Studi Kasus – Dua Daerah, Kemampuan Fiskal Berbeda
Misalkan terdapat dua daerah.
|
Indikator |
Daerah A |
Daerah B |
|
PAD |
Rp500 M |
Rp100 M |
|
Kebutuhan belanja |
Rp600 M |
Rp500 M |
|
Penduduk |
1 juta |
1,5 juta |
|
Tingkat kemiskinan |
5% |
20% |
Tugas Mahasiswa
- Hitung fiscal gap masing-masing daerah.
- Daerah mana yang memiliki kapasitas fiskal lebih tinggi?
- Daerah mana yang memiliki kebutuhan fiskal lebih besar?
- Apakah transfer seharusnya sama besar?
- Bagaimana merancang formula transfer yang adil?
- Apakah daerah B harus diberi transfer lebih besar?
- Bagaimana mencegah daerah menjadi terlalu bergantung pada transfer?