Weekly outline
Selamat Datang Di Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah Kelas B
Nama PS : Pendidikan Sejarah
Nama Fakultas : FKIP
Nama Universitas : Universitas Lampung
SKS Mata Kuliah : 2 (2-0)
Semester : Ganjil
Jenjang : S-1
Assalammualaikum Wr.Wb
Selamat datang dan selamat bergabung saya ucapkan kepada mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiwa/i program studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung yang memiliki bobot sks 2 (2-0). Salam semangat dari kami tim pengampu mata kuliah

Nama : Suparman Arif, S.Pd., M.Pd
NIP : 198112252008121001
Jabatan /Gol : Lektor
Unit Kerja : Prodi Pendidikan Sejarah

Nama : Nur Indah Lestari, S.Pd., M.Pd
NIP : 199007212019032020
Jabatan /Gol : Asisten Ahli /III B
Unit Kerja : Prodi Pendidikan Sejarah

Nama : Aprilia Triaristina, S.Pd., M.Pd
NIP : -
Jabatan /Gol : Asisten Ahli /III B
Unit Kerja : Prodi Pendidikan Sejarah
Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan happy, confident, never give up, and pray agar setiap langkah anda dalam belajar dicatat sebagai ibadah oleh Allah SWT. Good Luck. Salam Perjuangan!!!
Wassalammualaikum Wr.Wb

Mata kuliah ini berbobot 2 sks (teori) dan bersifat wajib serta harus lulus. Mata kuliah ini membahas tentang hakekat dan makna evaluasi pembelajaran yang meliputi konsep dasar evaluasi, tujuan, fungsi, dan peranan serta prinsip-prinsip evaluasi. Langkah-langkah pengembangan evaluasi pembelajaran, praktek penulisan butir soal, pengolahan data hasil evaluasi, dan pemanfaatan hasil kegiatan evaluasi pembelajaran feed back untuk perbaikan program dan proses pembelajaran.
Adapun topik-topik yang dibahas antara lain:
- Gambaran umum tentang Evaluasi Pembelajaran.
- Pengertian, kegunaan, dan etika tes, pengukuran, dan penilaian.
- Perencanaan tes
- Butir soal tipe uraian dan tipe objektif
- Instrumen Non-Tes (bagan partisipasi, check list, rating scale, skala sikap)
- Pengadministrasian test yang terdiri dari
- Kontruksi hasil tes
- Pendekatan penilaian Penialain Acuan Norma dan Penilaian Acuan Patokan
9. Butir soal High Order Thingking Skill

Setelah mengikuti mata kuliah strategi pembelajaran sejarah peserta didik diharapkan mampu memiliki capaian pembelajaran minimal sebagai berikut:
Sikap mahasiswa meliputi:
- bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukan sikap religius
- menjunjung tinggi kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
- berkontrbusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila
Pengetahuan mahasiswa meliputi:
- Menguasai prinsip dan tekhnik perencanaan dan evaluasi pembelajaran
- Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
Ketrampilan mahasiswa meliputi:
- Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif dalam nteks pengembangan atas implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
- Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin keahlian.
- Mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data dalam penyelenggaraan kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya;

https://thentrance-h.schools.nsw.gov.au/
Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah menggunakan penilaian (assesment) dan evaluasi pembelajaran berupa tes formatif (Tugas dan Kuis) serta Tes sumatif (Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester).
Mahasiswa semua berikut adalah Rencana Pelaksanaan Semester yang berisikan (1) Identitas Mata Kuliah, (2) Dosen Pengampu, (3) Capaian Pembelajaran, (4) Kemampuan Akhir Yang Diharapkan, (5) Bahan Kajian, (6) Bentuk Pembelajaran, (8) Alokasi Waktu, (10) Pengalaman Belajar Mahasiswa, (11) Kriteria Penilaian Dan Indikator.
Untuk mengawali perkuliahan kita pada semester ini, ada baiknya kita menyepakati beberapa aturan yang akan dipatuhi bersama melalui kontak kuliah....
