Diskusi Sesi 1

Diskusi Sesi 1

Number of replies: 7

Pertanyaan

In reply to First post

Re: Diskusi Sesi 1

by ANNISA NATHANIA -
Annisa Nathania
2153053040

Usaha tenaga pendidik untuk menghindari suasana belajar yang membosankan, pendidik tidak hanya berpaku di buku dan melakukan pembelajaran diluar kelas. Peserta didik diajajak untuk bereksplorasi lingkungan sekitar.
Lalu, bagaimana media dan sumber belajar bagi peserta didik dalam lingkungan belajar berupa kota yang penuh dengan bangunan dan industri?
In reply to ANNISA NATHANIA

Re: Diskusi Sesi 1

by IRMANDA FRAHANI -
Nama : Irmanda Frahani
Npm : 2113053124

Izin menjawab pertanyaan annisa
Kita lihat bahwa media pembelajaran di kota lebih canggih dibandingkkan media pembelajaran di desa. Karena fasilitas di kota sangat memadai,jadi media yang digunakan beragam atau bervariasi seperti menggunakan proyektor atau proyeksi, buku, pemanfaatan internet.
Sumber belajar di lingkungan yang banyak bangunan besar dan industri dapat dimanfaatkan sebagai karya wisata. Lewat karyawisata, siswa akan memperoleh pengalaman secara langsung, membangkitkan dan memperkuat belajar siswa, mengatasi kebosanan siswa balajar dalam kelas serta menanamkan kesadaran siswa tentang lingkungan dan mempunyai hubungan yang lebih luas dengan lingkungan. Contohnya karya wisata di pabrik Pop Mie. Disana siswa dapat melihat bagaimana cara membuat mie sampai ke melihat memacking mie tersebut.
In reply to First post

Re: Diskusi Sesi 1

by HASNI SEPTIANI -
Nama: Hasni Septiani
Npm:2113052097
Kelas:2C
Bagaimana cara seorang pendidik menentukan media belajar yang cocok untuk di terapkan pada anak SD sedangkan jumlah siswanya tidak sedikit?
In reply to HASNI SEPTIANI

Re: Diskusi Sesi 1

by REZA FITRIYANI -
Nama : Reza fitriyani sari
Npm : 2113053094
Kelas : 2C

Izin menjawab
Media pembelajaran adalah alat perantara untuk menjabarkan pesan informasi dari guru ke siswa maupun dari siswa ke siswa yang bertujuan mempermudah penyampaian materi, praktik, hingga penilaian pembelajaran. Media pembelajaran dapat menjadikan pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa dapat terpantik sehingga siswa dapat menerima dan memahami informasi (materi) dari guru dengan baik. Sebagaimana yang disebutkan Asyhar (2012) kriteria yang perlu diperhatikan dalam proses pemilihan media pembelajaran sebagai berikut:

1. Jelas dan rapi.
Media pembelajaran yang baik harus jelas dan rapi dalam tampilannya. Mencakup layout atau pengaturan format sajian, suara, tulisan dan ilustrasi gambar. Ini penting dalam proses penarikan sikap siswa dalam proses belajar sehingga manfaat media itu sendiri maksimal dalam perbaikan pembelajaran.

2. Bersih dan menarik.
Bersih dalam artian tidak ada gangguan yang tak perlu dalam tampilan media pembelajaran. Mencakup pada teks, gambar, suara dan video. Media yang tidak menarik akan menurunkan motivasi siswa dalam proses belajar.

3. Cocok dengan sasaran.
Media pembelajaran harus disesuaikan dengan jumlah sasaran. Karena media pembelajaran yang diperuntukkan untuk kelompok besar belum tentu cocok digunakan dengan kelompok kecil atau perorangan.

4. Relevan dengan topik yang diajarkan.
Media pembelajaran yang dibuat harus sesuai dengan karakteristik isi berupa fakta, konsep, prinsip, prosedural atau generalisasi. Agar dapat membantu proses pembelajaran menjadi efektif dan sesuai dengan kebutuhan dari siswa itu sendiri.

5. Sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Media pembelajaran yang dibuat harus sesuai atau mengarah ke tujuan pembelajaran. Tujuan intruksional dalam pembelajaran media ditetapkan yang secara umum mengacu pada salah satu dari tiga ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.

