PROFIL MATA KULIAH
DESKRIPSI SINGKAT MATA KULIAH
Mata kuliah Ekonomi Publik membahas peran pemerintah dalam perekonomian, khususnya ketika mekanisme pasar tidak mampu menghasilkan alokasi sumber daya yang efisien dan berkeadilan. Pembahasan meliputi konsep dasar ekonomi publik, kegagalan pasar, barang publik, eksternalitas, informasi asimetris, teori pilihan publik, distribusi pendapatan dan kesejahteraan, perpajakan, pengeluaran pemerintah, kebijakan fiskal, anggaran negara/daerah, utang publik, desentralisasi fiskal, serta isu-isu kontemporer dalam kebijakan publik.
Pembelajaran dirancang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada kemampuan menganalisis persoalan ekonomi publik yang terjadi di masyarakat dan merumuskan alternatif kebijakan berdasarkan data dan bukti empiris.
Model pembelajaran menggunakan kombinasi Case Method dan Team-Based Project. Mahasiswa akan menganalisis kasus nyata mengenai pajak, subsidi, kemiskinan, ketimpangan, belanja pemerintah, barang publik, eksternalitas, lingkungan, dan kebijakan fiskal, kemudian bekerja dalam tim untuk menghasilkan produk/proyek yang relevan dengan persoalan ekonomi publik.
Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat IKU 7 yang menempatkan pembelajaran berbasis pemecahan kasus dan proyek kelompok sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah.
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)
Setelah mengikuti mata kuliah Ekonomi Publik, mahasiswa diharapkan mampu:
CPMK 1 – Penguasaan Konsep
Menjelaskan konsep, teori, prinsip, dan ruang lingkup ekonomi publik serta peran pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonomi.
CPMK 2 – Analisis Masalah
Menganalisis berbagai bentuk kegagalan pasar, meliputi barang publik, eksternalitas, informasi asimetris, serta permasalahan distribusi dan kesejahteraan menggunakan pendekatan ekonomi.
CPMK 3 – Analisis Kebijakan Publik
Menganalisis kebijakan perpajakan, pengeluaran pemerintah, subsidi, transfer, kebijakan fiskal, utang publik, dan desentralisasi fiskal berdasarkan konsep efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan fiskal.
CPMK 4 – Pemecahan Masalah Berbasis Data
Mengevaluasi kasus ekonomi publik berdasarkan data, literatur ilmiah, dan informasi kebijakan untuk menghasilkan alternatif solusi yang logis dan dapat dipertanggungjawabkan.
CPMK 5 – Kolaborasi dan Komunikasi
Menunjukkan kemampuan bekerja sama dalam tim, berkomunikasi secara akademik, mempresentasikan hasil analisis, dan memberikan argumentasi berbasis bukti.
CPMK 6 – Produk/Proyek Kebijakan
Menghasilkan produk akademik berbasis Team-Based Project berupa policy brief, policy paper, infografis kebijakan, dashboard sederhana, atau bentuk produk analisis kebijakan lain yang relevan dengan persoalan ekonomi publik.
SUB-CPMK
|
No. |
Sub-CPMK |
|
1 |
Mahasiswa mampu menjelaskan hakikat, ruang lingkup, tujuan, dan perkembangan ekonomi publik. |
|
2 |
Mahasiswa mampu menjelaskan alasan dan batasan intervensi pemerintah dalam perekonomian. |
|
3 |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis kegagalan pasar. |
|
4 |
Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik dan penyediaan barang publik. |
|
5 |
Mahasiswa mampu menganalisis eksternalitas dan alternatif kebijakan untuk mengatasinya. |
|
6 |
Mahasiswa mampu menjelaskan informasi asimetris dan implikasinya terhadap kebijakan publik. |
|
7 |
Mahasiswa mampu menganalisis teori pilihan publik dan proses pengambilan keputusan pemerintah. |
|
8 |
Mahasiswa mampu menganalisis konsep kesejahteraan, kemiskinan, ketimpangan, dan redistribusi pendapatan. |
|
9 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip, fungsi, dan desain perpajakan. |
|
10 |
Mahasiswa mampu menganalisis dampak pajak terhadap perilaku ekonomi, efisiensi, dan pemerataan. |
|
11 |
Mahasiswa mampu menganalisis pengeluaran pemerintah berdasarkan prinsip efektivitas, efisiensi, dan manfaat sosial. |
|
12 |
Mahasiswa mampu menganalisis kebijakan fiskal dan penganggaran pemerintah. |
|
13 |
Mahasiswa mampu menganalisis utang publik, defisit anggaran, dan keberlanjutan fiskal. |
|
14 |
Mahasiswa mampu menganalisis desentralisasi fiskal dan hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah. |
|
15 |
Mahasiswa mampu mengevaluasi kasus ekonomi publik berdasarkan data dan bukti empiris. |
|
16 |
Mahasiswa mampu menghasilkan dan mempresentasikan produk/proyek kebijakan publik secara kolaboratif. |
BAHAN KAJIAN
Materi perkuliahan mencakup:
- Pengantar dan ruang lingkup Ekonomi Publik.