"Semangatt menyambut semester baru"

https://www.cae.net/how-to-implement-dexway-flipped-classroom-successfully/
Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah juga menerapkan Flipped Classroom, yaitu model pembelajaran yang diawali dengan mahasiswa mempelajari materi di rumah sebelum kuliah dimulai dan kegiatan belajar mengajar di kampus yang dapat meningkatkan motivasi belajar (Susanti dan Hamama, 2019), hasil belajar kognitif dan pemahaman konsep (Pratiwi et al, 2017; Saputra dan Mujib, 2017; Rusdi dan Praharsih, 2016); dan menumbuhkan sikap kreatif, bertanggung jawab, serta keterampilan belajar (Damayanti, 2016).

Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah juga menerapkan Student Centered Learning (SCL), yaitu proses proses pembelajaran yang tadinya berfokus pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner centered) untuk meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan permasalahannya sendiri (Karsen, 2008).
Mahasiswa semua jangan lupa untuk sempatkan melakukan ice breaking untuk merefreshkan pikiran dan semangat kalian
Mahasiswa semua agar tetap semangat untuk mengikuti perkuliahan daring kalian juga harus tetap merileks pikiran kalian agar kalian tidak merasa jenuh dalam mengikuti pembelajaran, ayo lakukan ice breaking. Kegiatan ice breaking ini dapat membuat kalian menjadi lebih santai sejenak, yuk coba senam pinguin...
Mahasiswa semua ini salah satu buku yang dapat dijadikan referensi sebagai bahan bacaan untuk memperkaya pengetuan kalian
Selamat membaca
Mahasiswa semua berikut adalah beberapa rekomendasi buku yang bisa kalian gunakan sebagai sumber untuk bacaan perkuliahan, silahkan untuk digunakan.

Sebelum memulai perkuliahan jangan lupa untuk berdoa agar diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalani aktivitas pembelajaran kita dan jangan lupa absen ya...
Pertemuan 1 Gambaran Umum Tentang Evaluasi Pembelajaran.
Assalammualaikum
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali mendengar kata evaluasi, lalu apa yang dimaksud dengan evaluasi?
Evaluasi adalah suatu proses bukan suatu hasil (produk). Hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi adalah gambaran kualitas daripada sesuatu, baik yang menyangkut tentang nilai atau arti. Sedangkan kegiatan untuk sampai kepada pemberian nilai dan arti itu adalah evaluasi. Gambaran kualitas yang dimaksud merupakan konsekuensi logis dari proses evaluasi yang dilakukan. Proses tersebut tentu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, dalam arti terencana, sesuai dengan prosedur dan aturan, dan terus menerus.

Tujuan evaluasi adalah untuk menentukan kualitas daripada sesuatu, terutama yang berkenaan dengan nilai dan arti.
Dalam proses evaluasi harus ada pemberian pertimbangan (judgement). Pemberian pertimbangan ini pada dasarnya merupakan konsep dasar evaluasi. Melalui pertimbangan inilah ditentukan nilai dan arti (worth and merit) dari sesuatu yang sedang dievaluasi. Tanpa pemberian pertimbangan, suatu kegiatan bukanlah termasuk kategori kegiatan evaluasi.
Capaian pembelajaran:
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan gambaran umum evaluasi pembelajaran.
Mahasiswa semua apakah kalian pernah mendengar kata evaluasi????
Coba berikan komentar kalian tentang apa itu evaluasi?
Coba jelaskan ada berapa jenis evaluasi pembelajaran?
Mengapa dalam pembelejaran evaluasi perlu dilakukan?
Silahkan kemukan pendapat kalian kemudian diskusikan pula hal-hal penting yang berkaitan dengan gambaran umum tentang evaluasi pada forum ini.
Mahasiswa semua selama proses forum diskusi berlangsung apabila ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab, silahkan sampaikan melalui forum chat ini.
Mahasiswa semua silahkan unggah tugas kalian pada link berikut, dan jangan lupa sertakan sumber rujukan yang kalian gunakan.
SemangatMahasiswa jangan lupa untuk mengumpulkan tugas tepat pada waktunya
SemangatSecara umum tujuan evaluasi pembelajaran adalah untuk mengetahui keefektifan dan efisiensi sistem pembelajaran secara luas. Sistem pembelajaran dimaksud meliputi: tujuan, materi, metode, media, sumber belajar, lingkungan maupun sistem penilaian itu sendiri. Selain itu, evaluasi pembelajaran juga ditujukan untuk menilai efektifitas strategi pembelajaran, menilai dan meningkatkan efektifitas program kurikulum, menilai dan meningkatkan efektifitas pembelajaran, membantu belajar peserta didik, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik, serta untuk menyediakan data yang membantu dalam membuat keputusan.
