Studi Kasus: “Pertumbuhan Tinggi, Tetapi Apakah Sejahtera?”
Pemerintah daerah melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 6%.
Pemerintah kemudian menyimpulkan:
“Masyarakat semakin sejahtera karena ekonomi tumbuh tinggi.”
Namun, data tambahan menunjukkan:
- kemiskinan hanya turun sedikit;
- sebagian besar pertumbuhan berasal dari sektor yang padat modal;
- pendapatan pekerja berupah rendah tidak banyak meningkat;
- ketimpangan meningkat;
- akses pendidikan berkualitas masih terbatas.
Tugas mahasiswa
Analisis pernyataan pemerintah tersebut.
Jawab pertanyaan berikut:
- Apakah kesimpulan pemerintah dapat dibenarkan?
- Data apa yang masih diperlukan?
- Apa hubungan antara pertumbuhan dan kesejahteraan?
- Mengapa pertumbuhan ekonomi belum tentu menurunkan ketimpangan?
- Siapa yang paling menikmati pertumbuhan tersebut?
- Kebijakan apa yang dapat membuat pertumbuhan lebih inklusif?
- Indikator apa yang akan Saudara gunakan untuk mengevaluasi kebijakan?