- Peran pemerintah dalam perekonomian.
- Kegagalan pasar dan kegagalan pemerintah.
- Barang publik dan barang privat.
- Eksternalitas dan instrumen kebijakan pemerintah.
- Informasi asimetris dan intervensi pemerintah.
- Teori pilihan publik.
- Kesejahteraan, kemiskinan, ketimpangan, dan redistribusi.
- Teori dan prinsip perpajakan.
- Pajak langsung dan pajak tidak langsung.
- Beban pajak, insidensi pajak, dan distorsi ekonomi.
- Pengeluaran pemerintah dan evaluasi program publik.
- Kebijakan fiskal dan anggaran pemerintah.
- Defisit, utang publik, dan keberlanjutan fiskal.
- Desentralisasi fiskal dan transfer pemerintah.
- Isu kontemporer ekonomi publik di Indonesia.
STRATEGI PERKULIAHAN
Perkuliahan menggunakan pendekatan Student-Centered Learning (SCL) dengan kombinasi pembelajaran synchronous dan asynchronous.
1. Pembelajaran Synchronous
Pembelajaran synchronous dilaksanakan melalui tatap muka langsung atau pertemuan virtual sesuai kebijakan perguruan tinggi.
Aktivitas meliputi:
- apersepsi dan penguatan konsep;
- mini lecture;
- diskusi interaktif;
- analisis data;
- pembahasan studi kasus;
- presentasi kelompok;
- peer review;
- debat kebijakan;
- konsultasi dan monitoring proyek;
- refleksi pembelajaran.
Dosen berperan sebagai fasilitator, mediator, dan pemberi umpan balik, sedangkan mahasiswa menjadi aktor utama dalam proses pembelajaran.
2. Pembelajaran Asynchronous
Pembelajaran asynchronous dilaksanakan melalui LMS/platform pembelajaran yang digunakan program studi.
Aktivitas meliputi:
- membaca bahan ajar;
- menonton video pembelajaran;
- membaca artikel jurnal;
- mencari dan mengolah data;
- mengerjakan kuis;
- forum diskusi;
- penyusunan analisis kasus;
- penyusunan proyek kelompok;
- peer assessment;
- refleksi individu.
Mahasiswa wajib menyelesaikan aktivitas asynchronous sebelum atau sesudah pertemuan synchronous sesuai instruksi dosen.
RENCANA TOPIK PERKULIAHAN 16 PERTEMUAN
|
Minggu |
Topik/Bahan Kajian |
Aktivitas Pembelajaran |
Metode |
|
1 |
Kontrak kuliah dan pengantar Ekonomi Publik |
Orientasi, diskusi, pre-test |
Synchronous + asynchronous |
|
2 |
Peran pemerintah dalam perekonomian |
Diskusi kasus peran pemerintah |
Case Method |
|
3 |
Kegagalan pasar dan kegagalan pemerintah |
Analisis kasus |
Case Method |
|
4 |
Barang publik |
Studi kasus penyediaan fasilitas publik |
Case Method |
|
5 |
Eksternalitas |
Analisis kasus lingkungan/polusi |
Case Method |
|
6 |
Informasi asimetris |
Diskusi kasus kesehatan, pendidikan, dan pasar |
Case Method |
|
7 |
Pilihan publik dan pengambilan keputusan pemerintah |
Simulasi/debat kebijakan |
Case Method |
|
8 |
UTS |
Ujian/analisis kasus individual |
Assessment |
|
9 |
Kesejahteraan, kemiskinan, dan ketimpangan |
Analisis data dan kasus |
Case Method |
|
10 |
Perpajakan |
Analisis desain dan dampak pajak |
Case Method |
|
11 |
Beban pajak dan distorsi ekonomi |
Analisis kasus kebijakan pajak |
Case Method |
|
12 |
Pengeluaran pemerintah |
Evaluasi program/belanja pemerintah |
Case Method |
|
13 |
Kebijakan fiskal, APBN/APBD, defisit dan utang |
Analisis dokumen/data fiskal |
Case Method |
|
14 |
Desentralisasi fiskal |
Analisis perbedaan fiskal pusat-daerah |
Case Method + Project |
|
15 |
Presentasi Team-Based Project |
Project pitching dan peer review |
Team-Based Project |
|
16 |
UAS dan refleksi pembelajaran |
Presentasi/ujian/refleksi akhir |
Project + Assessment |
SISTEM PENILAIAN
Penilaian akhir mata kuliah menggunakan komponen berikut:
|
Komponen Penilaian |
Bobot |
|
Produk/Team-Based Project |
35% |
|
Aktivitas Partisipatif |
15% |
|
UTS |
15% |
|
UAS |
20% |
|
Rata-rata Tugas |
10% |
|
Kuis |
5% |
|
TOTAL |
100% |
KRITERIA PENILAIAN PRODUK
|
Kriteria |
Sangat Baik |
Baik |
Cukup |
Kurang |
|
Identifikasi masalah |
Sangat jelas, spesifik, berbasis data |
Jelas |
Cukup jelas |
Tidak jelas |
|
Landasan teori |
Relevan dan mendalam |
Relevan |
Terbatas |
Tidak relevan |
|
Data |
Valid, mutakhir, lengkap |
Valid dan cukup |
Terbatas |
Tidak valid |
|
Analisis |
Kritis, logis, berbasis bukti |
Logis |
Deskriptif |
Lemah |
|
Solusi |
Inovatif dan feasible |
Relevan |
Kurang aplikatif |
Tidak relevan |
|
Produk |
Profesional dan komunikatif |
Baik |
Cukup |
Tidak layak |
|
Presentasi |
Sistematis dan meyakinkan |
Baik |
Cukup |
Tidak sistematis |
|
Kerja tim |
Sangat kolaboratif |
Kolaboratif |
Sebagian anggota aktif |
Tidak kolaboratif |
SUMBER RUJUKAN
1. Referensi Utama
- Gruber, J. Public Finance and Public Policy. Worth Publishers/Macmillan.
