Reza Fitriyani sari
Npm : 2113053094

Izin menanggapai Bapak/ Ibu terkait perbedaan kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill

Hard skill adalah keahlian atau kemampuan yang dapat kita lihat dan ukur atau dikuantifikasikan. Hard skill dapat kita pelajari dalam pengajaran di sekolah, pelatihan, dan membaca buku. Hard skill dapat dinilai melalui gelar kuliah, nilai dan sertifikasi yang dimiliki. Sedangkan, soft skill adalah kemampuan yang berkaitan dengan kecerdasan emosional seseorang dan biasanya sulit untuk dinilai dan cenderung subjektif.

Menurut saya, soft skill yang dimiliki seseorang akan mendukung hard skill yang dimilikinya. Contohnya ketika seseorang itu sudah mendapat gelar yang tinggi namun untuk kemampuan komunikasinya masih kurang baik maka soft skill yang dimilikinya dapat dikatakan tidak baik. Karena seseorang yang memiliki soft skill yang baik tidak jarang lebih dapat diterima dengan cepat di masyarakat dan lapangan pekerjaan walaupun hard skill yang dimilikinya tidak terlalu bagus.

Terima kasih
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by KIKI LIEONI WIDODO -
Nama : Kiki Lieoni Widodo
NPM : 2113053005

Izin memberi tanggapan mengenai perbedaan kriteria hardskill dan kriteria softskill

- Hard skill adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur. Umumnya, hard skill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Nah, ijazah, sertifikat pelatihan, atau penghargaan adalah contoh alat untuk mengukur seberapa kamu menguasai hard skill tertentu. Selain menunjukkan seberapa kemampuan kamu terhadap suatu hard skill berdasarkan nilai, ijazah dan sertifikat juga merupakan bukti yang nyata kalau kamu memang benar-benar menguasai hard skill tersebut.
- Soft skill adalah kemampuan yang dibutuhkan oleh pekerjaan apapun.Misalnya, komunikasi, manajemen waktu, motivasi, kecerdasan emosional, dan lainnya. Apapun pekerjaanmu, pasti perlu kemampuan komunikasi, manajemen waktu, kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan soft skill lainnya untuk mendukung kinerja mereka. Sama seperti hard skill, soft skill juga bisa dipelajari dan dikembangkan. Soft skill bisa dipelajari melalui kursus atau pelatihan. Tapi, karena soft skill adalah kepribadian dasar dari seseorang atau bawaan, maka cara terbaik untuk meningkatkannya adalah dengan banyak berinteraksi dengan orang lain dan mengamati lingkungan sekitar.
In reply to First post

Re: FORUM pertanyaan

by Putri ristamarin 2053054009 -
Nama : Putri ristamarin
NPM : 2013053185

Hard skill merupakan keahlian yang bisa diukur dan dikuantifikasi. Pengukurannya bisa melalui gelar kuliah, nilai, atau sertifikasi. Di sisi lain, soft skill adalah keahlian yang lebih bersifat subjektif.
Soft skill
-kemampuan berkomunikasi, Hal ini karena tidak semua orang bisa berkomunikasi dengan baik kepada lawan bicaranya.
- berpikir kritis orang yang dengan pemikiran ini merupakan seseorang yang analisis Dan jarang orang bisa melakukannya tanpa terbiasa.

Hard skill
-kemampuan berbahasa asing Hal ini menjadi keunggulan bagi seseorang yang bisa melakukannya karena Hal ini memiliki Teknik dalam mempelajarinya Dan tidak semua orang bakat dalam Hal ini.
-kemampuan membaca, menulis, menghitung matematika, Dan lain sebagai nya yang mana keterampilan teknis untuk melakukan pekerjaan spesifik yang dapat dipelajari Dan diukur.