Dalam proses evaluasi harus ada pemberian pertimbangan (judgement). Pemberian pertimbangan ini pada dasarnya merupakan konsep dasar evaluasi. Melalui pertimbangan inilah ditentukan nilai dan arti (worth and merit) dari sesuatu yang sedang dievaluasi. Tanpa pemberian pertimbangan, suatu kegiatan bukanlah termasuk kategori kegiatan evaluasi.
Pertemuan 2 Pengukuran, Penilaian dan Etika tes
Assalammualaikum Wr WbMahasiswa semua pada topik kedua ini kita akan membahas tentang pengukuran, penilaian dan etika tes.
Apa itu tes???Tes adalah pemberian suatu tugas atau rangkaian tugas dalam bentuk soal yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Hasil pelaksanaan tugas tersebut digunakan untuk menarik kesimpulan-kesimpulan tertentu terhadap peserta didik.Lalu apa itu pengukuran dan penialain???Pengertian pengukuran adalah suatu proses untuk menentukan kuantitas tentang suatu hal. Dalam proses pengukuran ini, tentu saja memerlukan alat ukur, baik tes maupun non-tes. Pada pembelajaran di sekolah pengukuran hanya memberikan data kuantitatif tentang perilaku siswa yang diukur derdasarkan kriteria tertentu.Penilaian (assesment) adalah suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dalam rangka membuat keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu. Salah satu fungsi penilaian adalah selektif yaitu penilaian untuk melakukan proses seleksi, dengan mengadakan penilaian guru mempunyai cara untuk mengadakan seleksi atu penilaian terhadap siswanya. Penilaian itu sendiri mempunyai beberapa tujuan, antara lain:- Untuk memilih siswa yang dapat diterima di sekolah tertentu.
- Untuk memilih siswa yang dapat naek ke kelas atau tingkat berikutnya.
- Untuk memilih siswa yang seharusnya mendapatkan beasiswa.
- Untuk memilih siswa yang sudah berhak meninggalkan sekolah.

Agar pengetahuan kalian semakin bertambah silahkan baca materi yang sudah ditautkan pada link pembelajaran ini.
Tetap semangat mengikuti perkuliahanWassalammualaikum Wr.Wb
Berikut terlampir materi evaluasi
Mahasiswa semua pada pertemuan ketiga ini kita membahas materi tentang pengukuran, penilaian dan etika tes. Silahkan baca terlebih dahulu materi yang telah ditautkan pada link vclass kemudian diskusikanlah hal-hal penting mengenai materi kemudian diakhir masing-masing peserta diskusi membuat mind map ringkasan materi yang diunggah pada forum ini.
Mahasiswa semua rubrikpenilaian ini dapat digunakan untuk menjadi panduan dalam menyelesaikan tugas, semangat mengerjakan dan semoga mendapatkan nilai terbaik.http://
PERTEMUAN 3 Butir Soal Tipe Uraian
Assalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua pada topik ini kita akan belajar langkah-langkah dalam meyusun tes tipe objektif dan tipe tes uraian.
Mahasiswa semua upaya untuk merancang sebuah instrumen yang akurat dan tepat sangat mendesak bagi guru. Keakuratan informasi atau data yang diperoleh terkait dengan hasil belajar sangat berpengaruh pada kebijakan yang akan diputuskan. Sayangnya, keakuratan informasi diharapkan tidak didapat dengan mudah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan instrumen yang kurang memenuhi syarat ketika dilakukan tes. Ada banyak bentuk tes yang digunakan dalam dunia pendidikan, ditinjau dari segi bentuk soalnya, tes dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tes hasil belajar bentuk uraian yang sering dikenal dengan tes subyektif dan tes hasil belajar bentuk obyektif.Lalu apa tes uraian??