- Rosen, H. S., & Gayer, T. Public Finance. McGraw-Hill.
- Stiglitz, J. E., & Rosengard, J. K. Economics of the Public Sector. W. W. Norton & Company.
- Hindriks, J., & Myles, G. D. Intermediate Public Economics. MIT Press.
- Atkinson, A. B., & Stiglitz, J. E. Lectures on Public Economics. Princeton University Press.
- Musgrave, R. A., & Musgrave, P. B. Public Finance in Theory and Practice.
2. Referensi Pendukung
- Mankiw, N. G. Principles of Economics. Cengage.
- Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. Economics. McGraw-Hill.
- OECD. Tax and the Economy: A Comparative Assessment of OECD Countries.
- OECD. Managing Public Expenditure: A Reference Book for Transition Countries.
- OECD. Fiscal Federalism.
- World Bank. Berbagai laporan mengenai public expenditure, poverty, inequality, taxation, dan fiscal policy.
- Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Dokumen APBN, Nota Keuangan, dan laporan kebijakan fiskal.
- Badan Pusat Statistik. Data kemiskinan, ketimpangan, PDRB, pengangguran, konsumsi, dan indikator sosial ekonomi.
- Bank Indonesia. Laporan perekonomian dan kebijakan makroekonomi.
TATA TERTIB PERKULIAHAN
Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, mahasiswa wajib:
- Memenuhi minimal 80% kehadiran sebagai syarat mengikuti evaluasi akhir sesuai ketentuan akademik perguruan tinggi.
- Hadir tepat waktu.
- Mengikuti kegiatan synchronous dan asynchronous sesuai jadwal.
- Berpakaian sopan, rapi, dan sesuai etika akademik.
- Membawa/menyiapkan bahan pembelajaran sesuai kebutuhan.
- Aktif berpartisipasi dalam diskusi dan kerja kelompok.
- Menghargai pendapat dosen dan mahasiswa lain.
- Tidak melakukan tindakan yang mengganggu proses pembelajaran.
- Tidak melakukan cheating dan plagiasi.
- Menjaga etika komunikasi akademik baik secara langsung maupun melalui media digital.
- Mengumpulkan tugas sesuai tenggat waktu.
- Menjaga tanggung jawab terhadap pekerjaan individu maupun kelompok.
MEKANISME UMPAN BALIK DAN REFLEKSI
Pada akhir beberapa topik, mahasiswa melakukan refleksi dengan menjawab:
- Apa konsep terpenting yang saya pelajari?
- Bagaimana konsep tersebut menjelaskan masalah ekonomi publik nyata?
- Data apa yang mendukung analisis saya?
- Apa kelemahan analisis saya?
- Apa yang akan saya perbaiki?
- Bagaimana kontribusi saya terhadap tim?
- Apa implikasi kebijakan dari kasus yang dianalisis?
Dosen memberikan feedback secara lisan maupun tertulis terhadap proses dan produk pembelajaran.
INDIKATOR KEBERHASILAN PERKULIAHAN
Perkuliahan dinyatakan berhasil apabila mahasiswa mampu:
- memahami konsep dasar Ekonomi Publik;
- mengidentifikasi masalah ekonomi publik;
- menggunakan data untuk mendukung argumentasi;
- menganalisis kasus menggunakan teori ekonomi;
- mengevaluasi alternatif kebijakan;
- bekerja secara efektif dalam tim;
- mengomunikasikan hasil analisis secara akademik;
- menghasilkan produk kebijakan yang relevan;
- menunjukkan integritas akademik;
- mencapai CPMK yang telah ditetapkan.