6. Praktis, luwes, dan tahan.
Media pembelajaran harus bersifat fleksibel. Artinya media dapat digunakan oleh siapapun dan dimengerti oleh siapa saja.

7. Berkualitas baik.
Kriteria media pembelajaran harus berkualitas baik. Kualitas ini mencakup pada semua aspek pengembangan baik visual baik gambar fotografi. Misalnya visual pada slide harus jelas tidak terganggu oleh elemen lain, misalnya layout.

8. Ukurannya sesuai dengan lingkungan belajar.
Media pembelajaran harus disesuaikan dengan situasi atau kondisi dari lingkungan atau tempat media akan digunakan. Misalnya di kelas yang sempit tidak cocok untuk media yang berukuran besar karena akan membuat pembelajaran tidak kondusif.

Penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar, terutama untuk tingkat Sekolah Dasar sangatlah penting. Sebab kehadiran media sangat membantu siswa dalam memahami suatu konsep tertentu. Karena pada usia ini siswa masih berfikir konkret/nyata dan belum mampu berfikir abstrak terutama siswa SD kelas rendah, untuk itulah guru seharusnya memilih media yang tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran.

terimakasih
In reply to First post

Re: Diskusi Sesi 1

by Niken Azzahra -
Niken azzahra
2153053032

Pertanyaan :
Bagaimana cara guru mengetahui bahwa media belajar itu sudah cocok terhadap peserta didik? sedangkan pembelajaran masih ada yang menggunakan sistem daring?
In reply to Niken Azzahra

Re: Diskusi Sesi 1

by IRMANDA FRAHANI -
Nama : Irmanda Frahani
Npm : 2113053124

izin mencawab pertanyaan niken
Pembelajaran daring sama halnya dengan pembelajaran di sekolah hanya saja perbedaan tempat mereka belajar maka dalam pelaksanaan kegiatan praktik pembelajaran juga menerapkan penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajarnya. Penggunaan media pembelajaran dalam sebuah kegiatan belajar mengajar tentu saja harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya yaitu materi pembelajaran, karakteristik siswa dan alokasi waktu yang tersedia. Dalam pelaksanaannya guru nggunakan berbagai media, diantaranya puzzle daur hidup tumbuhan, video animasi nyamuk demam berdarah, cerita bergambar, media lingkungan alam sekitar, dll. Respon siswa sangat luar biasa selama mengikuti pembelajaran, siswa menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias. Siswa juga mengungkapkan bahwa suasana pembelajaran menjadi lebih kondusif, sehingga siswa tidak mudah bosan.

Dapat disimpulkan bahwa apabila guru mampu menerapkan media pembelajaran dengan tepat dalam proses belajar mengajar, maka siswa akan memiliki pemahaman yang baik tentang materi yang diajarkan. Apabila siswa memiliki pemahaman yang baik terkait materi pembelajaran yang diharapkan besar kemungkinan tujuan pembelajaran akan tercapai dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu guru dituntut untuk terus berkembang dan menjadi guru yang mampu menerapkan pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan belajar mengajar.
In reply to IRMANDA FRAHANI

Re: Diskusi Sesi 1

by Farhan Iqbal Pratama -
Nama : Farhan Iqbal Pratama
NPM : 2113053196

Izin menambahkan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh Niken Azzahra.

Berkaitan dengan media pembelajaran daring, seperti yang telah disampaikan oleh Irmanda bahwa media pembelajaran daring yang sering digunakan adalah berupa audiovisual yang merangsang peserta didik untuk dapat melihat, menyimak dan mendengar media pembelajaran dalam sarana mendukung kegiatan belajarnya. Untuk mengetahui media belajar sudah baik, berhasil dalam penerapannya, selain dari kita lihat respon peserta didik ketika pembelajaran berlangsung antusias, aktif ataupun tidak, sebagai seorang pendidik kita juga dapat melakukan evaluasi. Evaluasi dapat dilakukan dengan cara memberikan tes, misal ada 10 soal. Mungkin yang dapat menjadi tolok ukur untuk mengetahui berhasil atau tidaknya media pembelajaran yang sudah diterapkan, 7 dari 10 soal telah terjawab dan diketahui presentase paham tidaknya peserta didik dalam belajar menggunakan media tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran yang diterapkan sudah sesuai dan berhasil.

Sekian tambahan jawaban dari saya.
Terima kasih.