Tes uraian adalah pertanyaan yang menuntut siswa menjawabnya dalam bentuk menguraikan, menjelaskan, mendiskusikan, membandingkan, memberikan alasan, dan bentuk lain yang sesuai dengan tuntutan pertanyaan dengan menggunakan kata-kata dan bahasa sendiri. Jenis tes ini menuntut kemampuan siswa untuk mengemukakan, menyusun, dan memadukan gagasan-gagasan yang telah dimilikinya dengan kata-kata sendiri.
Mahasiswa semua berikut merupakan materi untuk materi perencanaan tes
Mahasiswa semua silahkan diskusikan hal-hal penting terkait materi butir soal tipe uraian apda forum ini
Quiz
Assalammualaikum Wr. Wb
Semangat pagi mahasiswa/i semua sesuai dengan kontrak perkuliahan yang telah kita sepakati pada pertemuan keempat ini kita akan mengadakan quiz untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah kita lakukan pada pertemuan pertama sampai dengan pertemuan ketiga. Adapun materi yang akan di evaluasi adalah gambaran umum tentang evaluasi pembelajara etika tes, pengukuran, dan penilaian.
Kerjakanlah quiz ini dengan sungguh-sunggguh, bertanggung jawab dan jujur
Wassalammualaikum Wr. Wb
Mahasiswa dan mahasiswi semua kita sudah memasuki pertemuan keempat, saatnya kita melakukan quiz untuk mengukur ketercapain proses pembelajaran yang telah kita laksanakan.
Petunjuk:
Berdo’alah sebelum mengerjakan
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
Kerjakan quiz ini semaksimal mungkin agar mendapatkan nilai yang diharapkanWaktu pengerjaan 35 menit.
Semangat mengerjakannya semoga mendapatkan hasil maksimal
PERTEMUAN 5 Merancang soal tipe uraian bebas dan uraian terbatas
Mahasiswa semua silahkan kumpulkan tugas pada link berikut dengan format
Nama_Topik soal_NPM
PERTEMUAN 6 Butir Soal Tipe Objektif
Assalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua pada topik ini kita akan belajar langkah-langkah dalam meyusun tes tipe objektifSoal objektif adalah soal yang penilaiannya dapat dilakukan secara objektif, yaitu mengacu kepada cara penilaian yang dapat dilakukan secara ajeg, dengan hasil yang sama, tidak berubah-ubah, meskipun penilaian itu dilakukan berulang-ulang, atau dinilai oleh orang yang berbeda. Lahirnya tes objektif adalah untuk mengantisipasi kekurangan-kekurangan yang ada pada tes esai/uraian.
Lalu bagaimana tingkatan berpikir manusia jika diukur dari aspek pengetahuan, berikut diagramnya:
Mahasiswa semua agar semakin memahami silahkan baca materi berikut
Tetap semangat....Wassalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua persiapkan diri kalian pada pertemuan ke-8 kita akan melaksanakan UTS
SemangatTes terdiri atas sejumlah pertanyaan yang memilki jawaban benar atau salah, atau semua benar atau sebagian benar. Setelah memilih tes dilakukan pengadministrasian tes. Administrasi yaitu seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerja sama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam proses pengadministrasian tes yaitu dilakukan penyusunan tes dan pelaksanaan tes.
Didalam administrasi tes juga diperlukan standar administrasi tes dan skoring yang berfungsi untuk mengevaluasi, mengelola, mencetak, dan menafsirkan tes psikometri dan instrumen lainnya dan ada beberapa tipe tes dalam proses pembelajaran.
Mahasiswa semua pada topik ini kita masih membahas tentang tipe tes yaitu tipe tes objektif yang terdiri dari berbagai jenis benar-salah, pilihan ganda, menjodohkan dan lain-lain, silahkan gunakan forum ini untuk mendiskusikan hal-hap yang berkaitan dengan tes objektif.
PERTEMUAN 7 Perencanaan Tes
Assalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua pada topik ketiga ini kita akan membahas tentang perencanaan tes.Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Tes juga dapat diartikan sebagai salah satu cara untuk mengetahui kondisi siswa. Kondisi yang dimaksud adalah prestasi belajar siswa.
Lalu, apa dasar penyususnan tes hasil belajar??
- Tes harus dapat mengukur apa-apa yang dipelajari dalam proses pembelajaran.
- Tes terdiri dari butir-butir soal yang mewakili materi yang telah dipelajari.
