Weekly outline

  • Selamat Datang Di Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah Kelas B

    Nama PS              : Pendidikan Sejarah
    Nama Fakultas     : FKIP
    Nama Universitas : Universitas Lampung
    SKS Mata Kuliah   : 2 (2-0)
    Semester             : Ganjil
    Jenjang               : S-1

    • Rencana Pelaksanaan Semester File 185.5KB Word 2007 document
    • Kontrak Kuliah File 36.4KB Word 2007 document
  • Pertemuan 1 Gambaran Umum Tentang Evaluasi Pembelajaran.

    Assalammualaikum

    Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali mendengar kata evaluasi, lalu apa yang dimaksud dengan evaluasi?

    Evaluasi adalah suatu proses bukan suatu hasil (produk). Hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi adalah gambaran kualitas daripada sesuatu, baik yang menyangkut tentang nilai atau arti. Sedangkan kegiatan untuk sampai kepada pemberian nilai dan arti itu adalah evaluasi. Gambaran kualitas yang dimaksud merupakan konsekuensi logis dari proses evaluasi yang dilakukan. Proses tersebut tentu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, dalam arti terencana, sesuai dengan prosedur dan aturan, dan terus menerus.

    Tujuan evaluasi adalah untuk menentukan kualitas daripada sesuatu, terutama yang berkenaan dengan nilai dan arti. 

    Dalam proses evaluasi harus ada pemberian pertimbangan (judgement). Pemberian pertimbangan ini pada dasarnya merupakan konsep dasar evaluasi. Melalui pertimbangan inilah ditentukan nilai dan arti (worth and merit) dari sesuatu yang sedang dievaluasi. Tanpa pemberian pertimbangan, suatu kegiatan bukanlah termasuk kategori kegiatan evaluasi.

    Capaian pembelajaran:

    Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan gambaran umum evaluasi pembelajaran. 

  • Pertemuan 2 Pengukuran, Penilaian dan Etika tes

    Assalammualaikum Wr Wb

    Mahasiswa semua pada topik kedua ini kita akan membahas tentang pengukuran, penilaian dan etika tes.

    Apa itu tes???
    Tes adalah pemberian suatu tugas atau rangkaian tugas dalam bentuk soal yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Hasil pelaksanaan tugas tersebut digunakan untuk menarik kesimpulan-kesimpulan tertentu terhadap peserta didik.

    Lalu apa itu pengukuran dan penialain???
    Pengertian pengukuran adalah suatu proses untuk menentukan kuantitas tentang suatu hal. Dalam proses pengukuran ini, tentu saja memerlukan alat ukur, baik tes maupun non-tes. Pada pembelajaran di sekolah pengukuran hanya memberikan data kuantitatif tentang perilaku siswa yang diukur derdasarkan kriteria tertentu.

    Penilaian (assesment) adalah suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dalam rangka membuat keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu. Salah satu fungsi penilaian adalah selektif yaitu penilaian untuk melakukan proses seleksi, dengan mengadakan penilaian guru mempunyai cara untuk mengadakan seleksi atu penilaian terhadap siswanya. Penilaian itu sendiri mempunyai beberapa tujuan, antara lain:
    1. Untuk memilih siswa yang dapat diterima di sekolah tertentu.
    2. Untuk memilih siswa yang dapat naek ke kelas atau tingkat berikutnya.
    3. Untuk memilih siswa yang seharusnya mendapatkan beasiswa.   
    4. Untuk memilih siswa yang sudah berhak meninggalkan sekolah.

    Agar pengetahuan kalian semakin bertambah silahkan baca materi yang sudah ditautkan pada link pembelajaran ini.

    Tetap semangat mengikuti perkuliahan

    Wassalammualaikum Wr.Wb 

    • Materi Evaluasi File 443.1KB Powerpoint 2007 presentation
  • PERTEMUAN 3 Butir Soal Tipe Uraian

  • Quiz

    Assalammualaikum Wr. Wb

    Semangat pagi mahasiswa/i semua sesuai dengan kontrak perkuliahan yang telah kita sepakati pada pertemuan keempat ini kita akan mengadakan quiz untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah kita lakukan pada pertemuan pertama sampai dengan pertemuan ketiga. Adapun materi yang akan di evaluasi adalah gambaran umum tentang evaluasi pembelajara etika tes, pengukuran, dan penilaian.