- Pertanyaan soal disesuaikan dengan tingkat - tingkat berpikir peserta didik.
- Tes disusun disesuaikan dengan tujuan tes.
- Tes disesuaikan dengan pendekatan (norma atau patokan).
- Tes hendaknya dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Bagaimana langkah-langkah menyusun tes????
Menyusun kisi-kisi tes dari kompetensi terpilih yang akan diujikan, menulis soal berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun, mereview kembali soal- soal yang telah disusun dan mengujicobakan soal, untuk mencari dukungan empiris terhadap soal yang telah disusun.
Jumlah butir soal akan mempengaruhi tingkat reliabilitas tes dan representasi soal tes terhadap isi mata diklat. Untuk itu beberapa hal perlu diperhatikan diantaranya jumlah keseluruhan butir soal, jumlah untuk setiap pokok bahasan, jumlah untuk setiap format, jumlah untuk kategori tingkat kesukaran dan jumlah untuk setiap ranah kognitif (pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi)
Berdasarkan Gambar berikut diketahui perubahan taksonomi dari kata benda (dalam taksonomi Bloom) menjadi kata kerja (dalam taksonomi revisi). Perubahan ini dibuat agar sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu mengindikasikan bahwa peserta didik akan dapat melakukan sesuatu (kata kerja) dengan sesuatu (kata benda).
Agar kalian semakin paham silahkan simak uraian materi berikut.
SemangatWassalammualaikum Wr Wb
Link makalah
Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengukur kemampuan, keahlian atau pengetahuan dan sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Tes juga dapat diartikan sebagai salah satu cara untuk mengetahui kondisi siswa.
Guru harus memahami tentang pendidikan peserta didik yang akan dites, kondisi di mana tes akan dilaksanakan, karena itu jika guru ingin berhasil mengkonstruksi tes, maka dia harus membuat perencanaan tes dengan teliti. Dalam hubungan ini ada empat ketentuan pokok yang perlu diikuti, yakni: Evaluasi, Tes harus merefleksikan hal-hal yang menurut perkiraan mendapat tekanan tertentu dalam pelajaran, Hakekat tes harus merefleksikan tujuan yang hendak dicapai oleh tes itu, Hakekat tes harus merefleksikan kondisi-kondisi administrasi di mana tes akan diadministrasikan.
Langkah-langkah dalam menyusun tes yaitu Menentukan Tujuan Tes, Menyusun Kisi- Kisi, Menentukan Bentuk Tes, Menentukan Panjang Tes. Para ahli penyusun tes maupun para pengajar (classroom teacher) umumnya telah menyepakati langkah-langkah yaitu Menentukan atau merumuskan tujuan tes, Mengidentifikasi hasil-hasil belajar (learning outcomes) yang akan diukur dengan tes itu, Menentukan atau menandai hasil-hasil belajar yang spesifik, Merinci mata pelajaran atau bahan pelajaran yang akan diukur dengan tes itu, Menyiapkan tabel spesifikasi (semacam blueprint).
Mahasiswa dan mahasiswi semua kita sudah memasuki pertemuan keempat, saatnya kita melakukan quiz untuk mengukur ketercapain proses pembelajaran yang telah kita laksanakan.
Petunjuk:
Berdo’alah sebelum mengerjakan
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
Kerjakan quiz ini semaksimal mungkin agar mendapatkan nilai yang diharapkanWaktu pengerjaan 35 menit.
Semangat mengerjakannya semoga mendapatkan hasil maksimal
UJIAN TENGAH SEMESTER
Mahasiswa semua sudah memasuki pekan kedelapan, saatnya kita melakukan evaluasi ujian tengah semester untuk mengukur ketercapain pembelajaran yang telah kita lakukan

Petunjuk :
Waktu mengerjakan soal ini adalah 60 menit
Ujian ini terdiri dari 50 soal.
Ujian ini berbentuk tes soal objektif tipe benar-salah
Bacalah soal berikut dengan teliti
Kerjakanlah ujian ini secara mandiri dan jujur
PERTEMUAN 9 Merancang soal tipe objektif lanjutan
Assalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua pada topik ini kita akan membahas tentang pengadministrasian tes.
Tes merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendeteksi materi mana yang belum dikuasai dengan baik oleh siswa. Sebagai barometer, sudah barang tentu ibarat “detektor” harus bisa mendeteksi bagian-bagian mana yang sehat, dan bagian-bagian sakit dan memerlukan perawatan intensif/penyembuhan. Bagi pembuat soal, analisis tersebut merupakan validitas empiris. Karena soal yang standar, adalah soal yang dilengkapi dengan pengadministrasiannya (SK, KD, Indikator dan nomor item), analisis kualitatif (telaah soal) sampai dengan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif, yaitu setelah soal ditulis, ditelaah apakah itemitem soal yang telah dibuat sudah memenuhi syarat sesuai dengan aspek materi, aspek konstruksi dan aspek bahasa. Selanjutnya soal tersebut dianalisis berdasarkan data empiris atau hasil data uji coba di lapangan.Agar semakin memahami materi silahkan simak materi berikut!
Tes merupakan salah satu bentuk instrumen yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Tes terdiri atas sejumlah pertanyaan yang memilki jawaban benar atau salah, atau semua benar atau sebagian benar. Tujuan melakukan tes adalah untuk mengetahui pencapaian belajar atau kompetensi yang telah dicapai peserta didik untuk bidang tertentu. Menurut bentuknya, tes dapat berbentuk tes esai dan tes objektif dalam berbagai variasi.
Langkah-langkah yang akan dilakukan dalam proses pengadministrasian tes terdiri atas Penyusunan Perangkat Tes yang terdiri atas penyuntingan dan penggandaan naskah tes, pelaksanaan tes yang tediri dari tes buka Buku dan tutup buku, tes tindakan dan praktek, tes lisan dan non lisan, terakhir tes diumumkan dan dirahasiakan.
Standar for Educational and Psychological Testing (American Educational Research Assosiation, et. al..1985), terdiri dari 180 standar untuk mengevaluasi, mengelola, mencetak, dan menafsirkan tes psikometri dan instrumen lainnya. Standar tersebut menekankan pentingnya prosedur administrasi dan scoring dalam atribut tes dan membuat yakin bahwa arah tes jelas dan dijaga.
Mahasiswa semua silahkan kumpulkan tugas pada link berikut dengan format
Nama_Topik soal_NPM
PERTEMUAN 10 High Order Thingking Skill
Assalammualaikum Wr Wb
Salam semangat mahasiswa semua
Pada topik ini kalian akan mempelajari tentang Higher Order Thinking Skill atau yang sering disebut dengan (HOTS).
Lalu apa yang dimaksud dengan Higher Order Thinking Skill???
Higher Order Thinking Skill merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu proses berpikir yang mengharuskan peserta didik untuk memanipulasi informasi yang ada dan ide-ide dengan cara tertentu yang memberikan mereka pengertian dan implikasi baru. Misalnya, ketika siswa menggabungkan fakta dan ide dalam proses mensintesis, melakukan generalisasi,menjelaskan, melakukan hipotesis dan analisis, hingga siswa sampai pada suatu kesimpulan.Agar kalian lebih paham silahkan cek materi yang ada di bawah ini
Tetap semangatWasalammualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua silahkan diskusikan hal-hal penting terkait materi high order thingking skill
Mahasiswa semua silahkan kerjakan evaluasi berikut dnegan sungguh-sungguh
Kerjakanlah dengan jujur
PERTEMUAN 11 Merancang Soal HOTS
Higher Order Thinking Skill (HOTS) atau kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir yang mengharuskan siswa untuk memanipulasi informasi yang ada dan ide-ide dengan cara tertentu yang memberikan mereka pengertian dan implikasi baru. Tujuan utama dari high order thinking skills adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada level yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam menerima berbagai jenis informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan yang dimiliki serta membuat keputusan dalam situasi-situasi yang kompleks.
Karakteristik Higher Order Thinking Skills merupakan karakteristik keterampilan berpikir tingkat tinggi mencakup berpikir kritis dan berpikir kreatif. Berpikir kritis dan kreatif merupakan dua kemampuan manusia yang sangat mendasar karena keduanya dapat mendorong seseorang untuk senantiasa memandang setiap permasalahan yang dihadapi secara kritis serta, mencoba mencari jawabannya secara kreatif sehingga diperoleh suatu hal baru yang lebih baik dan bermanfaat bagi kehidupannya.