    Kerjakanlah quiz ini dengan sungguh-sunggguh, bertanggung jawab dan jujur

    png

    Wassalammualaikum Wr. Wb

  • PERTEMUAN 5 Merancang soal tipe uraian bebas dan uraian terbatas

  • PERTEMUAN 6 Butir Soal Tipe Objektif

    Assalammualaikum Wr Wb


    Mahasiswa semua pada topik ini kita akan belajar langkah-langkah dalam meyusun tes tipe objektif 

    Soal objektif adalah soal yang penilaiannya dapat dilakukan secara objektif, yaitu mengacu kepada cara penilaian yang dapat dilakukan secara ajeg, dengan hasil yang sama, tidak berubah-ubah, meskipun penilaian itu dilakukan berulang-ulang, atau dinilai oleh orang yang berbeda. Lahirnya tes objektif adalah untuk mengantisipasi kekurangan-kekurangan yang ada pada tes esai/uraian.

    Lalu bagaimana tingkatan berpikir manusia jika diukur dari aspek pengetahuan, berikut diagramnya:

    Mahasiswa semua perhatikan diagram berikut!

    Mahasiswa semua silahkan perhatikan proses kognitif manusia

    Mahasiswa semua agar semakin memahami silahkan baca materi berikut
    Tetap semangat....

    Wassalammualaikum Wr Wb

  • PERTEMUAN 7 Perencanaan Tes

    Assalammualaikum Wr Wb

    Mahasiswa semua pada topik ketiga ini kita akan membahas tentang perencanaan tes.

    Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Tes juga dapat diartikan sebagai salah satu cara untuk mengetahui kondisi siswa. Kondisi yang dimaksud adalah prestasi belajar siswa.

    Lalu, apa dasar penyususnan tes hasil belajar??

    1. Tes harus dapat mengukur apa-apa yang dipelajari dalam proses  pembelajaran.
    2. Tes terdiri dari butir-butir soal yang  mewakili materi yang telah dipelajari.
    3. Pertanyaan soal disesuaikan dengan tingkat - tingkat berpikir peserta didik.
    4. Tes  disusun  disesuaikan dengan tujuan tes.
    5. Tes disesuaikan dengan pendekatan (norma atau patokan).
    6. Tes  hendaknya  dapat  digunakan untuk memperbaiki proses       pembelajaran. 

    Bagaimana langkah-langkah menyusun tes????

    Menyusun kisi-kisi tes dari kompetensi terpilih yang akan diujikan, menulis soal berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun, mereview kembali soal- soal yang telah disusun dan mengujicobakan soal, untuk mencari dukungan empiris terhadap soal yang telah disusun.

    Jumlah butir soal akan mempengaruhi tingkat reliabilitas tes dan representasi soal tes terhadap isi mata diklat. Untuk itu beberapa hal perlu diperhatikan diantaranya jumlah keseluruhan butir soal, jumlah untuk setiap pokok bahasan, jumlah untuk setiap format, jumlah untuk kategori tingkat kesukaran dan jumlah untuk setiap ranah kognitif (pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi)

     

    Berdasarkan Gambar berikut diketahui perubahan taksonomi dari kata benda (dalam taksonomi Bloom) menjadi kata kerja (dalam taksonomi revisi). Perubahan ini dibuat agar sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu mengindikasikan bahwa peserta didik akan dapat melakukan sesuatu (kata kerja) dengan sesuatu (kata benda).

    Agar kalian semakin paham silahkan simak uraian materi berikut.

    Semangat

    Wassalammualaikum Wr Wb

  • UJIAN TENGAH SEMESTER

    Mahasiswa semua sudah memasuki pekan kedelapan, saatnya kita melakukan evaluasi ujian tengah semester untuk mengukur ketercapain pembelajaran yang telah kita lakukan

  • PERTEMUAN 9 Merancang soal tipe objektif lanjutan

    Assalammualaikum Wr Wb

    Mahasiswa semua pada topik ini kita akan membahas tentang pengadministrasian tes.

    Tes merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendeteksi materi mana yang belum dikuasai dengan baik oleh siswa. Sebagai barometer, sudah barang tentu ibarat “detektor” harus bisa mendeteksi bagian-bagian mana yang sehat, dan bagian-bagian sakit dan memerlukan perawatan intensif/penyembuhan. Bagi pembuat soal, analisis tersebut merupakan validitas empiris. Karena soal yang standar, adalah soal yang dilengkapi dengan pengadministrasiannya (SK, KD, Indikator dan nomor item), analisis kualitatif (telaah soal) sampai dengan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif, yaitu setelah soal ditulis, ditelaah apakah itemitem soal yang telah dibuat sudah memenuhi syarat sesuai dengan aspek materi, aspek konstruksi dan aspek bahasa. Selanjutnya soal tersebut dianalisis berdasarkan data empiris atau hasil data uji coba di lapangan.