Dalam penyusunan soal-soal HOTS, umumnya menggunakan stimulus. Stimulus merupakan dasar untuk membuat pertanyaan. Dalam konteks HOTS, stimulus yang disajikan bersifat kontekstual dan menarik. Stimulus dapat bersumber dari isu-isu global seperti masalah teknologi informasi, sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Stimulus juga dapat diangkat dari persoalan-persoalan yang ada di lingkungan sekitar satuan pendidikan seperti budaya, adat, kasus-kasus di daerah, atau berbagai keunggulan yang terdapat di daerah tertentu.
Mahasiswa semua silahkan kumpulkan tugas pada link berikut dengan format
Nama_Topik soal_NPM
PERTEMUAN 12 Instrumen Non Tes
Assalamualaikum Wr Wb
Mahasiswa semua pada pertemuan ini kita akan membahas tentang instrumen penialain non tes.
Evaluasi non tes merupakan salah satu teknik evaluasi selain tes yang digunkan untuk mengukur seberapa jauh perubahan tingkah laku dan perkembangan anak
Non tes adalah salah satu cara mengevaluasi pembelajaran dengan cara melakukan pengamatan secara sistematis. Teknik evaluasi non tes berarti melakukan penilaian dengan tanpa menggunakan tes, biasanya teknik ini digunakan untuk menilai kepribadian peserta didik yang meliputi sikap. Sifat, tingkah laku, sifat sosial dan lain-lain, yang berhubungan dengan proses kegiatan pembelajaran dalam pendidikan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guru untuk mendapatkan data penilaian, diantaranya adalah:
- Melalui pengamatan guru terhadap perilaku siswa, baik secara individu maupun kelompok, baik itu dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.
- Membuat skala sikap, skala sikap digunakan untuk mengungkap perilaku-perilaku atau keaktifan peserta didik.
- Melalui catatan harian, yaitu mencatat perilaku-perilaku peserta didik dalam kegiatan pembelajaran harian yang dinilai mempunyai kontribusi terhadap perkembangan dirinya
Agar kalian semakin paham mari simak penjelasan dibawah ini
Semangat
Wassalammualaikum Wr Wb
Menganalisis instrumen Non-Tes (bagan partisipasi, check list, rating scale, skala sikap)
PERTEMUAN 13 Merancang instrumen Non-Tes
PERTEMUAN 14 Kontruksi Hasil Tes
Tes merupakan salah satu prosedur evaluasi yang komprehensip, sistematik dan objektif yang hasilnya dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan atas proses pengajaran yang dilakukan guru. Untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang konstruksi tes, maka sangat perlu untuk menyediakan sarana dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan pengetahuannya tentang konstruksi tes. Pengetahuan guru tentang konstruksi tes sangat berguna dalam pembuatan soal. Tes yang baik tergantung pada bermutunya soal yang terkandung didalamnya, yaitu harus valid dan reliable. Soal yang baik mutunya dapat membantu guru dalam meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas karena soal tersebut dapat memberikan informasi dengan tepat untuk membedakan setiap kemampuan siswa.
Mahasiswa semua silahkan disukusikan hal-hal penting terkait materi konstruksi hasil tes
Mahasiswa semua silahkan bergabung pada link berikut kita akan membahas tentang konstruksi butir soal
PERTEMUAN 15 PAN dan PAP
Penilaian acuan norma adalah penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada norma kelompok. Hal ini berarti nilai–nilai yang diperoleh siswa dibandingkan dengan nilai–nilai siswa yang lain yang termasuk di dalam kelompok tersebut. Dalam hal ini yang dimaksud dengan norma adalah kapasitas atau prestasi kelompok, sedangkan yang dimaksud dengan kelompok adalah semua siswa yang mengikuti tes tersebut.
Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau Criterion Referenced Evaluation adalah model pendekatan penilaian yang mengacu kepada suatu kriteria pencapaian tujuan (TKP) yang telah ditetapkan sebelumnya. Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah pendekatan penilaian yang membandingkan hasil pengukuran terhadap mahasiswa dengan patokan "batas lulus" yang ditetapkan untuk masing-masing bidang mata pelajaran (Asmawi Zainul dan Noehi Nasution, 1997: 146).
Mahasiswa semua silakan diskusikan hal-hal penting mengenai materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan
Penilaian Acuan Norma (PAN) adalah penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada norma kelompok atau nilai-nilai yang diperoleh siswa dibandingkan dengan nilai-nilai siswa lain dalam kelompok tersebut. Dengan kata lain PAN merupakan sistem penilaian yang didasarkan pada nilai sekelompok siswa dalam satu proses pembelajaran sesuai dengan tingkat penguasaan pada kelompok tersebut. Artinya pemberian nilai mengacu pada perolehan skor pada kelompok itu. PAN menggunakan prinsip-prinsip yang berlaku pada kurva normal. Hasil-hasil perhitungannya dipakai sebagai acuan penilaian dan memiliki sifat relatif sesuai dengan naik turunnya nilai rata-rata dan simpangan baku yang dihasilkan pada saat itu. Penggunaan sistem PAN membiarkan siswa berkembang seperti apa adanya. Namun demikian guru tetap merumuskan Tujuan Khusus Pembelajaran (TKP) sesuai dengan tuntutan kompetensi. TKP yang berorientasi pada kompetensi tetap dipakai sebagai tumpuan dalam penyusunan evaluasi akan tetapi pada saat pemberian skor yang diperoleh siswa maka TKP tidak dipergunakan sebagai pedoman. Batas kelulusan tidak ditentukan oleh penguasaan minimal siswa terhadap kompetensi yang ditetapkan dalam TKP, melainkan didasarkan pada nilai rata-rata dan simpangan baku yang dihasilkan kelompoknya. Dalam penerapan sistem PAN ada dua hal pokok yang harus ditetapkan yaitu: banyaknya siswa yang akan lulus dan penetapan batas lulus. Terdapat dua cara di dalam menentukan batas kelulusan antara lain: menetapkan terlebih dahulu jumlah yang diluluskan, misalnya 75% dari seluruh peserta tes, kemudian skor tiap siswa disusun dan diranking sehingga akan diketemukan skor terendah. Cara kedua dengan menggunakan data statistik yang terdapat dalam kurva normal dengan menggunakan nilai rata-rata dan simpangan baku, sehingga akan diketemukan luas daerah kurva normal atau jumlah anak yang diluluskan.
UJIAN AKHIR SEMESTER
Assalammualaikum Wr. Wb
Apa kabar mahasiswa semua, semoga kalian dalam keadaan sehat
Hari ini kita sudah sampai hari penghujung perkuliahan, semoga ilmu yang kalian dapatkan selama perkuliahan bermanfaat.
Semangat menempuh Ujian Akhir Semester
Silahkan baca petunjuk baik-baik, maksimalkan waktu pengerjaan dan jangan lupa berdo'a
Semangatttt Ujiaaan
UJIAN AKHIR SEMESTER
Mata Kuliah : Evaluasi Pembelajaran Sejarah
Program Studi : Pendidikan Sejarah
Petunjuk:
- Berdo’alah sebelum mengerjakan
- Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
- Dokumen ini merupakan dokumen ujian maka dilarang keras untuk disebarluaskan, apabila ada oknum yang menyebarluaskan maka UJIAN AKHIR SEMESTER yang bersangkutan akan DIBATALKAN!
- Bertanggungjawablah dengan proses evaluasi masing-masing
- Apabila terdapat jawaban peserta ujian yang sama persis atau mirip maka keduanya akan DIBATALKAN dan SILAHKAN MENGULANG MATA KULIAH PADA SEMESTER BERIKUTNYA!
- Tuliskan File pdf Nama_Kelas_Topik yang dikerjakan contoh (Ani_X dan XI_Masa Kerajaan Islam dan Perang Dunia)
- Waktu pengumpulan terakhir 23 Desember 2022 pukul. 07.00WIB apabila melebihi waktu yang ditentukan (terlambat) dianggap tidak mengikuti UAS
- Dilarang untuk mengakses link tanpa masuk melalui Vclass jika terdapat kesalahan unggah kelas karena akses link tanpa melalui Vclass menjadi tanggungjawab masing-masing mahasiswa.