    Agar semakin memahami materi silahkan simak materi berikut!

  • PERTEMUAN 10 High Order Thingking Skill

    Assalammualaikum Wr Wb

    Salam semangat mahasiswa semua

    Pada topik ini kalian akan mempelajari tentang Higher Order Thinking Skill atau yang sering disebut dengan (HOTS).

    Lalu apa yang dimaksud dengan Higher Order Thinking Skill???

    Higher Order Thinking Skill merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu proses berpikir yang mengharuskan peserta didik untuk memanipulasi informasi yang ada dan ide-ide dengan cara tertentu yang memberikan mereka pengertian dan implikasi baru. Misalnya, ketika siswa menggabungkan fakta dan ide  dalam  proses mensintesis, melakukan generalisasi,menjelaskan, melakukan hipotesis dan analisis, hingga siswa sampai pada suatu kesimpulan.

    Mahasiswa semua pelajari berikut alur tingkat berpikir kognitif manusia

    Agar kalian lebih paham silahkan cek materi yang ada di bawah ini
    Tetap semangat

    Wasalammualaikum Wr Wb

  • PERTEMUAN 11 Merancang Soal HOTS

  • PERTEMUAN 12 Instrumen Non Tes

    Assalamualaikum Wr Wb

    Mahasiswa semua pada pertemuan ini kita akan membahas tentang instrumen penialain non tes.

    Evaluasi non tes merupakan salah satu teknik evaluasi selain tes yang digunkan untuk mengukur seberapa jauh perubahan tingkah laku dan perkembangan anak

    Non tes adalah salah satu cara mengevaluasi pembelajaran dengan cara melakukan pengamatan secara sistematis. Teknik evaluasi non tes berarti melakukan penilaian dengan tanpa menggunakan tes, biasanya teknik ini digunakan untuk menilai kepribadian peserta didik yang meliputi sikap. Sifat, tingkah laku, sifat sosial dan lain-lain, yang berhubungan dengan proses kegiatan pembelajaran dalam pendidikan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guru untuk mendapatkan data penilaian, diantaranya adalah:

    • Melalui pengamatan guru terhadap perilaku siswa, baik secara individu maupun kelompok, baik itu dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.
    • Membuat skala sikap, skala sikap digunakan untuk mengungkap perilaku-perilaku atau keaktifan peserta didik.
    • Melalui catatan harian, yaitu mencatat perilaku-perilaku peserta didik dalam kegiatan pembelajaran harian yang dinilai mempunyai kontribusi terhadap perkembangan dirinya

    Agar kalian semakin paham mari simak penjelasan dibawah ini

    Semangat

    Wassalammualaikum Wr Wb

  • PERTEMUAN 13 Merancang instrumen Non-Tes

  • PERTEMUAN 14 Kontruksi Hasil Tes

    Tes merupakan salah satu prosedur evaluasi yang komprehensip, sistematik dan objektif yang hasilnya dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan atas proses pengajaran yang dilakukan guru.  Untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang konstruksi tes, maka sangat perlu untuk menyediakan sarana dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan pengetahuannya tentang konstruksi tes. Pengetahuan guru tentang konstruksi tes sangat berguna dalam pembuatan soal. Tes yang baik tergantung pada bermutunya soal yang terkandung didalamnya, yaitu harus valid dan reliable. Soal yang baik mutunya dapat membantu guru dalam meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas karena soal tersebut dapat memberikan informasi dengan tepat untuk membedakan setiap kemampuan siswa.

  • PERTEMUAN 15 PAN dan PAP

    Penilaian acuan norma adalah penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada norma kelompok. Hal ini berarti nilai–nilai yang diperoleh siswa dibandingkan dengan nilai–nilai siswa yang lain yang termasuk di dalam kelompok tersebut. Dalam hal ini yang dimaksud dengan norma adalah kapasitas atau prestasi kelompok, sedangkan yang dimaksud dengan kelompok adalah semua siswa yang mengikuti tes tersebut.

    Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau Criterion Referenced Evaluation adalah model pendekatan penilaian yang mengacu kepada suatu kriteria pencapaian tujuan (TKP) yang telah ditetapkan sebelumnya. Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah pendekatan penilaian yang membandingkan hasil pengukuran terhadap mahasiswa dengan patokan "batas lulus" yang ditetapkan untuk masing-masing bidang mata pelajaran (Asmawi Zainul dan Noehi Nasution, 1997: 146).

     

  • UJIAN AKHIR SEMESTER